Dendam Sayembara Cinta

Dendam Sayembara Cinta
Dendam Lama


__ADS_3

Permainanku telah dimulai aku akan segera membalaskan dendam lamaku batin Reno


¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤


Reno segera meninggalkan Via dan membuka pintu masuk ke kamarnya. Dilihatnya kamar bernuansa serba biru. Sangat rapi dan nyaman sekali membuat Reno semakin ingin tahu lebih dalam tentang wanita tersebut.


Reno telah selesai membersihkan dirinya. Ia memakai celana pendek dan baju kaos oblong putih yang telah ia pesan dengan ojek online makanan tadi. Reno memutuskan untuk segera pulang ke rumah dan berpamitan dengan Via.


" Honey aku pulang dulu ya" segera mendekat ke arah Via karena tak ada jawaban darinya


" Honey " langsung menghentikan ucapannya karena melihat Via telah tertidur pulas di atas sofa


Reno tak jadi pulang ke rumahnya. Ia memutuskan menginap di apartement Via. Reno mengangkat Via menuju kamarnya dan meletakkannya di kasur dengan perlahan. Reno menutupi badan Via dengan selimut dan mencium kening Via.


" Maaf jika nanti aku menyakiti hatimu honey " membelai rambut wanita tersebut


Melihat wanitanya tertidur pulas ia segera keluar dan menutup pintu kamar Via. Reno kembali ke ruang TV kemudian ia membereskan peralatan makan bersama Via tadi dan membawanya ke dapur.


Reno kembali menuju sofa dan mematikan film favorit wanita tersebut. Reno mengirimkan pesan kepada Bobi bahwa ia besok akan terlambat ke kantor dan meminta Bobi menggantikan meeting paginya esok. Rasa kantuk pun mulai menyerang Reno, ia pun terlelap tidur di atas sofa milik Via.


¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤


Seperti biasa alarm Via berbunyi menunjukkan pukul 05.00 subuh. Ia ingin melakukan kegiatannya tapi di urungkannya karena kakinya masih terasa sakit dan bertanya bagaimana ia bisa tidur di kamarnya. Seingatnya ia masih duduk di sofa menonton TV dan Reno sedang mandi di kamarnya.


" Apa pria itu yang memindahkan aku kesini. Ahh bodoh amat yang penting sekarang aku sendiri di kamarku ini. Mungkin ia telah pulang. Lebih baik aku membersihkan diriku"


Via telah siap dari aktivitas kamar mandinya yang sedikit lama untuk pagi ini. Ia melanjutkan pekerjaannya yang kemarin tertunda dan segera membuka laptopnya untuk melihat perkembangan bisnisnya. Ia menyiapkan beberapa amplop dan uang cash untuk memberikan bonus untuk karyawan toko bunganya sesuai perjanjiannya. Ia segera mematikan laptopnya dan menuju ke dapur karena merasa sangat haus. Ia sangat terkejut melihat Reno duduk manis di meja makan dan terlihat sarapan yang sudah terhidang di atas meja.


" Kau mengapa masih disini? Bukankah ku bilang semalam langsung pulang" tanya Via penuh keheranan


Reno tertawa melihat tingkah laku wanitanya itu pagi ini.


" Kau ini sangat aneh honey. Semalam aku melihatmu tertidur pulas di sofa. Bisa bisanya tertidur ketika masih ada pria bertamu di rumahmu" ledek Reno kemudian menarik tangan Via menuju meja makan dan duduk di sebelahnya


" Dasar pria aneh " langsung mengambil air putih yang sudah ada tersedia di atas meja dan meneguknya


" Kita sarapan dulu ya honey. Nanti aku akan mengantarmu ke toko" memakan roti oles yang telah ia buat tadi pagi


" Cukup Reno jangan panggil aku honey. Aku bukan kekasihmu" ucap Via dengan nada tinggi karena ia sangat kesal Reno membuat moodnya pagi ini rusak


" Kau bilang mempunyai kekasih lalu dimana kekasihmu itu? Selama aku bersamamu aku tak pernah melihatnya mendatangimu ataupun menghubungimu"


Via langsung terdiam mendengar Reno. Memang benar akhir akhir ini Reki tak pernah menghubunginya.


" Kenapa kau diam honey "


" Kau merusak suasana sarapan pagiku. Terserah jika kau tak pergi maka aku yang akan pergi. Aku tak ingin berdebat denganmu " berdiri dari tempat duduknya dan ingin meninggalkan Reno tapi di hadang oleh Reno.


" Kau sangat terlihat cantik jika marah seperti itu honey. Sudahku bilang kau akan menjadi milikku. Aku akan merebutmu dari kekasihmu yang payah itu"


" Benarkah? Apa kau sudah gila? "


" Iya aku gila karenamu Viani Putri. Dengar perkataanku sekali lagi aku akan merebutmu dari kekasihmu yang bernama Reki Alamsyah itu "


Bagaimana dia tahu nama kekasihku? Pria ini benar benar gila batin Via


Flashback


Terjadi pertengkaran hebat di sebuah Rumah Sakit. Kedua pria tersebut memaki satu sama lain dan seorang wanita mencoba melerai pertengkaran mereka berdua.


" Stooppp biar aku jelaskan " teriak wanita yang bernama Reisa


" Apa yang perlu kau jelaskan wanita murahan. Kau kekasihku tega teganya kau menjalin hubungan dengan sahabat baji**** ku ini dan sekarang kau hamil" teriak Reno


" Ren, semua salah paham. Ayolah kita bersahabat sudah lama jangan seperti ini " sahut Reki


" Aku akan membuat kalian berdua menderita " ucap Reno menunjuk kedua orang tersebut dan pergi meninggalkan mereka begitu saja.

__ADS_1


¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤


Sebelum mereka bertengkar pagi itu Reno mendapat kabar dari orangtua Reisa bahwa ia di larikan ke rumah sakit. Reno yang sangat khawatir memutuskan untuk tidak masuk kampus hari ini dan segera menemui Reisa.


Setibanya Reno di rumah sakit ia langsung menuju ruangan Reisa yang tadi langsung di beritahu oleh papanya Reisa di telepon tadi. Reno melihat pintu ruangan Reisa terbuka sedikit mengintip ke dalam dan melihat sahabatnya berpelukan dengan kekasihnya segera menyelidiki apa yang terjadi di antara mereka. Reno mendengarkan pembicaraan antara mereka berdua dengan kemarahan yang sangat besar.


" Kakak aku hamil. Terima kasih terus bersamaku " ucap Reisa memeluk Reki


" Iya Rei, sudah jangan bersedih lagi. Nanti kakak akan menjelaskan semuanya kepada Reno " jawab Reki menghapus air mata Reisa dan mencium keningnya


Tiba tiba pintu ruangan terbuka dengan lebar. Reisa dan Reki sangat terkejut dan melepaskan pelukan mereka. Reno sangat kecewa karena telah di khianati oleh orang terdekatnya. Reno mencaci maki mereka dan memukul Reki melampiaskan kemarahannya. Reno langsung meninggalkan mereka berdua tanpa harus mendengarkan sebuah penjelasan.


Setahun kemudian


Reno sedang sibuk menatap laptopnya. Ia sangat sibuk bekerja untuk menghilangkan kejadian yang begitu pahit saat masa kuliahnya yang lalu. Tiba tiba ia terhenti dari pekerjaannya karena teringat orang yang sangat ia benci. Reno selalu meminta Bobi mencari tahu semua tentang kedua musuhnya. Bobi masuk ke dalam ruangannya dan membuyarkan lamunannya.


" Maaf tuan. Ada kabar tentang musuhmu "


" Kabar apa Bob? "


" Ternyata Reisa telah meninggal dunia ketika ia melahirkan bayinya. Dan lebih mengejutkan lagi tuan bayinya meninggal ketika berusia satu minggu karena gagal jantung akibat Reisa mencoba menggugurkan bayinya saat di dalam kandungan"


" Benarkah? Aku tak menyangka nasibnya harus berakhir seperti itu"


" Sedangkan Reki sekarang sibuk dengan pertandingan volleynya semenjak kepergian Reisa tuan"


" Dasar pria busuk. Cari tahu siapa kekasihnya dan aku akan menghancurkan hubungan mereka seperti yang ia lakukan padaku dahulu " ucap Reno dengan senyum sinisnya mengingat kejadian dahulu


Sejak saat itu Reno selalu mencari cara membalaskan dendamnya dengan menghancurkan kisah cinta Reki. Pernah suatu ketika Reno merebut kekasih Reki untuk menjadi selingkuhannya dan menghancurkan hidup wanita yang tidak tahu menahu tentang masalalu mereka. Reno tega meniduri wanita tersebut dan pergi meninggalkannya begitu saja. Reki yang tahu ulah Reno memutuskan hubungan dengan wanita tersebut karena merasa terkhianati.


Reno selalu mencari tahu siapa kekasih Reki. Setelah lama ia mencari tahu akhirnya tanpa sengaja ia bertemu dengan Via dan ternyata kekasih musuhnya. Reno yang sudah mengetahui melanjutkan dendamnya yang tak tahu harus berakhir sampai kapan.


Flashback off


Via mengunjungi toko bunganya untuk memberikan bonus ke karyawannya. Karyawannya terlihat sangat bahagia menerima amplop yang diberikannya. Itulah sebabnya karyawan Via sangat betah bekerja di tempatnya karena kebaikan Via yang tak terduga.


" Mia jika ada yang mencari saya tolong beritahu bahwa saya sedang sibuk. Saya tidak ingin di ganggu oleh siapapun" pinta Via


" Baik bu "


Dengan keadaan kaki yang masih sedikit sakit Via memutuskan untuk naik tangga menuju ruangannya di atas. Via ingin melupakan sejenak kejadian tadi pagi bersama Reno yang membuat ia kesal. Ia membuka laptop dan mengecek bunga yang harus ia pesan esok.


Ketika ia sibuk menatap laptopnya terdengar ketukan pintu dari luar dan ia melihat sosok Mia yang berdiri di depan pintu dan segera menyuruhnya masuk.


" Ada apa mia?"


" Pelanggan yang kemarin ingin bertemu dengan ibu. Padahal saya sudah bilang bahwa ibu sedang sibuk. Ia sudah lama menunggu "


" Biarkan saja dia menunggu sampai kapan. Jangan di pedulikan mi " pinta Via


" Baiklah bu "


Matahari masuk ke celah jendela ruangan kerja Via menandakan bahwa hari telah sore. Via bersiap siap untuk pulang. Dia mematikan laptopnya dan mengambil tas kecilnya berjalan perlahan dari ruangannya. Via menuruni anak tangga dengan perlahan dan ketika ia menuruni anak tangga yang terakhir ia melihat pria yang membuat moodnya berantakan hari ini berdiri di depan pintu tokonya.


Sialll. Mengapa pria ini masih tetap disini batin via kesal


Karyawan Via yang melihat ia sudah turun segera berpamitan untuk pulang. Via berjalan menuju pintu keluar tokonya. Ia tak mempedulikan kedatangan Reno.


" Bu, saya pamit dulu ya" ucap mia setelah mengunci pintu toko


" Hati hati ya mia"


" Oh ya bu besok saya datang agak kesiangan ke toko karena harus membawa mama saya berobat. Jadi besok pagi Dini yang membuka toko bu "


" Oh ya tidak apa apa. Semoga mamamu cepat sembuh ya. Kalau ada perlu bantuan jangan sungkan untuk menghubungi saya "


" Baik bu. Terima kasih banyak "

__ADS_1


Mia menuju parkiran motornya dan segera bergegas pulang. Sedangkan Reno dari tadi sibuk ingin mengantar Via pulang. Via tak menjawab satu katapun perkataan Reno. Taxi online yang Via pesan sudah datang. Via berjalan perlahan menahan sakit di kakinya menuju taxi tersebut. Setengah berjalan Reno langsung menggendong Via menuju ke mobilnya.


" Reno turunkan aku. Jangan memaksa aku sudah memesan taksi onlineku " teriak Via memukul badan Reno yang sedang menggendongnya dengan paksa


" Kau tunggu di dalam honey. Jangan membuat aku mengancammu baru kau mendengar " menutup pintu mobilnya dan menuju taksi online yang Via pesan tadi


Reno segera membayar ongkos taksi online tersebut dan berbohong mengatakan bahwa Via adalah seorang kekasihnya yang sedang merajuk dengannya.


Di dalam mobil Via sangat kesal melihat kelakuan Reno. Jika kakinya tidak sedang sakit ia sudah segera lari dari mobil Reno. Dia melihat Reno segera membuka pintu dan masuk kedalam mobilnya


" Aku antar kau pulang tapi sebelum itu kita makan dulu. Aku tau kau pasti belum makan seharian ini. Kau hanya sibuk diam di atas toko bungamu bukan. "


" Terserah dirimu saja "


Mereka mampir di restorant pertama kali bertemu. Reno membukakan pintu Via dan segera menggandeng tangannya masuk ke dalam restorant. Mereka duduk di meja yang sudah Reno pesan jauh dari keramaian pengunjung. Terlihat sudah terhidang makanan di atas meja. Tanpa di minta Via langsung mengambil piring dan mengisi makanan kedalamnya.


" Makan yang banyak ya honey "


" Iya terima kasih pria aneh " membalas senyuman Reno dengan sinis


Via banyak menghabiskan makanan di depannya karena ia sangat lapar. Reno yang memperhatikan wanita tersebut sangat bahagia.


Jantungku selalu berdetak kencang jika berada didekatnya. Apa yang aku pikirkan. Ingat rencanamu Reno gerutu Reno di dalam hatinya.


Mereka telah selesai makan yang sedikit membingungkan. Di katakan makan malam kecepatan dikatakan makan siang kelewatan. Reno segera mengantar Via pulang. Selama perjalanan Via merasa mengantuk dan ia terlelap di kursi sebelah Reno. Reno tak menyadari Via tertidur di sebelahnya.


" Akhirnya sampai juga di depan apartementmu honey "


Reno kebingungan tak ada jawaban dari Via. Ia tersenyum melihat wanitanya tertidur pulas. Reno membelai rambut wanita tersebut dengan lembut dan membangunkannya dengan pelan.


" Honey bangun kita sudah sampai "


Via terkejut langsung tersadar dari tidurnya. Ia lihat Reno yang sedang membelai rambutnya. Via segera melepaskan tangan Reno dari kepalanya


" Maaf aku tertidur. Terima kasih telah mengantarku pulang"


Via segera membuka pintu mobil Reno. Ketika ia ingin melangkahkan kakinya keluar Reno menarik tangannya sehingga ia masuk terduduk kembali kedalam mobil Reno.


" Ada apa lagi Ren. Aku ingin pulang dan segera beristirahat " berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Reno


" Biar aku antar kau hingga masuk ke apartement ya. Sudah itu aku berjanji akan segera pulang "


" Aku bisa sendi....." perkataan Via terhenti melihat wajah Reno tepat di hadapannya


" Jangan menolak atau aku akan mencium bibir mungilmu honey "


Via tak ingin Reno berbuat nekat ia mengganggukan kepalanya dan mendorong wajah Reno dari hadapannya


Tinggg


pintu lift terbuka. Mereka berdua berjalan dan sampai tiba tepat di depan pintu. Via memasukkan kata sandi apartementnya.


" Aku harap kau menepati janjimu. Segeralah pulang aku ingin masuk dan beristirahat " menutup pintu meninggalkan Reno begitu saja di luar


Reno hanya tersenyum melihat tingkah laku Via. Reno memutuskan untuk pulang ke rumahnya karena beberapa hari ini ia tak pulang ke rumah. Ketika dalam perjalanan pulang Reno menerima pesan baru dari nomor yang tak di kenal. Ia menepikan mobilnya dan membuka pesan tersebut.


Drrttt drrtttt


Aku harap kau tak mengganggu kekasihku. Jangan libatkan dia dalam masalalu kita.


From : Reki Alamsyah


Berani sekali dia mengancamku gumam Reno


" Kita lihat siapa yang merasa terganggu Reki Alamsyah "


Terima kasih ya udah mampir ke novel pertama author. Tunggu selalu ya episode berikutnya. Insyaallah author akan up tiap hari.

__ADS_1


Salam peluk hangat dari author untuk kalian semua 😘🙏


__ADS_2