
" Aku Reno Wijaya. Tidak ada satu orang pun yang bisa menolak keinginkanku" dengan menggenggam tangan via dengan kuat dan bertatap muka dengannya.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Via berontak berusaha melepas tangannya. Namun reno semakin kuat mengenggam tangannya. Wajahnya mendekat tepat di hadapan Via seperti ingin menciumnya. Via menutup mata dan mengelak. Reno tertawa puas karena berhasil mengerjai Via.
" Kau dengar baik2 nona. Aku punya segala cara untuk mendapatkan apa yang ku inginkan. Termasuk ingin memilikimu" ancam reno
Via tak ingin terlibat masalah dengan Reno. Via mengingat kekuatan Reno dari orang terdekatnya menceritakan tentang siapa dia. Via mengalah demi keselamatan hidupnya. Dia akan pusing jika Reno menambah masalah dengannya.
" Baiklah aku akan mentraktirmu makan siang di cafe depan kantormu. Apa kau puas? " ucap via meninggikan nada suaranya kesal
" Bagus jika kau bersedia nona" melepaskan tangan via kemudian memegang dagu via dengan manja
Mereka berdua keluar dari ruangan Reno dan menuju cafe. Sepanjang langkah kaki mereka keluar dari kantor banyak karyawan wanita yang berbisik menggosipi Via. Reno yang mendengar tidak tinggal diam. Dia langsung memperingati karyawannya.
" Disini kantor bukan tempat bergosip. Semuanya perhatian wanita yang di sebelahku ini adalah kekasihku" ucap Reno santai menggandeng tangan Via. Via yang berusaha menolak hanya mengikuti saja karena takut Reno akan berbuat yang aneh seperti diruangannya tadi.
Para karyawan yang sedang berkumpul dan mendengar arahan dari Reno langsung diam dan membubarkan diri ke tempat mereka masing masing.
Flashback
Reno Wijaya adalah seorang pengusaha pemuda di sebuah perusahaan terbesar di usianya yang baru beranjak 26 tahun. Dia merupakan putra satu satunya dari keluarga wijaya. Dia mempunyai kakak dan adik perempuan. Dia sangat ditakuti di keluarganya karena jika ia marah seisi rumah bisa gempar. Tak ada yang ia takuti kecuali sang nenek.
Iya nenek mona sangat di takutinya karena Reno sejak kecil ikut dengan neneknya. Dia lebih memilih bersama neneknya di banding orangtuanya. Karena orang tuanya terlalu sibuk bekerja.
Barulah semenjak ia memimpin perusahaan nenek mona memberikan sebuah rumah untuk ia tinggali bersama dengan keluarganya. Reno terpaksa menuruti keinginan neneknya harus tinggal bersama keluarganya kembali. Nenek mona melakukan itu semua karena melihat kelakuan mama, kakak dan adiknya yang selalu bertindak semaunya karena hartanya. Bertindak di luar kebatasan. Tidak ada yang mengontrol mereka di rumah di karenakan papa Reno sibuk mengurusi perusahaannya di luar negeri.
Sebenarnya Mama Reno sedikit keberatan mengikuti keinginan nenek Mona tetapi demi berkumpul dengan putra kesayangannya ia menerima tawaran mertuanya itu. Mereka bertiga sangat takut dengan Reno jika bertindak bodoh. Reno tak segan segan menghukum mereka. Tapi semenjak Reno kembali berkumpul bersama keluarganya mamanya sangat bahagia karena anak tersayangnya hadir lagi membuat kesempurnaan keluarganya kembali.
Apa yang Reno inginkan semua selalu ia dapatkan dengan cara apapun itu. Pernah dahulu Reno menghancurkan perusahaan pamannya. Karena pamannya menjadi parasit untuk menghancurkan perusahaannya hingga hampir kehilangan kedudukannya. Reno yang mengetahuinya menghancurkan kembali perusahaan pamannya beserta keluarganya. Reno membuat pamannya masuk penjara karena penggelapan uang perusahaan. Istri pamannya yang mengetahui kebangkrutan suaminya memutuskan bunuh diri karena malu di ejek teman sosialitanya karena kebusukan keluarga tersebut. Bahkan membuat Tiara yaitu putri tunggal pamannya menjadi gila. Awalnya Tiara yang memulai ingin membalaskan perlakuan Reno terhadap keluarganya. Reno yang mengetahui rencana busuk Tiara membuat wanita tersebut jatuh cinta sehingga tergila gila kepada Reno.
Suatu malam Tiara ingin menjebak Reno agar menidurinya. Tiara memberikan obat perangsang kepadanya. Tiara berjalan ke ruang TV memberikan minuman yang telah ia buat.
" Sayang di minum dulu" pinta Tiara
" Terima kasih sayang Tolong ambilkan aku majalah itu"
" Sayang malam ini temani aku ya. " goda Tiara
" Ayo kita ke kamarmu" menggendong Tiara menuju kamarnya
Tiara membuka kancing baju Reno satu persatu hingga setengah telanjang. Kemudian terlelap tidur hingga pagi datang. Tiba tiba Tiara terbangun mendengar handphonenya berdering.
" Hallo" jawab Tiara dengan suara paraunya
" Selamat pagi sayang. Apa kau menikmatinya semalam?"
Tiara terdiam dan tersadar dari tidur nyenyaknya.
Jika ini suara Reno siapa yang tidur di sebelahku batin Tiara
Tiara langsung mematikan teleponnya. Betapa terkejutnya Tiara melihat pria sebelahnya telanjang sama seperti dengannya. Pria tersebut memeluk dan langsung menindih Tiara dan berucap
" Sayang sudah lama aku merindukan tubuhmu ini. Jangan pergi lagi dariku" terdengar desahan suara dari Tiara langsung menikmati permainan pria tersebut
" ahh ahh dasar kau Reno bren**** ucap tiara mendesah masih mengikuti permainan pria tersebut
Semenjak kejadian itu Tiara mencari cara agar bisa menjadi istri Reno.
Tiara mengunjungi club langganannya tak sengaja melihat Reno mabuk berat. Terlintas rencana licik di otaknya. Tiara langung membawa Reno ke dalam apartementnya.Tiara membuka baju milik Reno dan miliknya. Reno yang dalam keadaan mabuk tergoda melihat Tiara telanjang duduk di atas pangkuannya. Reno membalikkan badan Tiara sehingga wanita itu tepat di bawahnya. Reno menindih Tiara menikmati seluruh tubuh Tiara tanpa sadar. Tiara dengan senang hati mengikuti permainan Reno. Tiara mendesah membuat Reno tak tahan segera mencapai puncaknya. Reno pun mendesah menikmati permainan keduanya. Reno langsung tertidur di sebelah Tiara
" Tidurlah dengan nyenyak sayang. Besok pagi kau akan bertekuk lutut di hadapanku" ucap Tiara mengecup kening Reno
Semenjak kejadian itu Reno memutuskan menjauhi Tiara dan tak mempedulikannya lagi. Reno tak ingin terjebak oleh permainan wanita murahan itu.
__ADS_1
Sebulan kemudian............
" Reno kau harus bertanggung jawab. Aku hamil anakmu" ucap Tiara menangis di hadapan Reno
" Apa yang kulakukan padamu sehingga aku harus bertanggung jawab"
" Aku hamil anakmu" jawab Tiara
Reno tertawa melihat pengakuan Tiara dan melemparkan tabletnya yang berisi kebusukan Tiara selama ini.
" Aku bahkan sudah tau siapa pria yang menghamilimu. Bobi tolong keluarkan pria baj***** itu" pinta Reno
Keluarlah pria yang sama saat Reno ingin di jebak Tiara pertama sekali. Reno tahu bahwa pria tersebut adalah kekasih Tiara. Malam itu Reno mengetahui bahwa Tiara memasukkan obat perangsang ke dalam minumannya. Ketika Tiara mengambil majalah yang di pintanya, Reno langsung menukar posisi minumannya. Tiara tak curiga mengenai hal itu menikmati sendiri minuman yang ia beri obat perangsang. Setelah Tiara setengah sadar karena pengaruh obatnya Reno meminta Bobi segera membawa masuk pria tersebut dan Reno meninggalkan keduanya.
" Anak itu anak kekasihmu itu bukan? Apa perlu aku tunjukkan bukti yang lain" kata Reno tertawa
Tiara terlihat kesal rencananya gagal dan langsung mengajak kekasihnya pergi meninggalkan kantor Reno.
Dua bulan kemudian terdengar kabar bahwa Tiara masuk ke dalam rumah sakit jiwa karena mencoba membunuh seorang pria. Tiara menjadi gila karena di tinggal oleh kekasihnya. Reno membayar mahal kekasih Tiara agar meninggalkannya. Dan benar saja pria itu menerima tawaran Reno meninggalkan Tiara dan tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Tiara menjadi frustasi membuat bayi yang ia kandung keguguran dan pergi meninggalkannya. Sejak saat itu Tiara selalu memukul pria manapun yang lewat di hadapannya bahkan terakhir ia ingin membunuh pria yang tak ia kenal sehingga ia di tangkap dan dinyatakan tak waras.
" Rasakan balas dendamku wanita murahan. Sekarang tugasku telah selesai menghabisi kalian sekeluarga paman" ucap Reno puas
Flashback off
Mereka berdua masuk ke cafe. Reno menarik Via menuju meja di pojok khusus yang jauh dari para pengunjung. Reno menarik kursi Via mempersilahkannya duduk. Pelayan datang memberikan buku menu. Mereka berdua memilih makanannya masing masing. Kemudian pelayan pergi meninggalkan mereka berdua membawa kertas pesanan mereka tadi.
" Mengapa kau mengaku sebagai kekasihku tuan?"
" Sudahku bilang jangan panggil aku tuan. Ayolah apa salahnya kita berteman"
" Berteman kau bilang tuan? "
Memegang tangan Via kuat dan menatapnya erat. Via terdiam tidak tahu mengapa jantung berdetak kencang.
Mengapa jantungku berdetak seperti ini batin via
" Honey? Ayolah Reno namaku Via. Jangan berlebihan. Aku baru mengenalmu dan bukan siapa siapamu" ucap via kesal
Di tengah perdebatan mereka pelayan datang mengantarkan pesanan. Mereka berdua pun berhenti berdebat.
" Ini nona tuan pesanan anda. Silahkan menikmati " ujar pelayan tersebut
Mereka berdua menikmati makanan mereka. Ketika asyik menyantap makanannya Reno mengatakan sesuatu yang membuat Via tersedak
" Pelan pelan honey makannya jangan terburu buru" memberikan minum kepada via
" Apa perkataanmu barusan? Stop jangan panggil aku honey" tak melanjutkan makannya karena sudah tidak berselera karena kelakuan Reno
" Aku hanya bilang kau akan menjadi milikku honey" tersenyum mencium punggung tangan Via
" Stop Reno terserah apa maumu. Kau perlu tau aku sudah mempunyai kekasih. Aku tak tertarik denganmu" menarik tangannya dari genggaman Reno segera beranjak dari kursinya meninggalkan Reno.
Via menuju kasir untuk membayar makanannya. Via segera keluar dari cafe itu menuju mobilnya meninggalkan tempat itu. Reno tersenyum melihat tingkah laku Via.
Lihat saja Via kau akan menjadi milikku tak ada yang bisa menghalangiku sekalipun itu kekasihmu gerutu Reno
Drrrttt drrrrtttt
*Halo ada apa bob?
Setengah jam lagi kita akan melakukan meeting tuan
Baiklah aku akan segera kembali ke kantor*
Tuutttt tuutttt
__ADS_1
Reno masuk kedalam kantornya menemui Bobi. Reno menceritakan semua kejadian bersama Via tadi. Reno selalu menceritakannya kepada Bobi. Ia mengganggap Bobi seperti kakaknya sendiri walaupun terkadang ia bertindak semaunya membuat Bobi sedikit kesal.
" Bob aku ingin kau mencari tahu semua tentang wanita itu. Terutama siapa kekasihnya. Berikan aku bukti yang cukup kuat untuk meyakiniku" pinta Reno
" Baiklah tuan" jawab Bobi.
Dalam batinnya tugas macam apalagi ini yang harus aku selidiki.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Tepuk tangan terdengar dari ruangan meeting. Reno berhasil bekerja sama dengan rekan kerja barunya
" Terima kasih tuan. Semoga kerja sama kita berjalan dengan baik"
" Sama sama tuan. Semoga aku tak mengecewakanmu" jawab Reno kepada rekan kerja yang baru ia temui.
Reno segera pulang ke rumah setelah pekerjaan kantornya selesai. Dia meminta Bobi mampir dulu ke sebuah club langganannya. Itulah kebiasaan buruk yang masih Reno jalani.
Reno bertemu dengan teman temanya di sebuah ruangan khusus. Reno merupakan pelanggan VIP di club tersebut. Terlihat ketiga sahabatnya telah menunggunya.
" Ren tumben jarang kesini" ucap Padli teman sedari Reno masih kecil
" Biasa sibuk cari duit" celetuk Irfan yang merupakan sepupu Reno
" Aku hanya takut nenek tahu aku masih melakukan keburukanku ini" sahut Reno
" Sudah ayo kita bersantai lupakan sejenak dunia yang tak ada habisnya" jawab Surya sahabat Reno ketika ia kuliah dahulu.
Mereka berempat sudah berteman sangat lama. Mereka sangat akrab bahkan tak ada satu rahasiapun yang tersembunyi. Mereka asik meneguk alkohol di temani oleh wanita malam. Setelah setengah sadar Bobi segera membawa Reno pulang karena takut jika nanti ketahuan oleh nenek Mona dan terjadi hal buruk seperti yang lalu. Bobi sangat tahu kebiasaan buruk mereka berempat. Bobi hanya melihat saja jika akan terjadi sesuatu yang buruk Bobi langsung mengingatkan mereka dan semuanya mengikuti perintah Bobi.
"Jika sedang dalam keburukan saja baru mendengar perkataanku" ucap Bobi kesal membawa Reno segera pulang dan meninggalkan ketiga sahabat Reno yang mulai di luar batas.
Bobi mengendarai mobil menuju apartement Reno. Ia tak membawa Reno pulang ke rumah karena takut menjadi masalah dan akan melibatkannya juga. Pernah suatu hari Bobi membawa Reno pulang ke rumah dalam keadaan mabuk. Mamanya tak marah karena dia tak bisa memperingati anaknya. Nenek mona yang mengetahui marah besar dan menghukum Reno untuk bekerja di perusahaan papanya sampai waktu yang tak di tentukan. Sedangkan Bobi juga di hukum untuk menggantikan posisi Reno di perusahaanya. Sejak saat kejadian itu Bobi selalu membawa Reno ke apartement rahasia milik Reno.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
"Apa kalian sudah melihat kegiatan mereka berdua? " tanya nenek mona
" Maaf nyonya sepertinya tuan Reno masih melakukan kebiasaan buruknya. Tapi sudah sedikit berkurang. Sepertinya tuan Reno sedang mendekati seorang wanita " Ucap ajudan nenek mona
" Siapa wanita itu? "
" Wanita pemilik toko bunga langganan nyonya" jawab ajudan
" Pantau mereka berdua terus. Jika terjadi sesuatu beritahu aku"
" Baik nyonya" ucap ajudan meninggalkan nenek mona
Betapa terkejutnya nenek mona jika cucunya tersebut menyukai Via wanita yang membuatnya sempat tertarik. Tapi nenek mona mengurungkan untuk mendekati wanita tersebut karena nenek mona telah mengetahui bahwa wanita tersebut telah memiliki kekasih. Nenek mona tak ingin menghancurkan hubungan seseorang karena sebuah ego. Tapi nenek mona tahu jika cucunya tersebut pasti akan melakukan apapun untuk mendapat yang diinginkannya.
Aku harus memperingatkan anak itu gumam nenek mona .
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Keesokan harinya Bobi mencari tahu semua tentang Via. Sebenarnya Bobi tahu siapa kekasih Via. Tapi ia urungkan untuk memberitahukan kepada Reno sebelum mendapatkan bukti yang lebih kuat. Terlebih dahulu Bobi mencari tahu siapa orang tua Via.
Ketika Bobi membuka akun sosmednya untuk melihat perkembangan musuh Reno. Tiba tiba ia sangat terkejut melihat poto di sosmed milik musuh tuannya tersebut.
" Apa benar yang aku lihat? Bagaimana aku harus menjelaskannya. Ini akan menjadi bomerang" ucap Bobi terkejut melihat apa yang sedang terjadi.
Jangan lupa ikuti dan dukung selalu ya novel pertama author ini.
Ditunggu ya kelanjutan episodenya
Maaf jika terdapat kesalahan karena author masih pemula.
__ADS_1
Masih dukungan like kalian semua 🙏
Salam peluk hangat dari author buat kalian 😊