Dicintai Pria Tampan

Dicintai Pria Tampan
Rumor


__ADS_3

Hanya dari mulut ke mulut, kini Galih dan teman-temannya menjadi perbincangan hangat. Group chat sekolah ramai dengan mereka sebagai topik utamanya. Para Bintang dari MoonStar Hight School dikabarkan adalah penyuka sesama jenis.


Setiap ruang dan lorong yang di penuhi murid, mereka berkumpul dan topik pembicaraan mereka pasti rumor itu. Banyak yang percaya bahwa rumor itu adalah benar karena sejauh yang orang tahu, Davit, Rizky, Galih, dan Farel tidak punya pacar. Mereka terlihat tak pernah pacaran.


Semua yang berhubungan dengan mereka selalu menjadi topik utama. Menjadi siswa berprestasi dan merupakan aset penting sekolah membuat orang tidak ada yang tidak mengenal mereka. Bahkan mereka mendapat julukan Four Star dari para fans mereka.


Latar keluarga dari para Four Star juga tidaklah sederhana. Galih yang bernama lengkap Galih Anggara merupakan anak tunggal dari keluarga Anggara. Ayahnya adalah seorang pebisnis terkenal di negeri ini. Sama juga dengan Alfarel Farisqy, keluarganya akrab di kenal dengan Nama keluarga Qy, juga adalah keluarga kaya raya. Ayah farel juga seorang pebisnis handal. Ayah Galih dan Farel memiliki kerja sama bisnis yang kuat.


Lain lagi dengan Rizky Atmaja, anak kedua keluarga Atmaja. Kekuarga Atmaja memiliki bisnis bidang kuliner. Ayah Rizky adalah seorang Chef hebat. Sedangkan Davit Alvaro, ayahnya telah meninggal. Ayahnya dulu juga adalah seorang atlet basket. Ibu Davit adalah seorang model terkenal.


Sebagai kelurga-keluarga paling kaya, empat keluarga tersebut adalah teman baik. Persahabatan mereka menurun ke anak-anaknya.


Berbeda dengan keadaan sekolah yang gempar akan rumor itu. Egy sebagai biang dari masalah ini justru tidak hadir di sekolah beberapa hari ini. Dia justru asyik bersantai di rumah tanpa memikirkan masalah apa yang ia ciptakan di sekolah.


Seorang gadis berjalan ke arah toilet dengan bermain handphone. Sesekali gadis itu menoleh ke belakang memastikan tidak ada yang mengikutinya.


Ia menelepon seseorang begitu masuk ke dalam toilet.


[ Hallo! ]


"Oncom! Lo kenapa gak masuk sekolah lagi, hah? Lo gak tahu apa, sekolah makin panas gara-gara rumor itu, " ucap Fika memberondong.


Fika merupakan teman sekelas Egy. Mereka mulai dekat sejak awal masuk sekolah. Mendengar rumor ini sebenarnya ia ingin sekali mencabik-cabik Egy. Fika merupakan salah satu penggemar berat Four Star, julukan yang diberikan para penggemar Davit dan kawan-kawan.


[ Gue lagi di Bali. Besok baru pulang! ]


Mendengar jawaban dari seberang sambungan membuat Fika emosi. Sebenarnya ia tahu bahwa Egy berbohong. Nyatanya Egy memang berbohong, dia ada di rumah dan tak pergi ke mana-mana.


"Enak yah, Lo malah liburan. Gara-gara Lo sekarang orang-orang berpikir bahwa Four Star tuh beneran g*y tahu! " sungut Fika. Ia mendengus geram.


Egy yang ada di seberang sambungan terdengar tertawa.


[ Bagus, deh! ]


Mata Fika melotot, " Your eyes!! Bisa-bisanya Lo dengan santainya gak peduli. Kalau bukan karena Lo, rumor ini gak bakal menyebar. Mereka itu cowok normal, oncom! "


[ Ada buktinya kalau mereka normal? Kalau normal, kok gak punya pacar, sih? ]


Dari seberang Egy bertanya dengan nada mengejek.


"Terus Lo gimana? Lo juga gak punya pacar tahu! " sahut Fika keras.


[ Udah, deh. Lo terima nasib aja kalau cowok idaman Lo itu gak doyan betina. ]


Fika mendengarnya merasa gemas.


"Heh, mulut Lo kalau ngomong jangan sembarangan! Pokoknya Lo harus tang--- "

__ADS_1


Tut


Tut


Tut


Tiba-tiba sambungan terputus. Fika menggeram kesal. Ia menendang dinding toilet untuk melampiaskan amarahnya.


"Fu*kt! "


*


*


*


"Benar-benar cewek si alan! Gara-gara dia citra kita jadi hancur! " Galih menghempaskan tubuhnya di sofa.


Satu persatu mereka mulai duduk. Saat ini mereka yang dijuluki Four Star itu tengah berada di apartment Rizky. Mereka biasa ke sini sepulang sekolah.


Farel melirik Galih, " Tuh cewek gak berangkat sekolah beberapa hari ini. "


"Pasti dia takut ketemu kita. "


Risky beranjak, ia mulai berjalan ke arah dapur. Tapi sebelum itu ia mengatakan sesuatu yang membuat teman-temannya menatapnya intens.


Mereka terdiam mendengar ucapan Rizky. Teringat saat pertama kali bertemu dengan Egy. Mereka akui bahwa Egy memanglah cantik. Rambutnya berwarna sedikit pirang dan psnjang. Kulitnya juga putih, bibirnya mungil dan matanya indah. Sudah bisa dikatakan sangat cantik.


"Tetap saja dia menyebalkan! " seru Galih.


Davit mengangkat bahu acuh. Rumor itu tak terlalu mengganggunya karena pada dasarnya ia tipe orang yang tak peduli hal-hal seperti itu. Pembicaraan tentang mereka sudah sering menjadi konsumsi publik. Jadi dia merasa biasa saja. Terlebih ibunya adalah seorang model terkenal, bahkan meski sudah berumur sekalipun. Berita-berita tentang dia dan ibunya sudah terlalu sering muncul sebagai topik hangat.


"Lo benar! Gadis itu terlihat sangat bar-bar, " sahut Farel setuju.


Galih menatap Farel. " Lo tahu siapa tuh, cewek? " tanyanya.


Farel melirik Galih. Ia mengambil segelas jus yang baru saja di bawa Rizky dari dapur. "Namanya Egy Rossiana. Anak kelas sebelas, " jawabnya lalu meneguk mimumannya.


"Adik kelas rupanya. Liat aja nanti pas dia udang berangkat, nggak bakal Gue kalih ampun! "


*


*


*


Pagi ini Egy telah kembali ke sekolah. Ia melangkah santai di koridoor dengan senyum mengembang. Tak ia hiraukan tatapan dari murid-murid yang kebanyakan melihatnya dengan sinis.

__ADS_1


Selain rumor tentang Four Star yang katanya adalah g*y, ada rumor lain yang mengatakan bahwa Egy pernah berpacaran dengan Davit. Rumor itu sendiri juga Egy lah penyebabnya. Jika bukan dia yang tiba-tiba teriak minta putus dihadapan puluhan murid, rumor ini pasti tidak ada. Para fans Davit tentunya merasa iri, walaupun kini tersebar kabar bahwa Davit itu penyuka sesama jenis.


"Akh! Apa-apaan, sih?! "


Egy berteriak kesal saat tiba-tiba Fika datang dan menjewer telingannya. Bahkan tangan Fika sampai memelintir telinganya.


"Nah, ini hukuman buat Lo! " Egy mengencangkan jewerannya.


"Si alan Lo, Fik. Lepasin! " teriak Egy membuat beberapa siswa yang ada di koridoor menatap mereka. Fika pun melepaskan jewerannya lalu menepuk-nepuk kedua telapak tangannya dengan tersenyum menang.


"Ini gak seberapa sama apa yang udah Lo perbuat! "


"Kira-kira dong, Lo! Gue gak ngapa-ngapain juga! " ketus Egy mengusap-usap telinganya yang memerah.


"Your eyes, Egy! Lo udah membuat nama baik Four Star jadi buruk! " sentaknya dramatis.


Egy menatap Fika malas. "Lebay Lo! "selorohnya.


"Lebay kata, Lo? Your crazy! Lo itu udah nyebarin berita ngga benar dan Lo merasa gak bersalah sama sekali! " terang Fika dengan kesal.


"Nyebarin? Hellow, siapa yang nyebarin? Gue ngga ada tuh nyebarin berita apa-apa! " balas Egy.


"Tuh, Kan! Ngga merasa bersalah! " ucap Fika kesal.


"Lo kenapa sih, belain mereka? " tanya Egy.


"Ya karena Gue adalah fans berat mereka, " jawab Fika nyolot.


Egy mencebikkan bibir. "Wong mereka jelek kayak gitu kok. Bermasalah mata Lo! " cetusnya.


"Heh! Mata Lo tuh yang buta! Ganteng kayak gitu kok di bilang jelek. Mereka aja udah ganteng banget, di atas standar, " sahut Fika tak terima.


"Heleh! Standar Lo rendah! "


"Ban**at! "


Egy dan Fika terus bertengkar hingga membuat orang yang melihatnya hanya mampu geleng kepala. Sebenarnya dua gadis itu sudah cukup sering bertengkar hanya karena masalah kecil. Contohnya ya, ini. Egy sering berdebat dengan Fika terkait Fika yang menurutnya terlalu bucin kepada Four Star atau apalah itu, Egy tak peduli. Terlebih kepada Farel, Fika sangat bucin sekali.


Perdebatan mereka terus berlanjut. Tak sadar bahwa orang-orang yang menjadi perdebatan antara mereka kini tengah berjalan ke arah mereka.


Aura mereka penuh pesona. Siswi-siswi yang melihatnya sampai-sampai tersenyum merona.


Keempatnya kini telah berdiri di dekat Fika dan Egy. Mereka menatap pertengkaran Egy dan Fika dengan datar. Terlalu kekanak-kanakan, pikir mereka.


Galih berjalan mendekati Egy yang tak menyadari keberadaannya. Egy terlihat bersungut-sungut bertengkar dengan Fika.


"Gue gak salah! Lo tu---- "

__ADS_1


"Akhirnya Lo tertangkap juga rubah kecil!


__ADS_2