Cinta Sang Balerina

Cinta Sang Balerina
Kebakaran


__ADS_3

Setelah kepulangan mereka dari kediaman Sanjaya,tampak mama Amel yang hanya diam sepanjang jalan hingga mereka tiba di rumah.


Brak 


Mama Amel membanting pintu mobil dan berjalan lebih dulu,meninggalkan suami dan putrinya yang belum turun dari mobil. 


"Mama kenapa sih pa?"tanya Airin yang kesal dengan sikap mamanya.Apalagi tadi mamanya seperti membela Ara juga.Bapak dan anak itu berjalan beriringan untuk masuk.


Papa Edo mengelus rambut panjang putrinya "Gak usah kamu pikirin,sekarang kamu masuk kamar.Udah malam,besok kamu sekolah kan?"perintah papa Edo pada sang putri yang langsung dipatuhi oleh Airin.


"Baik pa,papa juga istirahat ya..Selamat malam"sahut Airin lalu mencium pipi papanya dan pergi masuk ke dalam kamar.


"Malam sayang"ucap papa Edo sambil tersenyum,lalu ia membuang nafas kasar dan berjalan menuju kamarnya dan sang istri. 


Cklek 


Terlihat mama Amel tengah duduk di kursi depan meja rias.Wanita dewasa itu sama sekali tak menghiraukan kehadiran suaminya yang masuk kedalam,ia masih sibuk dengan skincare malamnya. 


"Ma"panggil papa Edo sama sekali tak dihiraukan oleh mama Amel yang memilih diam.


Papa kembali memberanikan diri untuk menghampiri sang istri,memegang kedua bahu sang istri yang langsung direspon dengan menyingkirkan tangannya dari sana.


"Ma"panggil papa Edo lagi. 


"Apa"sahut jutek mama Amel lalu berjalan menuju ranjang king size mereka. 


"Jangan diemin aku kayak gini dong"ucap papa tak sadar diri.


(Cowok mah emang gitu,gak bisa ngaca dan sadar diri-author gemas sendiri sama papa Edo ini)


"Apa gak ada hak juga aku diemin kamu mas"sahut mama Amel "Kamu liat,adik iparku sakit hati lagi karna ucapan kamu… Kamu lupa,dulu apa yang pernah kamu lakuin sama dia.Hah lupa!! Dan sekarang kamu lakuin lagi sama dia dan keponakanku mas.. Kamu tega"lanjut mama Amel dengan marahnya.Lalu menutup tubuhnya dengan selimut tebal.


Papa Edo mengusap wajahnya kasar.


"Aku lakuin semua ini buat anak kita ma"sahut pelan papa Edo.


"Bukan berarti kita harus menyakiti hati yang lain hanya untuk membahagiakan perasaan putri kita mas.. Ini semua salah,dari awal aku udah bilang sama kamu buat batalin pertunangan mereka.Kita sudah tau hubungan Ara sama Alan mas,tapi dengan seenak diri kamu.Kamu masih terus pegang teguh sama keegoisan kamu mas,dan lihat sekarang.. Putrimu sungguh tak sopan,sopan santunnya bahkan hilang sejak dia tau hubungan Alan dan Ara mas"ucap mama dengan marah,ia sungguh merasa bersalah saat tau hubungan antara Alan dan Aurora.Beberapa kali ia melayangkan penolakannya agar pertunangan antara Airin dan Alan dibatalkan,semua gagal karna keinginan Edo untuk membahagiakan Airin.


Bukan berarti mama Amel tak menyayangi Airin,ia sangat menyayangi putri satu-satunya yang ia miliki.Tapi,ia tak juga menginginkan Airin menjadi orang terlalu manja dan akhirnya ia menjadi sosok gadis arogan,egois dan semena-mena.Ini hasil dari papa Edo yang sangat memanjakan Airin sedari kecil. 


Papa Edo duduk di pinggiran ranjang,ia sungguh takut jika sang istri dengan mode singa betinanya muncul seperti ini.Pasti dia akan didepak dari kamar semingguan.Ia tak ingin mati kedinginan karna kehilangan kehangatan dari tubuh sang istri.


"Papa akan minta maaf sama Raina ma,tapi mama jangan marah lagi sama papa"rayu papa Edo dengan mentoel-toel paha sang istri yang tertutup selimut.


"Usaha sendiri sana,apapun yang terjadi aku gak akan ikut campur"sahut mama Amel ketus "Kamu benar-benar gak pernah belajar dari kesalahan yang lalu mas.Kamu tidur diluar!!!"lanjut mama Amel lalu menenggelamkan badannya didalam selimut.


Degh! 


"Mati aku"batin papa Edo menangis tersedu. 


"Ma..ma jangan gitu dong.Maafin papa ma"sahut papa Edo mencoba meminta maaf dengan menciumi tangan kiri mama Amel yang masih berada diluar selimut.


"Keluar mas,bawa bantal sama selimut sana.Tidur diluar!!!"ucap mama Amel lagi tanpa melihat suaminya yang tengah mencak-mencak bak bocah cilik. 


…….


Hal yang begitu sangat mudah untuk Rendy lakukan,bahkan sekarang sangat sulit untuk dilakukan yaitu adalah tidur.


Rendy yang kelelahan kadang bisa sangat cepat tertidur dimanapun,tapi sekarang.. Matanya bahkan tak ada tanda-tanda untuk terpejam.Ia sampai bertelanjang dada setelah mandi malam agar cepat terpejam.Tapi nihil tak mempan juga.


"Ayolah mata terpejamlah"rapalnya terus,padahal jam tangannya sudah menunjukkan pukul 3 pagi.Bayangan wajah sang kekasih terus berkeliaran dikepalanya membuat otaknya terus membayangkan wajah cantik serta bibir manis nan candu milik sang kekasih.


"Ah.. aku bisa gila kalau terus begini"monolognya lagi lalu berguling-guling kesana kemari.


"Satu. .dua...tiga...empat..lima bla..bla..bla.."Entah sampai hitungan ke berapa akhirnya mata Rendy dapat terpejam. 


...🚨🚨Wwwiiiuuuuwwww…..wwwiiuuuuwww🚨🚨...


Tiba-tiba suara sirine pemadam kebakaran terdengar begitu nyaring membuat Rendy yang baru saja terlelap langsung terjengkit kaget.


"Kebakaran"teriaknya langsung berlari turun ke lantai satu untuk melihati situasi,karna sirine begitu nyaring seperti berada di area rumah. Dengan tergesa ia menuruni tangga hingga… 


"Princess udah bangun mami"teriak dari lantai dua dan langsung membuat sirine pemadam kebakaran itu mati.


Degh! 


Rendy terdiam di undakan paling akhir tangga rumah itu,matanya mengerjap-ngerjap melihat pemandangan dihadapannya.Mami Rain dan dua pembantu yang tengah ikut menyiapkan sarapan melihat kearahnya dengan tatapan cengo.


Pemandangan yang membuat dada berdegup kencang bagi kedua pembantu yang notabennya para jomblo ulala.Lelaki dewasa dengan bertelanjang dada menampilkan roti sobek miliknya tiba-tiba muncul di hadapan mereka,membuat mata mereka yang masih sayu sekarang menjadi sangat segar seakan mendapat terpaan angin surga.


"Astagfirllah.. godaan-godaan setan"ucap mami lantang yang dasarnya memang ceplas ceplos.

__ADS_1


"Rejeki bu"sahut salah satu pembantu yang mesem-mesem tak jelas.


"Iya bu,jiwa jomblo saya langsung meronta liat yang menggoda didepan mata gini"timpal pembantu satunya yang memang sering centil dengan para satpam komplek.


"Chef.. sadar chef banyak perawan ini"ucap mami yang masih berdiri di dekat ruang makan,matanya masih menatap chef Rendy yang terlihat syok plus kebingungan.


"Ah-eh.. i-iya bu,maaf"sahut chef Rendy yang tersadar lalu menggaruk tengkuknya yang tak gatal.Mata chef Rendy langsung membulat dan berusaha menutupi badannya yang ternyata tengah terekspos menjadi santapan mata para wanita yang ada dirumah ini.Andai kekasihnya ia dengan senang hati berpose seseksi mungkin.🤣


Chef Rendy pun membalik badannya dan ngibrit kembali ke kamar yang ia tempati tadi. 


…..


Entah apa yang terjadi pada Arasyie Aurora Sanjaya,sangat tumben sekali ia sudah bangun saat suara sirine pertama berbunyi.Bahkan yang membuat mami terkaget-kaget,gadis yang sering bilang dirinya paling cantik diatas rata-rata tengah bersenandung dengan suara cemprengnya dan membantu mami meyiapkan makanan dengan para pembantu padahal sudah siap semua sih.


"Dek,kamu pas diserang kemarin kepala kamu beneran gapapa? Ada kebentur atau gimana"tanya mami sambil duduk menunggu putra dan tamu yang tadi membuat dirinya terbengong-bengong.


Ara melihat maminya lalu menggeleng "Gak kok mih,emang kenapa?"tanya balik Ara sambil tersenyum.


"Tumben bangun sekali bunyi aja.. Biasanya nunggu 3 kali dulu baru bangun"sahut mami menyesap minuman lemonnya. 


"Ish.. mami mah aneh,anak bangun pagi salah.Apalagi bangun siang makin salah lagi.Terus mau mamih apa? Salah terus deh Ara kan jadi sedih"ucap Ara pura masang wajah sedihnya.


Mami memutar mata jengah melihat putrinya jika akting seperti ini. 


"Udah deh dek,gak usah lebay.Geli mami"sahut mami. 


"Non..non.."panggil pembantu centil yang bernama Maesaroh.


Ara menoleh "Iya mbak" 


"Non,tau gak.. tadi itu kami dapat rezeki nomplok tauk"ucap Maesaroh dengan wajah bahagianya.


"Woah.. beneran bi,bagi-bagi dong"sahut Ara semangat. 


"Hihihihi... Tiba-tiba aja tadi ada cowok guanteng banget non berdiri disitu"ucap Maesaroh menunjuk tangga dengan semangat "Terus ya non yang lebih rezekinya itu dia gak pake baju hihi"lanjutnya dengan malu-malu genit.


"APA????"Teriak Ara lebay dengan membulatkan matanya,sudah dapat Ara tebak siapa orangnya. 


"Dek,kenapa pake teriak sih"keluh mami yang terkejut bahkan sampai menyemburkan minuman dimulutnya.


"Aish.. mami,yang dimaksut mbak Mae siapa? Om me.. eh maksudku om Chef?"tanya Ara mencak-mencak tanpa sebab pada mami mambuat mami semakin bingung.


"Ya ampun"Ara langsung menutup mulutnya,ia tadi bahkan berteriak menjawab tanda bahwa dia bangun.Astaga jadi kekasihnya mendengar teriakan nyaringnya pikir Ara.


"Aaaarrrrrrggggg…."teriak Ara menjenggut rambutnya frustasi,karna malu maksimal menghadapi kenyataan.Tak ada anggun-anggunnya. 


"Kenapa sih kamu dek,kesurupan..absurd banget kerjaannya"sahut mami yang kembali terkejut karna teriakan Ara.Empunya malah pergi ngloyor untuk naik ke lantai dua.


…….


Tok 


Tok


Tok 


Ara dengan wajah cemberutnya mengetok pintu kamar tamu yang ditempati oleh kekasihnya. 


Cklek 


"O-....."baru saja Ara ingin ngomel,badannya malah terhuyung masuk dalam kamar karna tarikan sang kekasih. 


Greb 


"Ih om,lepas.. lepas..Mami ada dibawah"cicit Ara memberontak karna takut maminya melihat dirinya peluk-pelukan dengan pria dewasa ini.Bisa mati digantung dia karna maminya murka. 


*Cup


Cup*


"Morning sayang"ucap Rendy meindahkan ucapan Ara lalu menciumi wajah cantik sang kekasih yang sudah cantik dan rapi dengan seragam sekolah. 


"Ih,om ngeselin.. Aku tadi kan mau ngamuk,kan kalo gini gak jadi ngamuk"sahut Ara yang sudah mabuk kepayang didalam pelukan pria dewasa karna bau parfurm maskulin sang kekasih yang uch wanginya.


"Mau marah kenapa sih? Kan tadi malem udah baikan"ucap chef Rendy mengelus pipi mulus sang kekasih.


"Om tadi ngapain,kata mbak Mae om turun gak pake baju ya?"tanya Ara menepis tangan Rendy dan memasang mode kesalnya. 


Rendy malah nyengir "Gak sengaja sayang,aku tadi kaget denger suara sirine pemadam kebakaran..Kirain beneran,makanya aku langsung turun ke bawah.Gak sadar lagi gak pake baju"sahut Rendy. 


"Ih nyebelin,bikin kesel aja"ucap kesal Ara dengan wajah cemberutnya

__ADS_1


"Sayang aku cemburu ya" ucap Rendy dengan menusuk-nusuk pipi sang kekasih "Cie..cemburu"lanjutnya menggoda sang kekasih.


"Eng-gak kok.. siapa juga yang cemburu,gak penting banget"elak Ara mencoba mengalihkan pandangannya.


"Cie cemburu,,Tapi sayang,tetep kamu kok yang bisa menikmati tubuh gagah aku.Kamu iri ya pengen liat juga,sini aku bukain"ucap Rendy membuat mata Ara membola. 


"Om mesum"ucap Ara spontan.


Tangan Rendy dengan gerakan sensual membuka kancing kemejanya satu persatu.


"Om jangan gila deh,dibawah ada mami."Ara gelagapan tapi tak juga pergi dari tempatnya.


Ara langsung mencekal sebelah tangan Rendy agar menghentikan aksi gilanya.


"Jangan macem-macem,aku beneran marah kalau om bikin ulah.. Udah ayo turun"ancam Ara kesal sendiri karna digoda seperti ini membuat otaknya travelling. 


"Kan aku jadi oleng"batin Ara dag dig dug derrr.


Ara pun menarik tubuh Rendy untuk turun ke lantai bawah dengan Rendy yang menggerutu kesal karna tak bisa menggandeng tangan mungil sang kekasih.Dan acara sarapan di kediaman Sanjaya terjadi begitu heboh menurut mami karna Aurora yang tiba-tiba begitu anggun saat makan tanpa suara dan kedua pembantu yang tak berpindah dari meja bar untuk memandangi wajah tampan chef Rendy.


……..


Bukan hal yang mudah ternyata untuk menjadi kekasih dan merangkap sebagai bodyguard seorang Arasyie Aurora Sanjaya.Baru saja sstu minggu menjalani profesinya sekarang,Rambut Rendy hampir botak karna darah tinggi terus karna lelaki-lelaki SMA teman sekolah Ara yang selalu menggoda dan merayu kekasihnya dengan terang-terangan.Dan lebih membuat ia darah tinggi sang kekasih terus meladeni pada cecunguk-cecunguk kecil itu.Kan bikin emosi.


Wajah Rendy semakin emosi lagi kali ini dengan lelaki yang ditaksir umurnya mungkin sekitar 30 tahunan,seorang pelatih balet Aurora. 


Bagaimana tak emosi,jika sang kekasih latihan balet langsung bersama Mr.Thomas yang gantengnya diatas rata-rata dan sangat romantis saat latihan.Wah,seakan sekarang kepala Rendy tengah disiram oleh minyak lalu dibakar oleh api.Berkobar sangat besar 🔥🔥


"Sayang"erang Rendy dengan mengepalkan tangannya. 


Dihadapannya tengah berlenggok-lenggok dengan anggun sang kekasih dan Mr.Thomas yang tangannya sedari tadi tak lepas dari pinggang Ara. 


"Stop..stop..stop.. Tangannya tolong diturunkan,gak sopan"ucap Rendy akhirnya yang tak tahan dengan adegan begitu mesra dihadapannya.


Semua mata para penari balet yang ikut latihan mealihkan pandangannya pada lelaki dengan kaos hitam dipadukan celana jeans hitam serta sneakers yang berjalan menghampiri Aurora dan Mr.Thomas.Tangan chef Rendy langsung menepis tangan Mr.Thomas dari pinggang sang kekasih.Enak saja pikirnya. 


"Apa masalah anda,sedari tadi mengganggu latihan Arasyie"ucap tegas mr.Thomas marah. 


"Maaf,saya hanya menjaga keselamatan ke.."sahut Rendy tak terima,ia cemburu.Sangat cemburu. 


"Em.. gini mr,maafkan bodyguard saya mr.Tak akan lagi kejadian seperti ini,saya permisi dulu sebentar"ucap Ara memotong ucapan Rendy sebelum keceplosan lagi.Karna sudah hampir empat kali Rendy keceplosan menyebutnya dengan sebutan kekasih. 


Ara pun menarik Rendy hingga keluar dari tempat latihan.


"Om apa-apaan sih,gak jelas tau gak"ucap Ara setelah keduanya keluar.


"Gak jelas apanya,aku gak suka dia peluk-peluk kamu"sahut Rendy dengan segala kecemburuannya yang tak bisa ditutupi.


"Ya ampun om,just coach balet.Om tau kan mr.Thomas coach aku,kenapa mesti cemburu sih"keluh Ara melihat keposesifan Rendy yang melebihi rata-rata membuatnya oleng sendiri.Apa gini rasanya pacaran sama bapack-bapack pikir Ara.


"Tetep aja aku gak suka dia peluk-peluk kamu" sahut Rendy masih tak mau kalah.


Ara memutar mata jengah "Udah ah,capek berantem masalah gini terus.. Ara mau masuk lagi,om diem disini"ucap Ara menyuruh Rendy duduk di bangku tunggu depan kelas latihan


"Gak bisa gitu,aku gak bisa jagain kamu dong"tak terima Rendy.


"Mau atau aku gak ke Apartemen"ancam Ara dengan menyilangkan tangan didada membuat Rendy kicep.Ia gelabakan,jika sudah begini ia hanya bisa mengalah karna tak ingin kencannya gagal lagi seperti waktu itu. 


Wajah Rendy tertunduk lalu duduk diam di bangku besi panjang itu tanpa debat lagi.Ara pun berbalik badan untuk masuk kembali ke ruangan.Tapi saat ia ingin membuka tempat ruangan latihan,Ara menengok ke kanan dan kekiri melihat situasi.


Cup 


"Jangan ngambek,aku gak suka wajah Om ngambek gini gak ganteng lagi"bisik Ara setelah sukses mencium pipi sang kekasih membuat wajah Rendy yang semula sendu langsung mengembangkan senyumnya menatap kepergian sang kekasih yang berlari kecil memasuki ruangan. 


"Cih,dasar kancil licik"gumam Rendy dengan senyum yang tak pernah luntur. 


...💜💜💜💜...


...Cie om posesif cie 🥰🥰🤣...


...💜💜💜...


...Jangan lupa sayang-sayang Amma ritualnya ya ...


...Like,love,vote dan giftnya cipratin dikit buat Re-A couple 🤗...


...Eh sampai lupa KOMENNYA JANGAN LUPA...


...💜💜...


...Salam Sayang Amma Nada 🥰💜😘 ...

__ADS_1


__ADS_2