
Bernard Chadwick yang merasa aneh dengan sikap James, merasa curiga kalau James menyembunyikan sesuatu darinya.
Bernard yang ketika itu melihat James kembali dalam mall dan keluar bersama wanita yang pernah dicarinya itu, berjalan bersama-sama menuju kafetaria dekat mall.
Dari awal Bernard memang sudah tak mempercayainya untuk melakukan tugas untuk mencari wania yang diinginkan olehnya, dan itu terbukti sekarang dia sedang melihat James sedang berbincang-bincang dengan wanita itu dan dia tampak akrab dengannya.
Beraninya James Cameron membodohiku dengan berpura-pura tak pernah melihat dan mengenal wanita itu gerutu Bernard.
Bernard yang saat itu membututi James dengan wanita yang sedang bersamanya terkejut melihat Thomas yang datang dan tiba-tiba memukul James, antara percaya dan tidak, tapi James pantas mendapatkan pukulan itu entah apa masalahnya dengan Thomas. tapi Bernard setuju dengannya untuk memberi pukulan pada James.
James yang keluar dari kafetaria bersama Natasha segera menuju mobil untuk kembali kerumahnya dan memberi pengobatan pada James, Namun langkah mereka terhenti saat James melihat sosok didepannya, ia tak percaya kalau Bernard yang dikiranya sudah pergi kini berdiri didepan nya dengan murka.
"Natasha kau pulanglah duluan, aku ada urusan dengan pria ini " ucap James untuk menyuruh Natasha segera pergi dan menjauhi Bernard.
Natasha yang merasa khawatir pada James protes akan ucapannya. "Tapi lukamu harus diobati terlebih dulu James."
"Terimakasih kasih Natasha, biar aku saja yang mengobati ini sendiri, kau cepatlah pulang. " ujar James dan langsung mengantar Natasha masuk kedalam mobil dan menyuruh supir untuk mengantarnya.
Bernard yang sudah tak sabar ingin mendengar penjelasan dari segera bertanya padanya. "James Cameron, bisa kau jelaskan apa yang terjadi disini."
"Maaf tuan, akan saya jelaskan nanti tapi bisakah kita pergi dari sini dulu sebelum Thomas melihat kita bicara disini " kata James dengan nada sedikit panik.
Bernard berpikir perkataan James ada benarnya. "Baiklah, kau masuk ke mobilku dan jangan sekali-kali kau mencoba kabur dariku."
James masuk kedalam mobil disusul oleh Bernard, mereka pergi meninggalkan kafetaria, didalam mobil Bernard meminta penjelasan James dirumahnya, namun James enggan menunjukkan rumahnya pada Bernard, ia mempunyai ide untuk menunjukkan sebuah rumah kecil dan kumuh yang tak jauh dari tempat tinggalnya sebagai rumahnya.
__ADS_1
"Kita berhenti disini saja tuan." ucap James
"tempat apa ini James?." tanya Bernard
James menunjukkan rumah kumuh dihadapannya. "inilah rumahku tuan, walaupun terlihat kecil tapi ini tempat yang nyaman bagiku."
benar mengernyitkan dahinya ketika melihat sekeliling rumah yang tampak kumuh dan menjijikkan. "Nyaman katamu?."
"Baiklah terserah padamu, tapi aku tidak mau masuk kedalam rumah menjijikkan itu, kita bicarakan tentang wanita yang bersamamu itu didalam mobil saja." ujar Bernard
didalam hati James tertawa melihat reaksi Bernard tentang rumah kumuh yang ditunjukkannya. "Baiklah tuan, aku tau rumahku tak layak bagimu."
"Bisa kau ceritakan sekarang James, atau kau mau mencoba berkelit lagi." ucap Bernard.
James menghela nafas panjang saat ia mendapat ide untuk mengubah cerita bagaimana ia dapat mengenal Natasha. "Jadi seperti ini tuan, aku dan wanita yang tuan pernah menyuruhku mencarinya waktu lalu. secara tidak kebetulan saya bertemu dengannya karena saat itu ia kecopetan, dan tanpa sengaja aku membantunya mendapatkan tasnya kembali, dan saat itu juga kami berkenalan dan wanita sangat ramah dan ketika itu juga ia langsung mengajakku kekafetaria untuk mengucapkan terimakasih dengan mentraktirku, dan kupikir itu tidak ada salahnya, dan setelah kuperhatikan wajahnya dia tampak seperti wanita yang tuan cari, maka dari itu aku berusaha untuk dekat dengannya dan mencari perhatiannya.
Begitulah tuan singkat ceritanya aku bisa bersama wanita yang tuan cari."
Bernard merasa curiga kepada James tidak percaya begitu saja dengan ceritanya, dia hanya mengiyakan semua cerita James tanpa mempercayainya sedikitpun.
"Baiklah James karena aku sudah mendengar ceritanya langsung darimu, kau boleh turun disini." Bernard sebenarnya sudah merasa muak dengan semua kebohongan James.
James tak percaya Bernard langsung menyuruhnya turun dari mobilnya."Aku, . . . Turun disini tuan?."
" Yaah tentu saja kamu, bukankah ini rumahmu?, dan bukankah juga kau harus mengobati lukamu itu?." Bernard langsung mempersilahkan James untuk segera turun dari mobilnya.
__ADS_1
James merasa kesal dengan Bernard yang memperlakukannya seperti barang yang sudah tidak dibutuhkan lagi. namun ia juga tak mungkin melawan Bernard saat ini. "Tentu tuan, terimakasih atas tumpangannya."
James akhirnya turun dari mobilnya dan berjalan masuk kedalam rumah yang tadi dia tunjuk sebagai rumahnya. tak lama setelah Bernard pergi, James ikut pergi juga dari rumah kumuh yang ditunjukkannya tadi kepada Bernard. ia beranjak kembali ke apartemennya yang tak jauh dari pemukiman kumuh.
Bernard yang menaruh curiga kepada James Cameron, menyuruh seorang anak buahnya untuk mematai-matai gerak-gerik James dan apa saja yang dilakukannya tanpa sepengetahuannya.
*************
Thomas chadwik yang merasa marah kepada Natasha karena perlakuannya dikafetaria tadi siang membela James, datang menyambangi kantor Anthony addrew Papanya Natasha, Namun langkahnya terhenti saat ia bertemu Bernard dijalan, Thomas akhirnya mengganti arah tujuannya mengikuti Bernard.
Bernard yang merasa ada yang sedang membututi mobilnya langsung mengubah arah tujuannya menjadi kerumah ayahnya Aston Chadwick, Thomas yang semula ingin tahu kegiatan Bernard langsung pergi setelah dirinya tau tujuan saudaranya. ia malas sekali jika ayahnya melihat dirinya dan memaksa kembali dengan menuruti kehendaknya lagi pada Thomas.
Bernard melihat dari kaca spion mobil Thomas pergi ketika ia berhenti didepan rumah ayahnya. Bernard merasa senang rencananya mengelabui Thomas berhasil, ia membelokkan mobilnya kembali untuk pergi berkunjung menemui ibunya yang masih dalam perawatan dan sudah dalam tahap penyembuhan. Bernard senang karena menurut keterangan dokter yang merawat ibunya berkata bahwa perkembangan ibunya sangat pesat dan sudah bisa mengenali orang-orang yang berada dekat dengannya.namun dokter memperingatkan kepadanya untuk tidak menceritakan kembali tentang masa lalu yang akan membuatnya histeris dan menganggu pikirannya.
Marsha melihat kedatangan putranya menyambutnya dengan senyuman diwajahnya. "Anakku . . . Ben . . . "
"Apakah ibu mengenaliku?." tanya Bernard
"Kau sudah besar nak, kau tampak persis seperti ayahmu, dan dimana ayahmu nak kenapa dia tidak pernah mengunjungi ibu? " ucapnya.
"Ayah ?," seketika itu juga Bernard mencari alasan agar pikiran ibunya tidak kacau "Tentu saja dia akan datang mengunjungi ibu, namun dia sedang sibuk sekarang, ibukan tahu jika ayah adalah orang paling sibuk di dunia ini."
Sebenarnya ibunya tak mengingat kejadian saat ayahnya menikah lagi dengan wanita lain, ibunya hanya mengingat kalau dia mempunyai suami yang tampan dan setia.
Bernard merasa marah pada ayahnya yang membuat ibunya begitu menderita, didalam hati ia berjanji kepada dirinya sendiri untuk membalas dendam kepada ayahnya dan orang-orang yang membuat ibunya menderita selama ini.
__ADS_1