DI ANAK TIRIKAN

DI ANAK TIRIKAN
Bab 7


__ADS_3

Sintia, siap kan dirimu ayah akan Menjodohkan mu dengan Anak Tunggal Keluarga Anderson.


Ayah Alvaro, teman lama ayah, Dia juga yang telah membantu Perusahaan Keluarga kita yang sedang Pailit. ini lah saatnya kamu untuk membalas Budi ke ayah, karna selama ini ayah tidak pernah meminta mu apa-apa. Membesarkan mu juga bukan hal yang mudah, ayah telah banyak mengeluarkan uang untuk mu dari lahir sampai sekarang. Bersikap lah baik jangan membuat malu dengan Keluarga Anderson setidaknya beri Ayahmu ini sedikit muka.


Setelah, Sila kembali dari gudang bersama, Sintia. Dia langsung di bawa ke ruang kerja ayahnya, tanpa basa basi, Sutomo langsung menjelaskan tujuannya datang kesini.


Lusa, Keluarga Anderson akan datang melamarmu ke rumah ini berdandanlah sebaik mungkin jangan pasang muka sedih mu. Ayah sudah menyuruh, Surti membelikan mu Gaun pakailah itu nanti.


Baik ayah.


Sintia menerima Perjodohan Ayahnya, karna bagaimanapun Dia tidak punya kuasa untuk menolak Ayahnya, tapi yang membuat, Sintia bersedih saat mendengar penuturan Ayahnya yang membicarakan biaya hidupnya selama ini seakan Dia bukan anak kandungnya. Semua di perhitungkan bahkan mulai dari Dia lahir, padahal bukan maunya, Sintia di lahirkan kedunia ini, Sintia bener benar sakit hati mendengar itu semua tapi Dia berusaha kuat untuk tidak menagis di depan ayahnya, Dia tidak Ingin terlihat lemah.


Hmmm... "Kamu boleh keluar sekarang."


Sesampai di kamar, Sintia menangis sendu, Air Mata yang sedari tadi di tahannya langsung terjatuh tanpa se ijin pemiliknya. Sintia, duduk di atas ranjangnya tanpa menyalakan lampu Dia terisak meringkuk kan badannya seperti bola di dalam selimut.


Ya Tuhan, Dosa apa yang telah aku lakukan di Masa lalu, Kenapa Ayah sangat membenciku, Apa salahku? Aku juga tidak meminta di lahirkan kedunia ini, Kenapa ya Tuhan? Kenapa? "Sintia memengangi dadanya yang terasa sesak sambil terisak kecil".


Baik lah, aku akan menerima Perjodohan ini dengan iklas mungkin ini jalannya supaya aku bisa keluar dari rumah ini dan tidak membebani ayah lagi. Apapun yang terjadi nanti aku iklas Ya Tuhan, satu hal yang ku minta tolong kuatkan hati ku "Ucap Sintia dalam hati."


*


Aku dengar, kamu akan segera menikah? "tanya Kenan sahabat Alvaro."


Sepertinya kabar itu tersebar begitu cepat "Saut Alvaro dengan suara malas."


Hmmm... "Paman yang mengatakan itu, Dia pamer dengan Ayahku."


Hahhahhaha...

__ADS_1


Keluarga Kenan dan Alvaro masih saudara jauh, itu lah kenapa Kenan tau kabar itu. Dengan cepat ayah Alvaro datang kerumahnya hanya untuk memberitahu perihal rencana perjodohan Alvaro. Apalagi tujuannya jika tidak untuk pamer, karna Dia akan segera punya mantu dan hal itu membuat ayah Kenan mendesaknya untuk segera Menikah, seakan tidak mau kalah mereka berfikir bahwa Nikah itu seperti perlombaan saja.


Apa alasanmu menerima ini biasanya kamu menolak, Apa yang kamu rencanakan? "tanya Kenan karna memang ini bukan yang pertama."


Ayah mengancamku akan menarik semua Asetnya, untuk saat ini Aku belum memiliki kekuatan untuk melawannya kamu tau itu.


Alvaro dan Kenan sudah berteman sedari kecil, jadi di antara mereka tidak pernah ada Rahasia karna mereka berdua saling terbuka. Itulah kenapa Alvaro berkata jujur dan tidak jarang juga keduanya saling curhat satu sama lain, saat ini Alvaro memang sedang membangun Perusahaannya sendiri tanpa sepengetahuan ayahnya tapi masih tahap perkembangan belum sebesar Milik ayahnya, jika Dia menolak perjodohan ini ayahnya akan menarik semua Aset yang dimiliki Alvaro dan dengan mudah menggulingkan Usaha yang di bangunnya saat ini.


Apa Paman sekejam itu? "Kenan memastikan."


Hmmmm... Bahkan Dia bisa lebih kejam dari itu dan mungkin ayah sudah lelah dan takut kehilangan Istrinya. kamu tau itu Istrinya segalanya baginya.


Hahahahhhahha..


Kamu kejam sekali Itu juga Ibu mu, Bibi bahkan lebih sayang kepadamu di bandingkan Suaminya itu, Ibu mu bahkan kurang sehat karna terlalu memikirkan mu.


Hmmm "deheman Alvaro."


Hmmm..."Aku akan berusaha."


Tapi siapa wanita itu? kata Paman dari Keluarga Sanjaya tapi bukan, Sila. Siapa dia? aku bahkan tidak pernah melihatnya "tanya Kenan, dia memang mengenal, Sila karna pernah bertemu di Pertemuan Bisnis di bawa Sutomo tapi untuk Calon Alvaro dia tidak tau.


Dia anak Pertama Keluarga itu, Dia sedikit tertutup bahkan orang ku tidak menemukan hal yang menarik tentangnya "jawab Alvaro karna memang dia sudah menerima laporan dari anak buahnya."


Menarik !!


Apa kamu tidak penasaran denganya? "tanya Kenan penuh selidik."


Tidak, Dia menerima itu karna ayah membantu Perusahaan mereka yang hampir Gulung Tikar, semua itu karna uang jadi tidak ada yang istimewa dengannya.

__ADS_1


Tapi aku sedikit penasaran dengannya, bukan kah Wanita dari Keluarga teman Paman selalu menolak. Kenapa dia menerima mu, apakah Karna dia orang yang tertutup sehingga tidak mendengar rumor tentang mu di luar sana?


Mungkin, Itu bisa saja terjadi "jawab Alvaro."


Lalu, apa yang akan kamu lakukan dengannya ?


Untuk saat ini aku belum yakin kita lihat situasi saja "Alvaro, memang belum yakin dengan Calon Istri itu Alvaro masih ragu Dia menerimanya karna harta atau hal lain dia masih menyelidiki itu."


Hmm... Aku rasa, kamu jangan terlalu keras kepadanya filing ku berkata Dia wanita baik jangan sampai kamu menyesal .


Jangan terlalu mengurusi ku, cari lah Jodoh mu juga, segerahlah menyusul ku "ujar Alvaro."


Hhahaha... Bahkan kamu belum Menikah kamu sudah sama dengan Paman, memang buah tidak jatuh jauh dari pohonya "gelak tawa Kenan."


Kalau begitu ayo kita cari berdua saja, sudah seminggu ini aku berpuasa aku terlalu sibuk akhir akhir ini "Ajak Alvaro."


Apa?


Kenan tiba tiba menghentikan tawanya.


Bukan kah tadi kamu bilang akan segera menikah dan akan berusaha sedikit lebih baik dengannya ? bahkan tadi kamu menyuruhku mencari jodoh "Cecar Kenan"


Itu masih rencana "jawab Alvaro santai."


Setidaknya kamu harus sudah belajar dari sekarang aku dengar lusa kamu akan melamarnya "Kenan sedikit menasehati sahabatnya itu."


Aku yang akan menikah bukan kau, jangan terlalu ikut campur. Aku bahkan tidak tau Dia wanita baik baik atau sok Polos, yang sedang berusaha menyembunyikan Jati dirinya dari khalayak orang umum "jawab Alvaro sedikit menaikkan volume suaranya."


Mendengar itu, Kenan sedikit merasa kasian dengan Istri Alvaro nantinya, karna memang sahabat nya yang satu ini sangat Egois dan keras kepala. Dia tidak yakin Istrinya bisa bertahan apa tidak nantinya, bahkan Paman dan Bibinya angkat tangan dengan sikap Alvaro. Apalagi dengan wanita yang ingin dinikahinya ini yang bukan siapa siapanya Itu akan sangat mustahil.

__ADS_1


Ahhh... Baik lah ayo kita pergi, kebetulan aku mendengar ada barang baru malam ini. Aku sudah memesannya untuk kita.


__ADS_2