
Pernikahan antara Gabriel dengan Natasha sudah semakin dekat. Hari kebahagiaan mereka segera tiba. Betapa Gabriel sudah tidak sabar menantikan hari indah itu, di mana hari itu dirinya dan Natasha akan menjadi pasangan suami istri secara resmi.
Berbeda dengan Mathias yang saat ini baru terbebas dari tahanan karena kasus video mesumnya bersama dengan Zaza. Zaza pun demikian hal nya, mereka berdua telah terbukti melakukan tindakan asusila dan dengan sengaja membuat video itu tersebar luas di media. Karena Mathias memiliki kekuatan yang tidak bisa diremehkan, dia bisa dengan cepat menyelesaikan kasus nya bersama dengan Zaza.
"Awas saja, Gabriel! Aku akan membalas perbuatan kamu! Aku tidak akan segan-segan membuat kamu menyesali perbuatan kamu karena telah menyinggung ku!" gumam Mathias.
Mathias kembali merencanakan sesuatu untuk menggagalkan acara pernikahan Gabriel dengan Natasha yang sudah santer diberitakan di media. Bersama dengan orang-orang nya, Mathias akan kembali melancarkan aksinya. Namun kali ini dia benar-benar akan memperhitungkan semua nya supaya Gabriel tidak bisa menemukan jejaknya.
*****
Sepulang dari kantor, Gabriel segera meluncur ke rumah kediaman calon istrinya, Natasha. Entah kenapa dia selalu merasakan rindu berat. Padahal baru saja kemarin dirinya juga bertemu dengan Natasha di rumahnya. Mungkin saja karena dia akan segera menikah dengan Natasha jadi rasanya sudah tidak sabaran menunggu hari bahagia itu.
Namun saat tiba di rumah kediaman Natasha, bibi Mariati menangis tersedu-sedu karena Natasha dibawa dengan paksa oleh beberapa laki-laki dengan perawakan tinggi besar. Natasha di culik Oleh orang-orang asing yang tidak dikenal.
"Apa? Natasha diculik? Kenapa bibi tidak menghubungi aku?" Kenapa kalian diam saja tidak melaporkan ke pihak berwajib? Apa kalian dengan sengaja membiarkan Natasha dibawa orang-orang asing itu? Bagaimana kalau Natasha disakiti? Ahhh kalian benar-benar bodoh!" ucap Gabriel dengan amarah yang meluap-luap.
Gabriel segera menghubungi orang-orang nya untuk mencari keberadaan Natasha. Bibi Mariati tentu saja merasa bersalah dengan apa yang terjadi.
"Kejadiannya begitu cepat, tuan muda! Lima menit sebelum tuan muda Gabriel tiba di rumah ini. Saya mau hubungi tuan muda juga bingung, kalau tuan sedang sibuk. Ternyata tidak lama tuan muda sudah tiba," jelas bibi Mariati.
"Bibi Mariati tahu, Ciri-ciri orang yang membawa Natasha dari rumah ini dengan paksa?" tanya Gabriel.
"Mereka semua memiliki badan yang tinggi besar. Sepertinya orang-orang itu memang belum pernah ke rumah ini,"jelas bibi Mariati.
" Hem, apakah tidak ada satupun yang bibi kenali? Apa ada bang Mathias di antara laki-laki yang membawa Natasha?" tanya Gabriel.
__ADS_1
"Tidak ada tuan muda! Semua laki-laki itu tidak ada yang bibi kenal," jawab bibi Mariati.
"Sialan! Mereka benar-benar mengajak perang dengan ku? Mathias! Aku tahu kalau dibalik ini semua dalang nya adalah Mathias," gumam Gabriel.
Gabriel segera meluncur ke rumah ayahnya. Dia harus bisa menemukan Natasha sebelum Mathias menyakiti Natasha. Dan Pras memiliki kekuatan lebih dari Gabriel.
*****
Di rumah kediaman Pras.
"Apa, Natasha diculik?" teriak Pras terkejut mendengar kabar dari Gabriel. Gabriel menarik rambutnya sendiri karena frustasi.
"Aku yakin semua ini ulah Mathias! Dia sakit hati padaku karena aku membuat dia sangat malu dengan menyebarkan video mesum nya dengan Zaza," ucap Gabriel.
"Tapi, ayah! Mathias dan Zaza mulai duluan memfitnah Natasha dengan berita yang tidak benar. Apalagi mereka telah sengaja membuat jebakan seolah-olah Natasha sedang berkencan dengan Mathias di rumahnya. Ini. juga sudah menghancurkan reputasi Natasha, dong! Pokok nya, ayah harus membantu ku untuk mencari Natasha. Aku yakin kalau Mathias telah menyembunyikan Natasha," ucap Gabriel.
"Hem, sepertinya Mathias sudah membawa pergi jauh Natasha. Perkiraan ayah, Mathias akan menyembunyikan Natasha di pulau terpencil di mana pulau itu sudah lengkap dengan segala fasilitas nya. Namun kita sulit menjangkau nya karena di sana penjagaan cukup ketat. Kamu tahu, di pulau itulah tempat bersembunyi orang-orang dari ayah Mathias berada. Menyinggung mereka itu artinya kita mengajak berperang, hidup dan mati dengan kelompok itu. Kekuatan mereka tidak bisa kita remehkan lagi," jelas Pras.
"Jadi, bagaimana ayah? Apakah aku harus menyerah begitu saja? Sedangkan Natasha sudah berada di tangan mereka," sahut Gabriel.
"Gabriel! Sepertinya ini sangat sulit! Kecuali Mathias sendiri yang akan menyerahkan dan mengembalikan Natasha kepada mu. Karena Mathias salah satu anggota kekuatan dari mafia. Bahkan dia adalah anak tunggal dari salah satu keluarga mafia yang cukup disegani di dunia bawah," ucap Pras.
"Ayah, aku tidak akan menyerah dengan semua ini! Bukankah ayah juga salah satu pemimpin mafia yang cukup di takuti? Dan aku juga putra tunggal dari keluarga mafia. Ayah, kamu jangan merendahkan diri! Aku tau kekuatan ayah lebih kuat daripada mereka!" kata Gabriel tidak mau menyerah.
"Astaga, Gabriel! Memang gundul kamu itu terlalu keras seperti aku! Tapi bedanya aku tidak mau memperjuangkan sesuatu hanya karena wanita. Banyak wanita di dunia ini. Kenapa harus diperebutkan?" ucap Pras. Gabriel melemparkan vas bunga di dekat nya.
__ADS_1
Prank.
"Astaga! Kamu marah dengan ayah, hah?" sahut Pras.
"Jangan membandingkan aku dengan ayah! Aku mencintai Natasha, ayah! Aku dan ayah beda! Aku harus memperjuangkan seorang wanita yang kelak akan menjadi istri dan ibu dari anak-anak ku. Pokok nya aku tidak mau tahu! Ayah harus bisa merebut calon menantu ayah dari keluarga mafia itu. Jika mereka tidak mau membebaskan Natasha, kita akan berperang dengan mereka!" kata Gabriel.
"Baik, baik! Ayah akan menghubungi Baron! Dia adalah orang tua dari Mathias," sahut Pras.
"Hem, benar dugaan ku! Ternyata ayah juga ikut terlibat dalam penculikan Natasha!" tuduh Gabriel.
"Eh???" Pras melotot matanya.
"Kenapa? Ayah tidak setuju kalau aku menikah dengan Natasha?Atau ayah sendiri sebenarnya menginginkan Natasha? Ayah, ayah itu sudah tua, sering sakit pinggang. Jadi sadar diri dong! Ayah itu tidak mungkin bisa menyenangkan Natasha di atas ranjang. Hanya aku yang bisa membuat Natasha bisa tersenyum puas," ucap Gabriel.
"Dasar anak durhaka! Mengalah dengan ayah nya kandung nya saja tidak mau!" sahut Pras.
"Tidak! Aku sudah mencintai Natasha. Demikian juga halnya Natasha mencintai aku. Oke, ayah! Waktu ayah hanya sampai lusa. Kalau ayah tidak bisa membawa Natasha kembali ke sini, aku tidak akan mengakui tuan Pras sebagai ayahku lagi," ancam Gabriel.
"Iya, iya baiklah! Segera panggil Marco, suruh menyiapkan helikopter untuk keberangkatan ku ke pulau kecil itu! Aku akan menjumpai Baron dan membawa Natasha kembali ke kota," kata Pras.
"Puas kamu sekarang?!" tambah Pras yang saat ini melihat senyum kemenangan dari putra nya, Gabriel.
"Hem, aku belum puas, ayah! Sebelum Natasha benar-benar ayah bawa kembali kepadaku besok lusa!" sahut Gabriel.
"Kamu menang, nak! Dalam dunia mafia, aku tidak terkalahkan! Ternyata aku kalah dengan putra ku sendiri!" ucap Pras. Gabriel terkekeh melihat wajah jelek dari ayahnya.
__ADS_1