
Hingga setelah beberapa saat sudah berlalu, menit demi menit terus saja bertambah, kini sang raja api mulai merasa kesal karena dia sama sekali belum menemukan juga buku yang di maksudkan oleh detektif Zen tersebut, hingga dia semakin kesal dan segera bertanya kepada detektif Zen sambil mengambil salah satu buku dengan acak.
"Apakah ini buku yang kau cari?" Ucap sang raja api menanyakannya,
"Tidak bukan itu, bukunya berwarna coklat" balas detektif Zen memberitahunya dengan cepat.
Dia juga kembali fokus mencari buku tersebut tanpa putus asa dan terus mencari keberadaan buku tersebut di segala tempat yang ada di kamar sang raja api tersebut, tetapi sang raja api Lu Shi Cheng sendiri dia mulai mencari buku dengan cover berwarna coklat, sama dengan yang di utarakan oleh detektif Zen kepadanya.
Hingga ketika dia menemukannya dia kembali memberikan buku itu kepada detektif Zen karena dia pikir itu adalah buku yang di maksud oleh detektif Zen sehingga dia bisa segera pergi melihat dunia lain yang sudah di katakan oleh detektif Zen sebenarnya.
"Hey.... kemarilah dan lihat ini apakah ini buku yang kau maksud?" Tanya sang raja api lagi.
Detektif mengerutkan kedua alisnya dengan cukup kuat dia merasa sangat kesal karena saat dia begitu antusias dan semangat untuk melihat buku yang akan di tunjukkan oleh sang raja api kepadanya karena dia pikir itu bisa saja buku yang dia cari sebenarnya.
"Aahhh..dimana bukunya dimana?" Tanya detektif Zen begitu antusias dan sangat senang.
Namun disaat sang raja api memberikan buku itu kepadanya detektif Zen langsung saja menghembuskan nafas dengan lesu dan dia menatap sang raja api dengan wajah datar tanpa ekspresi dan terlihat cukup kesal menahan emosi di dalam dirinya sendiri, sebab ternyata itu bukanlah buku yang dia cari, tetapi itu adalah sebuah buku ramuan obat biasa.
"Hah...buku racikan obat? Raja api apakah kamu tidak bisa membaca yah ini bukan buku dengan tulisan dunia ajaib ini buku ramuan racikan obat" ucap detektif Zen dengan wajahnya yang datar dan menghembuskan nafas dengan kesal.
Sang raja api membelalakkan matanya dan segera merampas buku tersebut dari tangan detektif Zen dan dia sendiri segera memastikan apa yang di katakan oleh detektif Zen barusan, dan disaat dia sudah membacanya sendiri barulah dia tersadar bahwa ternyata buku itu, memang bukanlah buku ajaib yang sudah dia cari-cari selama ini.
"AA..aahhh...aku tidak terlalu perduli dengan tulisannya karena kamu mengatakan bahwa bukunya berwarna coklat" balas sang raja api dengan wajahnya yang terlihat tanpa dosa.
Sedangkan detektif Zen sendiri hanya bisa menghembuskan nafas dengan lesu dan dia mulai menyerah juga putus asa karena ini sudah sangat lama dia mencari keberadaan buku itu, namun tetap tidak bisa menemukannya, dia juga tidak tahu berada dimana buku itu sebenarnya sebab terakhir kali dia melihatnya ketika dia berada di dunia asalnya.
"Huuftt...baginda raja api aku rasa kita tidak akan bisa menemukan buku itu" ungkap detektif Zen kepadanya.
Sang raja api Lu Shi Cheng segera berbalik menatap ke arah detektif Zen dan dia segera mendekatinya hingga berdiri di hadapannya cukup dekat saat itu, dia mulai menatap tajam pada detektif Zen dan menanyakan alasan dia tidak bisa menemukan kembali buku tersebut.
"Mengapa kita tidak akan bisa menemukannya lagi, apa kau sudah membohongiku tentang buku itu?" Ujar sang raja api terlihat menyelidik.
Detektif Zen langsung membuka matanya dengan lebar dia sama sekali tidak ingin membuat sang raja api Lu Shi Cheng yang sangat kejam akan salah paham dengan maksud dari ucapannya barusan, maka dari itu detektif Zen segera saja menjelaskan kepadanya tentang semua yang sebenarnya terjadi kepada dirinya hingga dia bisa jatuh ke tempat aneh ini.
"AA..aaahhh tidak...bukan begitu maksudku baginda raja, hanya saja aku juga tidak tahu dimana keberadaan bukunitu saat ini, aku sama sekali tidak mengerti apa yang sebenarnya harus aku lakukan untuk bisa kembali ke duniaku sendiri, sebab terakhir kali aku kembali muncul keanehan ketika sebuah kejadian mengejutkan terjadi di dunia ini, dan perantaranya menggunakan buku tersebut, tapi sekarang kita tidak bisa menemukannya dan aku tidak tahu kemana lagi harus mencarinya" balas detektif Zen berbicara dengan wajah yang lesu dan tertunduk dengan lemas.
__ADS_1
Sang raja api mulai mendekati detektif Zen yang terlihat sangat lemas, dia terduduk di lantai sambil menundukkan kepalanya dengan wajah yang terlihat sedih, sang raja api sendiri meski tidak mempercayai dia sepenuhnya, namun dia bisa melihat wajah dari detektif Zen yang terlihat sedih sungguhan sehingga dia mulai mengulurkan tangan kepada detektif Zen dan mulai memberikan semangat kepadanya.
"Bangkitlah, jika kau tidak bisa menemukannya saat ini, kita bisa terus mencarinya bersama, aku sangat tidak mempercayai dirimu tetapi aku memerlukan bukti nyata untuk mempercayai ucapanmu tersebut, maka dari itu aku akan membantumu" ujar sang raja api Lu Shi Cheng kepada detektif Zen saat itu.
Detektif Zen yang sebelumnya menundukkan kepala dengan lesu dia mulai menengadahkan kepalanya dan menatap wajah sang raja api di hadapannya, dia mulai melirik ke arah tangan sang raja api yang hendak membantu dia untuk bangkit berdiri saat itu.
Detektif Zen mulai merasakan dirinya mendapatkan sebuah semangat dan energi baru lagi, sehingga dia terlihat menampakkan senyum kecil dan mulai menerima uluran tangan dari sang raja api Lu Shi Cheng tersebut, namun disaat dia menerima uluran tangannya tiba-tiba saja tak buku di sampingnya bergetar dan buku dengan tulisan dunia ajaib itu terjatuh ke lantai secara tiba-tiba, tidak di ketahui dari mana asalnya.
"Brukk....." Suara buku tersebut yang terjatuh di tengah-tengah sang raja api Lu Shi Cheng dan detektif Zen saat itu.
Hal tersebut mereka berdua yang tadinya hendak saling berpegangan tangan menjadi kembali menarik tangan masing-masing dan menatap ke bawah melihat buku tersebut.
Detektif Zen yang pertama kali melihatnya dia segera mengambil buku itu dan mulai memeriksanya dengan benar.
Sedangkan sang raja api Lu Shi Cheng mulai mengerutkan kedua alisnya ketika melihat buku kuno peninggalan ayahnya tersebut, yang bahkan sejak dulu dia selalu dilarang untuk membuka buku itu tetapi dia ingat sebelum berangkat perang dia sempat menjatuhkan buku aneh tersebut dan dia sempat membukanya karena penasaran, tetapi dia tidak melihat apapun di dalamnya dan buku itu hanya berisi sebuah halaman-halaman kosong tanpa arti yang jelas.
Bahkan tidak ada sedikitpun tulisan maupun coretan kecil di dalamnya sehingga kala itu dia segera menaruhnya kembali di rak secara acak sebab tidak mengetahui dimana buku itu di simpan sebelumnya dan saat itu dia kembali melihat buku tersebut tentu saja sang raja api Lu Shi Cheng merasa sangat heran melihatnya.
"Buku itu..." Ucap mereka berdua bersamaan.
Detektif Zen yang mendengar sang raja api juga mengetahui mengenai buku tersebut dia langsung memalingkan pandangan kepada detektif Zen dan dia membelalakkan matanya dengan sangat lebar hingga segera mengambil buku itu secepatnya karena dia takut buku tersebut akan kembali hilang lagi.
Meski dia melanggar ucapan dari ayahnya dahulu tetapi dia tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi kepada orang lain karena membuka isi dari buku tersebut sehingga dia memutuskan untuk memberitahu detektif Zen agar tidak mencoba membuka buku tersebut.
"Kau...jangan pernah membuka isi dari buku tersebut dan jangan merasa penasaran atasnya" ucap sang raja api mengatakan itu begitu saja.
Mendengar hal tersebut, detektif Zen justru merasa sangat heran karena dia sendiri sudah pernah membuka buku tersebut ketika di dunianya saat dia kembali dari dunia ini sebelumnya, dan dia mendapatkan ada sebuah tulisan bak seperti sebuah komik yang tidak bergambar di dalam buku tersebut, juga cerita di dalamnya sama pergi dengan semua yang dia alami di dunia aneh tersebut.
"Mengapa aku tidak boleh membuka buku ini?" Tanya detektif Zen mencoba mencari tahu alasannya.
"Aku tidak tahu apa alasan di balik semua itu tetapi mendiang ayahku pernah berpesan kepadaku bahwa buku itu adalah buku yang sangat berbahaya, sesuatu yang buruk bisa saja terjadi jika seseorang dari petinggi kerajaan membuka buku tersebut" balas sang raja api dengan wajah yang terlihat cukup cemas.
Melihat reaksi wajah dari sang raja Api Lu Shi Cheng ketika membalas pertanyaan darinya, detektif Zen mulai mencurigai sesuatu kepadanya dan dia segera menanyakan kecurigaannya tersebut karena sudah tidak bisa menahannya lagi.
"Apakah kau pernah membuka buku ini?" Tanya detektif Zen kepada sang raja api dengan wajahnya yang sangat serius dan menyelidik.
__ADS_1
Raja api terlihat diam termenung dan wajahnya menatap lekat kepada detektif Zen hingga tidak lama dia mulai memberikan anggukkan secara perlahan dan detektif Zen yang melihatnya langsung membulatkan mata merasa sangat kaget mengetahui hal tersebut.
"AA..apa? Lalu apa yang kau lihat di dalamnya, apa kau melihat sebuah kisah yang aneh atau kejadian aneh di dalamnya?" Tanya detektif Zen kepada sang raja api kala itu.
Dia terlihat sangat penasaran dan terus mencaritahu jawaban dari sang raja api Lu Shi Cheng lebih dalam lagi, sebab dia perlu mengetahui semua detailnya jika harus menyelidiki alasan dia masuk ke dalam dunia yang aneh ini.
"Tidak...aku sama sekali tidak menemukan apapun di dalam buku tersebut, semuanya hanya lembaran kosong dan coklat" balas sang raja api Lu Shi Cheng.
Detektif Zen langsung menghembuskan nafas dengan kasar kemudian tidak lama dia kembali berpikir dan mengerutkan kedua alisnya bersamaan karena mengingat kejadian pertama yang dia lihat pada buku aneh tersebut saat dia berada di dunia asalnya.
"Kenapa penglihatan ku dengan raja api ini berbeda, padahal kami berdua sama-sama membuka bumi buku ini, tidak mungkin jika buku ini ada dua" batin detektif Zen memikirkan dengan keras masalah yang sangat janggal tersebut baginya.
Karena detektif Zen adalah seorang detektif yang selalu memecahkan banyak kasus juga misteri aneh di dunianya dulu, maka dia selalu memiliki rasa penasaran yang tinggi dan selalu ingin menuntaskan semua hal yang tidak dia mengerti sebab terjadinya, karena dia mempercayai bahwa segala sesuatu yang terjadi pasti mampu di jelaskan dengan teori juga akal sehatnya sendiri.
Ketika terus memikirkan dan mencoba mengingat semua kejadian pertama yang dia alami sejak masuk ke dalam dunia aneh ini hingga sempat kembali lagi keluar dari sini dan dia mulai mengingat kejadian dimana dia sempat membuka buku tersebut sebelum dia membakarnya bersama dengan benda lain yang dia bawa dari dunia antah berantah ini.
"Haaaah....aku mengingat sesuatu! Raja api aku juga sempat membuka buku ini sebelumnya dan aku juga mihat hal yang sama denganmu, tetapi tidak lama dari itu aku mulai mihat buku ini menggambar sendiri, buku ini menampakkan sebuah cerita dan gambar hitam putih yang muncul dengan sendirinya, semua cerita dan gambar yang terdapat di dalamnya semua adalah kejadian yang aku alami selama aku berada di dunia ini" ucap detektif Zen yang sudah mengingat semuanya dengan jelas.
Sang raja api terus menyipitkan kedua matanya dan semakin merasa curiga juga penasaran penuh dengan buku aneh tersebut.
"Jika begitu apa maksudmu kita perlu membuka buku itu bersama untuk memastikan apa yang ada di dalamnya?" Balas sang raja api menatap kepada detektif Zen.
Dengan cepat detektif langsung saja mengangguk meng iyakan ucapan dari sang raja api saat itu, tetapi sang raja api sendiri langsung menolak hal tersebut dan dia tidak menyetujuinya sama sekali, sebab dia sudah mendengar ucapan dari sang ayah bahwa buku itu tidak boleh di buka oleh siapapun agar dunia ini tetap aman dan sentosa.
"Tidak ...kita tidak bisa melakukan kesalahan yang sama lebih dari sekali, harusnya kau menjadikan pelajaran apa yang terjadi denganmu karena kau membuka buku ini, apa kau mengalami dampak yang aneh setelah membuka buku ini?" Tanya sang raja api kepadanya lagi,
"Tentu saja, aku bisa kembali lagi ke dunia ini, itu karena saat aku membuka buku ini, perlahan semua gambar muncul beserta dialog yang ada di dalamnya, yang sangat sama persis dengan apa yang kita bicarakan di dunia ini baginda raja, karena aku penasaran aku menyentuh gambar di buku ini yang tidak selesai atau terpotong, tetapi ketika aku menyentuhnya...... Tidak berselang lama buku itu mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan dan sungguh hanya dalam waktu sekejap saja aku merasakan tubuhku terbawa sebuah arus yang menyedot aku masuk ke dalam buku ini, hingga tiba-tiba kembali ke dunia yang sangat aneh ini" balas detektif Zen menjelaskan semua pengalaman yang dia alami.
Sang raja api sedikit berpikir dengan apa yang di bicarakan oleh detektif Zen saat itu dan setelah detektif Zen kembali berbicara untuk meyakinkan sang raja api, akhirnya raja api Lu Shi Cheng mau untuk membuka kembali buku tersebut bersama detektif Zen.
"Baginda raja jika kau ingin mengetahui dimana dunia tempat aku tinggal, maka kau harus melakukannya, kita harus membuka buku ini agar kau juga percaya dengan apa yang aku ucapkan bahwa aku sama sekali tidak membual, apalagi mencoba membohongi dirimu" tambah detektif Zen memberikan gambaran kepada sang raja api.
Detektif Zen sudah bekerja keras untuk meyakinkan sang raja api Lu Shi Cheng, agar mau melakukannya dan membuka kembali buku aneh tersebut bersama dengan dirinya saat itu.
"Baiklah aku akan mencobanya, tetapi jika sesuatu terjadi, apakah kau bisa mempertanggung jawabkan semua konsekuensinya nanti?" Ujar sang raja api yang bicara sanga serius kepada detektif Zen.
__ADS_1
Detektif membuka matanya dengan sangat lebar dia merasa semua itu tidak akan terjadi karena dia pikir larangan itu juga sudah di langgar lebih dulu oleh sang raja api Lu Shi Cheng, sehingga jika semuanya yang di katakan oleh mendiang ayah handanya benar, maka semua itu pasti sudah berlangsung saat ini.
"Baiklah aku akan mempertanggung jawabkannya, lagi pula jika semua itu benar sangat berbahaya dan akan mengubah dunia ini, maka hal tersebut mungkin sudah terjadi dengan atau tanpa kita melihat isi dari buku ini lagi, sebab baginda sudah pernah membukanya lebih dulu bukan?" Balas detektif Zen yang mulai di mengerti oleh sang raja api.