
Setelah hampir sebulan lamanya Bernard bersembunyi dari Thomas tiba-tiba Bernard mendapat kan informasi kalau Thomas akan bertunangan besok. apalagi dia mengetahui kalau yang menjadi tunangan nya adalah Natasha addrew wanita yang juga memikat hatinya.
Hati Bernard menjadi gusar dan ingin menggagalkan rencana pertunangannya.
Bernard menghubungi James Cameron untuk melancarkan aksinya menggagalkan rencana pertunangan Thomas dan Natasha, dia ingin adik Tirinya itu merasa hancur saat melihat pesta pertunangan nya yang berantakan.
" James apakah kau mendengar kabar tentang pertunangan Thomas? " tanya Bernard.
James yang baru tiba merasa bingung dengan pertanyaan Bernard, apa maksud pertanyaan nya itu.
Thomas bertunangan dengan siapa, apakah dengan Natasha tapi mengapa dia tak mendengar kabar itu dari Natasha sendiri pikir James.
" Aku malah baru mengetahui berita ini dari tuan " sahut James.
Bernard mendekati James dan menatap matanya ingin tahu apakah dia berbohong pada dirinya lagi atau tidak.
" Apakah kau yakin kalau kau tidak mengetahui apapun, bukankah kau tampak akrab pada wanita yang akan menjadi calon tunangannya ? " ucap Bernard.
" Apa maksud tuan? " tanya James.
" Kau jangan lah membodohi ku James, karena wanita yang akan jadi tunangan Thomas adalah Natasha addrew wanita yang pernah ku bicarakan dengan mu? " sahut Bernard.
James makin bingung dia ingin mencari tahu sendiri soal berita yang sebenarnya.
" Jika demikian aku permisi dulu tuan, karena aku ingin memastikan sendiri berita ini benar atau tidaknya " ucap James sembari melangkah pergi.
Dasar cecunguk kecil tidak tahu sopan santun, beraninya dia meninggalkan ku saat aku sedang bicara padanya kata Bernard sendiri yang kesal dengan sikap James.
**************
James Cameron yang penasaran mendengar berita dari Bernard segera menyambangi kediaman Natasha, dia ingin mengetahuinya dari Natasha sendiri.
Namun langkahnya terhenti sejenak saat melihat rumahnya dalam keadaan ramai dan penuh hiasan, James pun mengurungkan niatnya untuk kesana dan pulang kerumahnya.
Jadi semua berita itu benar tapi mengapa Natasha dan Anthony tidak memberi tahunya bukankah dia sudah dianggap keluarga oleh mereka pikir James murung sambil melangkah pergi.
Natasha yang kebetulan berada ditaman melihat James Cameron dari jauh namun dia heran mengapa James pergi dan tidak jadi bertamu ke rumahnya, Natasha segera berlari dan menghentikan langkahnya agar tidak pergi.
" James . . . James . . . tunggu . . .!" teriak Natasha.
James menengok kebelakang dia melihat Natasha mengejar nya dan James langsung menghentikan langkahnya.
" James kenapa kau tidak masuk kedalam dan pergi begitu saja? " ucap Natasha.
James terdiam sejenak melihat wajah Natasha yang tampak sumringah.
" Mmmmmm . . . sebenarnya aku tadi hendak mampir namun aku melihat keramaian dirumahmu aku pun jadi enggan untuk masuk kedalamnya " sahut James pelan.
" James kau ini . . . " kata Natasha sambil memukul dada James pelan.
__ADS_1
" Oh ya James kemana saja kau selama ini, aku dan Papa tidak tau harus mencari dan menghubungi mu kemana? " tanya Natasha.
" Maaf kan aku Natasha, aku hampir sebulan ini sibuk dengan pekerjaan ku dan aku pun lupa memberi nomor kontak ku padamu " sahut James.
" Apakah kau tahu kalau aku akan bertunangan besok? " tanya Natasha.
" oh yah . . . mengapa kau baru memberitahu ku sekarang? " kata James.
" James . . . apa kau lupa kalau aku tak dapat menghubungi mu " ujar Natasha sambil melirik kan matanya.
" Adikku maafkan aku sekali lagi aku,
ini karena aku terlalu gembira mendengar kabar ini " ucap James.
" Selamat ya Cha, tapi siapakah gerangan pria yang beruntung mendapatkan adikku yang cantik ini? " tanya James berpura-pura tidak tahu.
" James kau pun mengenal pria yang akan menjadi tunangan ku !" ujar Natasha.
" Benarkah itu? " tanya James.
" Iya James, bukankah kau mengenal Thomas chadwik?" ucap Natasha.
" Maksud mu Thomas chadwik pria yang waktu itu bertamu ke rumah mu? "tanya James.
" Tentu saja dia James, memangnya kau mengenal nama Thomas yang lain? " tanya Natasha sambil bergurau.
" Rupanya adikku ini sudah pandai bergurau " ucap James sambil mencubit kedua pipinya.
" Marilah masuk James kita lanjutkan berbincang didalam, dan Papa pasti senang melihat mu sekarang " ucap Natasha.
" Terimakasih adikku yang cantik " sahut James, sambil menggandeng bahu Natasha dan berjalan masuk kedalam rumah.
**************
Anthony addrew duduk diruang kerjanya sambil memikirkan tentang hari pertunangan Natasha yang akan dilaksanakan besok dirumahnya, sebenarnya didalam hati Anthony dia masih berat untuk melepaskan Natasha namun dia juga tidak mungkin membatalkan acara pertunangan putrinya.
Natasha dan James yang masuk kedalam rumah sambil bergandengan tangan segera menuju ruang kerja Papa nya.
" Pa . . . Papa . . . " teriak Natasha memanggil Anthony.
" Iya sayang " sahut Anthony sembari keluar dari ruangan nya.
" Ada apa sayang, mengapa kau berteriak dirumahmu sendiri? " tanya Anthony.
" Lihatlah Pa . . . orang sedang berdiri di sampingku ini " kata Natasha sambil menunjuk kearah James.
" James . . . . " ucap Anthony langsung memeluknya.
" Kemana saja kau anakku, aku cemas karena tak dapat menghubungi mu? " tanya Anthony.
__ADS_1
" Maafkan aku tuan karena baru sempat kemari " ucap James.
" Sudahlah anakku, aku sudah cukup senang dapat melihat mu sekarang " kata Anthony sambil memeluk nya kembali.
James merasakan kehangatan dari seorang ayah yang mencemaskan anaknya ketika sudah lama tidak bertemu dengannya, dia sangat terharu dengan sikap Anthony dan keluarga nya.
Disini James merasakan seperti mempunyai keluarga yang benar-benar menyayangi dan mencemaskan nya.
" Terimakasih tuan atas perhatianmu, aku tidak tau harus berbuat apa untuk membalas Budi baikmu ini " kata James sambil tersenyum bahagia.
" Tak perlu sungkan anakku, mari kita duduk kedalam " ucap Anthony.
Mereka pun masuk keruangan Anthony dan berbincang-bincang hingga sore hari.
" James kau mau datang ke acara pertunangan ku kan? " tanya Natasha
" Tentu saja adikku yang cantik " sahut James.
" Apa kau sungguh akan datang besok anakku? " tanya Anthony.
" Iya tuan, aku yang akan memantau keadaan besok dihari pertunangan Natasha agar terbebas dari gangguan apapun " ucap James.
" Terimakasih anakku, kau memang pemuda yang baik " sahut Anthony tersenyum.
Karena hari yang semakin gelap James diminta Anthony untuk bermalam dirumahnya, namun dari tadi ponselnya terus berdering dan bergetar tiada henti.
James segera melihat layar ponselnya dan dia sebal karena yang menghubunginya tidak lain adalah Bernard tuannya.
James yang saat itu berniat ingin bermalam dirumah Anthony langsung membatalkan niatnya dan pamit pulang untuk menemui Bernard.
*************
Bernard sedang sangat marah saat ini karena dia menunggu James terlalu lama, setibanya James dihalaman rumah Bernard dia melihat tuannya langsung menghampiri nya.
" Apa yang kau lakukan seharian ini James? " tanya Bernard.
" Bukankah aku sudah bilang kalau aku mencari kebenaran tentang berita yang tadi pagi tuan bicarakan " sahut James.
" Dan apakah berita itu benar, jika Thomas akan bertunangan dengan Natasha? " tanya nya kembali.
" Berita itu memang benar tuan, aku mendapatkan informasi langsung dari orang yang dapat kupercaya " ucap James.
" Jika demikian apakah kau mempunyai rencana untuk menggagalkan rencana pertunangan Thomas dan wanita itu? " ujar Bernard serius.
" Aku belum dapat memikirkan nya tuan, karena menurut kata anak buah ku
acara pertunangan nya akan dilaksanakan dirumah si wanita dan dijaga oleh ribuan penjaga yang dibayar oleh Thomas sendiri. " ucap James berbohong.
" Sial . . . sial . . . apakah kau tak mempunyai cara lain James " ucap Bernard yang makin meninggikan suaranya.
__ADS_1
Didalam hati James sebenarnya dia juga setuju dengan Bernard untuk menggagalkan rencana pertunangan Thomas jika dia tidak memikirkan Natasha dan Anthony yang sudah menganggapnya keluarga pasti dia akan sangat berusaha membantu Bernard menjalankan rencananya.