Di Kejar Cinta Bos CEO

Di Kejar Cinta Bos CEO
Berita utama


__ADS_3

"Khawatir? Aku bukan siapa-siapanya dia, untuk apa dia khawatir?" tanya Michela.


"Saya juga tidak tahu Nona," jawab Doni.


"Bolehkah aku pulang ke rumahku?" tanya Michela.


"Silakan Nona, saya takut Anda masuk ke kamar dan di kunci seseorang lagi," ucap Doni.


"Terima kasih Doni," ucap Michela.


Michela pun pulang di antar oleh pengawalnya yang satu lagi, biar perjalanan Michela aman.


"Saya curiga kalian sengaja melakukannya," ucap Doni menatap tajam Ke arah Diana.


"Mana mungkin mereka sengaja, mereka'kan sudah bilang jika mereka tidak melihat ada orang di dalam ruangan kosong tersebut," ucap Diana membela para ART itu.


"Saya tidak tau jika ini benar atau salah, tapi saya harap ini tidak terjadi lagi," ucap Doni tegas.


"Hm… tidak akan," jawab Diana.


"Bagaimana donk, kita di curigai Doni," ucap ART itu ketakutan.


"Kamu jangan gegabah seperti itu, jika kamu seperti ini kita benar-benar akan ketahuan," bisik Diana.


"Ba-baiklah," angguk ART tersebut menurut.


Sesampainya di kost'an Michela.


"Terima kasih," ucap Michela turun dari mobil.


"Sama-sama Nona, jika begitu saya pamit pulang," ucap Rudi.


"Iya, hati-hati," pesan Michela.


Rudi mengangguk kemudian langsung melajukan mobilnya meninggalkan Michela.


Michela masuk ke dalam kots'annya. Baru saja Michela menghidupkan ponselnya dan mengecaskannya.


Tintin…


Tintin…


Tintin…


"Ngapain sih dia menelpon, aku mau istirahat," keluh Michela saat melihat ponselnya berbunyi.


Tintin…


Tintin…


Tintin…

__ADS_1


"Huh... ini orang menyebalkan sekali," omel Michela terpaksa mengangkatnya.


"Halo," jawab Michela.


"Apa kamu baik-baik saja?" tanya Dewa khawatir.


"Ya, saya tidak apa-apa," jawab Michela.


"Apa kamu sudah makan?" tanya Dewa.


"Sebentar lagi," jawab Michela malas.


"Besok aku akan pulang," ujar Dewa.


"Kenapa pulang sih?" tanya Michela dengan suara pelan.


"Ya tuan saya sudah tau tadi Anda sudah mengatakannya," jawab Michela.


"Oh ya, Saya sudah tidak sabar ingin pulang, kamu jemput saya di bandara ya," pinta Dewa.


"Baiklah Tuan, kalau gitu saya istirahat dulu," ucap Michela yang ingin memutuskan panggilannya.


"Ya istirahatlah, tapi jangan matikan telponnya," pinta Dewa.


Dewa memutuskan panggilannya.


"Dia bilang tidak mematikan telponnya, tapi dia mematikannya," ucap Michela mencibir.


Ternyata Dewa memanggil dengan panggilan Video call.


"Coba kulihat apa kamu ada luka," ucap Dewa khawatir.


"Aku tidak apa-apa, hanya dihidrasi saja," jawab Michela menjelaskan.


"Siapa yang mengurungmu?" tanya Dewa mengintrogasi.


Michela terdiam.


"Jawab," ujar Dewa.


"Mereka tidak mengurungku hanya aku yang ceroboh," jawab Michela menarik nafasnya.


"Apa kamu takut?" tanya Dewa dengan wajah sedih.


"Apa aku boleh minta 1 permintaan?" tanya Michela ragu-ragu.


"Katakan," ucap Dewa.


"Saya ingin berhenti bekerja di rumah Anda," jawab Michela.


"Kenapa?" tanya Dewa menekuk alisnya

__ADS_1


"Aku merasa tidak cocok berada di sana," jawab Michela pelan


"Tapi aku ingin kamu berada di sampingku," jawab Dewa.


"Aku menolak datang ke rumah Anda lagi," ucap Michela.


"Kenapa? Apa yang tidak kamu sukai, aku akan ganti," ucap Dewa.


Michela mengeleng. "Tidak ada yang tidak aku sukai," jawab Michela.


"Tapi kenapa tiba-tiba ingin pergi?" tanya Dewa.


"Pokoknya Aku tidak ingin bekerja di sana lagi," jawab Michela tegas.


"Apa ada yang menjahatimu?" tanya Dewa mengangkat alisnya.


Sejenak Michela terdiam. "Tidak ada," jawab Michela pelan.


"Tapi kenapa kamu ingin pergi?" tanya Dewa masih belum menemukan dari pertanyaannya.


"Ya sudah, aku ingin istirahat dulu," ucap Michela.


Michela langsung mengnonaktivkan ponselnya agar Dewa tidak menelpon lagi.


Dewa kembali namun nomor ponsel Michela tidak aktiv lagi.


Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktiv atau berada di luar jangkauan cobalah sesaat lagi.


"Sial!" teriak Dewa, ia membanting ponselnya.


"Tidak hal baik saat aku di dekatnya," keluh Michela.


"Astaga! Suara tivi mereka berisik sekali," keluh Michela mengerutu.


Remang-remang Michela mendengar suara tivi di tonton tetangga sebelah yang sesekali menyebut nama Dewa. Karena penasaran, Michela langsung mendekati rumah tetangga dan menonton berita tersebut dari jendela.


Berita utama


Di kabarkan seorang pengusaha terkenal bernama Dewa kini sedang berkencan dengan seorang artis yang sedang naik daun sekarang.


Dan sekarang dia sedang terpantau di Rusia.


Sangat mencengangkan seorang pengusaha muda kini membawa seorang gadis apakah dia adalah pasangan Tuan Dewa yang selama ini di sembunyikan dan baru sekarang ia publikasikan?


Di kabarkan bahwa Artis ini dari kota yang sama. jika di lihat mereka sangat mesra dan ingin melanjutkan kejenjang yang lebih serius.


Michela langsung masuk kamar lagi sesudah berita tersebut.


"............Dia sudah punya pasangan?...... Lalu kenapa dia ingin menjadikanku istrinya. Aku tau, dia pasti hanya main-main," ucap Michela kesal.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like vote komen dan hadiah


Terima kasih


__ADS_2