Dendam Si Cantik "Kembalinya Istri Buruk Rupa"

Dendam Si Cantik "Kembalinya Istri Buruk Rupa"
Viral.....


__ADS_3

"Cukup berdebat nya, dengarkan aku, kita perlu bicara."


Tak kuat menghela wangi napas Shara, kembali Gerald meraih tengkuk Shara dan mendaratkan kecupan ringan sekali lagi.


Shara masih terbelalak pasrah sementara Gerald memejamkan mata menikmati setiap detik waktu intens ini. Langit hitam menjadi saksi bisu betapa bahagianya dia saat ini.


Setelah puas dengan penyatuan yang tak di tolak si pemilik, Gerald melerainya, dia tatap wajah Shara penuh harap "Dengar kan aku Shara." Ucapnya.


"Apa yang perlu di bicarakan?" Shara menelan saliva saking gugupnya. Napas masih berderu dengan dada yang naik turun.


"Perasaan ku." Cetus Gerald.


"Hah?" Shara ternganga, memang benar ia menunggu hal ini, tapi tidak siap jika harus mendengarkan pengakuan Gerald saat ini.


Biar bagaimana pun Shara masih berstatus istri Zif, apa pun alasannya ini akan di anggap salah.


"Rasakan ini." Gerald meraih tangan mulus Shara untuk kemudian di letakkan pada ke bidangan dadanya "Menurut mu, apa arti ini semua hmm? Apa arti dari detak jantung yang tidak keruan ini?" Tanyanya.


Jangan di tanya bagaimana kondisi napas Gerald, rasanya ingin sekali menyatukan kedua bibir yang saling berkonfrontasi itu kembali, tapi tidak mungkin dilakukan terus menerus, Shara bukan utuh miliknya.


"Apa arti dari detak jantung ku ini?"


Shara menganga tanpa kata merasakan debaran jantung Gerald yang seakan-akan ingin meledak.


"Kau tahu Cantik. Aku sering merasakan ini, sudah cukup lama, bahkan sangat lama aku menutupinya dari mu. Aku mencoba menepis rasa aneh ini, karena kau istri orang lain." Kata Gerald mengaku.


"Selama ini aku cemburu saat kau menceritakan suami mu, takut kehilangan saat kau selangkah lebih maju mendekati suami mu, aku marah melihat dia menyentuh mu, aku tidak pandai mengontrol emosi ku, aku tahu aku tidak seperti Zif mu. Aku tidak bisa membuat mu merasa nyaman bersama ku. Aku seperti ini karena kau bukan lah milikku. Kau istri orang lain." Tambahnya pilu.


"Aku terlalu marah padamu, aku marah melihat ini, ini, dan ini." Gerald menunjuk cap merah bekas gigitan Zif di area leher dagu dan tulang selangka gadis itu.


"Aku terlalu khawatir padamu, makanya aku menyadap mu, tim kita sudah menemukan pemuda yang mengaku tunangan mayat SR. Ini semua ada hubungannya dengan keluarga Zif. Aku takut, Hardika yang menculik mu, jika sampai Hardika tahu Cantik itu Shara, dia pasti akan menghalalkan segala cara untuk melenyapkan mu. Tapi ternyata aku lebih takut saat kau di sentuh suami mu." Keduanya terdiam cukup lama, saling menatap lekat satu sama lain.


"Aku mencintai mu Shara." Ungkap Gerald dan Shara masih tergagu menatap lelaki itu.


"Aku sudah mengakui perasaan ku, sekarang jawab." Tagih Gerald.

__ADS_1


Shara mengernyit "Jawab apa?"


"Jawab, apa rasamu sama dengan rasaku?" l Cecar Gerald.


Shara menggeleng "Abang yakin mencintai ku? Bukannya Abang terbiasa menyukai wanita? Berapa banyak wanita yang kau sukai sebelum aku? Coba pikir baik-baik apa alasan Abang menyukai ku?" Tanyanya.


Gerald mendengus "Apa suka, cinta, sayang perlu alasan khusus? Kau bilang mencari seseorang yang mau menua bersama mu, aku siap Shara, aku siap menua bersama mu." Ucapnya.


"Jika dalam kondisi wajah ku yang seperti ini, Zif juga akan melakukan hal yang sama dengan mu Abang. Zif juga rela melakukan apa saja demi mendapatkan ku kembali. Aku yakin, dia juga mau menua bersama ku. Dia bahkan lebih bisa membuat ku luluh karena perkataan lembut nya. Lalu apa yang membedakan mu dengan dia? Apa yang membuat ku harus memilih mu dari pada dia? Kalian sama-sama menyukai ku setelah aku berubah menjadi Cantik yang sekarang, bukan Shara dahulu yang jelek. Katakan apa yang membuat mu berbeda dengan Zif?" Ujar Shara panjang lebar.


"Tentu saja aku berbeda, aku hanya menyukai mu, aku tidak pernah menghamili wanita lain, aku berasal dari keluarga baik-baik, terhormat, berpendidikan, dan yang pasti kau tidak perlu berperang melawan mertua mu. Daddy sudah pasti menyayangi mu Shara sementara Hardika, dia akan melakukan apa saja untuk mencelakakan mu." Sanggah Gerald yang masuk akal.


"Apa ini kalimat manipulasi?" Sambung Shara.


Gerald mengerut kening "Apa barusan kau meragukan ku?" Tanyanya "Kenapa tidak kau buktikan sendiri saja kalau begitu, buktikan siapa yang lebih menyayangi dan lebih tulus padamu, aku tidak akan pernah memaksa mu apa lagi memanipulasi mu. Buktikan sendiri siapa yang lebih pantas menjadi pendamping di sisa hidup mu. Jika setelah kalian bercerai kau tidak bisa menerima ku, aku siap menerima perjodohan yang Daddy siapkan untuk ku."


Gerald melangkah pergi setelah mengatakan itu, membiarkan Shara merenungi perasaannya sendiri. Mungkin dengan begitu, Shara tahu jawabannya.


Shara bergeming menatap berlalunya punggung bidang lelaki tampan yang barusan mencuri bibirnya. Bukan tak percaya, hanya saja, masih ada pertalian sakral yang menjerat raganya.


Lalu apa kabarnya dengan Gerald yang sudah berpuluh-puluh kali mencintai wanita berbeda rupa. Bimbang dan ragu sudah pasti menyelubungi hatinya.


...••••••••••••...


Pagi hari yang cerah. Shara baru saja menuruni anak tangga menuju meja makan. Seperti yang sudah-sudah, Shara harus ikut menjadi peserta ritual sarapan pagi bersama ayahnya. Terlihat Garry sudah duduk di kursinya seorang diri.


"Pagi Daddy, ..."


"Pagi Cantik." Mereka saling menyapa seperti hal yang di lakukan setiap harinya.


Shara mengambil kursi yang berhadapan dengan ayahnya namun pandangannya mengedar ke mana-mana "Bang Gerald mana?" Tanyanya.


"Dia sudah ngantor, katanya ada yang perlu di urus." Kata Garry.


Shara mengernyit "Pagi-pagi banget."

__ADS_1


"Entah lah, dia bilang buru-buru." Jawab Garry.


"Oh." Shara mendengus lemah "Apa dia sengaja menghindari ku?" Batinnya.


Klik'


Nada dering singkat yang terdengar dari gawai tipis, Garry meraih ponsel miliknya lalu membuka pesan teks dari Galaxy abang semata wayangnya.


📩 "Nama mu viral di mana-mana, kamu sudah lihat belum?" Bacanya.


"Viral?" Celetuk Garry mengerut kening.


"Viral apanya Daddy?" Sahut Shara ingin tahu.


"Nama Daddy viral? Daddy belum lihat sosial media." Kata Garry.


"Oya? Shara juga belum lihat." Segera Shara meraih ponsel miliknya mengutak-atik gawai tersebut, membuka berita utama.


Alangkah kening mengerut mendapati hal ini. Rupanya dunia per_sosial media_an di gemparkan dengan berita yang menyudutkan nama dokter Garry Van Houten.


...Di depan istri syah. Zif Prabaswara menjalin hubungan perselingkuhan terang-terangan dengan selebgram cantik bernama Cantik yaitu putri bungsu dokter Garry....


Berita terkait juga menampilkan beberapa foto saat Shara bersama dengan Zif di kantor, bahkan terlihat jelas di sana, Shara yang merayu Zif dengan rok mininya.


Siapa yang merebut siapa? Siapa tersangkanya? Siapa korbannya? Kenapa menjadi Shara yang di sudut kan?


Shara meraih tangan Garry "Daddy, maaf kan Shara, maaf sudah mencoreng nama baik mu." Dia menyesal telah berkelakuan seperti itu, jika saja dahulu tak memulai dendamnya dengan cara kotor mungkin takkan pernah terjadi hal seperti ini.


Garry menggeleng "Ini berita pagi ini, tapi besok akan ada berita baru lagi. Kamu tenang saja, pengacara kita akan lebih bisa meredam suara mereka yang tidak tahu apa-apa." Ujarnya.


"Berani bermain api, tentu saja Shara harus siap terbakar sesekali, tapi keterpurukan itu takkan mungkin berangsur lama, semua bukti sudah kita kantongi. Percayakan pada Abang mu. Dia ada di belakang mu. Mendukung mu." Tambah Garry.


Shara terdiam "Di saat seperti ini, siapa yang akan mendukung ku, membantu ku membersihkan nama baik ku? Zif atau Abang?" Batinnya.


...••••••Bersambung••••••...

__ADS_1


__ADS_2