DIAM-DIAM MENYUKAI IBU TIRI

DIAM-DIAM MENYUKAI IBU TIRI
BAB 55


__ADS_3

Gabriel mengajak Natasha ke rumah ayah nya. Namun saat tiba di rumah ayah nya itu, Pras sedang marah besar kepada adik kandungnya Pras sendiri atau paman Gabriel yang bernama paman Thomas. Selain marah dengan Thomas, Pras juga marah besar dengan Vero. Pras telah mengetahui perselingkuhan Vero dengan Thomas.


Saat Pras tiba-tiba pulang tanpa memberitahu Vero, Pras mendapati istri mudanya itu telah bermain gila dengan Thomas, adiknya.


"Sekarang pergi dari rumah ini! Sebelum aku membunuh kalian berdua dengan tanganku sendiri! Dan kamu, Thomas! Jangan harap kamu bisa menginjakkan kaki di rumah ku ini," ucap Pras dengan amarah yang memuncak.


"Mas Pras! Percayalah padaku! Aku telah dirayu dan digoda oleh istri muda mas Pras.Mas Pras tahu kan? Jika aku tidak pernah mengkhianati kamu?" kata Thomas. Vero yang mendengar semua ucapan dari Thomas menjadi mendidih. Dengan mata membulat dengan sempurna, Vero berucap pada Thomas.


"Apa kamu bilang? Aku merayu dan menggoda kamu? Bukankah kamu yang selalu datang menggoda aku, hah?" sahut Vero.


"Mas Pras, jangan percaya ucapan wanita itu! Bahkan istri muda kamu itu ingin menggoda dan merayu putra kandung kamu, Gabriel!" ucap Thomas.


"Apa??" teriak Pras. Kini wajahnya berubah seperti monster. Pras ingin memakan Vero Hidup-hidup.


"Tidak! Itu tidak benar mas Pras! Thomas telah berbohong pada kamu mas! Tolong mas! Percayalah dengan aku! Aku hanya korban di sini, mas Pras!" ucap Vero.


"Sudah, hentikan sandiwara dan kebohongan kalian berdua! Aku tidak mau melihat kalian berdua di rumah ini! Cepat angkat kaki dari rumah ini! Dan kamu Vero! Aku akan menceraikan kamu! Mulai sekarang kamu bukan istriku lagi!" kata Pras.

__ADS_1


"Mas Pras!" gumam Vero sambil terisak-isak.


*****


Pras kini sudah duduk bersama dengan Gabriel serta Natasha. Raut wajah Pras masih terlihat sangat sedih. Betapa tidak? Thomas yang begitu ia sayangi sebagai adik satu-satu nya mengkhianati dirinya. Thomas telah bermain api dan berselingkuh dengan istrinya. Terlepas mana yang bisa dipercaya dari keduanya, yang pasti terjadinya hubungan Terlarang dan pengkhianatan itu karena kedua belah pihak sudah sama-sama saling memberi dan menerima. Walaupun berawal ada satu yang memaksakan untuk melakukan itu. Namun pada akhirnya kedua nya sering melakukan pengkhianatan itu saat Pras sedang berada di luar kota.


"Gabriel, Natasha! Sebenarnya apa maksud kedatangan kalian di rumah ini? Maaf tadi aku sangat marah dengan mereka berdua. Aku yang baru datang dari luar kota, mendapati mereka sedang melakukan kegiatan panas di kamar utamaku. Kalian bisa membayangkan betapa sakit hati dan marahnya aku. Saat aku diluar bekerja keras mengembangkan bisnis dan usahaku untuk kesejahteraan dan kemewahan keluargaku, mereka telah mengkhianati aku. Mereka melakukan hubungan Terlarang selama ini dan itu baru aku ketahui sekarang. Betapa bodoh nya aku saat aku mendapatkan informasi dari Lidya, istriku yang lain bahwa Thomas diam-diam telah menggauli Vero. Bahkan mereka sering kali melakukan itu saat aku sedang melakukan perjalanan bisnisku," terang Pras. Gabriel dan Natasha saling pandang. Natasha sebagai orang luar merasa tidak pantas jika mendengar aib itu.


"Natasha, maaf kalau kamu menjadi tahu soal ini. Namun bagiku kamu bukanlah orang lain lagi," ucap Pras.


"Sudahlah, ayah! Jangan bersedih lagi! Hilang satu tumbuh seribu, itulah pepatah mengatakan. Ayah bisa mencari lagi pengganti Vero yang lebih cantik dan muda! Ayah bisa menikahinya sepuluh wanita sekaligus boleh saja. Asal ayah masih mampu dan kuat," ucap Gabriel asal bicara. Sukses ucapannya membuat Pras menepuk jidat Gabriel. Gabriel terkekeh saja.


"Ya sudah, jangan sedih dan dibuat susah! Sekarang ayah sudah memutuskan bercerai dan mengusir Vero dari rumah ini. Apa lagi yang harus di sedih kan lagi?" kata Gabriel.


"Hem, baiklah! Aku akan mengikuti saran kamu dan mencari pengganti Vero!" ucap Pras. Sukses tanggapan itu membuat mata Natasha dan Gabriel melotot tajam.


"Astaga ayah! Masih bagus pinggang, ayah?" kata Gabriel.

__ADS_1


"Tentu saja! Ayah selalu menjaga kebugaran dan vitalitas ayah. Sekarang ayo katakan apa maksud kedatangan kalian kemari, ini sangat tumben sekali!" kata Pras.


"Ayah, kami mau menikah!" ucap Gabriel.


"Hah? Coba katakan sekali lagi putraku, Gabriel? Tadi ayah kurang mendengar dengan jelas!" ucap Pras.


"Astaga, ayah! Ayah, aku mau menikah dengan Natasha! Minta doa dan restu nya,Yah!" kata Gabriel sekali lagi. Pras menatap Natasha dan Gabriel secara bergantian.


"Gabriel! Apakah kamu yakin?" tanya Pras sambil melihat Gabriel.


Dia seperti tidak percaya kalau Gabriel akan serius dengan Natasha. Apalagi akan menikahi mantan istri dari papa nya dulu. Walaupun Waode sudah meninggal dan sah-sah saja kalau mau menikahi wanita yang berstatus janda. Namun apa kata orang jika mengetahui kalau Natasha dulu merupakan istri dari papa nya yaitu Waode. Orang-orang mana mengetahui kalau dia bukan anak kandung dari Waode. Hanya beberapa orang yang tahu saja kalau sebenarnya Gabriel adalah putra kandung dari Pras bukan Waode.


"Yakin dong, ayah! Kenapa tidak? Apakah ada yang salah?"


"Hem, apakah kamu tega dengan ayah? Seharusnya Natasha menjadi istri muda, ayah. Bukan kamu, nak?" bisik Pras sambil mendekati telinga Gabriel. Gabriel melotot tajam ke arah Pras. Pras terkekeh saja melihat ekspresi Gabriel yang hendak mengajaknya berperang.


"Hehehe ayah bercanda, putraku! Baiklah! Ayah, akan merestui kalian berdua! Kalian akan menikah dengan pesta pernikahan semewah dan semegah mungkin. Ayah pastikan pernikahan kalian akan heboh mengalahkan selebritis tanah air," ucap Pras.

__ADS_1


"Terimakasih, ayah!" sahut Gabriel seraya memeluk ayahnya. Natasha yang duduk di sana ikut lega karena Pras merestui rencana pernikahan antara Gabriel dengan Natasha.


*****


__ADS_2