Diary Masya

Diary Masya
sarapan


__ADS_3

jam setengah 6 sore Masya baru sampai ke rumahnya,karena di jalan iya bertemu seorang kakek yang membutuhkan bantuan,karena itu dia membantunya dulu.


"asalamualaikum,masya pulang" ucap Masya masuk ke rumah


"waalaiikum'salam" ucap mamah dan papah bareng,mereka pun memandangi Masya dengan tatapan kesal, Masya yang terbiasa begitu ia tetep santai sambil berjalan ke arah sofa


"bagus ya jam segini baru pulang,habis kemana aja kamu" tanya papah dengan suara tingginya


"biasa main" ucap Masya sambil merebahkan tubuhnya di sofa


"mamah juga dapet laporan dari sekolah kalo kamu bolos,bener itu sya" ucap mamah


"Iya" ucap Masya santai


"sampai kapan kamu akan begini terus sya,apa kamu ngga kasian sama papah mamah,yang sering ngurusin kamu keluar masuk sekolah"ucap papah kesal Masya pun hanya diam dia mengarti bahwa yang iya memang salah


"kamu Nggak liat anak anak di luar sana,yang susah payah mencari uang buat biaya sekolahnya sendiri,kamu yang tinggal sekolah malah seenaknya sendiri" ucap papah lagi


"iya iya Masya tau" ucapnya pelan


"kalo kamu tau kenapa kamu bolos" ucap papah kesal,bukanya sekali ini ajah papah Yadi menasehati Masya,bahkan setiap hari papah Yadi menasehati nya


"sudah pah jangan marahin Masya lagi kasian dia kan baru pulang" ucap mamah tak tega anaknya di marahi,papah Yadi pun membuang nafasnya kasar,berusaha mengontrol emosinya


"dan sebagi hukumnya selama seminggu kamu nggak papah kasih uang jajan" ucap papah berlalu pergi,Masya pun hanya mendengus pasrah


"lain kali jangan begitu lagi ya sya,kamu kan anak perempuan " ucap mamah mengelus kepala Masya


"em iya mah,ya udah aku ke atas dulu ya " ucapnya beranjak pergi ke kamar


sampai kamar, dia merebahkan badannya di ranjang sambil menatap langit-langit kamarnya.


ia pun mengingat ucapan papahnya segera iya mangambil hp lalu mengirimkan pesan ke pada seseorang,5 menit kemudian orang itu pun menlfon


(Lo serius mau pake uang tabungan lo) ucap Suara di sebrang sana


(iya,tolong Lo urus secepatnya,besok pagi harus udah selesai) ucap Masya lalu memutuskan panggilannya,Tampa menunggu jawaban dari sana.


"ngga papa pake tabungan gue,yang penting dia bisa sekolah lagi" ucap Masya meletakan hpnya lalu pergi mandi.


Setelah mandi ia turun ke bawah untuk makan malam bersama,selama makan tidak ada percakapan di keluarga,Ali pun merasa heran,tapi dia juga merasa tenang karena tidak ada yang berisik saat makan.


__________________


pagi hari Masya terbangun dari tidurnya,melirik jam ternyata jam 5 pagi.

__ADS_1


"wah rekor baru nih" gumam Masya sambil melangkah ke kamar mandi


selesai mandi dan bersiap-siap dia segera turun ke bawah untuk sarapan.


"pagi semua" Masya turun dari tangga dengan malasnya


"Pagi juga" ucap mamah,Ali dan Isa kompak


"Tumben sya,biasanya teriak2 kaya orang gila" ucap mamah sambil nyiapin makanan


"Lagi males mah" ucap Masya duduk di sebelah Ali


"tumben ka bangun pagi,biasanya pake kentongan dulu baru bangun" ucap Isa heran


"Lagi males debat " ucap Masya sambil makan mendoan anget


"Insaf nih ceritanya" ucap Isa sambil makan


"Belum tau juga si" ucap Masya nyengir


"Kok bisa ya" ucap Isa


"Tau"ucap Masya santai


"Em ka,kemarin kemana kok gue pulang kaka ngga ada,apa Kaka pulang telat" tanya Ali basa basi padahal dia udah tau dari isa


"hehe aku kan penasaran"dia sambil nyengir,Masya pun hanya memutar bola mata malas


"Masya kemarin bolos,pulang juga setengah 6 sore,ngga tau habis kemana ajah,makanya tuh pas pulang di marahin sama papah" ucap mamah sambil ngangkat mendoan ke piring,Ali pun mangut2


"emang kemarin kemana ajah ka" ucap Isa


"Kepo" ucap Masya sambil makan sarapanya,


"Ya aku kan pinisirin, motor aku di isi bensin nggak" ucap Isa


"kagak" ucap Masya santai


"Nah ini ni, ciri ciri orang nggak berterima kasih,maunya se enaknya ajah " ucap Isa


"Ya elah,iya entar gue ganti" ucap Masya santai


"Sama bayar biaya pinjamannya " ucap Isa,yang membuat Masya menyrengit


"ebuset,mau meras gue ya Lo" ucap Masya

__ADS_1


"Bukanya meras ka,itu kan peraturan di kamus gue,kalo ada yang pinjem motor harus bayar bensin sama nyelang motornya" ucap Isa santai


"Wah bener-bener ya sama kaka sendiri Lo peritungan" ucap masya kesal


"Pagi semua" ucap papah baru turun


"Pagi juga pah" ucap Mereka dan cuma Masya yang ga jawab sambil makan sarapanya,papah pun merasa heran,harusnya kan dia yang begitu


"Apa anak itu masih marah" bisik papah ke mamah,setelah duduk di sebelahnya


"Kayanya si begitu pah" bisik mama lagi,yang membuat Ali dan Isa nyerngit


"Lagi pada bisikin apa si mah" tanya Isa


"Nggak kok,nggak bisikin apa apa" ucap mamah


"khem,baikalah anak2 dengerin papah, Minggu depan papah sama mamah harus kembali lagi ke kantor,jadi papah harap selama papah di kota kalian harus bisa jaga diri,jangan bikin masalah"ucap papah melirik Masya,Masya pun hanya diam tidak menjawab,dia udah menduga kalo orangtuanya pasti akan meninggalkan dia di desa


"Baik pah" ucap Ali dan Isa


"dan kamu Al Minggu depan selama 1 Minggu kamu bantuin papah dulu di kantor ya,soalnya pasti banyak berkas yang menumpuk" ucap papah sambil makan sarapanya,


"baik pah" ucap Ali mengangguk, menjalankan perusahan Yang sedang berkembang membuat papah Yadi harus turun tangan sendiri,Iya mengajak Ali karena dia lebih paham dan handal soal mengurus perusahaan,makanya dia selalu di andalkan,karena memang sedari kecil dia sangat menyukai dunia bisnis


"tapi,apa beneran mamah ikut juga" tanya Ali yang merasa khawatir dengan kakaknya


"iya kan,mamah yang ngurus keperluan papah di sana, kasian papah kalo harus tinggal di kota sendirian" ucap mamah


"ya udah Masya berangkat dulu ya, asalamualaikum" ucapnya,mencium tangan kedua orang tuanya lalu menyambar tas dan kunci motornya


"Waalaiikum'salam" ucap mereka barengan


β€Œ"Ya udah pah,mah kita juga berangkat dulu" ucap Ali


β€Œ"Iya hati hati ya Al" ucap mamah,yang di angguki oleh Ali dan Isa


Ali dan Isa pun menyusul Masya yang mengeluarkan motor KLX nya dari garasi


"eh gue duluan ya" ucapnya sambil memakai helemnya dan melaju pergi,Ali dan Isa mengangguk, mereka pun pergi ke sekolah


segini dulu ya up nya,maaf kalo ceritanya garing


jangan lupa like dan komen ya


😊

__ADS_1


soalnya aku penasaran,ceritaku ini ada yang lirik apa enggaπŸ˜ŠπŸ™


__ADS_2