Dendam Si Cantik "Kembalinya Istri Buruk Rupa"

Dendam Si Cantik "Kembalinya Istri Buruk Rupa"
Gusar.....


__ADS_3

"Apa?"


Di dalam ruangan formal, tempatnya memerintah, Hardika mendelik pada seluruh antek-anteknya "Jadi Cantik itu Shara?" Pekik nya terkejut.


"Iya Tuan."


Informasi dari anak buahnya membuat laki-laki paruh baya itu tercengang setengah mati "Jadi rupanya dia masih hidup? Percuma saja kita memalsukan mayat perempuan yang mirip dengan sundal itu!" Tampik nya.


"Itu lah Pa, aku bilang juga apa kan? Cantik itu pasti Shara, dari awal aku curiga, suara Cantik sangat mirip dengan nya, dia juga sudah menyandera Deden, cepat atau lambat Deden pasti di bawa ke polisi dan melaporkan ku." Sambar Indar gundah.


"Aku kira dia sudah membusuk di kolong jembatan, tapi malah menjadi anggota keluarga orang berpengaruh. Sekarang musuh Papah bukan cuma sundal itu saja. Tapi juga Jack group beserta kawanannya. Sial!" Umpat Hardika sinis.


"Kemarin Zif menculiknya, tapi pasukan Jack group menyerang kediaman Zif, mereka rela mengerahkan semua orang hanya demi membawa sundal itu lagi Pa. Sebenarnya apa yang mereka harapkan dari wanita miskin seperti Shara. Aku tidak habis pikir!" Sambung Indar mencibir.


Hardika beralih pada asisten pribadi nya sembari mencekal tangan ke belakang "Bagaimana dengan pemuda yang melawan kita? Apa sudah di temukan?" Tanyanya.


"Sepertinya, pemuda itu ke luar kota Tuan, tapi pagi tadi saya tambah orang lagi untuk melakukan penyisiran, karena, jika sampai orang-orang Jack group yang lebih dulu menemukan pemuda itu, sudah pasti posisi Tuan besar terancam. Mereka pasti akan melakukan apa saja untuk membuat Tuan besar di penjarakan. Mereka akan berusaha menemukan bukti-bukti bahwa Tuan besar memalsukan mayat seseorang." Terangnya.


"Jangan sampai itu terjadi! Bodoh!" Sergah Hardika melotot.


"I-iya Tuan." Angguk takut laki-laki itu.

__ADS_1


Hardika mengibas-ngibas kan tangannya "Pergilah, urus semuanya, jangan sampai pemuda itu di temukan oleh orang-orang Jack group!" Titahnya.


...••••••••••••...


Di tempat lain, Zif tengah ripuh dengan dokumen pembatalan kontrak kerja sama, pagi tadi, sebagian besar saham sengaja di tarik sehingga nya dia harus banyak mengeluarkan seluruh tabungan pribadi.


Saham sudah di alokasikan ke modal usaha, maka jika ada beberapa investor yang mencabut secara sepihak, tentu saja Zif harus merogoh kocek untuk mengembalikannya. Untung saja Zif termasuk orang yang rajin menyisihkan sebagian uangnya untuk tabungan khusus darurat.


"Apa setelah ini aku akan bangkrut?" Sambil mengusap dahi Zif bergumam sendiri. Kehancuran sedang melambaikan tangan di ambang sana.


Berita hoax terkini membuat semuanya berantakan, Zif di jauhi beberapa orang karena hubungan perselingkuhan yang di lakukan terang-terangan. Dewasa ini, berita pelakor memang menjadi hal yang sangat sensitif.


Kemarin Zif gagal membawa lari Shara ke luar negeri, lalu sekarang semua orang menyudutkan dirinya. Zif semakin di buat gila dengan keadaan ini.


"Yah, berita mengejutkan apa lagi setelah ini hmm? Apa istri ku di lamar Abang angkat nya? Atau permohonan gugatannya di setujui pengadilan? Biar aku bunuh diri setelah itu!" Racau Zif frustasi.


"Tidak Tuan, tapi, ada berita lain. Pengacara Nyonya muda meluruskan berita ini. Mereka mengeluarkan bukti-bukti pernikahan legal Anda dengan Nyonya Shara. Dari kertas undangan pernikahan, sampai catatan sipil pernikahan Tuan muda dan Nyonya muda."


Zif mengernyit "Dari mana mereka mendapatkan kertas undangan pernikahan ku? Bukankah yang ku undang hanya teman dekat ku saja?" Sanggah nya.


"Anda lupa Tuan muda, Juhie juga berpihak pada Jack group." Tampik Hans.

__ADS_1


"Sial!" Umpat Zif meremas kuat sebelah rambut belah duanya.


"Sekarang, Nyonya muda melayangkan tuntutan pada Tuan besar dan Nyonya Indar. Atas tuduhan telah sengaja menyiramkan air keras padanya. Jack group memiliki saksi kongkrit yaitu salah satu orang bayaran Nyonya Indar yang tak sengaja tertangkap saat ingin melangsungkan rencana keduanya." Jelas Hans lagi.


Zif ternganga "Shara mengumumkan pernikahan kami, tapi dia masih tidak mau kembali padaku! Dia jahat bukan? Egois! Dia tidak ingat bagaimana aku menyayangi nya selama dua tahun. Dia tidak tahu bagaimana aku tersiksa tanpanya selama kepergiannya. Dia tega melakukan ini padaku, Hans!"


"Dia bahkan tega melaporkan mertuanya ke polisi! Persetan dengan Indar, aku tidak peduli, tapi Papah itu mertuanya! Tega sekali Shara melakukan ini." Rutuk nya lirih.


"Saya paham, Nyonya muda sudah terlalu sakit hati pada Anda terutama Tuan Hardika. Tuan harus lebih bersemangat lagi untuk membuktikan bahwa perasaan Tuan muda tulus." Usul Hans.


"Aku yakin pemuda bernama Gerald itu tidak lebih baik dari Anda, apa Tuan lupa? Dia bahkan pernah berhubungan dengan ibu Anda bukan? Apa Tuan muda yakin mengikhlaskan Nyonya Shara pada pemuda playboy sepertinya?" Sambung Hans.


Zif menatap tajam "Tentu saja tidak! Kau tahu jawaban ku dari dulu tetap sama, aku tidak akan menyerah mendapatkan Istri ku kembali, sampai kapan pun juga dia milikku." Sanggah nya.


"Aku masih berharap kalian bersama kembali seperti dulu, saat kalian masih saling mencintai satu sama lain." Timpal Hans.


"Apa pun yang terjadi, tetap pantau perkembangan kasus ini, tapi tetap jangan lupa dengan para investor kita. Buat mereka percaya lagi pada perusahaan kita." Zif melemparkan berkas pembatalan kontrak pada Hans sembari mendengus.


"Baik Tuan." Hans membalikkan badannya keluar dari ruangan milik bosnya.


...••••••••••••...

__ADS_1


Bersambung...... Segera Up lagi.... Tunggu saja....


__ADS_2