
Jawabpan mu boleh juga, sepertinya kamu banyak berlatih "ucap Kenan masuk ke ruangan Sintia."
Aku hampir sesak nafas berada di dekatnya.
Hahahah... aku mengerti, tapi percayalah ini baru permulaan kedepannya kamu harus lebih mempersiapkan Diri.
Ya, Sepertinya begitu aku harap dia tidak membuatku mati berdiri di depannya, Oksigen di ruangan ini seperti habis di hisap dirinya sendiri. Lihat bahkan sampai saat ini aku masih deg-deg kan takut dia tiba-tiba kembali kesini lagi.
Tenang saja dia tidak memakan manusia kamu hanya perlu sedikit menarik ulurnya. Jangan mudah goyah sedikit lebih tegas jangan terlalu naif dan mungkin dia akan membawa kekasihnya kerumah kalian untuk membalas kejadian ini.
Aku akan lebih berusaha lagi dan untuk hal itu akan sudah memikirkanya, karna Bibi sudah mengatakan kalau Mas Al dulu sering membawa mantanya ke rumah dan kejadian itu juga pasti akan terulang.
Mungkin sedikit sulit, tapi aku yakin kamu mampu melewatinya aku percaya padamu, ini demi keluarga kecil kalian "ucap Kenan."
Ya,Semoga saja. Bagaimana dengan mertuaku, apa kamu sudah mengurusnya? Aku bahkan tidak sanggup jika harus berurusan dengan mereka, karna kamu tau sendiri aku tidak punya kekuatan dan dapat di pastikan aku akan kalah.
Masalah itu aman mereka ada di pihakmu, aku sudah menjelaskan kejadian sebenarnya. Jadi kamu tidak perlu khawatir karna saat ini bukan hanya aku yang mendukungmu, tapi mereka juga lakukan peranmu dengan baik jangan kecewakan kami.
"Setelah persetujuan dengan Sintia, Kenan langsung ke Rumah Alvaro untuk membahas rencana ini. Awalnya mereka menolak tapi setelah Kenan menjelaskan detailnya, Orang Tua Alvaro sangat kecewa dengan sikap anaknya dan mereka menyetujui rencana Kenan dan memihak Sintia sepenuhnya."
Bagus lah jadi aku tidak perlu khawatir lagi seperti ini, Tapi, tolong sebelum kamu melakukan sesuatu bicarakan dulu dengan ku jangan buru-buru seperti ini, Aku hampir tidak bisa menjawabnya.
__ADS_1
Bukankah seperti ini terlihat sangat Natural ?
Ya, Natural bagimu tapi tidak bagi jantungku. Sepertinya aku harus menemui Dokter spesial jantung, aku tidak ingin mati muda sebelum suamiku sadar.
Dan dia akan sangat merasa bersalah jika Istrinya mati muda karna ulahnya sendiri. "balas Kenan Datar."
Apakah kamu juga mendoakan ku mati mudah, bahkan kamu sangat senang mengatakan itu "sentak Sintia."
Hahahaaha.... "Tidak !! aku hanya bercanda."
"Cih', kembali lah ternyata kamu sangat menyebalkan "usir Sintia."
Kamu mengusirku? "Kenan mengerutkan keningnya."
Kita ini sekutu bukan lawan, kenapa kamu mengusirku seperti suamimu.
Karna kamu sama dengannya, Sama-sama menyebalkan "Sintia mendorong tubuh Kenan keluar, karna Kenan sangat merusak moodnya."
"Sintia menutup pintu rapat-rapat dan menguncinya dari dalam. Dia tidak ingin di nganggu siapapun untuk saat ini, karna kedua Pria yang menemuinya sejak tadi hanya merusak moodnya."
Menarik !!! mereka berdua memang jodoh, tidak salah aku membantu keduanya untuk bersatu "batin Kenan melihat ke arah pintu dan berlalu dari sana masuk ke dalam ruangannya."
__ADS_1
*
*
"Berbeda dengan Alvaro setelah kembali dari Kantor Kenan, Dia tidak kembali lagi ke Kantor melainkan dia pergi menenangkan Diri ke Cafe tempat Favorit nya. Karna biasanya dia akan pergi kesana jika suasana hatinya tidak bagus, sudah sangat lama dia tidak mengujungi Cafe ini. Terakhir saat dia tau pertama kali kalau Pacarnya Sindi menghianatinya dua tahun yang lalu dan hari ini baru dia kembali lagi ke tempat ini setelah sekian lama."
"Ck', Dia pikir dia siapa ? Beraninya dia menghianati ku dan dengan santainya dia mengatakan jika itu bukan hal penting aku juga bisa membalasnya.
Apakah pernikahan ini tidak penting baginya? atau memang dia sengaja Menikah denganku supaya dia bisa dekat dengan Kenan?
Aku tidak percaya ini bagaimana mungkin Mama sangat menyukai Menantu yang buruk seperti itu, bahkan kecantikannya masih kalah dari Diana.
Dan kenapa juga Kenan merusak persahabatan kami hanya karna Wanita itu, Apa dia kekurangan Wanita sekarang atau apa barang milikku sangat menarik baginya. Ini sangat menyebalkan.
"Alvaro merancau tidak jelas seolah seperti orang mabuk padahal dia tidak mabuk sama sekali. Di depannya hanya di Suguhi Cappucino Float dan Kue Tiramisu, tapi entah kenapa dia jadi sekonyol ini."
Ahh.. ia Diana, Malam ini aku akan membawa Diana datang ke Rumah, biar dia tau kalau aku tidak bergantung kepadanya dan kejadian tadi sama sekali tidak penting bagiku.
Cih,,,Dasar wanita tidak tau diri, memang Wanita tidak ada yang bisa di percaya. Wajahnya saja yang terlihat lugu aslinya sangat Munafik aku semakin membencinya.
Kita lihat saja Nanti malam kamu pasti di bakar Api Cemburu melihat kedekatanku dengan Diana dan Aku pastikan kamu akan menangis mengemis erhatian dari ku "Alvaro terkekeh sendiri dengan pikiran Konyolnya."
__ADS_1
Tunggu saja Istriku "ucap Kenan tanpa sadar."