DIAM-DIAM MENYUKAI IBU TIRI

DIAM-DIAM MENYUKAI IBU TIRI
BAB 73


__ADS_3

Satu bulan kemudian, Natasha dengan Mathias kini benar-benar sudah menikah. Natasha akhirnya memutuskan untuk menikah dengan Mathias. Jika tidak? Mathias akan menghancurkan perusahaan Gabriel satu persatu. Semua itu bukanlah ancaman semata namun sudah dibuktikan oleh Mathias menggulingkan perusahaan salah satu milik Gabriel hingga diujung kebangkrutan. Hingga pada akhirnya Mathias mengembalikan semuanya setelah Natasha menyetujui untuk menikah dengan nya.


Kini perut Natasha sudah mulai terlihat membuncit. Keberadaan Natasha masih disembunyikan di pulau itu. Sulit bagi Natasha untuk melarikan diri dari tempat itu di mana kekuatan Mathias tidak bisa diremehkan lagi. Diam-diam Mathias mendapatkan dukungan dari salah satu mafia terbesar di Asia dan Mathias menjadi bagian dari mafia itu. Di mana kekuatannya dibawah keluarga Baron, papa nya Mathias.


Di malam pertama pengantin itu, di sebuah kamar yang didekorasi yang cukup indah. Natasha sudah berada dikamar itu untuk beristirahat. Seharian ini Mathias membuat pesta pernikahan nya di pulau itu terbilang cukup megah dan mewah.Dan sengaja Mathias menyuruh anak buahnya mengirimkan foto-foto dirinya menikah dengan Natasha pada Gabriel.


Natasha di kamar itu terlihat sangat resah dan khawatir. Natasha takut jika Mathias akan menuntut dirinya di malam pertama mereka menjadi pasangan suami istri. Padahal Natasha saat ini sudah mengandung anak Gabriel.

__ADS_1


Saat pintu kamar itu dibuka, masuk lah Mathias ke kamar itu. Natasha melebar matanya saat Mathias mendekati dirinya. Mathias mengangkat dagu Natasha lalu mengecup bibir itu dengar penuh kelembutan.


"Jangan khawatir! Aku tidak akan menyentuh kamu sampai kamu melahirkan bayi yang ada di rahim kamu itu. Bayi dari keturunan Gabriel," kata Mathias. Namun setelah berbicara seperti itu Mathias sedikit menyesap bibir itu cukup lama. Karena Natasha enggan untuk membalas ciuman itu, Mathias sedikit menggigit pelan bibir bawahnya hingga mulut Natasha membuka memberikan ruang bagi Mathias untuk mengobrak-abrik bagian dalam mulut Natasha. Di bagian bawah milik Mathias tentu saja sudah bereaksi. Mathias mengurai jarak itu karena Natasha sedikit mendorong tubuh nya ke belakang dengan pelan.


"Selamat istirahat, istriku! Selamat bobok yah! Aku tidak akan mengganggu mu lagi. Tidurlah, aku akan keluar!" ucap Mathias seraya mengecup kening Natasha lalu tersenyum menunjukkan rasa kasihnya yang begitu lembut pada Natasha. Natasha tentu saja sangat heran. Bukankah malam ini adalah malam pertama mereka. Kenapa Mathias rela tidak menuntut nafkah batin itu dan juga tidak mau mengganggu Natasha malam ini.


"Gawat! Di bawah sana masih meronta-ronta minta dikeluarkan dari sarangnya," gumam Mathias.

__ADS_1


Mathias kini di ruangan kerja nya di mana ada satu orang kepercayaan nya menemani nya di sana.


"Apakah anda akan memanggil Gina untuk menemani anda malam ini, tuan muda Mathias?" tawar orang kepercayaan Mathias.


"Tidak! Setelah aku menikah dengan Natasha aku sudah berjanji tidak akan bermain lagi dengan wanita-wanita itu," jawab Mathias.


"Tapi bukankah tuan muda masih harus menunggu sampai nyonya muda Natasha melahirkan bayinya. Apakah tuan muda bisa tahan sendirian tanpa kehangatan seorang wanita di atas ranjang tuan muda?" tanya orang kepercayaan Mathias.

__ADS_1


"Hem, aku pasti bisa tahan. Karena aku sudah berjanji setelah menikah dengan Natasha aku tidak akan pernah menyentuh wanita manapun selain istriku, Natasha," ucap Mathias. Orang kepercayaan Mathias itu hanya menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


__ADS_2