DI ANAK TIRIKAN

DI ANAK TIRIKAN
Bab 3


__ADS_3

Yes !! Akhirnya aku bisa keluar dari rumah ini juga. "Yei...!! senang banget."


Sampai di kamar Sila tertawa bahagia karna Dia berhasil mengelabuhi sang Ayah dan Dia pun mengambil ponselnya dan menghubungi kekasihnya.


Halo sayang, Besok kita jadi pergi ya aku udah dapat ijin Ayah "mendengar itu kekasihnya pun kesenangan di sebrang sana."


Benar kah Baby? aku senang banget besok aku akan jemput kamu di rumah Eve.


Ia, sayang.


Begitu lah, Sila rumah Eve jadi titik jemputnya dan yang menjadi alasannya ke orang-orang bahwa Dia bersama Eve padahal nyata tidak.


Hmmm... "besok aku pakai baju apanya gak sabar banget nunggu besok", gumam Sila dalam hati.


Sedangkan di sebrang sana, orang yang baru saja di telfonnya sedang berpelukan dan bertelanjang dada dengan seorang Wanita di sampingnya.


Kamu mau ajak Dia kemana? "tanya Wanita di sebelahnya."


Hmmm... gak kemana mana sayang di sekitar sini aja, jalan ke Mall lah paling biar Dia senang. Tenang aja, beb aku gak macam macam ko "berusaha menenangkan Wanitanya."


Dengarnya kamu jangan sampai terbawa perasaan, Ingat rencana kita hanya ingin uangnya saja.


ia sayang ia, kamu tenang aja.


Itu adalah Kevin dan Seli pacarnya, mereka hanya memanfaatkan Sila dan terus menguras keuangan Sila dan dengan bodohnya Sila nurut saja pada Kevin hanya dengan iming-iming setelah lulus kuliah Dia akan di Nikahi Kevin.


Padahal jangan kan untuk modal nikah, untuk makan sehari hari pun Dia minta sama Seli karna Kevin malas untuk Bekerja. Melihat itu semua akhirnya Kevin di suruh Seli mencari Wanita Kaya, yang bisa di pintai uangnya karna Seli muak setiap hari Kevin hanya di rumah dan dengan tidak tau malunya meminta uang padanya. karna tampang Kevin yang lumayan jadilah Dia sekarang pemikat hati Wanita Kaya, Baik Janda maupun Gadis yang penting menghasilkan.


*


"Besok paginya, Sila bangun pagi-pagi sekali karna tidak sabar buat bertemu Sang Kekasih."


Selamat Pagi Ayah.... "sapa Sila dengan senyum manisnya."


Pagi sayang.


Tumben jam segini udah siap-siap. Anak ayah mau pergi kemana?


Ayah !! apa ayah lupa, semalam kan Sila udah ijin sama ayah buat pergi ke rumah Eve buat kerjain tugas, ko ayah udah lupa aja si "wajah Sila sedikit di tekuk."


Ahhh... Ia, Maaf sayang Ayah lupa. Maklum lah ayah mu ini sudah Tua jadi semakin banyak lupanya "Pak Sutomo menepuk jidatnya."


Makanya ayah jangan terlalu kecapean jadi begini kan.

__ADS_1


ia sayang ia.


Ya udah kalau gitu, Sila berangkat ya Pah. Udah di tungguin ni sama teman "Sila melihat jam tangannya."


Gak sarapan dulu ?


Gak sempat lagi Pah, ini aku udah di tungguin nanti aku sarapan sama Eve aja.


Ya udah, hati-hati ya sayang nyetir nya jangan ngebut-ngebut.


Siap Komandan.


"Setelah Sila pergi Pak Sutomu pun bersiap-siap untuk ke kantor karna kebetulan hari ini ada Meeting penting pagi ini."


Imas !! Cepat siap kan sarapan, sepuluh menit lagi saya turun.


Baik, tuan.


*


Halo Beb, kamu di mana? ini aku udah si rumah Eve nih "suara Sila dari seberang sana."


Ia sayang, ia sabar ya. Kamu nunggu di sana aja, aku udah di jalan ko lagi macet ni. "Padahal ya di telfon masih nyaman dengan tempat tidurnya."


Ya udah, kamu hati-hati ya aku tunggu see you.


Gila jam segini udah nelfon aja di kata gue supirnya apanya yang selalu stay buat Dia, yang benar aja "kesal Kevin karna merasa tidurnya di ganggu."


Kamu ya aja ya sok-sok an buat janji jam segini, makana Dia nelpon kamu karna gak kunjung datang. Udah tau ada janji masih aja begadang, sana cepat mandi "saut Seli di sebelahnya."


Dengan muka bantalnya, Kevin pun beranjak meninggalkan ranjangnya dan berjalan ke kamar mandi.


Huh... tau begini Gue malas ngajak Dia "gerutu Kevin dalam hati."


*


Tin...!! tinnnn..!!


"suara mobil Kevin dan dari arah pintu rumah terlihat, Sila berjalan ke arahnya."


Ko lama banget si,Yang? "karna sudah hampir dua jam Sila menunggu."


aah— Itu maaf ya Beb, sebenarnya tadi aku kesiangan makanya agak telat "Kevin menggaruk kepalanya yang tidak gatal."

__ADS_1


Kamu ini kebiasaan, ya udah gak papa yang penting kamu udah ada disini, yuk berangkat.


Kamu gak ijin dulu sama teman kamu?


Ahk ia aku lupa, bentar ya.


"Setelah ijin ke pemilik rumah dan menyogok Eve, supaya tidak melaporkan kejadian ini ke ayahnya. Mereka pun berangkat."


Beb, hari ini kamu mau bawa aku kemana? "tanya Sila."


Sabar Honey, pokoknya hari ini aku akan ajak kamu ketempat dimana kamu belum pernah datangi sebelumnya sama Mantan kamu.


Kemana si beb kok main rahasian gini si, Aku jadi tidak sabar.


Sabar sayang bentar lagi kita akan yampe ko.


*


Disinilah mereka saat ini, di Kebun Binatang yangbada di Kota Bandung. Mereka datang jauh-jauh dari Jakarta ke Bandung, menemuh perjalanan kurang lebih 5 jam hanya untuk melihat Binatang dan bahkan di Jakarta pun ada.


Sila hampir mimisan melihat itu sangat jauh di luar expentasinya yang membayangkan hal Romantis. yah, memang si tempat ini tidak pernah ia datangi bersama mantan pacarnya karna biasanya mereka akan ketempat tempat Romantis seperti Cafe, Mall dan Hotel Berbintang yang di dalamnya hanya Kemewahan seperti isinya Interior-interior Mewah, Makanan Lezat, Pemadangan yang indah yang dapat memanjakan mata bukan seperti ini.


Kenapa sayang? apa kamu terlalu bahagia melihat ini semua? Bahkan dari tadi kamu terlihat sangat sibuk memperhatikan ini semua, bahkan lupa dengan ku.


Dan dengan tidak pekanya, Kevin menganggap diamnya Sila adalah Kekaguman. Sila memang sedang memperhatikan sekitar tapi bukan mengngagumi melainkan membandingkan.


Honey, apa kamu yakin kita kesini? "tanya Sila menyakinkan, berharap Dia di Prank."


Ia... "Kevin tersenyum manis ke arah Sila."


Kenapa sayang kamu gak suka ?


Bukan gak suka sayang, tapi masa kita jauh-jauh dari Jakarta hanya untuk lihat Hewan-hewan menjijikkan ini. Yang benar aja, bahkan aku tidak suka mendatangi tempat ini sekalipun berada dekat rumah.


Justru itu Honey, aku ingin bawa kamu ke sini untuk lebih dekat dengan Alam. Aku lihat kamu selalu di lingkupi kemewahan dan kamu sampai lupa kalau tempat ini juga tempat yang baik, untuk kencan bukan hanya di tempat mewah. Lihat, Mereka banyak juga kan pasangan muda seperti kita yang mendatangi tempat ini.


I—ia, Tapi kan aku gak suka sayang.


Makanya itu sayang, aku ngajak kamu kesini supaya kamu terbiasa dengan hal hal baru yang berbaur Kesederhana. Jangan cuman kemewahan terus sayang, tenang aja aku kan selalu di samping mu.


Dengan sangat terpaksa, akhirnya Sila ngikut saja. Mau bagaimana lagi Dia sudah ada di tempat ini tidak mungkin pulang sendiri.


Kevin pun tertawa dalam hati, sebenarnya tadi Dia ingin mengajak Sila ke Mall seperti yang di katakannya pada Seli. Tapi karna pagi ini, Sila membuat moodnya rusak jadi lah Dia mengubah rencananya mengerjai Sila.

__ADS_1


hahahhaha....


Rasain lo cewe manja, lihat tu Binatang sepuasnya. "Maki Kevin dalam hati."


__ADS_2