
Natasha berdiri didepan teras rumah bersiap-siap untuk pergi dan dia menunggu Thomas datang menjemputnya, dia sudah tidak sabar lagi karena akan bertemu ibunya Thomas.
" Non Acha " sapa simbok yang masih melihat nona nya menunggu
" iya mbok, ada apa " sahut Natasha
" Non Belum pergi juga " tanya simbok
" Aku masih menunggu Thomas menjemput ku mbok " sahutnya.
Tidak lama kemudian Thomas datang, Natasha langsung tersenyum sumringah dan menghampirinya.
" Aku pergi dulu ya mbok " ucap Natasha dan kemudian pergi dengan Thomas.
Mereka pun pergi ketempat Alice ibunya Thomas yang berada disebuah villa termewah dikota ini, perjalanan mereka ke villa memakan waktu sekitar Satu jam dari kota. dan untuk menghilangkan kebosanan Thomas dan Natasha pun saling bercerita tentang keluarga nya masing-masing.
" Thomas coba kau beritahu aku bagaimana tentang ibu mu " tanya Natasha
Thomas memandangi Natasha dan tersenyum.
" mmmmmmm dia seorang wanita yang cantik " ucap Thomas.
" Apakah dia lebih cantik dariku " tanya Natasha.
" Tentu saja dia lebih cantik darimu sayang " kata Thomas bergurau.
Natasha yang tadinya tersenyum sumringah langsung cemberut.
" Kau tidak usah cemberut begitu sayang, ibuku memang wanita yang cantik tapi tidak secantik wanita yang sedang duduk disampingku ini " ucap Thomas
Wajah Natasha langsung memerah mendengar pujian dari kekasihnya, dia tersenyum dengan senyuman yang sangat menggoda.
" Natasha bisa kau tidak tersenyum seperti itu " ucapThomas
" Memangnya kenapa dengan senyuman ku? " tanya Natasha heran.
" Tidak ada yang salah dengan senyuman mu itu sayang, cuma . . . " kata Thomas terpotong.
" Cuma apa Thomas, kau membuat ku sangat penasaran " ucap Natasha penasaran.
__ADS_1
" cuma apa ya? aku juga lupa sayang? " kata Thomas enggan menyebutkan kelanjutan kata-katanya, sebenarnya saat ini juga Thomas sangat ingin menciumnya apalagi saat Natasha tersenyum menggoda seperti tadi.
" Sudahlah sayang kita lupakan saja, sekarang kita telah sampai di villa tempat ibuku tinggal " kata Thomas mengalihkan pembicaraan yang tadi dan menunjukkan sebuah villa didepannya.
" Baiklah kali ini kau bisa lepas dariku, tapi tidak untuk lain kali " ucap Natasha sambil melirik.
Mereka tiba di villa tempat Alice tinggal, villa ini tampak sangat besar dan mewah dan pemandangan disini tampak menakjubkan pemandangan kota bisa dilihat dari villa ini.
" Waaawww besar sekali villa nya Thomas, apakah ibumu tinggal sendiri disini " Tanya Natasha.
" Tidak sayang, mana mungkin aku membiarkan ibuku kesepian seorang diri disini sejak bercerai dari ayahku " sahut Thomas.
" Lalu dengan siapa ibumu tinggal selama ini " ucap Natasha.
Seorang anak kecil berlari kearah Thomas dan diikuti seorang wanita cantik dibelakang nya dan anak itu meminta Thomas untuk menggendong dirinya, dan tentu saja Thomas langsung menggendong nya dan memeluknya dengan kasih sayang seperti seorang ayah yang sudah lama tak bertemu anaknya.
Natasha terdiam diri seketika kaget dan ada perasaan kecewa, apakah dia anak dan istri Thomas yang ditinggalkannya disini?, tanya Natasha didalam hati dengan arah pandangannya pada Thomas dan anak itu.
" Mari sayang akan kuperkenalkan kau pada orang ini " kata Thomas tersenyum.
Natasha merasa canggung untuk memperkenalkan dirinya, Thomas yang melihat ada keraguan dimata Natasha langsung menarik tangannya dan berusaha meyakinkan nya agar dirinya tidak canggung.
Hati Natasha merasa sangat lega, karena wanita dan anak itu hanyalah saudara nya Thomas dan tidak ada hubungan spesial apapun.
" Hai nona cantik " sapa anak kecil itu.
Natasha kaget mendengar suara anak kecil itu yang menyapanya sambil menarik bajunya.
" Hai juga sayang, siapa namamu? " tanya Natasha sambil duduk jongkok menyejajarkan anak kecil itu.
" Namaku Alfin, Nona cantik ini pasti bibi Natasha, Tante cantik Persis seperti yang diceritakan oleh Paman Thomas " ucap Alfin dengan nada lugu.
Wajah Natasha seketika memerah mendengar pujian dari anak kecil yang polos.
" Terimakasih Alfin, kau juga tampan " sahut Natasha.
" Aku memang tampan bibi Natasha " ucapnya.
" Baiklah, bagaimana kalau kau memanggilku bibi Acha saja " kata Natasha
__ADS_1
" Oke bibi Acha, mari kita melihat nenek " ucapnya sambil menarik tangan Natasha masuk kedalam villa.
Thomas pun senang keluarga nya menyambut Natasha dengan tangan terbuka, apalagi saat melihat Alfin yang biasanya tidak mau dengan orang asing langsung akrab dengan Natasha saat mereka baru pertama kali bertemu.
Diruang keluarga Alice sudah menantikan kedatangan Natasha namun dia sedikit terkejut saat melihat wajah Natasha yang sangat mirip sekali dengan wanita yang merebut suami dan kebahagiaan nya.
" Ibu ini Natasha addrew " ucap Thomas memperkenalkannya pada Alice.
Natasha mendekati Alice dan memberinya salam serta kecupan dipipi kanan dan kirinya, namun tampaknya Alice masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
" Apakah ibu baik-baik saja? " tanya Thomas yang melihat ibunya yang hanya terdiam sambil memandangi wajah Natasha.
" hhhhhh ibu tak apa-apa Nak, Wajahmu cantik sekali sayang " ucap Alice sambil membelai wajah Natasha.
" Terimakasih Tante " sahut Natasha.
" panggil aku dengan sebutan ibu saja sayang, karena tidak lama lagi kau juga akan menjadi anakku " ucap Alice.
" Terimakasih ibu " sahut Natasha sambil memeluknya.
Pelukan ibu Thomas terasa hangat sekali, Air mata Natasha jatuh tanpa sengaja merasakan pelukan dari seseorang yang baru ia kenal ,seperti inikah pelukan seorang ibu kepada anaknya? ucap Natasha didalam hatinya, karena Natasha tidak pernah merasakan pelukan seorang ibu dari kecil.
" Kau baik-baik saja sayang? " ucap Thomas yang melihat ada sedikit Air mata diwajah kekasihnya.
" Aku baik-baik Thomas, Aku Hanya merasa terharu mendapatkan pelukan dari ibu " sahut Natasha.
" Apa kau tidak pernah dipeluk ibumu sayang " Tanya Alice.
Natasha menggelengkan kepalanya dan menitikkan air matanya kembali jika berbicara soal ibunya.
" Aku dari kecil sudah lama ditinggalkan oleh ibuku " ucap nya sambil menghapus air mata yang jatuh menetes di pipinya.
" Kau jangan bersedih sayang, aku pun jadi ikut sedih melihat kau seperti itu " kata Thomas sambil memeluknya.
" Benar apa yang diucapkan Thomas, kau bisa anggap aku sebagai ibumu juga, karena aku senang bisa mempunyai putri secantik dirimu " ucap Alice tersenyum.
Mereka berbincang diruang keluarga merencanakan pernikahan antara Thomas dana Natasha sambil bercanda ria penuh tawa dan kebahagiaan terlihat dari wajah mereka.
Namun dibalik kebahagiaan mereka, Alice rupanya masih memikirkan Wajah Natasha yang sangat mirip dengan Anggeline wanita yang merebut suaminya, tapi menurut sepengetahuannya Anggeline tidak memiliki seorang anak dari suaminya terdahulu, dan Natasha pun bilang kalau ibunya sudah la meninggalkannya.
__ADS_1
apakah ini hanya lah sebuah kebetulan saja? Tanya didalam hatinya, Namun bagaimana jika ini benar-benar menjadi nyata kalau Anggeline dan Natasha mempunyai sebuah ikatan yang tidak diketahuinya Sama sekali.