Cinta Mr. Boy

Cinta Mr. Boy
Bunga cinta yang tak sempat berkembang bag.2


__ADS_3

Thomas chadwik yang tengah di selimuti rasa marah dan cemburu kepada Natasha meluapkan emosinya kepada papanya Natasha, akhirnya dengan rasa marah Thomas chadwik menyambangi kantor Anthony addrew sambil membentaknya.


"Bagaimana kau bisa melupakan perjanjian yang kita buat."


"Apa maksudnya ini kau datang dengan tidak sopan dan langsung memakiku, seperti tidak punya adat saja."


Thomas memandangi Anthony dengan tatapan jijik "Mengapa Anda berbicara mengenai adat sementara Anda sendiri tidak bisa mendidik putrimu dengan baik."


Anthony terhina mendengar ucapannya "Putriku, memangnya kenapa dengan putriku?."


"apa kau tidak tahu yang dilakukan putrimu diluar sana sangat memalukan, Bukankah kau sudah berjanji padaku, bahwa kau akan memberikan putrimu padaku dengan imbalan perusahaanmu tidak bangkrut sepenuhnya." kata Thomas mengingatkan perjanjiannya dengan Anthony addrew.


Anthony sangat marah mendengar penghinaan Thomas terus menerus "Kenapa kau selalu saja mengingatkan perjanjian kita, aku ini memang sudah berumur tapi aku belum pikun anak muda, coba kau jelaskan padaku, memangnya apa yang dilakukan putriku, Natasha addrew diluar sana?" tanya Anthony pada Thomas


"Putrimu itu yang bernama Natasha addrew, diluar sana tengah asyik berduaan dengan seorang pria."


Anthony mengangkat alisnya sebelah karena tidak percaya dengan ucapannya "Seorang pria, berduaan, putriku?"


"Tentu saja putrimu yang aku lihat dengan jelas, Mataku ini belum rabun tuan Anthony addrew, jadi mana mungkin aku kesini marah-marah tanpa alasan."


Anthony addrew berpikir sejenak, lalu menarik nafasnya dalam-dalam. mungkinkah pria yang dilihat Thomas bersama putrinya itu Samuel stone, karena dia tahu benar sifat putrinya itu. tapi Anthony membiarkan kesalahpahaman itu agar bisa menjauhkan putrinya dari pria yang sedang ada dihadapannya ini. tentu saja Anthony tidak melupakan perjanjiannya dengan Thomas, tapi ia tidak akan Sudi memberikan putri kesayangannya pada pria kasar ini.


"Baiklah aku akan berbicara dengannya nanti" kata Anthony menenangkan kan Thomas yang masih terlihat sangat marah


"Tapi aku tidak bisa memaksa kehendakku pada Natasha, dia bebas menentukan pilihannya sendiri." ujar Anthony


"Apa maksud dari perkataan mu itu tuan Anthony addrew?."

__ADS_1


dengan tatapan sinis Anthony berkata "Jadi begini anak muda, aku memang menjodohkanmu dengan putriku, akan tetapi semua keputusan ada ditangan Natasha sendiri, akankah dia menerimamu , atau bahkan menolakmu."


Thomas kaget mendengar perkataan Anthony ia pun berusaha mengancamnya agar tidak membatalkan perjodohannya dengan Natasha. "oohhh jadi kau ingin membatalkan perjanjian kita rupanya?."


Anthony merasa sudah muak dengan Thomas yang selalu mengancamnya dengan surat perjanjian yang mereka buat, akhirnya Anthony mengambil keputusan yang membuat Thomas terkejut "Oh mengenai perjanjian yang kita tanda tangani itu, setelah aku berpikir dan melihat sikap angkuhmu itu. aku tidak keberatan membatalkan perjanjian sialan itu."


Thomas chadwik pergi meninggalkan kantor Anthony addrew dengan perasaan marah pada orang tua Natasha, ia harus melakukan segala cara agar bisa mendapat gadis itu. yang telah membuatnya memikirkannya setiap saat.


*************


Natasha addrew yang sudah puas menghabiskan waktunya dengan Samuel pulang kerumah dengan perasaan bahagia, namun dia tidak tahu bahwa ada yang sedang menunggunya dari tadi.


Anthony addrew menunggu kedatangan putrinya diruang tengah, dan ketika melihat batang hidungnya dia pun langsung menegurnya. "eehhmmmm" Anthony mencoba menghentikan jalan putrinya yang menuju kelantai atas.


Natasha kaget mendengar suara deheman Papanya, dia menengok kearah suara itu menyakinkan kalau benar itu suara Papanya.


Anthony tersenyum mendengar putrinya cerewet seperti biasanya. "Tentu saja Papa kangen dengan putri papa ini." Anthony seketika itu juga langsung menghampirinya dan memeluknya dengan erat.


"Tunggu dulu, ini seperti bukan Papa yang kukenal."


"Apa maksud perkataanmu itu putriku, apa Papa tidak boleh kangen dengan putri Papa yang cantik ini?."


"Tentu saja boleh, tapi ada sedikit yang mencurigakan disini." kata Natasha sambil melirik Papanya dengan lirikan mata yang tajam.


"Baiklah Papa menyerah, kau memang putriku yang paling pintar, Papa tidak bisa lagi menyembunyikan hal sepenting ini. apalagi hal ini menyangkut masa depan putri Papa sendiri.


Anthony addrew mengeluarkan sebuah map yang didalamnya terdapat surat perjanjian antara dirinya dengan Thomas chadwik dan memperlihatkannya kepada putrinya, Natasha terkejut tidak percaya dengan apa yang sedang dibacanya saat ini. ia tidak menyangka perjodohannya dengan Thomas chadwik hanya merupakan sebuah pertukaran dirinya dengan perusahaan ayahnya.

__ADS_1


Natasha langsung terdiam tak bisa berkata apa-apa setelah mengetahui isi surat perjanjian antara Papanya dan Thomas.


Anthony melihat kekecewaan dimata putrinya ia merasa bersalah, karena telah membawa putrinya kedalam masalah yang sedang dihadapi saat ini. "Sebenarnya papa ingin memberitahukan padamu lebih awal, Namun Papa melihat kau sepertinya juga menyukai pria itu. tapi Papa berubah pikiran setelah Papa tau sifat asli pria tersebut." Anthony mengingat kembali percakapannya tadi dengan Thomas dan ia menanyakannya langsung kepadanya "putriku apa kau tadi jadi bertemu dengan Samuel stone sayang?."


Natasha dengan spontan menjawab pertanyaan dari Papanya yang menurutnya sangat aneh "Tentu saja Pa, memang nya kenapa?, bukankah sudah biasa bagiku jika kalau bertemu dengan Sam pasti sampai lupa waktu."


Anthony addrew menganggukkan kepalanya ia paham benar dengan kebiasaan putrinya jika bertemu dengan Samuel stone.


Pantas saja Thomas chadwik marah melihat Natasha dengan Sam, sebab ia tau kedekatan putrinya dengan Sam seperti sepasang kekasih. pasti Thomas mempunyai perasaan terhadap putrinya karena itulah dia marah kepadanya sebab cemburu melihat kedekatan putrinya dengan pria lain. gumam Anthony sendiri. akan tetapi tetap saja dia tidak setuju jika putrinya hidup bersama dengan pria bernama Thomas chadwik, walaupun dia mempunyai perasaan kepada putrinya ia tidak akan Sudi mempunyai menantu Sepertinya.


"eehhmmmm Natasha" panggil papanya


tapi Natasha hanya diam terpaku sambil menatap surat perjanjian itu.


Natasha tidak menyangka pria yang dikiranya baik hati bisa-bisanya membuat Papanya melakukan hal konyol dengan perjanjian seperti ini, padahal jika Thomas berniat ingin mendekatinya tidak perlu membuat perjanjian seperti ini.


Anthony addrew menghampiri putrinya itu,


"Tenang saja putriku," Anthony mengusap kepala putrinya seperti yang sedang menenangkan anak kecil. "Papa tidak akan menukarmu dengan perusahaan Papa yang bangkrut itu" tegasnya.


Natasha langsung memeluk Papanya, ia percaya papanya tidak akan pernah berbuat sejauh itu untuk menyelamatkan perusahaan nya. apalagi untuk menukar putrinya sendiri.


************


Sementara di tempat lain Thomas chadwik yang masih sangat gusar jika mengingat Natasha dengan pria lain, semakin uring-uringan ditambah lagi dengan sikap Anthony addrew yang akan membatalkan perjanjiannya.


tapi saat ini dia harus lebih fokus pada bisnisnya dengan orang asing, sementara urusan dengan Anthony addrew dan putrinya harus ditunda. sampai ia menyelesaikan bisnisnya saat ini.

__ADS_1


__ADS_2