Cinta Mr. Boy

Cinta Mr. Boy
Ancaman untuk Mr. Boy


__ADS_3

Malika yang melihat Thomas segera melepaskan tangannya dari Bernard dan menghampirinya serta memberikan Thomas sebuah kecupan dipipi kanan dan kiri nya.


Ibu Thomas sangat kaget melihat wanita yang datang dan tiba-tiba mencium pipi putranya didepan umum saat Thomas hendak melangsungkan pernikahan, sontak sang ibu langsung maju dan menampar pipinya didepan umum.


" Apa yang kau lakukan terhadap anakku saat dia akan menikah wanita ******? " tanya ibu Thomas dengan penuh kemarahan setelah menampar wajah Malika.


" Ibu . . . " ucap Thomas yang langsung menyeret tangannya dan membawa ibunya kebelakang ruangan.


Malika tersenyum puas dengan apa yang dilakukannya dan bahkan dia berharap wanita yang akan menikah Thomas melihat apa yang dilakukan Nya tadi.


Thomas menarik lengan ibunya dan membawanya kebelakang ruangan agar bisa menenangkan tindakan yang dilakukannya tadi.


" Apa yang ibu lakukan didepan umum?, Itu membuat semua para tamu menatap kearah kita ibu? " tanya Thomas tegas.


" Menurut apa yang dilakukan wanita ****** tadi tidak membuat mu malu Thomas?, bahkan jika Natasha tahu dia pasti akan marah seperti ibu juga " jawab ibunya dengan emosi.


" Aku tahu yang dilakukan Malika itu salah, tapi kami sudah biasa bertemu dan saling cium pipi, dan hal itu juga hal yang lumrah


dilakukan oleh pria dan wanita jika mereka bertemu " kata Thomas berusaha menjelaskan kepada ibunya.


" Tapi Thomas, wanita itu melakukan nya dengan sengaja. sehingga wanita manapun yang melihat tahu kalau yang dilakukan wanita ****** tadi sangat tidak pantas " ucap ibunya.


" Sudahlah ibu, tak usah membahas hal ini lagi, sebentar lagi acara ku akan dimulai dan kulihat juga disana sudah berdiri seorang pendeta " ujar Thomas melerai perdebatan nya.


Thomas dan Natasha melangsungkan pernikahan dengan khidmat, walaupun acara mereka hanya dihadiri oleh para keluarga dekat saja Natasha sudah sangat bahagia.


dan saat upacara pelemparan bunga, Natasha bersiap-siap melemparkan bunga yang ia pegang saat upacara pernikahan tadi dan ia pun melemparkan bunga itu dengan tinggi kearah belakang.


" Aku dapat " kata wanita yang mendapatkan bunga yang Natasha lempar.


Natasha mendengar suara dari wanita itu dan melihat siapa gerangan wanita yang beruntung mendapatkan bunganya itu, karena itu pertanda jika wanita itu tidak lama lagi akan menikah.


Dan Natasha melihat wanita berparas cantik yang mendapatkan bunganya itu, dan dia pun langsung memberi tahukan kepada Thomas yang telah resmi menjadi suami nya.


" Thomas lihatlah wanita yang mendapatkan bunga yang aku lempar tadi " kata Natasha sambil menunjuk kearah Malika.


Malika melihat istrinya Thomas mengarahkan telunjuknya kearahnya dan tanpa malu pun Malika langsung menghampiri mereka.

__ADS_1


Thomas yang melihat Malika datang kearah nya segera mencari alasan kepada istrinya untuk pergi ke kamar kecil sehingga dia tidak perlu berhadapan dengan Malika didepan Natasha.


" Sayang aku kekamar kecil dahulu " bisik Thomas.


" Tapi Thomas seperti nya wanita itu akan menghampiri kita " ucap Natasha.


" Kau saja yang menyambut tamu wanita itu " ucap Thomas berbisik lembut ditelinga nya dan memberikan kecupan kecil untuk istrinya.


Wajah Natasha langsung tersipu malu mendengar bisikan serta mendapatkan kecupan dari suaminya, dan benar seperti ucapan nya jika wanita yang mendapatkan bunga tadi menghampiri nya dan memberikan ucapan selamat untuk nya.


" Selamat ya cantik " ucap wanita itu.


" Terimakasih, dan tak lama lagi kau pun akan menyusul ku karena mendapatkan bunga itu " kata Natasha sambil menunjuk bunga yang dia pegang.


" Benarkah itu, namun sayangnya sampai sekarang aku belum juga menemukan pria yang cocok untuk ku setelah aku pisah dari pacar ku " ucap Nya mencoba mengakrabkan dirinya dengan Natasha.


" Maaf atas ucapanku tadi, tapi pastinya wanita secantik dirimu akan mudah mendapatkan pria yang kau inginkan.


dan maaf sekali lagi jika aku boleh tahu apakah engkau dari keluarga Thomas karena jujur saja aku tidak pernah melihat mu? " Tanya Natasha penasaran karena tidak pernah melihat bahkan mengenalnya.


Anthony melihat putrinya sedang berbincang-bincang dengan seorang wanita yang pernah dilihatnya, namun dia bingung pernah bertemu dengannya dimana.


Anthony yang penasaran langsung menghampiri putrinya untuk melihat dengan jelas siapa wanita yang sedang bersamanya.


" Papa . . . " ucap Natasha yang melihat Anthony datang menghampirinya.


Anthony tersenyum kepada putrinya, dan saat wanita yang sedang bersama Natasha menengok kearah nya dan benar saja seperti dugaannya Anthony dia pernah melihat wanita ini.


" Hai tuan, selamat atas pernikahan putrimu? " ucap Malika.


" Terimakasih " sahut Anthony.


" Kalau begitu aku pamit dulu untuk pergi kearah sana, mari tuan, Natasha " kata Malika dan kemudian berjalan pergi dengan senyumannya.


Anthony melihat wanita itu pergi tanpa mengedipkan matanya, dan itu membuat Natasha heran dan bertanya-tanya.


" Pa . . . .? " panggil Natasha.

__ADS_1


Namun sepertinya Anthony tak mendengar panggilan dari putrinya karena terlalu fokus dengan pandangan kearah wanita yang pergi.


Natasha mencoba memanggilnya lagi sambil melambaikan tangannya didepan matanya.


" Pa . . . Papa . . . " panggil dengan kencang.


Anthony yang sedang mengingat-ingat dimana dia pernah bertemu dengan wanita itu pun langsung kaget mendengar panggilan putrinya.


" Iya sayang, ada apa putriku kau bersuara sangat keras sekali ditelinga ku ini " kata Anthony sambil memegang telinganya.


" Habisnya Papa tak menghiraukan panggilanku " ucap Natasha cemberut.


" Jangan cemberut seperti itu sayang, nanti wajah cantik mu ini akan hilang " kata Anthony sambil mencubit kedua pipi Natasha agar di tersenyum.


" Sakit Pa . . . " ujarnya Natasha sambil melepaskan tangan Anthony dari pipinya.


" jika tersenyum seperti kau lebih cantik sayang " ucap Anthony tersenyum


" Papa tadi melihat apa?, serius sekali sampai aku pun tidak dihiraukan " tanya Natasha.


" Papa melihat wanita yang tadi bersama mu sayang " jawabnya.


" Apakah papa mengenalnya? " tanya Natasha.


" Tidak sayang, namun sepertinya Papa pernah melihatnya tapi Papa lupa " jawab Anthony sambil menggaruk kepalanya.


" mmmmm Papa ku ini memang sudah tua, lupa dengan orang begitu saja " ucap Natasha meledek Papa nya.


" Putri ku ini sudah mulai berani untuk meledek Papa nya sendiri " sahut Anthony sambil mencapit hidung Natasha.


" hu . . hu . . . hu Papa " kata Natasha yang merengek seperti anak kecil.


Thomas melihat Anthony yang sedang berbincang-bincang dengan putrinya dan dia tidak melihat Malika didekat istrinya maupun Papa nya, Thomas pun berjalan menuju Natasha sambil mengendap-endap takut akan jika Malika melihat Nya.


Bernard melihat adiknya Thomas berjalan mengendap-endap seperti seekor tikus yang sedang terancam nyawanya dan itu membuat Bernard bahagia, dan ia pun mempunyai ide agar Malika mendekati Thomas dan berbincang-bincang dengannya agar Natasha merasa curiga terhadap Nya.


dan pernikahan mereka pun akan dimulai dengan rasa curiga dan saling tidak percaya terhadap pasangan Nya.

__ADS_1


__ADS_2