
Dua bulan kemudian.
Tepukan meriah dari tamu undangan serta orang-orang yang menyaksikan pameran peragaan busana hasil karya desainer Natasha memenuhi ruangan itu memenuhi. Air mata haru dan bahagia keluar dari sudut mata Natasha. Beberapa sahabat, tamu undangan yang memberikan buket mawar sebagai ucapan selamat membuat Natasha semakin terharu. Dirinya tidak pernah menyangka jika hasil karya nya bisa diterima baik oleh masyarakat luas. Bahkan ada beberapa yang langsung membeli produk yang sedang dipamerkan oleh Natasha.
Diantara tempat duduk di deretan depan itu ada Gabriel yang menyaksikan acara peragaan busana karya Natasha, wanita yang dia sayangi. Walaupun selama dua bulan ini belum ada keputusan Natasha menerima lamaran Gabriel untuk menikah dengan dirinya.
"Dia begitu cantik saat tersenyum bahagia seperti itu! Sebaiknya aku mendekat dan memberikan buket ini serta kotak kecil yang berisi cincin berlian yang sudah aku siapkan," batin Gabriel.
Gabriel segera berdiri dari tempat duduk nya. Namun sebelum langkah kaki nya mendekat ke panggung di mana Natasha masih berdiri di sana menerima ucapan selamat dan rangkaian bunga yang indah, ada seorang pria yang tidak kalah tampan dan penuh kharisma menghampiri Natasha. Laki-laki itu membawa buket mawar kuning yang diserahkan ke Natasha. Pelukan hangat disertai ciuman pipi kanan dan kiri dia berikan pada Natasha.
Gabriel mengurungkan niatnya naik ke atas panggung karena pria itu sukses membuat Gabriel salah paham.
"Apakah laki-laki itu yang menjadi alasan, kenapa Natasha belum mau menerima lamaran ku atau sekedar aku ajak tunangan terlebih dahulu?" gumam Gabriel. Gabriel kembali duduk dan memilih menyaksikan Natasha yang sudah berfoto ria dengan pria tampan dan terlihat berkharisma itu. Sukses membuat Gabriel menjadi ciut dan tidak percaya diri.
"Hah? Dia tidak jauh beda dengan aku kok! Soal tampan, mungkin aku yang lebih tampan dan penuh wibawa. Kenapa aku menjadi ragu untuk naik ke atas panggung?" gumam Gabriel.
Di saat seperti itu. Natasha berpidato singkat. Natasha mengucapkan banyak terimakasih pada beberapa orang yang sudah membantu nya hingga acara pameran peragaan busana karya-karya nya sukses diselenggarakan. Peragaan busana dengan tema pakaian santai laki-laki dan wanita serta pakaian pantai adalah busana-busana yang dipamerkan kali ini. Namun demikian, Gabriel memang benar-benar tidak mau memenuhi permintaan Natasha untuk menjadi salah satu model pria nya untuk memperagakan pakaian santai itu. Gabriel lebih memilih mencarikan model-model pria untuk dijadikan peragawan yang memamerkan busana pantai itu. Termasuk asisten pribadi Gabriel pun juga menjadi korban menjadi model dalam pameran peragaan busana tersebut.
Tiba-tiba saja, Natasha memanggil nama Gabriel untuk maju ke atas panggung untuk mendapatkan ucapan terimakasih dari Natasha. Beberapa nama yang dianggap membantu kesuksesan acara tersebut sudah naik ke atas panggung. Demikian juga dengan Gabriel. Natasha sendiri yang memberikan cendramata sebagai tanda ungkapan terimakasih untuk orang-orang yang disebutkan oleh Natasha.
"Terimakasih, Gabriel!" ucap Natasha pelan saat dia memberikan cendramata sebagai tanda terimakasih. Gabriel tersenyum. Ini kesempurnaan bagi Gabriel untuk memeluk Natasha dan menciumnya.
__ADS_1
"Eh? Jangan lama-lama memeluk aku! Kita di tonton banyak orang di sini, Gabriel!"bisik Natasha.
" Aku tidak perduli! Pokoknya aku tidak mau hanya barang murahan ini saja kamu mengungkapkan rasa terimakasih mu kepada ku," ucap Gabriel lirih di dekat telinga Natasha.
"Hah?" Natasha segera menjauh dari Gabriel sebelum laki-laki itu nekat melakukan apa saja di atas panggung itu.
Pria yang tampan dan penuh kharismatik yang sempat membuat Gabriel cemburu itu memperhatikan Gabriel yang sangat dekat dengan Natasha. Tentu saja dia juga tiba-tiba sangat tidak menyukai Gabriel.
Jauh di ruangan itu Zaza, artis dan juga model yang masih terobsesi dengan Gabriel pun kini mulai paham jika Gabriel menyukai Natasha. Ada senyum sinis dan rencana jahat dari pikiran Zaza terhadap Natasha.
"Awas saja kamu, Natasha! Aku akan membuat kamu dibenci oleh Gabriel!" gumam Zaza.
*****
Berbeda dengan Zaza yang pulang bersama dengan salah satu teman dekatnya di dunia modeling serta bersama dengan seorang produser film yang cukup di kenal namanya di dunia rumah produksi perfilman. Laki-laki yang tampan serta berkharisma, di mana Gabriel sempat cemburu dengan laki-laki ini. Dia bernama Mathias.
"Itu tadi yang namanya Gabriel, bang! Dia saat itu ngaku dengan ku kalau Natasha adalah adiknya. Tapi apa yang sebenarnya terjadi? Dia telah membohongi aku, bang! Dan abang lihat sendiri, mereka sangat dekat sekali. Bahkan mereka pulang bersama dengan satu mobil. Ih sebel banget!" ucap Zaza. Mathias tersenyum sinis mendengar cerita dari Zaza.
"Hem, lalu apa yang kamu inginkan, Za?" tanya Mathias.
"Pokoknya, abang harus membantu aku dong! Aku ingin Gabriel membenci wanita itu. Sehingga Gabriel kembali lagi dengan ku. Bagaimana pun caranya. Bila perlu kita culik wanita itu dan kita cekoki dengan obat bius dan kita buat seolah-olah dia telah bermain cinta dengan laki-laki lain. Atau buat seperti dia telah bermain dengan pria asing," kata Zaza.
__ADS_1
"Aku yang tidak mengijinkan Natasha disentuh pria lain bahkan dipeluk atau dilecehkan. Karena aku menyukai Natasha," kata Mathias. Zaza menatap ke arah Mathias.
"Abang menyukai Natasha? Wanita itu? Astaga?!" sahut Zaza. Zaza semakin sebal dengan Zaza, kenapa banyak pria yang menyukai dirinya.
"Hem, aku akan membantu kamu! Serahkan semuanya padaku, karena aku tidak ingin Natasha dimiliki oleh laki-laki itu," kata Mathias.
"Baiklah, bang! Terimakasih bang! Kabari aku secepatnya yah, bang jika rencana ini akan dijalankan," sahut Zaza dengan senyum seringai nya.
"Hem, kamu mencintai laki-laki itu. Sedangkan aku menyukai Natasha. Kita sama-sama memiliki tujuan yang sama yaitu berusaha memisahkan keduanya," kata Mathias dengan senyuman khas nya.
"Benar, bang! Jadi kita bersatu untuk mendapatkan seseorang yang kita cintai, bang. Cinta ini harus diperjuangkan. Aku tidak akan menyerah begitu saja. Aku harus mendapatkan apa yang aku mau," ucap Zaza.
"Hem, karena cinta bisa membuat kita nekat dan melakukan apa saja. Orang bodoh saja yang hanya bisa menyerah tanpa memperjuangkan sesuatu yang dicintai nya," sahut Mathias.
"Hem, kalau boleh tahu. Apa yang anda sukai. dari Natasha, bang? Sedangkan banyak wanita-wanita cantik disekitar anda seperti aktris aktris berusaha menarik perhatian abang?" tanya Zaza.
"Pertanyaan itu akan aku kembalikan pada kamu? Apa jawaban kamu? Sedangkan laki-laki di dunia ini juga masih banyak dan tampan melebihi laki-laki tadi yang ingin kamu kejar dan dapatkan?" sahut Mathias.
"Hahaha, aku juga bingung kalau harus menjawabnya. Bagiku Gabriel adalah laki-laki yang pantas untuk ku, bang!" kata Zaza.
"Bagaimana kalau dibandingkan aku?" sahut Mathias.
__ADS_1
"Itu tidak mungkin, bang! Karena aku tahu diri dan tidak berani jika menyukai abang Mathias?" kaya Zaza.
"Hahaha... " Mathias tertawa mendengar ucapan Zaza.