Cinta Mr. Boy

Cinta Mr. Boy
Hari Yang Suram untuk putriku


__ADS_3

Hari yang dinanti Natasha pun tiba, dia sudah tidak sabar lagi ingin menjadi tunangan nya Thomas, dia telah menyiapkan semuanya dengan sempurna tanpa ada sedikit pun yang terlewatkan.


mulai dari hiasan rumah, baju yang akan dia kenakan, dan juga semua perlengkapan makeup untuk dirinya.


Namun tidak dengan Thomas disaat hari yang dia nantikan, Thomas menghadapi masalah yang sangat serius yaitu ayahnya yang datang tiba-tiba dan melarang dia untuk tidak bertunangan dengan Natasha karena menurutnya ayahnya wanita itu tidak cocok mendampingi Thomas sebab ayahnya telah menyiapkan seorang wanita yang sangat kaya raya untuk dijodohkan dengan Thomas.


Thomas merasa murka dengan keputusan ayahnya, bagaimana ayahnya bisa mengetahui kalau dia akan bertunangan hari ini pikir Thomas.


karena Thomas sendiri pun dengan sengaja tidak memberitahukan soal dia akan bertunangan hari ini.


Apakah mungkin ayahnya tau dari ibunya, tapi itu tidak mungkin karena ibunya sendiri pun sudah lama meninggalkan pria hidung belang itu.


Disaat Thomas sedang bingung karena ulah ayahnya yang mencegah dia pergi ke acara pertunangan nya sendiri, Thomas berusaha kabur dengan menjadikan Jonathan sebagai ganti dirinya yang sedang dikurung ayahnya dikantor nya dengan begitu banyak penjaga yang dibayar oleh Aston Chadwick ayahnya sendiri.


" Bagus lah Jo, kau datang tepat pada waktunya "ucap Thomas.


" Ada apa kawan, mengapa diluar kantor mu ada banyak sekali orang bertubuh besar? " tanya Jonathan yang penasaran dengan keadaan yang sebenarnya.


" Sudahlah Jo, nanti akan kujelaskan semuanya padamu, dan sekarang kau harus membantu ku agar aku bisa keluar dari sini tanpa harus diketahui oleh orang-orang yang sedang berjaga didepan sana " ucap Thomas memohon.


" Tapi aku tidak mengerti kawan, bisa kau jelaskan sedikit agar aku bisa membantu mu, dan bukankah hari ini hari pertunangan mu?, dan siapa orang-orang diluar sana? " tanya Jonathan tiada henti.


" Kau terlalu banyak bicara Jo, tapi akan kujelaskan tentang kondisi nya sekarang " sahut Thomas.


Thomas menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskan nya perlahan.


" Jadi begini Jo, orang-orang bertubuh besar yang tadi kau lihat itu adalah orang-orang bayaran ayahku yang ditugaskan agar aku tidak pergi kemana-mana " ujar Thomas pelan.


" Tapi mengapa ayahnya membayar orang untuk hal itu, bukankah seharusnya sebagai seorang ayah dia bahagia bahwa anaknya akan segera bertunangan? " tanya Jonathan heran.


" Kau tidak mengenal ayahku Jo, dia adalah pria yang rela menjual kebahagiaan anaknya demi popularitas nya Didunia bisnis.


" apa maksudnya itu kawan, tapi bukankah kau kemarin bilang kalau kau tidak memberi tahukan ayahmu soal pertunangan mu ini? " tanya Jonathan kembali.


" itu dia yang aku pun tak mengerti Jo, akupun kaget karena ayahku datang dengan orang-orang itu dan ingin menghentikan acara pertunangan ku itu " ucap Thomas marah.

__ADS_1


" Tapi kira-kira siapa gerangan yang memberikan informasi tentang pertunanganmu kepada ayahmu itu?, mungkinkah Bernard? " ucap Jonathan tanpa pikir panjang.


" Tapi Ben mengetahui hal ini dari siapa Jo? " tanya Thomas.


tiba-tiba Thomas terlintas satu nama dipikiran nya yang mungkin bisa jadi orang itu yang memberikan informasi pada saudaranya Bernard, namun apakah mungkin orang itu tega menghancurkan hari bahagia Natasha, bukankah dia merupakan kerabat wanita itu pikir Thomas keras.


" Kenapa kau melamun kawan, bukankah kau ingin segera keluar dari tempat ini secepat mungkin, karena menurut jam yang ada ditangan ku ini sudah waktunya kau bertukar cincin dengan wanita itu? " ucap Jonathan tegas.


" Apa kau ada ide Jo? " tanya Jonathan.


" Tenang saja kawan, akan ku pastikan kau dapat pergi kesana tanpa ada satu orang pun yang tahu " ucap Jonathan sambil menyeringai.


Jonathan yang mempunyai ide cemerlang merubah penampilan Thomas menjadi salah satu anak buahnya, Jonathan tersenyum sendiri melihat Thomas memakai sepotong pakaian yang kusut, serta celana yang sudah koyak dibagian lututnya dan memakai tompel palsu diwajahnya.


Jonathan tak sanggup menahan tawanya saat melihat keseluruhan penampilan Thomas yang sudah di permak oleh salah satu anak buahnya.


*******************


Anthony addrew merasa gelisah melihat tamu undangan yang sudah memenuhi kediamannya untuk menghadiri acara pesta pertunangan putrinya tapi yang lebih membuat hati nya gelisah karena Thomas tak kunjung datang juga untuk memulai acara pertunangan tersebut.


" Bukankah seharusnya dia sudah ada disini dari tadi? " tanya Anthony kembali.


" Aku juga belum mendapatkan kabar darinya pa " sahut Natasha yang juga merasa cemas.


" Apa maksud nya ini, apakah dia ingin membatalkan acara pertunangan ini dan membuat ku malu? " tanya Anthony yang tidak tahu Kepada siapa pertanyaan itu ditujukan.


" Papa bersabar lah mungkin Thomas sedang dalam perjalanan kemari " kata Natasha berusaha agar Papa nya tidak terlalu gelisah.


" Baiklah akan kutunggu satu jam lagi, jika dia tidak muncul juga aku akan mengumumkan pertunangan ini batal " ujar Anthony yang merasa kesal.


Hati Natasha kaget mendengar ucapan Papa nya, bagaimana pun ia tetap ingin pertunangan ini dilanjutkan namun dia juga tak mau membuat Papa nya malu dengan tamu undangan yang sudah hadir menunggu terlalu lama.


James Cameron yang baru tiba di kediaman Anthony merasa heran karena para tamu ini belum juga pergi, bukankah seharusnya pesta nya sudah selesai tanyanya sendiri.


Karena James sendiri pun sengaja datang terlambat agar dia tidak melihat Natasha dan Thomas bertukar cincin karena itu akan sangat menyakiti hati nya.

__ADS_1


" Tuan Anthony " sapa James yang melihat nya sedang berdiri melamun diteras.


" Anakku James " kata Anthony yang langsung memeluknya sambil menitikkan air matanya.


" Ada apa tuan, bukankah seharusnya pesta nya sudah selesai? " tanya James.


" Bagaimana bisa selesai James karena acaranya saja bahkan belum dimulai! " ujar Anthony.


" Kenapa hal itu bisa terjadi tuan, lalu bagaimana dengan Natasha? " tanya James kembali.


" Pria ******** itu, Thomas chadwik bahkan batang hidungnya pun belum terlihat jadi bagaimana acara ini mau dimulai anakku? " tanya Anthony kembali menitikkan air matanya.


" Kau jangan bersedih tuan ku, biar aku sendiri yang mencari ******** itu " ucap James penuh amarah.


" Terimakasih anakku, tapi bisakah kau sedikit menghibur Natasha karena tadi aku sempat membentak nya pasti sekarang dia sedang merasa sedih dan terpukul " kata Anthony seraya memohon.


" Tentu saja tuan, karena itu sudah merupakan kewajiban ku sebagai seorang kakak " sahut James sambil pergi menuju kamar Natasha.


James pergi ke kamar Natasha ingin melihat bagaimana keadaan nya menghadapi kekacauan ini, tapi dia kaget melihat Natasha yang tetap berusaha tersenyum saat melihat dirinya datang, simbok yang menemani Natasha segera pergi setelah melihat James datang.


" Acha . . . adikku? " panggil James.


" Hai James, kapan kau datang? " kata Natasha.


" Adikku bagaimana keadaan mu?, apa kau baik-baik saja? " tanya James.


" Aku baik-baik saja James " sahut Natasha menitikkan air matanya yang tidak kuasa dia bendung lagi.


" Jangan menangis sayang, nanti kau tampak jelek diacara pertunangan mu? " ucap James.


" James . . . " ucap Natasha pelan.


James segera mendekati Natasha dan memeluknya serta mengusap air mata yang menetes di pipinya.


" Tenanglah adikku yang cantik, aku akan segera mencari Thomas dan menyeretnya segera kehadapan mu " ucap James.

__ADS_1


James pun pergi mencari keberadaan Thomas, dia bingung harus mulai mencari kemana dulu, apakah ini ada hubungannya dengan Bernard yang ingin menggagalkan rencana pertunangan Thomas, ataukah pria itu memang sengaja ingin mempermainkan Natasha dan keluarga nya pikir James didalam hati nya.


__ADS_2