Diary Masya

Diary Masya
hukuman


__ADS_3

Sedangkan Masya saat ini sedang menikmati sate sambil bernyanyi bersama teman dan sahabatnya,


Sampai akhirnya ada notifikasi pesan dari HP-nya, Masya yang penasaran segera melihat siapa yang mengirim pesan kepadanya, Masya terkejut bukan main sampai dia tersedak sate yang sedang dia kunyah


Uhuk


Uhuk


Ani yang di sebelah Masya segera memberikan minum kepadanya


"Lo nggak papa sya" tanya Ani yang khawatir


"Nggak papa kok" ucapnya setelah minum


Dia membaca lagi pesan yang Hans kirimkan ke dia


Singa buas: (PULANG SEKARANG!!!)


"Mampus lo,Ya ampun kenapa gue lupa sama Hans " batin Masya membodohi dirinya


"oh ya gais gue pulang dulu ya" ucapnya bangkit mencari kunci motornya


"Ebuset kesambet angin apa Lo, baru jam 3 ini biasanya juga pulang pagi" ucap Riki penuh sate di mulutnya


"Hehe ini lagi nggak biasa, gue cabut dulu ya gais" ucap Masya menyambar kunci motornya lalu memkai helm


"Ya ati-ati mau gue anter nggak" ucap Riki lagi sedangan yang lain memandangi Masya bingung


"Nggak " ucap Masya menyetater motornya kalau pergi


"Kenapa si dia" ucap Rina bingung yang lain hanya menggeleng


Setengah jam kemudian dia sampai di rumah Masya membuka gerbang lalu memasukan motornya di garasi


Perasaan takut menguasai dirinya tapi mau gimana lagi,dia yang salah apapun yang Hans lakukan nanti akan dia terima


Pelan-pelan dia membuka pintu dia masuk lalu menutupnya kembali


Ceklek


Masya mengunci pintu


Dia pun menyusuri ruang utama sampai ruang tengah tapi tidak menemukan keberadaan hans, Masya menghembuskan nafas sejenak untuk meredakan ketakutannya bagiamana pun dia hanya Sorang cewe tidak mungkin bisa melawan cowo yang tenaganya lebih besar apa lagi yang di hadapinya singa buas yang sewaktu-waktu siap memangsa


Saat hampir Samapi di ujung tangga Masya melihat sosok manusia yang berdiri tegak di depan pintu kamar sambil menatapnya horor membuat Masya menelan selfinya susah payah saat hawa yang mencekam mengelilingi dirinya


"Ya Allah lindungi Masya dari kekejaman Mahluk mu" gumam Masya dalam hati


Dia melangkah mendekati pintu itu sambil memejamkan matanya berharap apa yang dia lihat tidak sesuai yang dia pikirkan

__ADS_1


"Sudah puas ketemuannya" ucap Hans dingin sedingin kutub Utara barat daya sambil menatap Masya horor


Masya membuka matanya menatap Hans yang sedang menunjukan taringnya


"Maaf" kata yang keluar dari mulutnya


"Apa ini yang namanya istri keluar rumah di saat suami pergi sampai selarut ini istri Macam apa kamu ini hah" bentak Hans membuat Masya menunduk ada rasa takut di hatinya


"masuk" bentak hans


Hans menarik paksa Masya masuk ke kamar mandi dia mendorong Masya membuat Masya meringis sakit menabrak dinding kamar mandi tak habis di situ Hans mengambil setengah ember air dingin lalu menguyur kepala Masya membuat Masya kelabakan kedinginan


"Ampun dingin" Ucapnya sambil memeluk lututnya Hans mendekati Masya lalu memegang rahang masya


"Dari mana aja kamu hah liat aku" ucap Hans memegang rahang Masya dengan kasar membuat Masya meringis


"Ma-maaf ta-tadi gu-gue ke ru-mah te-man" ucap Masya terbata-bata dia takut harus apa karena ini adalah pengalaman pertama baginya di perlakukan dengan kasar


"Apa kamu bilang kerumah temen hahaha apa aku percaya dengan itu kamu pasti bohong kan ngaku" bentak Hans sambil mempererat cengramanya


"Sa-sakit" ucap Masya memegang lengan Hans dengan kedua tangannya


"Jawab" bentak Hans lagi


"Gue serius gue nggak bohong" ucap Masya meyakinkan,Hans melepaskan Cengkramannya Masya memegangi rahangnya yang terasa kebal dan sakit


"Rendy" gumam Masya kaget masih bisa di denger oleh hans


"Apa kamu menemuinya" ucap Hans dingin melirik Masya tajam


"Kenapa begitu asli siapa yang melakukan ini" ucap Masya bingung


"Jawab pertanyaan ku apa kamu menemuinya" bentak Hans lagi membuat Masya cepat menggelengkan kepalanya


Mana mungkin dia menemui Rendy sedangan dari pagi sampai sekarang dia belum bertemu Rendi bahkan dia baru inget kalo hari ini dia tidak mendengar kabar rendy,kenapa bisa dia ada di foto bersama Rendi bahkan baju yang dia kenakan sekarang sangat lah mirip dengan yang di foto


"Gue berani sumpah gue nggak ketemu dia tadi gue cuma pergi ke-"


"Cukup aku nggak butuh pengakuan mu aku tau sekarang kamu itu pembohong sebagai hukumannya keluar dari kamar ku tidur di luar sekarang" bentak Hans sambil menunjuk pintu kamar,Masya bingung harus ngomong apa dia bangkit lalu melngakah keluar kamar


BRAK


Hans menutup pintu dengan keras setelah Masya keluar


Betapa ngilunya hati Masya saat ini julukan bedgrll pun tak berarti baginya dia menuruni tangga sambil mengusap air matanya yang mengalir deras tanpa dia minta,sampai bawah membuka kamar-kamar yang masih kosong ternyata semua telah di kunci oleh hans terpaksa Masya keluar ke belakang melihat selimut yang tadi malam dia pakai tergeletak di keranjang cucian,dia ambil lalu membawanya ke ruang tengah


Dia membuka jaket, baju, berserta celana panjangnya yang basah, Masya hanya menyisakan tentop dan celena hotpant saja meski basah bagian dada yang penting dia tidak telanjang malam ini


Pelan-pelan dia merebahkan badanya di sofa lalu dia mematikan AC agar tidak ke dinginkan untuk teman tidurnya dia meletakan bantal sofa di dada dan pahanya tak lupa dia nyetel musik untuk teman tidurnya

__ADS_1


Masya mengingat kembali pembicaraan nya denagan firman,bahwa Hans mempunyai tujuan untuk mendekatinya, firman adalah kaki tangan kakaknya dulu sifatanya cuek tidak suka keramaian dia hanya akan patuh kepada ketuanya selebihnya dia akan acuh dan bodo amat,dia yang selalu di andal kan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan lawan dia juga jago dalam mencari informasi tentang lawan mereka


flaceblack


di ruang rahasia bescamp Scorpio racing


"sya mulai sekarang sebaiknya Lo hati-hati sama Hans,karena saat gue cari tau tentang dia gue dapat informasi kalo sebenarnya Hans itu mempunyai rencana tersendiri terhadap Lo, gue yakin dia ada hubungannya dengan Yusuf " ucap firman


"ada hubungannya,apa dia musuh kak Yusuf" ucap Masya penasaran


"kalo soal itu gue nggak tau pasti,tapi untuk saat ini Lo harus hati-hati, gue nggak ingin Lo kenapa-napa ini demi keamanan geng kita,untuk ke depannya gue akan cari tau banyak tentang dia" ucap firman


"baiklah gue ngerti terimakasih informasinya" ucap Masya


"nggak perlu trima kasih itu udah jadi tugas gue " ucapnya tersenyum tapi masih menunjukan sifat cueknya


flaceblack off


"apa bener Hans mencari gue, tapi untuk apa? apa Jagan-jangan perlakuannya ke gue ini karena dia tau siapa gue,ahkhh pusing banget pala gue mikirin begituan" gumam Masya sambil memejamkan matanya


sedangkan saat ini Hans merasa bersalah terhadap Masya dia pikir bahwa perlakuannya tadi sangat keterlaluan,tapi entah kenapa dai sangat kesal mengetahui Masya ketemuan sama Rendi apa lagi sampai selarut ini dia juga tidak tau siapa yang mengirim foto itu ke HP-nya


"akhhh aku harus gimana" ucapnya mengacak rambutnya frustasi sambil mondar mandir nggk jelas


"apa aku salah kasih pelajaran ke dia akhhh Bakan aku merasa itu tidak cukup hanya begitu saja, sebenarnya ada apa denganku kenapa aku begitu kesal " ucapnya sambil memijit pelipisnya


"apa dia baik-baik saja, em lebih baik aku cek saja ke bawah dia pasti tidur di sofa karena semua kamar sengaja aku kunci tadi" gumamnya sambil melangkah turun ke bawah


saat Hans turun ke bawah dia melihat Masya sedang meringkuk membelakanginya dia memeluk bantal sedangan selimutnya sudah jatuh ke bawah


Hans mendekati Masya ada rasa bersalah dalam hatinya membuat Masya seperti itu


dia mengambil pakaian Masya lalu membawanya ke belakang menaruhnya di keranjang cucian


"dasar cewe jorok" ucapnya kesal, lalu dia kembali lagi saat hendak menghampiri Masya Masya berbalik hendak jatuh Hans buru-buru menangkap tubuh tapi naas dia tersandung karpet dan


DUG


BUKH


Masya jatuh dia atas Hans sedangkan Hans sendiri kepalannya terbentur lantai


"shitt, kenapa gue sesial ini,ini juga kenapa berat banget" gumamnya kesal sambil memegangi kepalanya agak pusing


dia menyingkirkan Masya dari badanya dia berdiri tak sengaja melihat Masya berpakaian seperti itu membuatnya panas dingin tak mau trefeling terlalau lama dia mengakat Masya naik keatas


setelah di atas dia menurunkan Masya perlahan di ranjangnya dia melangkah mengunci pintu dan mematikan lampu lalu dia tidur di sebelah Masya


Jagan lupa untuk like dan komen ya gais terimakasih 😊

__ADS_1


__ADS_2