Cinta Sang Balerina

Cinta Sang Balerina
Airlangga


__ADS_3

Bunyi lagu classic tengah mengalun merdu di dalam segala penjuru ruangan,gadis dengan bulu mata lentik itu masih memejamkan matanya mencoba untuk tidur.Tapi dahi gadis itu terus mengernyit seakan ada sesuatu yang mengusik pikirannya. 


"Huh"ucapnya tiba-tiba duduk.Ternyata ia masih memikirkan semua rahasia yang dikatakan oleh unclenya. 


...Flashback didalam mobil ...


Uncle Air terus menggodanya,mengatakan jika Mr.Thomas memiliki rasa dengannya dan mengatakan jika akan ada peperangan antara kekasihnya dan Mr.Thomas jika kekasihnya itu tau. 


"Uncle,asal uncle jangan bicara macam-macam didepan mami.Kekasihku gak akan tau,karena yang sering keceplosan itu mami"ucap Aurora. 


"Uncle gak janji princess..Apalagi besok lelaki itu akan ke rumah" 


"Huh,uncle benar… Terus aku harus gimana?"rengek manja Aurora yang pusing sendiri. 


"Nikmatilah.. Bukankah menyenangkan?" Ucap uncle Air lalu terkekeh dan hanya mendapat decakan kesal dari Aurora. 


Gadis itu kembali menatap ponsel yang sedari tadi bergetar karena pesan-pesan yang dikirim oleh kekasihnya. 


"Princess"panggil uncle 


"Yes,uncle" 


"Kau masih penasaran dengan masa lalu uncle?" 


Gadis itu menoleh,menatap lelaki yang sekilas meliriknya lalu kembali menatap jalanan. 


"Apa begitu menyakitkan? Jika memang benar,lebih baik tidak uncle..Princess gak mau uncle sedih" ucap Aurora.


"Sekarang sudah tak semenyakitkan dulu,saat uncle tau semuanya." Sahutnya dengan tersenyum.


"Baiklah"ucap Aurora "Tapi bisa kita menepi uncle,takutnya kalau uncle sedih princess gak bisa peluk uncle nanti .. "lanjutnya membuat Airlangga terkekeh dengan ucapan keponakan cantiknya itu.


Akhirnya mobil berwarna hitam itu mencari tempat untuk menepi. 

__ADS_1


...….....


"Baik uncle,princess udah siap dengernya"ucap gadis itu menoleh pada unclenya,setelah memposisikan dirinya agar nyaman


Airlangga tersenyum "Sebenarnya Uncle adik tiri papi kamu"ucap Airlangga.Gadis itu terkejut hingga tanpa sadar matanya pun melotot,ia sungguh tak tau.Yang ia tau uncle adik papinya dan wajah keduanya sangat mirip,bagaikan saudara kandung.


"Oh My God..Really?"teriak tertahan Ara.


"Ya,papi kalian pasti tak pernah cerita bukan? Karena dia tak ingin ada yang menganggap remeh uncle.Papimu benar-benar lelaki yang baik" ucap uncle Air yang begitu bangga dan sangat menyayangi kakaknya itu. "Uncle lahir dari wanita yang begitu gila harta,hingga tega menghancurkan keluarga papi kamu dengan melahirkan uncle… Uncle lahir dari kesalahan"lanjutnya memulai kembali cerita.Aurora meraih tangan uncle untuk ia genggam. 


"Kamu ingat,saat pemakaman grandpa.Papi kamu memukuli dua staf perusahaan?"tanyanya pada Aurora


Gadis itu mengangguk,mengingat amukan sang papi yang membabi buta.Pertama dan terakhir,karena papi Ray tak pernah mengamuk seperti waktu itu.


"Sebenarnya saat itu uncle dan papi kamu tak sengaja mendengar obrolan beberapa staf tentang kami.Mereka bilang jika uncle tak pantas ikut andil di perusahaan karena uncle hanya anak simpanan grandpa" tuturnya. "Kamu tau,saat itu seakan dunia uncle runtuh"lanjutnya.Kembali gadis itu mengeratkan genggamannya pada sang uncle mendengar penuturan Airlangga.


Lelaki itu tampak terdiam sejenak,ia menghela nafas. 


"Setelah kejadian itu,uncle mencoba menanyakan kebenaran dari obrolan mereka pada papi kamu.Tapi papi kamu tetap menutup rapat semuanya, dan uncle terpaksa mencari tau sendiri tentang siapa sebenarnya uncle dari beberapa orang yang uncle sewa"ucapnya lagi "Hingga kenyataan yang begitu membuat uncle hancur,ternyata orang-orang yang begitu uncle sayang pernah disakiti oleh perempuan yang kenyataannya dia ibu uncle"lanjutnya,wajah yang sedari tadi menahan rasa terpukulnya sekarang tampak tertunduk sedih. 


"Princess boleh peluk uncle?"tanyanya dengan mata berkaca-kaca. 


Lelaki itu meangguk dan menyambut pelukan sang keponakan.


Greb 


Gadis itu membenamkan wajahnya pada dada Airlangga,melingkarkan tangannya lalu menepuk pelan punggung sang uncle.


"Princess gak bisa bayangin gimana sedihnya uncle pendam ini semua sendiri"ucapnya yang masih dapat Airlangga dengar.


Lelaki menggeleng "Ini masih tak seberapa,andai kamu tau apa yang kedua orang tuamu dulu lalui.Mungkin kamu akan merasakan betapa bersalahnya uncle selama ini pada mereka."sahutnya,Airlangga meelus rambut panjang Aurora.Tapi ucapannya membuat gadis itu mendongak. 


"Kamu pernah mendengar bagaimana granma kamu meninggal? Dan saat mami kamu dulu kecelakaan hingga hilang ingatan?"tanyanya lagi.

__ADS_1


Gadis itu menggeleng dengan wajah terkejut "Mami pernah hilang ingatan?"tanyanya,walau ia sebenarnya sudah tau.Tapi ia belum tau penyebab kejadian maminya dulu.


Airlangga meangguk "Uncle akan menceritakan semua,tapi berjanjilah jangan pernah menceritakan semua ini sama mami kamu.Uncle takut itu akan membuka luka lamanya"sahut uncle Air. 


Gadis mengangguk,menyetujui. 


"Ibu uncle dulu kekasih papi kamu"ucapnya membuat tubuh Aurora meurai pelukannya pada uncle.Menatap uncle dalam,mencari kebohongan dalam ucapannya.


"Ibu uncle dulu kekasih papi kamu,kekasih semasa kuliah.Saat masih menjalin hubungan dengan papi kamu,dia juga memiliki hubungan khusus dengan granpa.Sampai papi dan granma tau kebusukan mereka,papi kamu mengalami trauma berat dan granma bunuh diri dengan terjun dari apartemen papi kamu karena terlalu sakit hati karena pengkhianatan granpa.Sialnya lagi,uncle hadir diantara mereka"tutur uncle Airlangga menyesali asal usulnya sendiri. 


Gadis itu kembali terkejut dengan penuturan Airlangga "Uncle semua anak dilahirkan suci tanpa dosa,uncle pun demikian" 


"Tapi uncle lahir dari dosa pengkhianatan" 


"Tidak uncle,uncle lahir karena memang kehendak Tuhan"


"Uncle tau itu,tapi jika diberi kesempatan kembali.Uncle ingin lahir dari rahim bunda"sahutnya lirih.Lelaki itu tengah putus asa dengan keadaannya sendiri,masa lalu keluarganya membuat lelaki tampan itu memendam semuanya sendiri.


"Uncle"panggil lirih Ara "Uncle kita tak bisa memilih untuk lahir dari rahim siapa.Dari rahim siapapun uncle,uncle tetap jadi yang tersayang di keluarga kami.Uncle tau itu bukan"lanjutnya.Aurora tau jika semua keluarganya sangat menyayangi uncle Air,bahkan eyang sudah meanggap uncle Air seperti putranya sendiri.


"Ya,uncle tau itu dan uncle sangat berterimakasih karena bisa bertemu dengan orang-orang baik seperti kalian di dunia ini"sahutnya.


Tanpa sadar gadis baperan itu menangis,ia sedih mendengar ucapan unclenya itu. 


"Dan tentang mami kamu…" 


Aurora sambil mengusap air matanya "Cukup uncle,uncle tak usah meneruskannya lagi.Itu akan membuat uncle semakin sedih.Princess gak mau" ucap Aurora memotong ucapan Air. 


"Tidak,uncle akan mengatakan semuanya."sahut Airlangga "Kecelakaan mami kamu dulu disebabkan oleh fitnah yang juga dilakukan wanita itu.Bahkan membuat mami kamu hilang dari keluarganya dan papi kamu kehilangan dunianya" lanjut Airlangga. 


"Dan saat itu daddy yang mendapat dunianya uncle"batin Aurora meneruskan ucapan Airlangga.Elang pernah mengatakan padanya saat rahasia daddy nya itu ia ketahui.Tapi Elang tak pernah menceritakan jika ada wanita yang memfitnah maminya.


...Flashback End ...

__ADS_1


"Complicated"ucapnya lagi setelah menarik nafas panjang. "Aku gak nyangka kalau hidup papi dan mami semenyedihkan itu,princess rindu papi"lanjutnya menarik selimut hingga menutupi kepalanya,dan isak tangis kecil terdengar dari bibir manisnya.Gadis itu kembali menangis. 


__ADS_2