
"Ayah! Ayah! Ayah keluar! Aku ingin bicara!" teriak Gabriel yang saat ini sudah berada di mansion pribadi milik ayah Pras. Dua laki-laki kekar berbadan tegap berusaha menghalangi Gabriel yang berusaha mendobrak pintu kamar ayahnya.
"Tuan muda, tenanglah! Tuan besar baru saja tidur. Beliau tidak bisa diganggu, sekarang ini," ucap salah satu pria yang berkulit hitam dengan badan tinggi besar.
"Minggir kamu! Jangan halangi aku!" teriak Gabriel.
Tiba-tiba pintu itu pun terbuka. Terlihat seorang pria dewasa berdiri dengan menunjukkan sorot mata yang tajam ke arah Gabriel.
"Ada apa ini?" tanya pria dewasa yang sudah cukup umur itu yang tidak lain adalah tuan Pras.
"Ayah, aku ingin bicara dengan ayah," kata Gabriel.
Gabriel berusaha masuk ke dalam kamar Pras, namun dua bodyguard itu berusaha menghalanginya. Tiba-tiba saja seorang wanita muda terbangun dan mendatangi Pras lalu bergelayut manja. Gabriel tiba-tiba menjadi ingin muntah melihat ayahnya habis berkencan dengan seorang wanita muda dan bahkan dibawanya pulang ke mansion nya.
"Ada apa sih sayang? Kok ribut-ribut?" tanya wanita muda nan seksi itu yang terlihat tanpa rasa malu memeluk Pras.
"Masuklah kamu, sayang! Aku harus menyelesaikan sedikit masalah kecil dengan putraku," ucap Pras sambil melepaskan pelukan wanita muda dan seksi itu. Pras lalu menutup pintu kamar utamanya dan mengajak Gabriel ke ruangan kerjanya. Dua laki-laki bodyguard itu mengikuti tuan Pras berjalan menuju ke ruang kerja.
Kini di ruang kerja Pras sudah ada tuan Pras bersama dengan Gabriel. Dua bodyguard itu berjaga di depan pintu. Pras kini menatap tajam ke arah Gabriel. Tentu saja sejak tadi Gabriel sudah menahan amarah nya karena bagi Gabriel, ayahnya membuat dirinya kecewa.
"Ada apa kamu mencari ayah? Kamu ingin bicara soal apa?" tanya Pras.
__ADS_1
"Ayah, jangan berpura-pura tidak tahu. Di mana Natasha disembunyikan oleh Mathias? Kenapa ayah ikut mendukung Mathias merebut Natasha dariku? Bahkan ayah sudah membuatkan dokumen palsu gugatan cerai dariku untuk Natasha. Ayah benar-benar jahat! Kenapa ayah melakukan ini semua? Jawab ayah! Padahal ayah sudah jelas-jelas sangat tahu kalau aku dengan Natasha itu sama-sama saling mencintai. Kenapa ayah tega memisahkan aku dengan Natasha," ucap Gabriel.
Pras menatap Gabriel dengan sorot mata yang tajam. Tatapan mata itu jarang sekali diperlihatkan pada Gabriel. Selama ini Pras selalu menunjukkan sikap lembut dan suka bercanda dengan Gabriel. Namun sekarang, Pras terlihat serius menghadapi putranya itu yang sedang marah dengan dirinya.
"Sudahlah, Gabriel! Lupakan Natasha! Ayah akan mencarikan wanita muda yang lebih cantik, seksi, yang bisa menyenangkan hati kamu. Relakan Natasha mu itu berbahagia dengan Mathias. Oke?" ucap Pras seenak jidatnya.
"Ayah! Aku bukan seperti ayah yang bisa nemplok sana nemplok sini. Bergonta-ganti wanita sana kemari. Bahkan masuk ke lubang satu ke lubang yang lain. Aku bukan laki-laki brengsek seperti ayah!" sahut Gabriel. Pras yang mendengar ucapan Gabriel menjadi tertawa terbahak-bahak.
"Kenapa? Apakah dengan kesetiaan itu kamu mendapatkan kebahagiaan itu, Gabriel? Kenapa putraku tidak mewarisi kenakalan yang aku miliki? Hahaha semua setia dengan satu wanita. Bahkan mengatasnamakan cinta. Persetan dengan cinta, Gabriel. Rasa itu sama saja," kata Pras.
"Seorang wanita memang harus setia. Apalagi jika sudah menjadi seorang istri. Namun laki-laki tidak dianjurkan untuk setia. Namun diwajibkan untuk bertanggung jawab dan menanggung jawab semuanya. Apakah kamu paham itu, nak?" ucap Pras.
Entahlah, pola pikir Pras terlalu merendahkan seorang wanita. Wanita hanya sebagai pemuas hawa nafsu dan penghangat di atas ranjang saja. Padahal. seorang wanita itu juga memiliki peranan penting dalam memperbanyak keturunan, mendidik anak-anak nya, mengatur rumah tangga nya. Seorang wanita mampu melakukan apa saja. Berbeda dengan seorang pria.
"Dasar bodoh! Dikasih pilihan yang enak kok malah menyakiti diri sendiri," sahut Pras.
"Sudah lah ayah, lebih baik ayah tunjukkan di mana Natasha disembunyikan oleh Mathias?" kata Gabriel.
"Lebih baik kamu jangan bertemu mereka, Gabriel! Saat ini mereka sudah menikah dan menjadi suami istri. Lebih baik kamu lupakan Natasha mu itu! Ayah akan memperkenalkan seorang gadis yang baik untuk kamu jadikan seorang istri. Bagaimana?" ucap Pras.
"Huh, bahkan ayah telah mendukung Mathias untuk menikah dengan Natasha ku. Katakan alasan nya kepada ku, ayah! Kenapa ayah berpihak kepada Mathias? Bahkan ayah membantu Mathias dalam melarikan Natasha ku dariku," kata Gabriel.
__ADS_1
"Seharusnya kamu nikmati saja Natasha palsu yang kamu sekap di rumah kamu itu! Kenapa justru kamu menyakiti dan menyiksanya? Toh, wajah dan juga tubuh nya sama persis dengan Natasha mu yang asli. Relakan Natasha mu itu hidup tenang dan bahagia bersama dengan Mathias," ucap Pras.
"Hahaha, bahkan ayah sudah mempersiapkan semua nya untuk menggantinya dengan Natasha palsu untuk ku. Dan yang Natasha asliku kini disembunyikan oleh Mathias. Tapi kenapa, ayah! Kenapa ayah seperti sangat menyayangi Mathias? Katakan ayah! Sebenarnya disini putra ayah siapa? Kenapa ayah lebih mendukung dan menyayangi orang lain dari pada putra ayah sendiri?" kata Gabriel.
"Mathias bukanlah orang lain bagi ayah, Gabriel! Mathias juga salah satu putra ayah! Kau mengerti sekarang?" sahut Pras.
Gabriel tentu saja sangat terkejut mendengar pengakuan dari Pras. Bahwasanya Mathias adalah putra nya juga. Namun kembali Gabriel sadar, bahwa Pras yang suka singgah dan bermain dengan banyak wanita-wanita di luar sana pasti tanpa diduga-duga akan menuai benih-benih yang ditanam.
Pras menatap Gabriel. Sorot matanya tidak setajam tadi. Kini didekati nya Gabriel lalu diusap nya punggung nya.
"Mathias adalah adik kamu Gabriel! Kalian hanya beda satu tahun saja. Mathias lahir dari rahim seorang wanita yang sangat mencintai ayah. Dia adalah Natali, adik kandung dari tuan Baron. Kamu pasti tahu bukan, siapa Baron itu?" urai Pras.
"Setelah aku mengetahui bahwasanya kamu dan Mathias sama-sama menyukai wanita yang sama, akhirnya kami berpikir untuk menciptakan Natasha palsu. Namun karena kamu sangat menyayangi istri kamu itu, jadi kamu benar-benar tahu perbedaan antara Natasha asli dengan palsu. Seharusnya kamu jangan terlalu cerdas dan mencintai istri kamu itu. Akhirnya dengan cepat dan mudah kamu bisa mengetahui nya," kata Pras.
"Ayah, bahkan aku sangat hapal wangi tubuh Natasha ku. Bau mulutnya dan juga manis bibir nya. Itu tidak bisa aku temukan pada Natasha palsu yang sengaja didatangkan kepadaku untuk menggantikan istriku," ucap Gabriel.
"Sekarang mau kamu apa, nak? Ayah disini sudah benar-benar dilema. Keduanya adalah putra ayah semua nya. Mathias dan juga kamu sama-sama ayah sayangi. Makanya, ada dua Natasha untuk kalian," sahut Pras.
"Natasha ku tetap satu. Dia adalah milikku. Yang di mansion ku, dia Zaza, bukan Natasha! Natasha ku tidak bisa digantikan dengan yang lain," ucap Gabriel.
"Baiklah, ayah akan mengantarkan kamu ke pulau itu! Tapi dengan catatan, jangan memaksakan Natasha untuk kembali pada kamu! Biarkan Natasha memilih, kamu atau Mau yang akan menjadi suaminya," kata Pras.
__ADS_1
"Terimakasih, ayah! Untuk sementara ini aku maafkan ayah. Walaupun sebenarnya aku masih marah dengan ayah. Kenapa hal ini harus dipermainkan? Natasha bukan barang. Natasha memiliki cinta dan rasa. Natasha tidak bisa ditukar tukar dengan barang yang lain yang menyerupai dirinya," ucap Gabriel.
Sementara Pras hanya menyimak ucapan Gabriel. Bersyukur Pras mewariskan watak yang baik pada putranya. Tidak seperti dirinya yang suka doyan bergonta-ganti wanita-wanita.