Cinta Mr. Boy

Cinta Mr. Boy
Terimakasih Tuhan


__ADS_3

Sudah dua hari Natasha dirumah namun belum juga mendapat kabar dari Papa nya,


esok lusa adalah hari pernikahannya namun bukan merasa senang dia justru merasakan kesedihan yang mendalam.


Sejak mobil Papa nya kecelakaan Natasha tampak murung dan tak ada gairah untuk melanjutkan pernikahannya dengan Thomas namun jika pernikahannya dibatalkan itu akan membuat nya malu seumur hidupnya,


Pilihan Natasha saat ini seperti buah simalakama.


" Papa . . . " ucap Natasha sambil menahan tangisnya.


" Pa . . . pulang lah . . . aku sangat merindukanmu . . . " kata Natasha air matanya berurai membasahi wajahnya.


Simbok jadi ikutan sedih melihat keadaan Nona nya yang selalu bersedih semenjak tuan Anthony menghilang, dia tidak tahu mesti bagaimana menghiburnya sudah segala macam cara simbok lakukan namun Nona nya itu tidak bergeming dan malah tambah sedih.


**************


Anthony addrew yang mengalami kecelakaan dan hampir saja tewas ditolong oleh James Cameron yang melintasi jalan yang sama dengan Anthony.


James yang berniat tidak kembali kekota merasa ada hal mengusik hatinya sehingga dia dengan terpaksa pulang kekota untuk memeriksa keadaan yang mengusik hatinya.


Namun ditengah jalan menuju rumah Natasha dia melihat ada mobil yang mengalami kecelakaan, James yang tidak berniat menolong melihat Anthony sedang tidak sadarkan diri didalam mobilnya.


James pun segera menolong dan membawa Anthony kerumahnya.


Untung nya Anthony masih bisa James selamatkan sebab telat sedikit saja pasti nyawanya akan hilang dan itu akan membuat James kehilangan kembali sesosok ayah yang berharga baginya.


Setelah dua hari Anthony siuman dari tidur panjangnya, dia merasakan semua badan dia sakit dan kepalanya sakit seperti akan pecah namun berkat perawatan yang James lakukan Anthony jadi merasa lebih baik.


" Tuan Anda sudah sadar? " tanya James yang melihat kondisinya sudah lebih membaik.


" Anakku James, dimana ini, dan dimana Natasha? " tanya Anthony bertubi-tubi membuat kepalanya menjadi sakit kembali.


" Tenanglah tuan, anda berada di rumahku.


Anda mengalami kecelakaan sekitar kemarin lusa " jawab James sembari membantunya duduk bersandar.


" Benarkah itu, James bukankah kau sudah pergi dari kota ini lalu mengapa kau berada disini nak? " tanya Anthony kembali.

__ADS_1


" Ada urusan yang lupa aku kerjakan tuan, dan bagaimana bisa tuan mengalami kecelakaan? " tanya James.


" Aku . . . tadi nya ingin pergi kekantor Thomas membahas tentang pernikahan Nya lalu . . . . aku pun tidak tahu kelanjutannya mengapa aku bisa mengalami kecelakaan. Yang pasti ada sebuah mobil truk yang mengangkut barang yang berada tepat didepan mobil kukendarai " cerita Anthony yang sedikit lupa tentang kejadian penyebab kecelakaan Nya.


" Sudahlah tuan beristirahatlah dulu sampai tuan dalam keadaan sehat benar baru aku mengantar tuan kembali kerumah " ucap James.


" Terimakasih anakku tapi esok lusa hati pernikahannya Natasha, dan saat ini pasti dia sangat cemas mencariku " ujar Anthony.


" Biar aku yang akan menjemput Acha dan membawanya kemari daripada tuan harus memaksakan diri dan membuat kondisi tuan malah tambah buruk " ucap James yang sangat mengkhawatirkannya.


" Benarkah itu anakku?, aku tidak tau harus bagaimana berterima kasih padamu James " sahut Anthony.


" Tak perlu sungkan tuan, aku senang dapat membantu Anda " kata James sambil menggenggam tangan Anthony.


*************


James yang memenuhi janjinya pada Anthony untuk membawa Natasha kerumahnya segera pergi kerumahnya untuk menjemput Natasha namun dia melihat Natasha didepan teras rumahnya sedang berpelukan dengan Thomas dan itu membuat hati James sangat sakit,James pun hanya bisa menunggu Thomas pergi barulah ia akan menghampiri Natasha.


kesedihan Natasha sudah berkurang berkat Thomas yang selalu datang dan menghiburnya setiap pulang dari pekerjaannya, Natasha yang mau masuk kedalam rumah tiba-tiba mendengar suara orang yang memanggilnya dari luar gerbang rumahnya.


" Acha . . . . Natasha . . . adikku " panggil James.


" James . . . ohhh James aku sangat merindukanmu " ucap Natasha yang berlari kearahnya dan memeluknya dengan erat.


" Aku pun, merindukanmu adikku yang cantik " sahut James.


" Mari masuk James, ada suatu hal yang harus kuberi tahu padamu dan ini tentang Papa ku James " kata Natasha menarik tangannya untuk masuk kedalam rumahnya.


" Tak perlu sayang, aku kesini untuk memberitahu mu berita yang mungkin akan membuat mu senang " ucap James menolak ajakannya.


" Tapi James . . . ini soal Papa . . . dia . . . " kata Natasha terhenti saat James menarik tangan Natasha untuk naik kemobilnya.


"James kita mau kemana, bukankah ini sudah larut malam? " tanya Natasha yang heran melihat sikap James.


" Aku akan membawa mu ketempat istimewa yang membuat mu wajahmu bahagia sayang, tidak seperti ini " ucap James sambil membelai wajahnya yang terlihat kurang tidur.


" Aku James . . . " ucapannya terhenti saat James menyuruh Natasha diam dan tidak berbicara lagi.

__ADS_1


James memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi agar tiba ditempatnya tidak terlalu malam.


Natasha melihat sebuah apartemen mewah dekat dengan pemukiman kumuh dia heran mengapa James membawanya ketempat seperti ini.


" James tempat apa ini?, dan mengapa kita kemari?, bukankah kau akan mengajakku ketempat istimewa " tanya Natasha.


" Natasha mengapa kau jadi sangat cerewet setelah beberapa bulan tidak bertemu " ucap James yang mengomentari Natasha bukannya menjawab pertanyaan darinya.


" James . . . aku memang sudah cerewet dari dulu " sahut Natasha.


" Benarkah itu? " tanya James bercanda.


" Kau . . . James . . . " Ucap Natasha yang membelalakkan matanya pada James.


" Sudah lah Cha, mari kita turun dan masuk kedalam untuk melihat hal istimewa yang kutunjukkan untuk mu " kata James yang mengapit lengan Natasha.


" Baiklah James, kali ini aku akan menuruti perkataan mu " ucap Natasha.


James dan Natasha masuk kedalam apartemen James, Natasha sangat heran mengapa ada apartemen sebagus ini disebuah pemukiman kumuh.


Dan setelah tiba diruangan yang luas Natasha melihat seseorang yang duduk di kursi roda seorang diri sedang menikmati musik kesukaan Papa nya, dia pun jadi mengingat Papa nya yang sudah lama tidak bertemu.


" Papa . . . " ucap Natasha bersedih.


Orang yang sedang duduk dikursi roda itu pun berbalik setelah Natasha mendengar Natasha ucapan Natasha dan betapa terkejutnya Natasha karena orang yang sedang duduk dan menikmati musik didepannya ini benar-benar Papa nya, Anthony addrew yang sudah lama menghilang.


" Pa . . papa . . . " Kata Natasha dan berlari kepelukan nya.


" Putriku, Acha sayang . . . " ucap Anthony menangis.


" Papa . . . aku merindukanmu, kemana saja kau selama ini, dan mengapa keadaan mu seperti ini? " tanya Natasha bertubi-tubi.


" Acha kau jangan membuat tuan Anthony pusing dengan pertanyaan-pertanyaan mu itu sayang " ucap James sambil membantu Natasha bangun dari pelukan Anthony.


" Biar saja James, sebab Papa ku ini telah membuat ku sangat cemas " ucap Natasha.


" Acha biarkan Papa mu beristirahat, karena ini sudah sangat malam sayang " kata James sambil mendorong kursi roda Anthony masuk ke kamarnya.

__ADS_1


Natasha mengikuti James yang mendorong kursi roda kekamar untuk menemani Papa nya beristirahat, ia senang dan berucap didalam hatinya terimakasih kepada Tuhan karena Papa nya sudah ditemukan dan masih dalam keadaan hidup walaupun kondisi lemah seperti sekarang.


__ADS_2