
Saat Natasha kembali teringat akan kenangannya bersama dengan Gabriel, tiba-tiba di luar kamar nya terjadi kegaduhan. Suara adu hantam terjadi di sana. Rupanya saat ini Gabriel mencoba menerobos masuk ke kamar Natasha. Sedangkan di luar sana beberapa bodyguard berusaha menghalangi Gabriel yang berusaha masuk ke kamar Natasha.
Beruntung saat ini Mathias menjumpai ayahnya dan meminta penjelasan, kenapa ayahnya memberi tahu Gabriel tempat menyembunyikan Natasha di pulau itu.
"Mathias!! Berhentilah mengejar Natasha. Ayah yakin kalau Natasha sebenarnya sangat mencintai Gabriel. Demikian juga Gabriel. Keduanya sama-sama saling mencintai. Relakan saudara kamu itu kembali pada istri nya. Oke? Banyak wanita cantik di dunia ini, Mathias! Jika kamu mau, ayah akan mencarikan satu juta wanita cantik untuk melayani kamu, sampai sakit pinggang dan kamu tidak bisa berjalan keluar dari kamar," ucap Pras.
"Ayah, ini bukan masalah kepuasan di atas ranjang. Kalau soal itu aku bisa mendapatkan sendiri wanita di luar sana. Tapi aku ingin Natasha, ayah! Aku ingin di sisa hidupku nanti selalu dengan wanita itu. Bahkan setelah aku menikah bersama dengan Natasha, aku sudah bersumpah untuk setia tidak bermain-main lagi dengan wanita di luar sana," ucap Mathias.
"Tapi kenyataan nya Gabriel dan Natasha masih sama-sama mencintai. Walaupun kita selalu memisahkan mereka dengan berbagai cara licik. Tolong relakan Natasha untuk Gabriel, Mathias!" kata Pras.
"Ayah! Ayah berat sebelah! Ayah lebih menyayangi Gabriel daripada aku!" sahut Mathias.
__ADS_1
"Mathias! Kamu salah paham, nak! Aku menyayangimu dan juga Gabriel. Tapi kenyataan nya Natasha sangat mencintai Gabriel. Bahkan saat ini Natasha sudah mengandung anak Gabriel. Kasihan Gabriel, Mathias. Bahkan Gabriel selama ini seperti orang gila karena Natasha tidak ada di dekat nya," ucap Pras.
Mathias sesaat terdiam lalu menundukkan kepalanya. Dia sadar saat melihat sorot mata Natasha, tidak ada rasa cinta untuk dirinya. Dia tahu tatapan mata wanita itu seperti pasrah dengan nasib nya. Apalagi ketika Mathias memberikan pilihan yang buruk pada Natasha yaitu memilih Gabriel hancur atau dirinya menikah dengan nya. Padahal semuanya tanpa kekuatan dari Pras, semua itu tidak akan terjadi. Gabriel akan tetap bisa berdiri kokoh tanpa bantuan siapa pun.
Sementara itu Gabriel yang sudah melumpuhkan beberapa bodyguard itu segera masuk ke kamar Natasha. Kebetulan di kamar Natasha tidak dikunci dari dalam. Sehingga memudahkan Gabriel masuk ke dalam kamar itu.
"Gabriel!?" ucap Natasha. Natasha tentu saja sangat terkejut saat tiba-tiba saja Gabriel sudah bisa masuk ke dalam kamarnya. Padahal di luar kamar beberapa bodyguard menjaga secara ketat supaya seseorang tidak bisa masuk ke dalam kamar Natasha.
"Natasha ku, sayang! Aku tahu kalau kita akan bertemu. Aku tahu kalau kamu masih mencintai ku, bukan?" ucap Gabriel.
"Aku mencintai mu Natasha ku! Aku rindu kamu, sayang!?" sambung Gabriel sambil menciumi semua wajahnya.
__ADS_1
"Kamu bohong, Gabriel! Nyatanya kamu telah mengkhianati aku! Nyatanya kamu sudah berbuat gila dengan wanita lain. Nyatanya kamu membuang ku ditempat ini bukan? Nyatanya kamu telah menceraikan aku bukan? Nyatanya kamu tidak men... hmmp," ucap Natasha.
Tanpa babibu dan banyak kata, Gabriel menutup mulut Natasha dengan ciuman. Tanpa menjelaskan semua kebenarannya, Gabriel ingin menuntaskan semua nya terlebih dahulu dengan Natasha. Dia sudah berpuasa selama ini tanpa bermain wanita yang selalu datang karena kiriman dari ayahnya.
"Natasha ku! Setelah ini aku akan menjelaskan semua nya. Oke?" bisik Gabriel langsung membuat Natasha telentang pasrah di atas peraduan.
"Gabriel! Pelan-pelan lah melakukan nya. Aku saat ini sedang hamil," ucap Natasha.
"Aku tahu itu! Dia anakku bukan?" tebak Gabriel. Natasha menggeleng cepat.
"Kamu bohong, Natasha! Si pria lemah yang hanya mengandalkan kekuatan dari ayahku, Pras itu, tidak akan bisa membuat kamu hamil. Bahkan satu juta wanita yang ia sentuh tidak akan bisa mengandung," kata Gabriel menghina saudaranya itu.
__ADS_1