DI ANAK TIRIKAN

DI ANAK TIRIKAN
Bab 8


__ADS_3

Disini lah mereka sekarang, di sebuah Bar yang terkenal di Kota ini. Tempat langganan Kenan dan Alvaro untuk memuaskan Nafsu Birahinya yang sudah lama di tahan.


Lihat itu Dia, sangat seksi dan menawan aku dengar Dia masih Virgin "tunjuk Kenan ke wanita yang berjalan ke arah mereka."


Bukah kah, kita sudah biasa mendapatkan yang baru?Apa istimewanya? "Cibir Alvaro."


Kamu benar, tapi Dia menarik. Aku dengar pelanggan lain selalu dia tolak, saat Dia tau kamu yang membookingnya dia langsung setuju.


Mungkin harganya tidak cocok, ingat ada harga ada kualitas "Alvaro menanggapinya biasa saja karna hal seperti itu sudah biasa terjadi disini.


Tapi aku tidak yakin, mungkin Dia sudah lama mengincarmu.


Kamu benar !! siapa yang tidak jatuh dengan pesonaku. "jawab Alvaro dengan percaya diri."


Hahha..."Kamu memang selalu senarsis itu."


Hallo... cantik.


Sapa Kenan ke wanita yang berdiri di depan mereka.


Hmmmm... "hanya itu yang keluara dari bibir seksinya"


Kalian memang cocok "bisik Kenan di telingan Alvaro."


Aku sudah menunggumu lama, mau sekarang atau nanti? "Tantang Wanita itu ke Alvaro."


Mendengar itu, Alvaro langsung membawa Wanita itu pergi Dia tidak suka di tantang seperti ini.

__ADS_1


Hey tunggu...!! Kalian bahkan belum minum "suara Kenan menghentikan langkah mereka."


Setidaknya minumlah segelas untuk —


Belum sempat, Kenan menyelesaikan ucapanya Alvaro langsung meneguk segelas Bir di depannya dengan cepat.


Puas...!!


Jangan menghalangiku, carilah teman minummu dan kamu sudah di tunggu Wanitamu di kamarnya "ucap Alvaro, lalu dengan cepat pergi dari tempat itu."


Mulut Kenan menggangga lebar melihat tingkah Alvaro, karna selama berteman dengan Alvaro, Dia belum pernah setidak sabaran ini dengan wanita malamnya.


Bahkan, Dia tadi mengatakan wanita itu biasa saja. Tapi lihat sekarang, Dia yang tidak sabar seperti baru melakukan hal ini saja "desis Kenan."


Ahk baiklah, aku juga akan menyusul Wanitaku, "I'm Coming baby."


Setelah kepergian Alvaro, Kenan pun menyusul Wanita yang sudah di pesannya dia tidak ingin minum sendiri tanpa Alvaro.


Alvaro langsung melempar Wanita itu di atas tempat tidur dan menindinya dari atas.


Aku tidak percaya, ternyata seorang Alvaro Anderson setidak sabaran ini "Kata wanita itu membuka mulut."


Aku tidak ingin membuang buang waktu dengan Wanita Seperti mu "Hina Alvaro."


Mendengar itu, Wanita itu merasa tersindir ingin melawan tapi tidak bisa Dia tidak ingin menggagalkan rencananya. "Wanita itu ialah Diana, Diana memang sengaja mendatangi Clup ini dengan maksud tertentu. Diana memang sengaja hanya menerima orderan Alvaro saja karna kali ini Alvaro lah targetnya, Diana berusaha sekuat mungkin untuk tidak terpengaruh."


Setidaknya, J*l*ng kecil ini nantinya akan memberimu kenikmatan yang luar biasa dan aku pastikan kamu belum pernah rasakan dari Wanita manapun yang selama ini kamu tiduri dan aku pastikan kamu akan mengulangi permainan ini lagi dan lagi "saut Wanita itu sedikit memanasi."

__ADS_1


Tutup mulut mu J*l*ng kita lihat saja nanti, sampai dimana kamu bisa memuaskanku "jawab Alvaro."


Kita liat saja nanti, Tuan Muda Anderson "balas Wanita itu mengedipkan matanya sebelah."


Tanpa berbasa-basi lagi, Alvaro dengan cepat memulai aksinya. Dan benar saja Alvaro berulang kali mengulangi permainan panas dengan Wanita ini, seakan tidak ada capenya Dia seperti orang kerasukan dan bahkan Diana sangat kewalahan di bawah sana. Alvaro juga bertanya dalam hati, kenapa bisa se luar biasa ini, karna sebelumnya dia tidak pernah mengulanggi permainan lebih dari dua kali.


Setelah merasa puas Alvaro tepar di samping Wanita itu, Diia merasa sangat kelelahan karna tenaganya hampir habis dan sebelum sebelumnya tidak pernah merasakan se cape ini. Dia ingin tidur untuk mengembalikan tenaganya, tapi belum sempat dia menutup mata dia mendengar Wanita di sebelahnya membuka mulut.


Hhahaha... "benar yang aku katakan, bahkan Kamu hampir saja Membunuhku tidak memberiku celah sedikitpun, padahal ini yang Pertama bagiku."


Aku bahkan tidak percaya Ini yang Pertama bagimu karna kamu sangat lihai, Aku bukan orang bodoh yang bisa kamu bohongi seperti Pria lain aku tau mana yang asli dan bekas operasi "cibir Alvaro."


Memang benar, Diana bukan lah seorang Perawan seperti yang di dengarnya, Dia bisa memastikan itu dari keagresifan Wanita itu. tapi, Alvaro akui kalau Diana memang sangat nikmat dan luar biasa benar kata Diana dia belum pernah merasakan hal ini dari wanita yang biasa ia tiduri apalagi permainan mereka hampir seimbang.


Mendengar itu, Diana sedikit kurang percaya diri karna Alvaro mengetahui kebohongannya dengan mudah. Memang benar, Dia melakukan Operasi tapi baru kali ini bisa di tebak oleh patner ranjangnya, biasa tidak pernah ketahuan. Tadinya Dia memang ingin berpura pura Naif tapi karna permainan Alvaro, Diana jadi tidak bisa menahan diri dengan cepat mengimbangi permainan Alvaro. Mungkin karna itu lah Alvaro mengetahuinya.


Kamu memang pintar, Tuan Muda dan aku akui kamu sangat luar biasa "saut Diana."


Ya, Aku tau itu belum pernah ada Wanita yang kecewa kepadaku "jawab Alvaro percaya diri."


Kamu benar, tadinya aku pikir yang di katakan orang orang itu hanya kebohongan ternyata kamu di luar prediksi. Aku tidak menolak jika, kamu ingin memesanku lagi, tuan "Diana nenawarkan diri."


Hahahhah.... "J*la"g memang tetap lah J*la*g kamu sama dengan Wanita lain, tapi aku akui permainan mu luar biasa. Aku akan memikirkan hal itu persiapan diri mu karna mungkin akan lebih dari ini."


Mendengar hal itu Diana Tersenyum lebar, Walau ucapan Alvaro menghinanya tapi Ini lah Rencana nya untuk menjerat Alvaro dan menjadikannya patner ranjangnya. Dengan begitu, keuangannya berjalan lancar karna bayaran dari Alvaro sangat Tinggi di bandingkan dari orang lain dan dengan begitu dia bisa pelan pelan mengisi hati Alvaro yang kosong dan masuk ke dalam kehidupannya, karna Diana jelas tau Alvaro jika sudah Cinta, Dia akan sangat Bodoh seperti yang dilakukan ke Mantan Pacarnya dulu. Diana tau kisah masa lalu Alvaro tapi Alvaro tidak tau siapa Diana ini sebenarnya, Dia hanya tau kalau Diana seorang ****** biasa.


Baiklah, Aku akan melayanimu sepuasnya "jawab Diana."

__ADS_1


Kalau begitu mulai lah dari sekarang, karna aku ingin memakan mu "dengan cepat Alvaro menindi Diana."


Apa ?


__ADS_2