Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing

Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing
12. Ulang tahun


__ADS_3

"Ibu mau kemana pagi-pagi begini?" Tanya Nita sembari berlari dengan kedua tangannya memeluk boneka kelincinya menghampiri ibunya yang sedang memasak di dapur.


Gadis kecil itu bisa mengetahui bahwa ibunya akan keluar pagi-pagi sekali karena dia melihat pakaian ibunya yang sudah rapi, dan bahkan rambut ibunya pun disisir dengan sangat rapi meski sekarang Ibunya masih sibuk membuatkan mereka nasi goreng.


"Hari ini Ibu ada pekerjaan Jadi pulangnya akan larut malam. Kalian akan tinggal bersama Tante Bunga dan harus patuh terhadap apa yang dikatakan oleh Tante Bunga. Tidak boleh membuat Tante Bunga kesusahan, mengerti?!" Tegas Jessica sembari melirik Putri kecilnya yang memeluk boneka kelinci sembari mendongak menatapnya.


"Baik Bu!! Tapi kalau besok hari, Apakah ibu bisa tinggal bersama kami di rumah?" Tanya gadis kecil itu dengan mata berbinar-binar, sebab besok adalah ulang tahunnya bersama dengan kakaknya.


Oleh sebab itu, Nita sangat berharap Ibunya bisa tinggal di rumah untuk merayakan ulang tahunnya.


"Tentu saja, besok Ibu akan menemani kalian sepanjang hari. Jadi hari ini harus patuh terhadap Tante Bunga." Ucap Jessica sembari mengangkat nasi goreng yang telah matang lalu perempuan itu menata nasi gorengnya di atas meja.


Setelah selesai, Jessica mendudukkan Nita di kursi yang disiapkan khusus untuk gadis kecil itu, lalu perempuan itu naik ke lantai 2 untuk memanggil satu lagi anaknya yang selalu mengurung diri di kamar.

__ADS_1


Tok tok tok...


Suara ketukan pintu langsung membuat Nanta menyembunyikan buku yang ia baca, lalu pria kecil itu segera turun dari tempat tidur dan membuka pintu kamar.


"Selamat pagi ibu," ucap Nanta dengan suara yang datar disertai senyum tipis yang membuat Jessica teringat akan seseorang.


'Astaga, kenapa anakku ini terus mengingatkanku dengan Kak Leo? Padahal mereka sama sekali tidak memiliki hubungan apapun.' pikir Jessica dalam hati sembari mengulurkan tangannya membawa Nanta ke gendongannya.


"Selamat pagi jagoan Ibu,, sekarang waktunya sarapan, karena Ibu harus berangkat cepat untuk bekerja." Kata Jessica sembari menggendong Nanta menuruni tangga.


"Tidak, makanya hari ini ibu akan menyelesaikan seluruh pekerjaan Ibu, supaya besok Ibu bisa kembali merayakan ulang tahun kalian berdua." Ucap Jessica sembari berjalan ke ruang makan dan melihat Bunga serta Nita yang sudah duduk di sana sembari bercanda ria bersama.


"Selamat pagi semuanya," kata Nanta sembari turun dari gendongan ibunya lalu pria kecil itu segera berjalan ke samping Nita dan duduk di kursi miliknya.

__ADS_1


"Selamat pagi."


"Selamat pagi."


Bunga dan Nita sama rentak menjawab lalu keempat orang itu masarapan bersama.


Sembari sarapan, Jessica menata Bunga yang sibuk memilih-milih makanan dari campuran nasi goreng yang ada di piringnya.


"Apakah besok kau akan kembali untuk merayakan ulang tahun kakakmu?" Tanya Jessica langsung dijawab gelengan kepala Bunga.


"Tidak, Aku lebih suka tinggal di sini merayakan ulang tahun kedua keponakanku." Jawab Bunga sembari memasukkan satu sendok nasi goreng ke dalam mulutnya.


"Hm,, tidakkah kakakmu akan kecewa? Sudah 6 tahun kau tidak pernah merayakan ulang tahunnya, Dia pasti sangat merindukanmu." Kata Jessica yang mana dia mengetahui bahwa selama 6 tahun terakhir Bunga tidak pernah lagi bertemu dengan kakaknya, karena perempuan itu tidak pernah kembali ke rumah.

__ADS_1


Sementara perempuan itu hanya bertemu kedua orang tuanya sekali dalam setahun, ketika hari anniversary kedua orang tuanya.


__ADS_2