Detektif Zen

Detektif Zen
Menggunakan Motor


__ADS_3

Detektif Zen terpaksa memberikan sandal itu untuknya karena memang tidak ada lagi yang bisa dia berikan untuk dipakai oleh seorang raja api yang memiliki postur tubuh jauh berbeda dengan dirinya yang mungil, langsung dan kecil itu.


"AA...AA..ahh...maafkan aku tapi setelah ini aku janji akan memberikanmu sepatu yang cocok, tapi untuk saat ini aku hanya memiliki ini saja untukmu, tolong kamu pakai ya," ujar detektif Zen sambil tersenyum kecil kepada sang raja api.


Raja api terlihat menghembuskan nafas kesal sambil menatap tajam pada detektif Zen saat itu, dia tidak bisa menerima terlalu banyak penghinaan dengan cara seperti ini dari detektif Zen tetapi karena dia ingin segera kembali ke dunianya jadi terpaksa sang raja api harus merelakan dirinya terus di perlakukan seperti ini oleh detektif Zen.


"Cepat selesaikan semuanya!" Balas sang raja Api Lu Shi Cheng dengan gigi yang dia meratakan sangat kuat, membuat detektif Zen yang melihat wajahnya langsung merasa ngeri.


Detektif Zen segera membawanya ke luar bahwa dia mau untuk membukakan pintu bagi sang raja api dan mulai meminta sang raja api untuk menunggu dirinya di depan rumah sejenak karena detektif Zen masih memerlukan mengeluarkan sepeda motor miliknya, ya detektif Zen memang memilih satu sepeda motor dengan model layaknya motor KLX miliknya yang sering dia gunakan untuk menyelesaikan kasus selama ini.


Dan karena dia tidak bisa pergi mengunjungi salon menaiki bus sebab terlalu ramai itu akan membuat dia malu ditambah jika dia memutuskan memesan taxi lagi itu akan membuat pengeluarannya semakin membeludak, jadi demi bisa membeli sepatu untuk sang raja api nantinya, kini detektif Zen terpaksa harus mengeluarkan motor KLX kesayangannya tersebut untuk dia gunakan membonceng sang raja api ke salon terdekat untuk memangkas rambutnya.


"Baginda raja api kau tunggulah disini sejenak, aku akan mengeluarkan kendaraan milikku dahulu," ucap detektif Zen menyuruhnya untuk menunggu.


"Cepatlah aku tidak ingin berlama-lama." Balas sang raja api yang langsung dianggukkan oleh detektif Zen.


Detektif Zen mulai pergi ke garasi rumah yang ada di samping saat itu, dia hanya perlu menekan beberapa tombol disana hingga gerbang garasi itu terbuka ke atas dan membuat sang raja api yang melihat hal seperti itu kembali terperangah kaget dan menatap penuh dengan keheranan sebab dia melihat gerbang itu terbuka sendiri, padahal itu terbuka karena detektif Zen yang menekan kode pada tombol pembuka kunci di samping gerbang garasi miliknya.

__ADS_1


"Wah......ini sangat luar biasa, apa kau memiliki semacam kekuatan sihir yang bisa mengangkat benda ini?" Tanya sang raja Ali membuat detektif Zen hanya bisa menghembuskan nafas dengan kesal.


"Huuuff...tidak raja api, di dunia ini tidak ada sihir dan apapun yang selalu kau bicarakan itu, semuanya dapat di jelaskan dengan menggunakan pengetahuan, tapi aku tidak mungkin harus menjelaskannya sekarang kepadamu, kita bisa mempelajari semua ini nanti, sekarang kamu harus memangkas rambutmu dengan benar terlebih dahulu, itu juga jika aku tidak ingin ditertawakan banyak orang nantinya." Balas detektif Zen membuat sang raja api Lu Shi Cheng langsung saja terdiam.


Detektif Zen langsung masuk ke dalam garasi rumahnya dan menaiki motor KLX yang meren berwana hitam di seluruh bagian bodynya hanya ada beberapa plat merah sebagai hiasan semata, motornya itu sangat keren sekali, di tambah orang yang menaikinya adalah detektif Zen yang mengenakan semua pakaian serba hitam bahkan dia menambahkan kacamata hitam di wajahnya untuk menutupi rasa malu yang dia rasakan nantinya.


Detektif Zen mengeluarkan motor itu dan menutup kembali gerbang garasinya hingga dia segera melajukan motor itu dan memutarnya di hadapan sang raja api Lu Shi Cheng.


"Detektif Zen.. apa yang kau naiki itu, apa dia berbahaya atau tidak?" Tanya sang raja api Lu Shi Cheng yang langsung saja membuat detektif Zen tertawa sangat lebar.


"Apa? Ahahaha...raja api ini sama sekali tidak bahaya, sepeda motor ini tidak akan bergerak jika bukanaku yang menggerakkannya, ini hanya alat transportasi sama seperti kuda yang selalu kau gunakan untuk berpergian hanya saja yang ini namanya motor, kau ingat itu ini adalah motor, sepeda motor kesayanganku." Bas detektif Zen yang juga segera menjelaskannya.


"Aahh...raja api Lu Shi Cheng apa lagi yang sedang kamu tunggu? Ayo sini dan cepat naiklah di belakangku, anggap bahwa benda ini adalah kudamu, dan kau harus berpegangan seperti ini kepadaku, pegang dengan erat, apa kamu mengerti?" Ucap detektif Zen sambil melingkarkan kedua tangan raja api pada perutnya.


Raja api hanya menatap terperangah kepadanya dan dia langsung mengangguk menuruti ucapan detektif Zen begitu mudahnya tanpa sadar sebab dia terlalu fokus dengan sepeda motor yang dia tunggangi saat itu.


Sang raja api Lu Shi Cheng merasa benda tersebut benar-benar sama persis dengan kuda perang yang dia pakai hanya saja benda ini jauh lebih ringan dan terasa efektif saat digunakan olehnya berbeda dengan seekor kuda yang biasa dia pakai, dimana dia harus terus mengendalikannya dan memecut nya agar bisa melaju dengan cepat.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan sang raja Api Lu Shi Cheng sama sekali tidak mengeluarkan pembicaraan untuk bicara dengan detektif Zen, dia terlalu tegang dan sangat takut akan jatuh karena dibonceng oleh detektif Zen menggunakan laju yang cukup kencang sampai angin saja hampir menerbangkan topi yang dipakai oleh sang raja api saat itu.


Sampai akhirnya ketika sudah sampai di depan salah satu salon langganan detektif Zen dia merasa sangat senang dan begitu lega sudah sampai disan, berbeda dengan sang raja api Lu Shi Cheng yang terlihat sangat tertekan saat itu, selain itu dia juga terlihat bergetar cukup hebat mungkin kaget dengan apa yang baru saja dia naiki.


Detektif Zen segera menghampirinya dan menarik tangannya agar bisa segera masuk dan di make over oleh para pelayan yang ada di salon itu, namun saat dia hendak menarik tangan sang raja api detektif Zen mulai merasa aneh melihat ekspresi dari sang raja Ali yang masih terperangah seperti itu bahkan kakinya juga masih terlihat gemetaran.


"Raja api ayo cepat kita masuk ke dalam dan memangkas rambutmu sesuai dengan apa yang kau inginkan." Ucap detektif Zen yang sangat bersemangat sekali saat itu.


"Eehhh...raja api ..ada apa denganmu? Kenapa wajahmu tegang seperti itu, apa kau baik-baik saja? Raja api.... Raja api Lu Shi Cheng? Apa kau baik-baik saja?" Tanya detektif Zen kembali mendekatinya.


Sang raja api Lu Shi Cheng sendiri mulai membalas tatapan dari detektif Zen saat itu dan dia mulai berbicara dengan penuh emosi kepadanya.


"Kau...beraninya kau memperlakukan seorang raja yang terhormat sepertiku dengan cara seperti ini? Aku tidak akan pernah menaiki kuda itu lagi." Ucap sang raja api Lu Shi Cheng sambil menunjuk ke arah sepeda motor milik detektif Zen yang sebelumnya mereka kendarai untuk sampai ke salon tersebut.


Tentu saja detektif Zen langsung membelakkan matanya dan menatap dengan heran sebab dia pikir tidak ada yang salah dengan motor kesayangannya tersebut, dia bahkan sangat menikmati suasana di perjalanan saat mengemudikannya setelah sekian lama dia tinggalkan sebab tersesat di dunia aneh sebelumnya.


"Ehhh...raja api, memangnya kenapa kamu tidak ingin menaikinya lagi, ini adalah motor yang sangat bagus dan selalu aku rawat dengan baik, tidak ada yang salah dengan motor ini." Ucap detektif Zen bertanya alasan sang raja api tentang hal itu.

__ADS_1


Sang raja api Lu Shi Cheng langsung saja menyangkal ucapan detektif Zen sambil langsung meninggikan suaranya dan melarang detektif Zen untuk jangan pernah menggunakan motornya lagi jika tengah bersamanya.


"Tidak...itu adalah kuda paling buruk, dia melaju tanpa kecepatan yang stabil dan itu bisa sangat berbahaya bagi siapapun yang menaikinya, aku beritahu kau jangan pernah mengemudikan benda aneh seperti itu lagi, terutama jika kau hendak pergi membawaku!" Balas sang raja api yang sama sekali tidak tahu apapun.


__ADS_2