Diary Masya

Diary Masya
bescamp


__ADS_3

Sampai akhirnya motor mereka berhenti di garis finish tepuk tangan bergemuruh untuk mereka berdua Teman dan sahabat mereka menghampirinya untuk mengucapkan selamat


Masya turun dari motor menaruh helmnya di motor lalu bergabung dengan teman temannya, sedangkan Hans sedari tadi tersenyum senang karena rencananya berhasil untuk mengadakan balapan lagi meski sempat kewalahan menghadapi Quin yang saat mahir balapan


"Bagus Hans untung Lo bisa ngimbangin dia kalo nggak gue nggak yakin Lo bakal ketemu dia lagi" ucap Ismail menepuk bahu hans membuat Hans tersenyum


"Meski aku kalah tidak masalah bagiku masih banyak cara buat deketin dia karena apapun yang aku inginkan maka akan aku dapatkan" ucap nya tersenyum licik sambil melirik Masya dan gengnya membuat Ismail dan soleh menggelengkan kepalanya


Sedangkan sedari tadi Sofia mengumpat kesal terhadap Quin alias Masya dia bersumpah akan membuat Masya menderita bahkan lebih parah dari pada yang dia lakukan terhadap Masya dulu


"Awas Lo sya gue bakal bikin perhitungan sama Lo" umpat Sofia dalam hati sambil menatap sinis masya


Masya mendekati teman-teman nya dengan raut wajah yang cemberut


"Maaf ya gais kita masih seri" ucap Masya setelah berada di tengah-tengah mereka,Riki melihat Masya tak enak hati, segera merangkulnya


"Tengah Quin masih ada waktu kok,kita nggak masalah mau menang ataupun kalah yang penting Quin kita baik-baik saja iya nggak gais" ucap Riki yang langsung di angguki yang lain nya


"Tapi gue yakin balapan Minggu depan bakal lebih menarik terlihat dari gerakan lawan seperti nya dia sangat kewalahan menghadapi Quin kita" ucap Ani semangat terlihat dia sangat puas melihat Hans kewalahan menghadapi Masya saat balapan


"Gue setuju sama Lo a sepertinya kita akan menang Minggu depan" ucap Mutia semangat


"Oke kalo gitu kita lanjutin di beskem sambil nyate-nyate gimana" ucap Rini yang langsung di seteujui oleh yang lain


"SETUJU" ucap mereka kompak


"Eh tunggu emang yang mau traktir siapa" tanya Rina membuat Nina angkat bicara


"Siapa lagi kalo bukan Quin kita iya nggak" ucap Nina merangkul masya sambil menaik turunkan alisnya ke masya


"Em baiklah, itung-itung buat Nebus kesalahan gue tadi" ucap Masya pasrah yang langsung di sambut sorakan oleh mereka


"Ini baru Quin kita" ucap Ani menepuk bahu Masya pun hanya tersenyum


"Berkurang lagi uang jajan gue" batin Masya mengiba


Geng leo melangkah mendekati geng Scorpio untuk mendiskusikan tentang balapan yang akan datang


"Em maaf apa kami mengganggu kalian" tanya Soleh yang menjadi juru bicara


"Tidak santai aja" ucap Rina meski dia sedikit gerogi tetapi dia tidak menunjukan ya bahkan yang orang liat dia sangat santai


"Baiklah karena balapan ini masih seri Minggu depan kita final dan kami geng leo racing akan menambah taruhannya" ucap Soleh membuat geng secorpio kaget


"Maksudnya" ucap Rina bingung

__ADS_1


"Iya kami akan menambah taruhannya menjadi 50 juta" ucap Soleh membuat geng secorpio kaget


"Gimana Quin" bisik Riki ke Masya


"Terserah yang lain" ucap Masya santai duduk di atas motornya,Riki memandang yang lain mereka pun mengangguk setuju


"Oke kalo gitu deal" ucap Riki menjawab


"Oke kalo gitu sampai ketemu Minggu depan " ucap Soleh menjabat tangan geng secorpio saling bergantian


Hans mendekati masya tersenyum penuh arti


"Sampai ketemu Minggu depan Quin" ucap Hans sambil menatap masya


"Oke" ucap Masya singkat dia tidak mu menatap lama-lama takut hilap


Mereka pun membubarkan diri kembali ke bescamp mereka masing-masing


Setelah di bescamp teman-teman Masya sibuk mempersiapkan untuk bikin sate,sedangkan Masya sendiri naik ke atas untuk berganti pakaian


Dia membersihkan diri di kamar mandi lalu dia berganti pakaian yang dia pakai saat berangkat


Sedangan baju almarhum kakaknya dia titipkan ke tukang loundery


"Gimana udah siap" tanya Masya Sambil duduk di sofa


"Udah sya tinggal dagingnya doang yang belum Dateng" ucap Nina sambil ngunyah cemilan di mulutnya Masya pun hanya mengangguk


Berapa menit kemudian yang di tunggu Dateng


"Nah itu mereka" ucap muti sambil menunjuk


"lama banget si kalian ngapain aja" ucap Nina sewot membuat Dani dan Dino mendengus kesal


"Nih dagingnya Dateng bukanya di sambut malah di semprot" ucap Dani kesal Dino meletakan satu kantong besar daging kambing muda


"Nih ATM lo sya habis 2jt500" ucap Dino menyerahkan ATM membuat kaum hawa kaget


"Apa!2jt500 daging segini mahal amat emang kalian nggak pada nawar apah gila nyesel gue dan nyuruh lo pada ini mah sama aja kita beli 1 ekor kambing kampret" ucap Rini sambil berkacak pinggang yang di angguki cewe lainya sedangkan Masya sendiri memilih memainkan HP-nya


"Ya gimana lagi emang daging sekarang lagi mahal"ucap Dino sambil motong kecil-kecil daging kambingnya


"apa nawar dih kita si ogah banget emang kita emak-emak apa, untung kita mau beli malah pada nyalahin kita lagi" ucap Dani kesal sambil nusukin daging ke setik


"Ya udah si nggak papah lagian tinggal terima beres aja ngapain pada repot si" ucap Riki yang lagi ngipasin sate yang di bantu Eko

__ADS_1


"Iya lagian Masya nggak masalah ini iya kan sya" ucap Eko menimpali yang di angguki oleh masya


"Iya nggak papah lagian kalo uang mah bisa di cari lagi " ucap Masya sambil fokus ke hpnya


Para cewe pun pasrah sambil berdecak sebal


"huh anak sultan mah bebas" ucap mereka kompak


"nina sama muti bantuin Rina noh di dapur lagi bikin minum " ucap Ani nongol dari dalam yang di angguki oleh Nina sama muti


"Ya udah gue ikut" ucap Rini menyusul ke dapur


Ani melangkah mendekati Masya duduk di sebelahnya


"Sya gimana hubungan Lo sama Hans" tanya Ani memandang Masya


"Ya begitu masih sama malah kayanya gue sama dia susah banget buat baikan" ucap Masya sambil meletakan hpnya di meja


Ani melihat Masya sedih mengelus punggung nya


"Sabar ya sya gue yakin suatu saat nanti Hans pasti bakal nerima Lo jadi istri nya" ucap Ani yang di angguki oleh Masya


"Oh iya an dari tadi gue nggak liat Yuli kemana dia" tanya Masya karena tidak melihat keberadaan Yuli dari tadi


"Em tadi siang pas gue ajak ke sini katanya nggak bisa ada acara keluarga nggk tau sekarang" ucap Ani sambil ngupas kacang yang di angguki oleh Masya


"Tapi tumben Lo dia mau kumpul sama keluarga biasanya dia anti banget" ucap Masya sambil minum


"Mungin dia lagi jadi anak baik" ucap Ani sambil makan kacang


Acara sate-sate pun berlanjut sampai-sampai Masya lupa waktu


Sedangkan Hans setelah bermain di bescamp sama teman-temannya dia langsung pulang dia begitu senang saat ini masuk rumah pun sambil bersiul


"Akhirnya gue nemuin Lo juga quin" ucapnya tersenyum senang sambil membanting badanya di ranjang karena lelah,tak sengaja dia melirik sofa dia menyerngit dia merasa ada yang tidak beres dengan sofa itu dia pun mengingat kalo Masya tidak ada di rumahnya


"Hah kemana cewe bodoh itu " ucap Hans


Dia pun bangkit melangkah ke kamar mandi tapi di sana kosong lalu dia turun ke bawah mengecek semua ruangan sama saja kosong juga membuatnya kesal sekaligus bingung


"Kemana Masya apa dia pergi tanpa seizin ku" ucap Hans sambil meremas sofa di depanya


"Kurang ajar awas kamu Masya seenaknya saja kamu keluar masuk rumahku" ucapnya penuh emosi lalu dia menaiki tangga masuk ke kamarnya untuk membersihkan diri dan beristirahat


Jagan lupa untuk like dan komen ya terimakasih 😊

__ADS_1


__ADS_2