Detektif Zen

Detektif Zen
Takdir Sendiri


__ADS_3

Detektif Zen menjadi orang yang paling kebingungan dan sangat tidak mengerti dengan apa yang sebenarnya tengah terjadi diantara sang raja api Lu Shi Cheng dengan wanita yang dia kira sebagai Meilan dan sangat misterius tersebut.


"Ada apa semua ini, kau mengenalnya dan Meilan siapa kau sebenarnya, apa kau ini sejenis hantu? Malaikat? Dewa? Atau apa?" Ucap detektif Zen semakin kebingungan sendiri.


Namun sayangnya Meilan sama sekali tidak menanggapi ucapan dari detektif Zen saat itu dia hanya menatap sekilas dengan tatapan yang semu dan dingin kepadanya lalu dia langsung beralih menatap ke arah sang raja api Lu Shi Cheng di hadapannya saat itu.


"Raja api dunia kerajaan yang ayahmu lindungi telah berakhir jika kau sang pemimpin dan keturunan dari ayahmu sendiri tidak berada di dalam dunia itu, aku tidak bisa mempertahankan semuanya jika kau sendiri bahkan tidak ada di dalamnya, semua akan kembali kepada dirimu dan keputusan ada di tangan kalian berdua" ucap sang roh gunung tersebut lalu menghilang begitu saja.


Mendengar ucapan itu dan melihat dengan mata yang terbuka lebar bagaimana wanita tersebut menghilang layaknya sebuah asap yang memudar terbawa oleh hembusan angin saat itu, detektif Zen semakin tidak bisa memahami semua yang terjadi pada hidupnya sejak dia bertemu dengan wanita aneh dan misterius seperti itu.


Bahkan dia sempat tersentak kaget karena melihat wanita tersebut menghilang begitu saja bak seperti hantu yang selalu dia tonton di serial horor kesukaannya.


"Astaga...kemana dia pergi, apa dia sungguh menghilang? Apa dia benar-benar bukan manusia?" Ucap detektif Zen sambil terus mencari keberadaan sang wanita tersebut kesana kemari tidak menentu.


Sedangkan sang raja api Lu Shi Cheng sendiri dia terlihat mulai merasa cemas dan dia mendekati detektif Zen lalu meminta agar dia bisa kembali ke dunianya saat itu.


"Detektif Zen bukankah kau yang membawaku kemari, maka kau seharusnya tahu bagaimana cara aku bisa kembali lagi ke duniaku bukan? Cepat bawa aku kembali kerajaan akan dalam bahaya jika aku tidak berada disana" ucap sang raja api begitu tergesa-gesa dan panik pada detektif Zen.


Namun sayangnya dia sendiri tidak bisa mengetahui dimana dia bisa menemukan buku ajaib tersebut di dunianya sendiri, sebab sebelumnya dia menemukan itu secara tidak sengaja diatas meja kerja miliknya namun sekarang dia bahkan tidak melihat keberadaan satu buku pun diatas meja kerjanya tersebut, sehingga dengan cepat detektif Zen langsung menggelengkan kepala membalas ucapan dari sang baginda raja api Lu Shi Cheng.


"Apa maksud dari gelengan kepalamu detektif Zen? Jangan pernah mengatakan jika kau tidak mengetahui cara agar aku bisa kembali?" Ucap sang raja api Lu Shi Cheng dengan matanya yang terbelalak sangat lebar.


Detektif Zen hanya bisa menunduk dengan lesu dan dia sendiri tidak tahu harus berbuat apa untuk membantu sang raja api Lu Shi Cheng, sebab dia juga mengetahui bagaimana rasanya ketika harus terdampar di dunia yang sama sekali tidak pernah dia datangi, dunia yang sama sekali tidak dia ketahui juga dunia yang tidak dia inginkan.


"Maafkan aku raja api Lu Shi Cheng tetapi aku sudah pernah mengatakannya kepadamu, bahkan aku sudah mengatakan semuanya berkali-kali kepadamu bahwa aku sendiri juga tidak pernah tahu bagaimana caraku datang ke duniamu dan cara aku kembali lagi ke dunia ini, semuanya terjadi begitu cepat dan aku tidak tahu mengapa semua ini bisa terjadi, aku bahkan merasa seperti ada seseorang yang mengendalikan dan dengan sengaja melakukan semua ini terhadap aku juga dirimu" balas detektif Zen mengatakannya.


Dengan cepat sang raja api Lu Shi Cheng langsung saja marah dan menatap tajam pada detektif Zen sambil langsung membentaknya dengan perkataan yang sangat menakutkan juga nada bicaranya yang tegas dan kuat.


"Kau tahu semua ini memang di kendalikan seseorang yang orang yang mengendalikannya adalah roh gunung, dia penguasa semua dalam duniaku dia yang mengendalikan keseimbangan dunia kerajaan dan mengamankan seluruh manusia di dalam sana agar hidup dalam damai dan mencegah terjadinya peperangan, namun tidak kah kau tahu jika aku menghilang secara tiba-tiba seperti ini bersamamu, maka kemungkinan besar kesalah pahaman akan terjadi diantara kerajaan api dan kerajaan suci saat ini, perang tidak akan terelakkan dan hanya roh gunung yang bisa menyelamatkan dunia itu dan seluruh kerajaan dari kehancuran" balas sang raja api Lu Shi Cheng dengan wajah yang sangat serius dan tatapan mata yang menusuk cukup lekat.


Mendengar penjelasan dari sang raja api Lu Shi Cheng, kini detektif Zen mulai memahami apa yang tengah menjadi ketakutan bagi sang baginda raja saat itu, tetapi dia mulai menanyakan mengenai siapa sang roh gunung tersebut, karena detektif Zen mulai mencurigai bahwa semua ini benar-benar ada hubungannya dengan wanita itu.

__ADS_1


"Tunggu....jika kau bilang sang roh gunung tadi adalah yang mengendalikan semuanya di duniamu, maka untuk apa dia sebelumnya malah membawa aku masuk ke dalam duniamu bahkan dia tidak memberikan ucapan apapun kepadaku dia tidak pernah menjelaskan apapun sebelumnya bahkan baru saja dia langsung menghilang tiba-tiba seperti itu" balas detektif Zen denga wajah yang penuh keheranan dan menyimpan banyak curiga pada sang roh gunung yang dianggap suci juga sangat kuat oleh sang raja api kala itu.


Namun sayangnya bahkan sang raja api sendiri tidak mengetahui apa alasan dari roh gunung bisa membawa masuk orang asing dari dunia lain masuk ke dalam dunianya saat itu hingga menjadikan wanita di sampingnya saat ini menjadi pengganti dari sang putri kerajaan api yang sama sekali tidak mirip dengan wanita tersebut dari tingkah laku juga hal lainnya kecuali wajahnya saja.


"Apa yang sebenarnya tengah di rencanakan oleh roh gunung, mengapa dia bisa membiarkan semua keganjilan ini terjadi kepadaku, padahal dia mengetahui bahwa aku adalah kunci dari kedamaian di dunia tersebut juga semua wilayah pada tiap-tiap kerajaan" batin sang raja api terus memikirkannya.


Namun sebenarnya disisi lain sang roh gunung tengah memperhatikan mereka berdua dan dia sesungguhnya bukan hanya sekedar roh gunung biasa dari dunia kerajaan yang di tempati oleh sang raja api Lu Shi Cheng sebelumnya.


Tetapi dia bisa mihat dan memperhatikan semua perkembangan dari dua dunia tersebut, melihat bagaimana cara para manusia itu beraktivitas dari atas dan memperhatikan segala gerak geriknya, hingga terpaksa sang roh gunung menciptakan raja api dalam ilusi yang membuat kerajaan api seakan-akan tidak pernah kehilangan raja mereka begitu pula dengan putri Xiao You saat itu.


Hanya sang roh gunung yang merupakan seorang dewa kehidupan yang mengetahui semua rencana dalam buku takdir yang mulai tidak bisa di kendalikan olehnya sendiri sebab kedua orang itu sudah menyalahi rencana yang sebelumnya sudah di susun oleh dewa kehidupan saat itu, sehingga dia tidak bisa menciptakan takdir yang tepat dan kuat bagi mereka berdua, dan kini mereka berdua yang akan membuat takdir serta akhir bagi mereka sendiri.


"Kalian akan bahagia dan menyesal, tergantung dari langkah yang akan kalian ambil" ucap sang roh gunung yang merupakan dewa kehidupan saat itu.


Disisi lain detektif Zen mulai merasa tidak nyaman dengan pakaian yang dia kenakan sehingga dia memutuskan untuk mengganti pakaiannya namun disaat dia hendak bangkit dan pergi ke kamar mandi, sang raja api Lu Shi Cheng justru malah mengikutinya dengan wajah datar dan kedua tangan yang dia taruh di belakang tubuhnya.


"Heh ...kau mau kemana?" Tanya detektif Zen dengan nada bicara yang cukup tinggi padanya,


"HAH? Astaga bagaimana bisa manusia ini berpikir seperti itu, apakah dia ini seorang mata-mata dan semacamnya?" Gerutu detektif Zen pelan sambil memalingkan pandangannya ke samping.


Dia berusaha untuk menenangkan diri dan mencoba untuk menjelaskan kepada rasa api tersebut bahwa dirinya tida akan pernah kembali ke dunia yang sangat menyeramkan dan selalu membuat dirinya tidak tenang, tidak nyaman untuk tidur juga harus memakan makanan yang tidak enak baginya.


"Raja api dengarkan aku baik-baik, aku sama sekali tidak akan pernah kembali ke dunia yang aneh itu, sampai kita menemukan bukunya tidak akan ada yang terjadi, kau harus mempercayai itu" ucap detektif Zen menjelaskan kepadanya.


Namun sayangnya sang raja api sama sekali tidak mempercayai apa yang dikatakan oleh detektif Zen dia justru malah terus mendekatkan wajahnya pada detektif Zen hingga membuat detektif Zen membuka matanya cukup lebar dan merasa sangat gugup saat itu, dia bahkan terus saja mundur selangkah demia selangkah secara perlahan untuk menghindari sang raja api saat itu.


"AA..AA..ahhh..apa yang mau kau lakukan, hey kenapa kau terus mendesakku seperti ini?" Ucap detektif Zen yang mulai merasa panik dan cemas di buatnya.


Sang raja api bahkan semakin menyipitkan matanya dan menyelidiki detektif Zen dengan sangat dekat saat itu, sampai membuat detektif Zen benar-benar berada dalam keadaan yang terdesak, dia tersentak ke dinding dan tidak bisa lari atau mencoba menghindar kemanapun lagi.


"Hey...raja api, apa yang mau kau lakukan kenapa kau terus seperti ini, hey ..ayo sadarlah apa kau sudah menjadi gila karena tidak ingin tinggal di dunia ini?" Tambah detektif Zen yang berusaha untuk menyadarkannya.

__ADS_1


Sampai tiba-tiba saja sang raja api melepaskannya dan dia mulai berbicara kepada detektif Zen untuk meyakinkan agar detektif Zen tidak mencoba kabur darinya saat itu.


"Baiklah aku sudah memperhatikanmu dengan baik dan aku tidak mungkin kehilanganmu, kau boleh pergi masuk tetapi aku harus ikut denganmu untuk memastikan kau tidak mencoba kabur dari pengawasanku" ucap sang raja api membuat detektif Zen sangat kaget hingga berteriak sangat kencang saat itu juga.


"APA? Heh...apa kau sungguh seorang raja api Lu Shi Cheng yang terhormat dan terkenal menyeramkan juga kejam di kerajaan apimu itu, bagaimana bisa setelah masuk ke dunia ini kau malah berubah menjadi pria mesum!" Bentak detektif Zen merasa sangat kaget dan dia langsung memeluk dirinya sendiri.


Sang raja api yang sama sekali tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan oleh detektif Zen barusan, dia pun hanya bisa mengerutkan kedua alisnya dengan merasa heran.


"Apa yang baru saja kamu katakan, apa itu pria mesum? Apakah dia tampan dan bijaksana sepertiku juga?" Tanya sang raja api membuat detektif Zen semakin membelalakkan matanya dengan lebar.


Bahkan saat mendengar hal itu detektif Zen langsung memeluk jidatnya sendiri saking merasa frustasi dan pusing dalam menghadapi sang raja Api Lu Shi Cheng yang sama sekali tidak mengerti tentang bahasa gaul atau bahasa aneh lainnya yang sering di gunakan oleh detektif Zen selama ini.


"Astaga...aku lupa dia seroang baginda raja yang berasal dari kerajaan kuno dan tidak akan tahu apa itu mesum, aaahhh ini adalah kesalahanku" gerutu detektif Zen setelah menepuk jidatnya cukup keras saat itu.


Dia pun berusaha menarik nafas dengan dalam dan membuangnya perlahan berusaha untuk menjelaskan kepada sang baginda raja api Lu Shi Cheng mengenai apa dan siapa pria mesum yang dia bicarakan saat itu, hingga setelah detektif Zen menjelaskannya menggunakan bahasa baku yang sering di gunakan ketika dia berbicara di dunia aneh itu, barulah sang raja api bisa memahaminya namun dia langsung membelalakkan mata sangat lebar dan mulai terlihat marah besar kepada detektif Zen saat itu.


"Oh ..jadi apakah kau menyamakan aku dengan pria yang tidak memiliki moral seperti itu?" Ucap sang raja api dengan tatapan tajamnya.


Sayangnya detektif Zen masih belum menyadari bahwa sang raja api tengah marah besar kepadanya kala itu dan bodoh ya detektif Zen justru malah mengangguk dan meng iyakan apa yang dikatakan oleh sang Baginda raja api dengan refleks.


"Betul, kau adalah pria yang seperti itu karena kau ingin masuk ke dalam kamar mandi bersamaku" balas detektif Zen tanpa rasa takut sedikitpun karena dia belum menyadari keadaan sang raja api yang tengah marah besar saat itu.


Hingga ketika berbalik dan menoleh ke arah sang raja api barulah detektif Zen langsung terdiam dan menatap penuh kecemasan melihat sang raja api yang sudah memasang wajah sangat menyeramkan, penuh dengan aura yang gelap dan menakutkan dari dalam dirinya saat itu.


"Ohhh...astaga...aku pasti sudah membuatnya sangat marah, kenapa aku tidak menyadari hal itu sejak awal, aduh...aku harus menghindarinya dengan cepat" batin detektif Zen saat itu.


Wajahnya masih memasang senyum kecil kepada sang raja api Lu Shi Cheng dan dia masih berpura-pura seakan dia belum menyadari kemarahan sang raja api kepadanya saat itu.


"AHA....hehe...kalau begitu aku harus segera pergi untuk mengganti pakaian ini, hehe permisi Baginda raja" ucap detektif Zen sambil langsung saja berlari melesat dengan cepat masuk ke dalam kamar mandi dan mengunci pintunya dengan kuat.


Sedangkan sang raja api Lu Shi Cheng sendiri hanya menghembuskan nafas kasar juga mengepalkan kedua tangannya yang sedari tadi sudah menahan emosi yang sangat besar sebelumnya.

__ADS_1


__ADS_2