Dendam Sayembara Cinta

Dendam Sayembara Cinta
Viani Putri


__ADS_3

Sore hari yang bahagia.


Bagi seorang wanita cantik tersenyum melihat bunga2 yang indah di sekelilingnya. Perkenalkan dia adalah Viani Putri berusia 23 tahun. Dia biasa di sapa via. Wanita pekerja keras di usia mudanya. Dia memiliki toko bunga bahkan seorang model di butik ternama di kota yang ia datangi. Hari-harinya diisi dengan semua kegiatan. Hanya sabtu minggu waktu weekend baginya. Untuk menghilangkan sejenak kejamnya dunia yang ia rasakan.


"Selamat ya bu . Tak terasa toko bunga ini udah berjalan 4 tahun " ucap seorang karyawan kepadanya


"Selamat ya vi. Akhirnya perjuanganmu selama ini berbuah manis. Semoga mak lampir beserta anaknya tak selalu mengganggumu ya" ucap sinta kepada via


Sontak viani langsung mengingat sesuatu ketika sinta mengucapkan kata Mak Lampir.


Dasar anak tak tahu diri untung saja papamu mencintaiku sehingga dengan mudah aku menendangmu dari rumah ini. Dan ingat satu lagi pacarmu yang sok kaya itu. Aku harap hubungan kalian cepat berakhir ketika aku menemukan pria kaya untuk menggantikannya !


Via tersadar dari lamunannya ketika sinta mengejutkannya. Tanpa sadar air matanya menetes dengan sendiriny mengingat kata2 dari ibu tirinya.


"Vi maafkan aku ya. Jadi kau mengingat semuanya" ucap sinta yang langsung duduk di sebelah via


"Tidak apa sin. Aku hanya heran kenapa mak lampir itu begitu membenciku. Dia sudah mengambil semuanya dari ku. Hingga sekarang masih saja selalu mengusik hidupku. Padahal sudah 3 tahun ini aku pergi meninggalkan mereka semua" ucap via sambil menghapus air matanya


"Sudahlah jangan di ingat lagi vi. Ayo kita bersenang2 bukankah hari ini hari keberhasilan atas kerja kerasmu selama ini? " ucap sinta sambil menarik via menuju seorang yang telah menunggunya sedari tadi


Pria tampan itu tersenyum melihat kekasih hatinya menuju kearah dirinya. Diberikannya bunga kepada kekasih hatinya.


"Selamat ya sayang" sambil mengecup kening via


"Thank you kak" ucap viani dan langsung memeluk kekasih hatinya


Mereka langsung menuju kearah acara akan di mulai. Sudah mulai terdengar pembawa acara membuka acaranya.


Selamat sore semuanya. Terima kasih sudah datang ke acara ulangtahun toko bunga ibu Viani. Sebuah kebanggaan karena toko bunga ini bisa bertahan bahkan telah membuka cabang di 2 kota berbeda. Kami harap para hadirin sekalian menikmati acara yang telah kami sediakan.


Tepuk tangan riuh dari tamu undangan untuk memberi selamat kepada viani.


Di tempat lain para karyawan sedang membicarakan seseorang


"Siapa pria tampan itu? Beruntung sekali bu Via mendapatkannya. Sudah tampan ramah dan sepertinya tajir pulak" celetuk seorang karyawan


"Dia itu pak Reki dia kekasih bu Via selama aku bekerja disini. Mereka sangat serasih bukan? " ucap mia karyawan pertama toko bunga viani sejak toko baru di buka hingga sekarang ini


Di tempat lain sepasang kekasih sedang duduk berdua di tepi kolam renang. Membicarakan sesuatu hal yang serius.


^ Jaga dirimu baik2 ya sayang. Aku pergi hanya selama pertandingan volley ini saja. Jika telah usai maka aku akan kembali. Kalau bukan karena kontrak yang terikat mungkin aku akan membatalkannya.^


"Baiklah kak aku baik2 saja. Hati hati selama berada disana ya kak. " kata via kepada reki yang sedang memeluknya.


"Besok aku akan berangkat pagi. Apa kau akan mengantarkanku sayang? " pinta reki kepada via


"Tentu saja aku akan mengantarkanmu kak." Ucap via dalam hatinya via berat ingin melepas kekasihnya karena dia tahu pasti ibu tirinya akan melakukan sesuatu jika tahu kekasihnya itu pergi


Keesokan harinya


Terlihat seorang wanita yang setengah berlari2 mencari seseorang disetiap tempat duduk bandara. Terlihatlah orang yang sedang dicarinya melambaikan tangan dan segera ia menuju kesana.


"Maaf kak apa aku terlambat? " dengan nafas tersengal2.


"Tidak sayang. Untung saja keberangkatan di tunda sebentar. Kalo tidak kita akan bertemu setahun lagi hehehe " ucap reki sambil mencubit pipi wanita kesayangannya


Terdengar sayup2 panggilan dari bandara bahwa keberangkatan menuju kota X penumpang dimohon segera menuju ketempat.


"Aku pergi ya sayang. See you. IloveU sayangku. Jaga dirimu baik2 aku percaya padamu" ucap reki sambil memeluk via yang hanya terdiam sedari tadi melihat dirinya.


"Iya kak. IloveU too kak. Aku akan menunggumu. Semoga pertandinganmu menang ya kak" kata via sambil melepaskan pelukannya dari reki


Flashback


Ya ampun jam berapa ini? Apa pukul 07.45. Aku bisa terlambat sampai bandara. Ya allah semoga pesawatnya belum berangkat.


Segera via bangkit dari tempat tidurnya menuju kamar mandinya. Setelah menyelesaikan mandi bebeknya yang super kilat dia langsung bersiap2 dan langsung menuju dapurnya untuk meminum susu di kulkasnya.


Dia langsung pergi mengunci pintu apartemennya dan langsung menuju lift.


"Ya ampun. Ayo cepat terbuka lift. Aku sangat buru buru" katanya sambil melihat jam tangannya dengan nafas terengah2.


Karena takut terlambat menuju bandara via memutuskan untuk naik ojek online yang sudah ia pesan melalui aplikasi. Karena dia tahu jika dia membawa mobil maka dia bakal sampai tengah hari ke bandara.


"Mbak Viani? " kata seorang ojek online


"Iya pak. Ayo pak langsung cepat. Ngebut ya. " ucap via langsung naik k atas motor dan memakai helm yang telah diberikan ojek online tersebut

__ADS_1


Setelah melalui perjalanan yang panjang akhirnya via tiba di bandara.


"Ini buat bapak makasih ya pak. Bapak hebat kita tepat waktu sampai disini dengan selamat dan cepat" kata via sambil tersenyum kepada ojek online tersebut dan memberikan helm serta uang kepadanya


" makasih ya mbak. Ini kebanyakan mbk" ucap ojek online tersebut sambil setengah berteriak karena melihat via setengah berlari langsung masuk ke bandara


" buat bapak aja pak. Rezeki di pagi hari pak" ucap via sambil memberikan kedua jempolnya kepada ojek online tersebut


Ojek online itu hanya tersenyum dan memberikan balasan kedua jempolnya juga kepada via. Dan pergi meninggalkan bandara tersebut


Flashback off


Dikejauhan tampak seorang lelaki sedang melihat sepasang kekasih yang daritadi melakukan perpisahan. Dia sangat ingin tahu siapa wanita yang bersama dengan mantan sahabatnya itu. Dia tersenyum jahat karena mendapatkan pemandangan yang selama ini sangat di tunggu2 untuk menjatuhkan mantan sahabatnya tersebut.


"Bobi ayo kita kejar wanita itu" ucap reno kepada sekretarisnya yang mengikuti bosnya sedaritadi dengan bingung.


"Baik bos" kata bobi sambil berjalan terburu2 mencari sosok wanita yang sedang ia lihat dengan bosnya tadi


Kemana pergi wanita itu kenapa cepat sekali dia pergi. Bukankah dari tadi dia berjalan di depanku. Ataukah dia tau aku mengikutinya? Bos gila itu pasti akan marah kalo aku tak menemuinya


Viani yang menyadari ada yang mengikutinya. Dia langsung masuk ke ruangan khusus menjual oleh2 di sekitar bandara. Di lihatnya tak ada lagi pria yang mengikutinya tadi dia langsung menelpon sahabatnya sinta


Drrt drrt


Halo sayangku apa sudah selesai melakukan salam perpisahan? Hahaha


Dasar si jomblo. Sudah siap. Cepat jemput aku sekarang. Jangan banyak bacot


Aku sudah di depan bandara. Karena aku tak mau terlambat mendengar curhatan sahabatku yang di tinggal oleh sang kekasih karena sebuah pertanding.......


Tuttt tuuttt


Dasar belum siap aku bicara sudah di matikan. Awas saja kalo sudah tiba disini akann....


"Akan apa? " ucap via yang sudah ada di depan sinta dengan kedua tangan dilipat dan sedikit melotot


" Akan aku cium hahahaha " kata sinta sambil tertawa meledek via dan membukakan via pintu agar dia tidak jadi kesal


Sepanjang perjalanan didalam mobil via menceritakan semua yang terjadi termasuk dengan seorang pria yang mengikutinya tadi. Tiba2 mobil sinta berhenti di sebuah restorant


"Ayo temani aku makan aku lapar. Stop jangan protes. Cepat turun. Okey " kata sinta


"Sin aku ke toilet sebentar ya" ucap via


" ya sana jangan lama2 nanti keburu aku habisin ini semua makanan" kata sinta sambil tersenyum menyunggingkan bibirnya


" Dasar rakus" ucap via berlalu meninggalkan sinta


Via yang keluar dari toilet sibuk merapikan bajunya berjalan tanpa melihat tiba tiba menabrak seseorang.


Bruuukkk


"Aduh. Maaf tuan aku tak sengaja. Tadi aku kurang fokus" sambil membereskan kertas2 yang berserakan di lantai


"Oh iya tidak apa apa. Lain kali coba sedikit berhati hati" ucap pria itu mengambil kertas2 yang telah di bereskan oleh wanita itu


"Namaku Reno. Siapa namamu?"


"Namaku viani. Maaf kan aku tuan. Aku permisi dulu ya temanku telah menunggu ku dari tadi." Ucap via dan berlalu meninggalkan reno


Wanita yang unik. Jarang seorang jika sudah berkenalan dengan ku pasti ia akan tertarik dan langsung ingin berkencan denganku


"Bos apa kau tak apa?" Ucap bobi yang melihat gerak gerik bosnya yang mencurigakan


" aku baik saja. Tolong kau cari informasi tentang wanita yang menabrakku tadi " kata reno sambil melihat ke arah via yang sedang asyik makan bersama sahabatnya


Bobi menganggukan kepalanya kepada reki.


Lagi lagi pekerjaan macam apa ini coba. Aku sekretarisnya tapi aku juga harus menyelidiki seseorang seperti detectif. Dasar bos gila batin bobi.


Di sebuah toko bunga terlihat via yang sibuk mengurus bunga yang telah di pesan oleh langganannya. Walaupun tokonya terlihat kecil karena hanya berada di ruko 2 lantai dan terdapat sebuah halaman kosong di sebelahnya tempat bagi mereka yang ingin melihat toko bunganya. Dia hanya memiliki 5 karyawan di tokonya.


"Mia tolong berikan ke mang dadang kirimkan bunga ini ke perumahan elitz langganan kita ya."


"Baik bu"


Diluar toko tanpa via sadari ada seorang yang sedang melihatnya dari tadi

__ADS_1


Drrrtt ddrtt


Bos saya sudah mendapatkan tempat wanita itu bekerja


Baiklah terima kasih atas informasinya. Kau boleh kembali kekantor sekarang. Karena kita akan menemui klien 1 jam lagi.


Baii....


Tuuttt tuuttt


Untung saja kau bos ku yang baik. Kalo tidak sudah lama aku meninggalkanmu gerutu bobi


"Wanita itu bekerja di toko bunga langganan keluarga tuan memesan bunga. Dia sangat baik dan ramah kepada teman temannya. Dia sangat di hormati. Tapi setelah aku mencoba menanyakan kepada karyawan yang mengantar bunga. Ternyata dia yang mempunyai toko itu. Wajar saja kalau mereka sangat segan kepadanya."


"Terimakasih informasinya bobi. Kau memang yang terbaik" ucap reno kepada bobi dengan tersenyum


Mimpi apa aku semalam melihat bosku tersenyum kepada ku setelah aku mendapatkan apa yang ia inginkan. Apa dia sedang jatuh cinta? Mana mungkin playboy jatuh cinta batin di dalam hati bobi


Matahari masuk ke dalam toko bunga viani. Pertanda sore sudah datang. Waktunya viani akan pulang bersama karyawannya. Sebelum pulang mereka berkumpul terlebih dahulu mendengarkan pengarahan dari bosnya.


"Baik terima kasih atas pekerjaan kalian hari ini. Semangat dan sukses selalu untuk kita semua. Silahkan pulang dan hati hati. Selamat sore semua "ucap via sambil tersenyum dan sedikit membungkukkan badannya


Via pergi meninggalkan tokonya dan menuju mobil sahabatnya yang menunggunya sejak dari tadi.


"Sudah ramah tamahnya ?" Ucap sinta sambil mengomel ngomel tidak karuan


"Cepat antar aku pulang sin. Ngomel melulu" gerutu via


" iya tuan putri. Aku ini bagaikan sopir pribadimu saja. Kalau bukan kak reki menyuruhku ogah " ucap sinta sambil merengut.


Wajar saja sinta tak menolak jika reki meminta tolong untuk menjaga kekasihnya. Karena reki saudara satu2nya yang selalu mengerti keadaannya saat suka dan duka. Reki adalah anak dari kakak ayahnya. Bisa dibilang mereka sepupuan.


Apartement kalijaga


Sebuah mobil berhenti di depan sebuah apartement. Dan terlihat seorang wanita turun dari mobil tersebut


" Makasih ya sin sudah mau nemenin aku hari ini. " ucap via


" iya sama sama. Tapi ingat jangan kau sia siakan cinta kakak ku untukmu okey " kata sinta dengan pandangan serius menatap via


" mana mungkin aku menyia-nyiakan orang yang telah menemaniku selama ini sin. Aku tak mengecewakannya" kata via sambil berjanji jari kelingking dengan sinta


Memang terkadang kedua sahabat ini bertengkar, tidak serius tapi kalo keadaan lagi serius mereka sangat tampak kompak


Akhirnya aku sampai di kasur kesayanganku gerutu via sambil merebahkan badannya ke kasurnya


Aku harap mak lampir dan kurcacinya itu tidak tau kalau kak reki pergi. Aku malas berurusan dengan mereka berdua. Lebih baik sekarang aku mandi dan segera beristirahat


Ketika viani asyik menonton televisi tiba tiba handpone nya bergetar. Dilihatnya pesan dari seseorang yang tak ingin dia pikirkan saat ini.


Drrt drtt


1 pesan masuk


From : Mak Lampir


Hei anak tiri durhaka. Besok papamu memintamu datang ke rumah kami yang mewah bak istana tak seperti apartement sempitmu itu. Jika kau tak datang jangan harap aku memperbolehkanmu melihat papa kesayanganmu ini lagi.


Dasar ibu tiri jahat gumamnya


To : Mak Lampir


Baiklah ibu tiriku yang gila harta. Aku akan datang besok. Jangan lupa beri aku perlakuan yang baik bagai cinderella besok


Keesokan paginya


Drrt drrttt


Halo papa


Halo sayang. Jangan lupa hari ini makan siang bersama papa di rumah ya nak. ibumu sudah memberi tahukan mu bukan?


Iya papa. Aku akan datang nanti siang pa. sampai berjumpa lagi pa


Menyebalkan kenapa harus di saat seperti ini bertemu dengan mereka gerutu viani


Makasih ya kak udah mau baca novel pertamaku ini. Jangan lupa follow dan selalu dukung novel ku ya 😊

__ADS_1


maaf kalo ada kesalahan karena ini pengalaman pertamaku bikin novel


__ADS_2