
Di dalam mobil di mana Natasha bersama dengan Gabriel duduk di kursi belakang mobil. Saat ini sang asisten pribadi Gabriel sedang menyetir mobilnya. Sang asisten pribadi Gabriel sebut saja Reynold, juga ikut membantu mensukseskan acara pameran fashion show. Di mana Reynold menjadi salah satu model pria nya. Sesekali Reynold mencuri-curi pandang ke spion mobilnya melihat Gabriel bersama dengan Natasha.
"Ini untuk kamu!" kata Gabriel sambil memberikan buket mawar berwarna kuning kepada Natasha. Natasha menerima nya sambil tersenyum.
"Ini juga untuk kamu! Tapi jangan gede rasa yah! Aku memberikan ini sebagai bentuk apresiasi dengan karya-karya kamu saja!" tambah Gabriel seraya memberikan kotak kecil yang didalamnya berisi cincin berlian. Natasha langsung membukanya lalu mengambil cincin itu.
"Pasangin dong! Gak ada romantis-romantis nya sih?" ucap Natasha. Gabriel dengan jutek memasang cincin berlian itu dijari manis Natasha. Natasha mengamati jari manis nya yang sudah dipasang cincin pemberian Gabriel.
"Cantik, pasti mahal yah?! Kenapa tadi kamu tidak naik ke panggung dan memberikan ucapan selamat kepada ku? Semua orang-orang yang dekat dan menyayangi aku naik ke panggung memberikan bunga kepada ku. Ini kamu memberikan buket mawar kuning di dalam mobil. Huh, tidak ada romantis nya sama sekali," urai Natasha.
"Hem, bukannya tadi sudah ada laki-laki tampan dan berkharisma naik ke atas panggung memberikan buket mawar kepada kamu juga?! Bahkan memberikan kamu hadiah spesial dan langsung memasang kan nya di leher kamu. Itu kan kekasih kamu? Itukan alasan kamu kenapa tidak mau menerima lamaran ku dan tidak mau aku ajak bertunangan?" ucap Gabriel.
"Eh, astaga! Itu bang Mathias salah satu produser film. Kamu cemburu?" sahut Natasha. Natasha memperhatikan wajah Gabriel yang saat ini memalingkan wajahnya ke samping melihat jalanan.
"Kamu bertanya? Kamu bertanya-tanya?" ucap Gabriel sewot. Sukses Natasha menjewer telinga Gabriel seperti yang sering dilakukan oleh mama Martha.
Gabriel menangkap tangan Natasha yang dia gunakan untuk menjewer telinganya.
"Seharusnya kamu tahu, kalau aku tidak suka jika kamu dekat-dekat dengan laki-laki lain. Apalagi kamu belum mau aku ajak bertunangan terlebih dahulu. Aku takut jika kamu dimiliki orang lain, Natasha!" kata Gabriel sambil menggenggam tangan Natasha.
__ADS_1
"Kamu kan tahu, Gabriel! Aku baru memulai karier aku! Bagaimana aku langsung menikah. Lalu hamil, terus mempunyai anak, mengurus nya. Aduh, gimana itu? Putus sudah cita-cita dan impian ku dong!" sahut Natasha.
"Kan aku kasih pilihan dulu, sayang! Kalau belum mau menikah, tunangan terlebih dahulu. Lagi pula nanti kalau kamu sudah menjadi istriku, aku tidak akan melarang kamu untuk mengembangkan bakat kamu dan mengeksplorasi potensi kamu dalam membuat karya-karya terbaru dan terkini," ucap Gabriel.
"Oke, oke aku paham apa yang kamu inginkan. Baiklah, kita bertunangan terlebih dahulu! Tapi bagaimana dengan Zaza? Sedangkan orang-orang mengetahui kamu dengan Zaza sudah bertunangan. Bahkan media sosial mengetahui itu. Aku pasti dianggap sebagai wanita ketiga dalam hubungan kalian. Lalu aku di umpat sebagai perusak hubungan orang," ucap Natasha. Gabriel tetap menggenggam tangan Natasha.
"Jangan pikirkan itu, sayang! Yang terpenting adalah kita yang menjalaninya. Mereka kan tidak mengetahui yang sebenarnya," jelas Gabriel.
"Gabriel, duniaku sekarang sudah berhubungan dengan artis, model, dunia hiburan. Mereka mencari ku dan menggunakan aku sebagai seorang designer yang memiliki kemampuan mendesain baju. Kalau kabar dan gosip ini mencuat dan timbul, bagaimana dengan karir ku, Gabriel?!"kata Natasha.
"Itu tidak akan terjadi, sayang!? Kamu jangan berpikir terlalu jauh!" sahut Natasha.
"Nyatanya saat ini kamu di kenal sebagai tunangan dan kekasih Zaza. Bukan dengan aku!" ucap Natasha.
Natasha sudah tiba di rumah nya. Beberapa hari ini dia sangat disibukkan dengan persiapan pameran peragaan busana. Dan dia merasakan lega dan puas, acaranya sukses dan dirinya menerima banyak pesanan dari beberapa pihak terkait untuk menggunakan jasa nya sebagai fashion designer.
Natasha menjatuhkan tubuh nya di atas kasurnya. Natasha menyalakan televisi dan mencari acara yang enak. Namun saat dirinya mengganti channel acara yang lain, dia melihat gambar wajahnya terpampang jelas di berita itu.
Baru saja tadi Natasha membicarakan soal alasan kenapa dirinya takut menerima lamaran Gabriel bahkan menikah dengan Gabriel yaitu Gabriel selama ini masih dianggap orang-orang adalah tunangan dari Zaza. Sedangkan kenyataan nya memang bukan. Kini Natasha diberitakan di televisi kalau dirinya adalah wanita ketiga dalam hubungan antara Zaza dengan Gabriel sehingga hubungan mereka saat ini menjadi renggang. Apalagi saat pameran tadi, Gabriel naik ke atas panggung menerima cendramata sebagai ucapan terimakasih karena dianggap bagi Natasha sebagai salah satu orang yang sudah membantu mensukseskan acara fashion show tersebut.
__ADS_1
"Astaga! Kalau sudah seperti ini, aku harus bagaimana? Bagaimana cara mengatasi dan menyelesaikan masalah ini? Seharusnya Gabriel yang mengklarifikasi hubungan nya dengan Zaza. Kalau seperti ini aku jadi dirugikan dong! Baru juga aku mau naik karir ku, ada berita seperti ini," gumam Natasha.
"Ah Gabriel! Kamu harus tahu berita ini," gumam Natasha lalu meraih ponsel nya mencoba menghubungi Gabriel.
Namun sebelum itu, pintu kamarnya di ketuk oleh bibi Mariati. Natasha segera turun dari tempat tidur nya dan membuka pintu kamarnya.
"Ada apa, bibi?" tanya Natasha.
"Di bawah ada tuan Mathias!" jawab bibi Mariati.
"Hah? Malam-malam seperti ini?" tanya Natasha.
"Iya, nyonya muda! Seperti nya penting, nyonya!" ucap Bibi Mariati.
"Baiklah! Aku akan turun ke bawah!" kata Natasha.
"Oh iya, bibi! Tolong buatkan kopi dulu untuk tuan Mathias dan aku yah, bi! Sebentar lagi aku akan turun ke bawah," sambung Natasha memberikan perintah pada asisten rumah tangga nya.
"Baik, nyonya muda!' sahut bibi Mariati.Bibi Mariati segera meninggalkan tempat itu dan segera menjalankan perintah Natasha untuk membuatkan kopi untuk Mathias dan juga untuk Natasha. Natasha segera mengganti pakaian nya dengan pakaian santai di rumah.
__ADS_1
"Kenapa Mathias datang ke rumah ku? Apakah Mathias sudah tahu berita di televisi itu yang mengabarkan berita bahwa aku sebagai perusak hubungan antara Gabriel dengan Zaza," gumam Natasha.
Tidak menunggu lama lagi, Natasha segera menjumpai Mathias yang sudah menunggu nya di lantai bawah.