Diary Masya

Diary Masya
bertemu geng motor


__ADS_3

Sedangkan Masya dan Ani saat ini sedang berada di warungnya Mbah Tori


"Lo mau langsung pulang atau kemana dulu sya" tanya ani sambil makan kacang


"Gue mau pergi ke suatu tempat dulu,jam segini gue pulang yang ada kena semprot mamah gue" ucap Masya sambil mengotak Atik hpnya,Ani pun hanya mangut-mangut


"Ya udah gue pulang dulu ya,sampai ketemu besok si sekolah" ucap Ani setelah jemputannya Dateng


"Oke sip,hati hati " dia pun mengangguk


"oke" pergi


setelah kepergian Ani,Masya pun segera menelpon Isa karena kalo nelpon Ali pasti kena tosiahnya.


(iya dengan Abang tampan di sini, ada yang bisa saya bantu)suara di sebrang sana


(Lo di mana)


(di sekolah lah di mana lagi) ucap Isa di sebrang sana


(gue pinjem motor Lo )


(buat apa,Lo bolos ya ka)


(kepo, udah buruan)


(iya entar gue suruh orang)ucapnya


(oke cepetan) langsung memeatikan sambungan telepon


berapa menit kemudian..


"lama banget si Lo"


"ya maaf ka habisnaya ngga ada yang mau nganter"


"bukanya Lo banyak fansnya katanya"


"Lo liat ini jam berapa"Masya pun melihat jam tenyata udah mulai jam pelajaran ke dua


"oh iya iya" nyengir


"tp kok Lo bisa ke sini"


"gue gitu,apa yang ngga bisa"ucapnya mengingat pas keluar satpamnya ketiduran.


"lah Lo baliknya pake apa"


"udah tenang ajah,ni kuncinya"menyerahkan kunci motornya


"oke sip"mengabil kunci segera menaikinya


"ya udah gue pergi dulu ya" ucap Masya


"em ati ati"Isa pun meninggalkan warung


Masya pun melajukan kendaraannya menuju suatu tempat,setengah jam kemudiannya dia sampai di sebuah pemakaman umum,


dia pun segera memarkirkan motornya dan berjalan menyusuri jalan setapak.


sampai dia berhenti di sebuah makam dia pun memandangi pemakaman itu seketika wajahnya berubah sedih,kala memorinya mengingat masa lalu yang begitu berarti di dalam hidupanya .


"Asalamualaikum ka,lama kita tidak bertemu, maafin aku karena baru nemuin kamu lagi" ucapnya sambil mengelus batu nisan tersebut


"apa aku boleh menangis sekarang,aku sangat merindukanmu,bukanya aku cengeng,tetapi entah kenapa sampai sekarang aku tidak bisa melupakan kenangan kita saat kita bersama" ucapnya meneteskan air mata sambil mengingat masa lalunya,setelah lelah ia pun segera bangkit.


"Baiklah,aku pergi dulu,aku janji akan sering Dateng ke sini,selamat beristirahat, asalamualaikum" ucapnya lalu pergi


Dia pun melanjutkan perjalanan nya,di tengah jalan dia melihat anak seumuranya sedang nongkrong di pinggir jalan,dia pun menepikan motornya dan menghampiri mereka.


"Asalamualaikum" ucapnya sambil turun dari motor


"Walaukum salam" ucap mereka kompak


"Hay apa gue boleh gabung di sini" ucap Masya menghapiri mereka


"Silahkan" ucap cowo berambut pirang tersenyum yang di angguki oleh yang lainya

__ADS_1


"Perkenalkan nama gue Masya" ucapnya mengulurkan tangannya.


"Gue Riki ketua geng balap liar di daerah sini,dan mereka teman-teman gue" ucapnya,Masya pun kearah mereka


"Gue Eko"


"Masya"


"Gue Dani dan ini Dino kembaran gue" menunjuk ke arah Dino


"Masya"


"Gue Riri,dan ini Nina" ucapnya sembari menepuk pundak Nina


"Gue Masya,semoga kita menjadi teman" ucap Masya tersenyum


"Iya sini gabung kita" ucap Eko sambil menepuk tempat duduknya,Masya pun duduk di sebelahnya


"Maaf,tempat kami seperti ini" ucap ucap Eko lagi


"Sana aja kali,gue boleh minta minum" ucap Masya tersenyum sambil duduk di tengah mereka,mereka pun menyodorkan minum bekas mereka


"Ni adanya cuma ini"


"Iya ngga papah"masya pun menengguknya


"Lo ngga jijik sya" tanya Riri


"Buat apa jijik,yang penting bukan air comberan iya kan" ucap Masya yang di sambut gelak tawa mereka


"Lo sekolah sya" ucap Riki melihat penampilan Masya


"Iya gue sekolah"


"Apa lo bolos" ucap Riri


"Iya gue LG males belajar" ucapnya masya


"Apa orang tuamu ngga akan marah" ucap Dani


"Marah si pasti,tapi mau gimana lagi orang guenya males" ucap Masya santai


"Emang kalian nggak sekolah" ucap Masya


"Kami sekolah tapi,cuma Nina yang enggak sekolah,dia putus sekolah,yah kamu tau sendiri lah orang kere kaya kita,cuma ngandelin balapan buat bayar SPP" ucap Riri,membuat Masya sedikit tetsentuh


"Kalian sekolah di mana" tanya Masya


"Kita sekolah di SMA merpati putih" ucap Riki yang di angguki oleh yang lainya,SMA merpati putih adalah tempat Ali dan Isa bersekolah


"Owh lah kamu na" tanya Masya


"Waktu kelas 10 gue pernah masuk di SMA Garuda" ucapnaya


"Apa lu pengin sekolah lagi" ucap masya


"Sekolah itu impian semua anak kali sya,Ter masuk gue, siap si yang ga mau sekolah,hanya orang bodoh yang mikir itu" ucapnya,Masya pun mangut mangut


"Kalo Lo mau gue bisa masukin Lo kesana" ucap Masya,mereka pun kaget


"Lo serius sya" ucap nina,


"Gue nggak pernah main main sama ucapan" ucap Masya,


"Tapi Lo dapet biayanya dari mana,apa Lo anak orang kaya" ucap Doni


"Gue sama seperti kalian ko,cuman gue punya bengkel ,jadi gue dapet, biaya dari sana" ucap Masya,mereka pun mangut mangut,Masya memang mempunyai bengkel bahkan orang tuanya tidak mengetahuinya hanya adik-adiknya saja


"Gimana Lo mau ngga" ucap Masya


"gue mau,tapi gue gantinya gimana" ucap Nina bingung


"Itu mah masalah gampang,kalo kalian mau kalian boleh tuh sepulang sekolah kerja di bengkel gue,ya buat ngisi waktu kalin" tawar Masya,


"Beneran sya" Masya pun mengaguk


"Kita mau sya" ucap mereka kompak

__ADS_1


"Oke, kalian Dateng ajah ke jl.pelalangan Amba 3 namanya bengkel YUSA" ucap Masya


"Eh bukanya itu bengkel para reader Scorpio racing ya" ucap Riki


"Ngga tau gue,soalnya banyak juga yang Dateng ke sana" ucap masya


"Berarti bengkel Lo terkenal dong Sya" ucap eko


"Bisa di bilang begitu" ucap Masya


"Baik lah besok kita akan ke sana" ucap nina,


"Eh ngomong- ngomong soal balapan,Minggu depan ada balapan loh" ucap Doni


"Oh ya" ucap Masya kaget,mereka pun mengangguk


"Kalo Lo mau ,Minggu depan kita nonton bareng" ucap Riri


"Nonton,Kenapa kita ngga ikutan ajah" ucap Masya,mereka pun menyerengit heran


"Mana berani kita,yang akan bertanding itu geng Leo racing melawan Scorpio racing,kalo kita ikutan yang ada kita kalah" ucap Nina,Masya pun mangut mangut, bukan karena ucapan Nina melainkan mendengar kata leo racing yang asing menerutnya


"Apa kalian tau siapa ketua geng leo racing" ucap Masya


"Kita nggak tau,yang kami tu leo resing di pimpin sama cowo yang katanya dingin, sedingin beruang kutub,dia akan menghancurkan siapa saja yang mengusik ketenangan mereka,geng itu terdiri dari 54 orang di antaranya cuma ada 1 cewe yang menjadi sekertaris ketuanya," ucap Riki menjelaakan


"Owh begitu,kalo Scorpio racing" ucap masya


"Siapa yang gak kenal geng itu,geng itu adalah geng urutan ke 1 setelah Leo resing dan Aries resing" ucap Riri


"Benar kah,apa yang kalian tau dari Scorpio racing" ucap masya penasaran


" Scorpio racing adalah geng kebanggaan gue,dulu geng itu di pimpin sama cowo,tapi sekarang entah kenapa tiba-tiba di ganti ketuanya jadi cewe,geng itu bahkan sekarang bertambah,yang dulunya cuma 52 sekarang menjadi 62,katanya siapa pun yang mengusik geng itu,maka akan siap-siap menjadi santapan mereka, karena ketua geng itu tidak akan main-main sama ucapanya,geng itu juga punya kaki tangan kalo ngga salah namanya Quin A" ucap Riki menjelaskan,Masya pun mangut- mangut


"Gue juga kepengin banget ketemu sama ketua geng scorpio,gue pengin ikut gabung gengnya" ucap Riri,


"Mimpi lu sono,masuk kesana ngga mudah tau,harus di seleksi dulu, apa lagi orang kaya kita,yang ada jadi Buliang sama mereka" ucap Nina menoyaor kepala Riri


"Siapa tau jadi rejeki nya anak Soleha" ucap riri


"Emang Lo pengin banget gabung ya ri" tanya Masya


"Bukan si Riri doang, kita juga kepengin kali sya,siapa si yang ga kepengin gabung sama geng terkenal itu" ucap Riki,Masya pun mengaguk


"Gue bisa bantu kalin,masuk kesana" ucap Masya


"Serius Lo" ucap mereka kompak


"Udah di bilangin gue ngga pernah main main sama ucapan gue" ucap Masya


"Hehe iya kita percaya deh" ucap Eko


"terus Gimana caranya" ucap Riri


"Kalian datengin aja tempat tongkrongan nya,kalian Taukan tempatnya" ucap Masya beranjak menaiki motornya


"Iya di bengkel elo,tapi apa kita di terima entar" ucap Dino tak yakin


"Iya bener masuk ke sana harus punya kata kuncinya" ucap Dani


"Bilang ajah mata maling pasti kalin di terima" ucap Masya,menyalakan motornya,mereka pun mengaguk


"Gue balik dulu ya udah mau asar,kalin juga balik bentar lagi ujan" ucap Masya peda mereka


"Oke sip,ati ati ya" ucap Riki yang di angguki oleh yang lainya


"Iya,eh na jangan lupa besok sekolah" ucap Masya


"Oke siap,makasih ya sya" ucap Nana semangat,Masya pun mengaguk lalu pergi meninggalkan mereka.


"Gue ngga nyangka ada orang sebaik Masya" ucap Nana kepada temanya setelah kepergian Masya


"Iya gue juga apa lagi,iya menawari kita kerjaan,bener-bener malikat" ucap Riki


"Bener,gue juga ngga sabar,pergi ke bengkelnya besok" ucap Riri


"Ya udah balik yuk,udah sore nih" ucap Eko

__ADS_1


"Oke kuy" mereka pun beranjak lalu pergi meninggalkan tempat mereka.


__ADS_2