
Thomas yang berhasil dengan rencananya melarikan diri dari penjagaan anak buah ayahnya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Jonathan karena telah menyelamatkan hari pertunangan nya yang hampir berantakan.
Ditengah jalan dia menuju kediaman Natasha dia bertemu James yang juga sedang mencari dirinya, James seketika melayangkan pukulan kepada Thomas saat dirinya melihat Thomas.
" Apa yang lakukan James? " tanya Thomas heran dengan sikap James yang tiba-tiba memukulnya.
" Seharusnya aku yang bertanya padamu Thomas? " ucap James.
" Apa maksud pertanyaan mu itu, bukankah kau yang memukulku? " tanya Thomas kembali.
" Kau memang pantas mendapatkan pukulan itu, karena kau telah membuat Natasha bersedih " ucap James tegas.
" Natasha bersedih?, " tanya Thomas.
" Thomas apa kau lupa hari ini merupakan hari pertunangan mu dengan Natasha, tapi mengapa dirimu baru menampakkan diri sekarang setelah semua orang menunggu mu bahkan para tamu undangan pun sudah tidak ada lagi " kata James dengan nada penuh amarah.
" Kau tidak perlu ikut campur dengan urusan ini James, karena kau bukan siapa-siapa bagi Natasha " ucap Thomas
lagi-lagi James Melayangkan pukulan nya kembali kali ini lebih keras hingga Thomas jatuh tersungkur dan kehilangan keseimbangan nya.
" Kau salah besar Thomas, aku memang bukan siapa-siapa bagi Natasha tapi bagiku Natasha adalah keluarga yang aku miliki saat ini, jadi jika kau ingin main-main dengannya kau harus berhadapan dengan ku lebih dahulu. "
Thomas pun melihat wajah James yang penuh amarah tampaknya dia akan menghadapi masalah yang besar dirumah Natasha.
James langsung kembali kerumah Natasha setelah membawa Thomas bersamanya,
Anthony yang masih duduk di teras menantu kedatangan mereka terlihat murka melihat wajah Thomas, Anthony langsung berdiri berhadapan dengan Thomas dan menampar pipinya.
" Apa yang sudah kau lakukan anak muda, lihatlah sekeliling mu para tamu undangan sudah pada pergi, dan yang tersisa hanya rasa malu untukku " kata Anthony dengan nada sedikit gemetar.
__ADS_1
" Maaf kan aku tuan Anthony, aku tidak bermaksud untuk mengacaukan pesta pertunangan ku sendiri, ini semua kesalahanku " sahut Thomas dengan rasa sesal.
Natasha yang mendengar suara Thomas segera keluar dan ingin melihat wajah pria itu, kemudian Natasha menghampiri nya dan menampar pipi Thomas Karena dia sudah membuat nya kecewa.
" Kenapa kau baru datang Thomas? " tanya Natasha sambil menahan air matanya.
" Maaf kan aku sayang, aku tidak bermaksud datang terlambat, akan kujelaskan semuanya padamu " ucap Thomas.
Anthony yang melihat penyesalan Dimata Thomas memberikan waktu agar dia bisa menjelaskan semuanya secara gamblang.
" Sebaiknya kau jelaskan sekarang juga anak muda, atau aku akan mengambil keputusan yang akan membuat mu menyesal seumur hidup " ucap Anthony tegas.
" Benar apa yang diucapkan tuan Anthony, karena aku juga ingin mendengarnya apa kau sedang berbohong atau tidak " ucap James menimpali ucapan Anthony.
Thomas merasa ingin memukul James mendengar dirinya berkata seperti itu, tapi dia harus menjaga sikapnya sekarang terutama didepan Anthony orang yang sangat penting bagi wanitanya.
" Kau jelaskan saja dulu anak muda, soal pertunangan mu biar aku yang memutuskan nya " kata Anthony tegas.
" Tuan Anthony dan Natasha pertama aku mau mengucapkan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya karena mengacaukan pesta ini " ucap Thomas.
Natasha tersenyum melihat Thomas dengan tulus mengucapkan permintaan maaf nya .
" Semua ini berawal dari kesalahan ku yang tidak bisa melawan perintah ayahku sendiri,
aku yang tadinya berniat pergi tepat waktu ke acara pertunangan menjadi kacau setelah ayahku tahu kalau ku ingin bertunangan bukan dengan wanita pilihannya " ucap Thomas sedikit rumit harus menjelaskan semuanya dari awal.
" Apa maksud mu anak muda, kau bilang Aston Chadwick yang menahanmu kemari, dan dia ingin kau bertunangan dengan wanita pilihannya, lalu mengapa kau menginginkan putriku juga, apakah kau sedang mempermainkan nya? " kata Anthony dengan nada yang tinggi.
Natasha sedikit kecewa mendengar cerita dari Thomas, dia pun tidak sanggup menahan air mata yang dia bendung dari tadi.
__ADS_1
" Jangan bersedih sayang, biar aku yang akan memberikan pelajaran pada pria ******** ini " ucap James yang juga ingin emosi melihat air mata diwajah Natasha.
" Kau jangan Ikut campur masalah ini James " ucap Thomas memperingati James.
" Kau tidak usah membentak anakku Thomas, kau lanjutkan saja penjelasan mu tadi " kata Anthony menyahut ucapan nya yang kasar pada James.
" Baiklah tuan Anthony, akan kujelaskan sisanya tapi aku tidak ingin melihat wajah James disini " ucap Thomas dengan muka sinis pada James.
James yang merasa harus pergi dari tengah-tengah perbincangan ini melangkahkan kakinya, namun Natasha mencegah nya dia merasa kesal dengan Thomas yang selalu mengusik James.
" Kau tidak perlu pergi James, dan kau Thomas jelaskan saja sekarang karena James akan selalu berada disamping ku " ucap Natasha sambil memegang tangan James.
Thomas merasa sangat ingin memukul James saat ini juga jika saja dia tidak begitu mencintai Natasha pasti James saat ini sudah terkapar karena pukulan nya.
" Baiklah jika demikian, Natasha beserta tuan Anthony aku akan melanjutkan penjelasanku tadi tapi dengan singkat cerita nya bahwa ayahku melarang ku untuk bertunangan dengan Natasha namun aku tidak peduli akan larangannya karena bagiku Natasha adalah satu-satunya wanita yang kucintai dan aku akan memperjuangkannya dengan sepenuh hatiku, walaupun ayahku tidak akan merestui hubungan kami, aku tidak perduli asal Natasha dan tuan Anthony mau menerima ku, karena pada kenyataannya hubungan antara aku dan ayah ku sudah lama terputus sejak dirinya menceraikan ibuku. " cerita Thomas kepada Natasha dengan sangat jelas dan singkat.
" Tapi anak muda bagaimanapun juga dia tetap ayahmu yang harus kau patuhi dan hormati " ucap Anthony.
" Dia tidak pantas untuk dihormati tuanku Anthony, sebab dia hanyalah pria egois yang hanya mementingkan dirinya sendiri tanpa memikirkan kebahagiaan anaknya " sahut Thomas dengan nada tinggi.
" Tuan Anthony aku mohon padamu untuk membiarkan pertunangan aku dengan putrimu, aku berjanji akan menjaganya apapun yang terjadi " kata Thomas memohon.
" Apa perkataan mu dapat dipertanggung jawabkan anak muda, sebab aku tidak ingin putriku menjadi sasaran ayahmu atas apa yang lakukan karena kau tidak mematuhinya " ucap Anthony.
" Aku berjanji tuan, jika Natasha tidak akan terluka sedikitpun anda harus memberikan kepercayaan kepada ku sekali lagi, aku mohon padamu dengan setulus hatiku " sahut Thomas dengan meneteskan sedikit air mata.
" Kau tidak bisa mempercayainya dengan begitu saja tuan, setidaknya kau harus memastikan kalau cerita yang diucapkan nya benar, atau paling tidak Thomas harus memberikan sebuah bukti kalau ucapannya itu dapat dipertanggung jawabkan olehnya " ucap James menimpali perkataan Thomas.
Anthony merasa bingung harus mengambil keputusan seperti apa, dia memikirkan apa yang diucapkan James ada benarnya juga bagaimana pun juga setidaknya Thomas harus memberikan bukti jika ucapan nya dapat dipercaya tapi disisi lain dia mempertimbangkan putrinya yang tidak ingin kehilangan pria itu, namun disisi lain Anthony meragukan ucapan Thomas Karena dia sudah membuat nya kecewa berulang kali.
__ADS_1