Diary Masya

Diary Masya
tikus got


__ADS_3

setelah kepergian Masya


"siapa cewe itu Zein" tanya wanita itu


"bukan siapa-siapa dia hanya teman Rey" ucap Zein


"tapi kenapa dia berani membentak mu Zein" ucap wanita itu


"aku tidak merasa di bentak sudahlah lebih baik kalian pergi " ucap Zein


"baikalah jangan lupa hubungi aku Beby" ucap wanita itu


"tentu" ucap Zein tersenyum


Dari kejauhan masya mendengar suara usara aneh seperti orang sedang makan cabe satu kilo


Masya segera mendekati pintu itu lalu menendangnya dengan keras


BRAK


Seketika Sorang yang ada di ruangan itu di buat kaget dengan kedatangan masya terlebih Rey seperti orang ketahuan selingkuh


Di sana Masya melihat Ray Cuma memakai bokser nya,dan dua orang wanita di atas ranjangnya


"Ma-Masya" rey terbata bata,dia segera mengambil bajunya yang berserakan di lantai


"Kenapa udah puas mainnya Hem" ucap Masya menatap tajam Rey dia juga merasa jijik melihat 2 wanita yang sudah bugil di atas ranjang rey


"Ini nggak seperti yang kamu lihat sya" ucap Rey langsung memaki bajunya menghampiri masya


"Jangan dekati gue sebelum Lo mandi dan Lo pada keluar sebelum gue yang ngeluarin Lo pada" ucap Masya menatap tajam 2 wanita Rey


Mereka pun segera mangambil pakainya kalau pergi ke luar


"Sya dengerin gue dulu" ucap Rey memegang lengan masya,tapi langsung di tepis olehnya


"Gue tunggu di luar" ucap masya


"Baiklah" Rey segera masuk ke kamar mandi


Masya melangkah keluar menuruni tangga,saat tiba di bawah Masya melihat wanita wanita itu Masih di situ sambil bergelayut manja pada zein


"Owh rupanya kalian belum ngarasain gimana rasanya mandi timah panas ya" ucap Masya memandang sinis mereka


Seketika membuat mereka takut dan gemetar


Masya mengambil satu botol wine dan memukulnya ke dinding


PRANGK


Masya memegangi pucuk botol itu kalau memainkannya dengan 2 jarinya


"Apa masih tetap di sini atau ingin bermain dulu denganku" ucap Masya tersenyum sinis


"Sein siapa dia tolongin kita sein" ucap salah satu wanita itu


"Tenang lah sayang dia hanya becanda lebih baik kalian pergi dulu " ucap zein sambil mencubit pipi wanita itu


"Baiklah aku pergi dulu dah baby" ucap wanita itu tersenyum manis,sambil mencubit pipi zein mereka pun meninggalkan tempat itu


Dari atas Rey yang sudah rapi melihat masya memegang pecahan botol,dia juga melihat kakak nya sedang duduk sambil memegangi pipinya segara turun terburu buru menghampiri Masya dan memeluknya dari belakang membuat masya terkejut

__ADS_1


"Apa apaan si Rey lepasin gue" ucap Masya memberontak


"Gue nggak akan lepasin Lo sebelum Lo turunin tuh botol" ucap Rey


"Lepasin nggak" ucap Masya merasa risih


"Nggak Lo nggak boleh nyakitin kak Zein dia nggak salah gue yang salah " ucap Rey lagi membuat zein dan Masya menyrengit


"Lepasin gue" ucap Masya langsung menginjak kaki Rey dengan sepatunya


Yang membuat Rey meringis


"Awwh Sialan sakit tau sya" ucap Rey kesal sambil memegangi kakinya


"Sukur deh masih ngerasain sakit berati masih waras" ucap Masya melempar pecahan botol ke sembarang arah membuat zein terkekeh


"Lo kira gue gila" ucap Rey kesal


"Siapa tau udah stadium" ucap Masya sambil mengambil minumnya yang dia pesan


"Gue tau Lo cemburu kan gue berani sumpah sya tadi tuh aku belum apa apa" ucap Rey,membuat zein tertawa dan membuat Masya kesal


"Geer bangat si Lo siapa juga yang cemburu kalo Lo main lagi juga sana gue nggak peduli" ucap Masya kesal


"Tuh kan Lo cemburu gue minta maaf sya" ucap Rey membuat Masya ilfil


"Aku lihat kalian tuh berasa liat drama " ucap Zein terkekeh


"Ketawa terus ka sampe nggak bisa mingkem" ucap masya kesal,membuat zein nyengir


"rey gue bukanya cemburu tapi gue nggak mau berteman dengan orang penyakitan" ucap Masya duduk di sebelah Zein


"Maksud kamu apa" ucap Rey bingung


"Sejak Lo pergi" ucap Zein yang maksud dengan Perkataan masya


"Lama juga ya berarti selama itu juga dia begitu" ucap Masya


"Ya bisa di bilang begitu" ucap Zein sedih


"Apa si maksud kalian gue nggak ngerti" ucap Rey bingung


"Sudah lah Rey ngaku ajah" ucap Zein


"Sudahlah gue kesini bukan untuk dengerin pengakuan Rey gue kesini mau ngomongin sesuatu"ucap Masya


"Ngomongin apa" ucap Rey


"Ikut gue" ucap Masya melangkah pergi ke atas


"Eh Rey sebenernya yang punya rumah kamu apa si Masya si" Tanya Zein


"Entah lah ka aku juga bingung" ucap Ray ikut naik ke atas


Masya pun memasuki ruang pribadi Rey


Dia duduk di kursi kebesaran Rey


"Ada apa" ucap Rey


"Begini kalian tau pengusaha muda yang bernama Anjar Pramana Sanjaya" tanya Masya

__ADS_1


"Tau kenapa" tanya Rey balik


"Dia ingin berkerja sama denganmu Rey" ucap Masya sambil memainkan pulpen


"Bekerja sama untuk apa" Ucap Rey


"apa lagi kalo bukan untuk bisnis" ucap Masya


"Apa kamu mengenalnya" tanya zein


"Tentu dia anak Tante gue" ucap Masya uang membuat zein menyrengit


"Apa kamu melakukan sesuatu" ucap Zein lagi


"Iya gue pinjem uang ke dia yah Kaka tau sendiri lah seorang rentenir gimana" ucap Masya


"Kenapa kamu nggak hubungi gue si sya kalo Lo butuh uang" ucap Rey


"Gue nggak kepikiran" ucap Masya


"Terus meneurut Lo gimana" ucap Rey


"Ya coba ajah kalo sekiranya menguntungkan ya Lo terima kalo nggak ya terserah"ucap Masya


"tapi satu hal yang gue tau kalo dia ingin balas dendam" ucap Masya


"Siapa" Zein


"Namanya Angela Clarissa" ucap Masya membuat zein menyrengit


"Angel tunangannya Johan" ucap Zein


"Apa Kaka tau" tanya Masya


"Iya dia adalah tunangannya Johan sekaligus rekan bisnis ku" ucap zein menjelaskan


"Owh aku tau sekarang kenapa Anjar ingin mengajak Lo kerja sama rey" ucap Masya


"Tentu apa lagi kalo bukan untuk melawan kakakku sendiri" ucap Rey yang langsung di sambut gelak tawa Masya dan Zein


"Kau Benar Rey" ucap Masya di sela tawanya


"Menarik " ucap Zein


"Jadi gimana ka apa Kaka setuju" ucap Rey


"Yah aku sangat setuju aku sendiri yang akan membantunya menghancurkan tikus got itu" ucap Zein terkekeh


"Baiklah aku setuju, bahkan tanganku sudah gatal ingin melawan mu ka" ucap Rey


"Tentu akan ku buat kau jadi santapan leon" ucap Zein sinis


"Begitu pula kau akan ku buat Kaka menjadi santapan deragonku" ucap Rey tersenyum licik


"Dan aku sendiri akan menjadi penonton kalian" masya tertawa terbahak-bahak



Zein Candra Pratama


__ADS_1


Reyhan Candra Pratama


jangan lupa like dan komen ya terimakasih 😊🙏


__ADS_2