Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing

Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing
97


__ADS_3

Semua orang mengantri untuk mendapatkan makan siang dari truk yang dikirim oleh Leo atas nama Jessica.


Mereka semua terkejut ketika melihat beragam menu makanan yang bisa mereka pilih dan Bahkan mereka bisa memilih beberapa sesuai dengan selera mereka.


"Astaga, Aku tidak menyangka di mereka membawa makanan-makanan enak seperti ini. Sudah lama aku tidak mencoba makanan-makanan yang mahal ini,," salah seorang pria tersenyum bahagia meletakkan nampan berisi makanan yang ia dapatkan.


"Kau benar, Ini pertama kalinya ada orang yang membawa makanan ke lokasi syuting dengan menu steik seperti ini.. entah berapa banyak uang yang dihabiskan untuk semua ini."


"Kau benar ini sama sekali tidak sebanding dengan makanan yang datang tadi pagi. Yang tadi itu hanya kelas rendah, Kalau yang ini benar-benar berasal dari restoran mahal."


Orang-orang mulai berbincang tentang menu makanan yang disediakan oleh truk pengangkut makanan yang mengatasnamakan Jessica.


Baron dan Clara yang mendengar perbincangan itu merasa hati mereka sangat panas karena tak tahan dengan ucapan yang menusuk itu.

__ADS_1


Saat Jessica yang kembali, Dia terkejut ketika Shiro langsung memanggilnya agar makan bersama tepat di depan Clara dan Baron.


"Wah sepertinya suamimu benar-benar keren, lihat menu makanan ini. Ini adalah menu-menu makanan di restoran mahal dan kokinya juga, tadi aku sempat berbincang dengannya dan dia bilang dia adalah koki dari luar negeri. Coba katakan padaku siapa pria yang menjadi suamimu itu?!!" Tanya Shiro sembari meletakkan makanan di depan Jessica yang telah duduk.


Jessica yang mendengar itu hanya bisa tersenyum kikuk, "kami belum menikah, jadi jangan menyebar gosip bahwa aku sudah memiliki seorang suami." Ucap Jessica langsung membuat Arthur terdiam menghentikan tangannya yang sedang memotong steik di piringnya.


"Apa?! Tapi tetap saja kan nanti Kalian juga akan menikah, lagi pula kalian sudah memiliki dua orang anak yang sangat lucu, jadi aku rasa kalian hanya menunda pernikahan karena karirimu, begitu 'kan?!" Tanya Shiro.


Sekali lagi Jessica tersenyum dan tidak ingin menjawab itu, tetapi dia kemudian melihat dua orang di depannya yang tampak memperlihatkan wajah kesal mereka.


"Kami akan keluar untuk makan di luar." Jawab Clara dengan ketus langsung menarik Baron meninggalkan dua orang yang sedang menikmati makanan mereka.


Shiro yang melihat hal itu tidak bisa menahan diri untuk tidak berkata, "dari wajahnya aku bisa melihat bahwa mereka terlihat sangat cemburu dan iri terhadapmu.

__ADS_1


"Sebenarnya, apa hubunganmu dengan mereka? Sejak di acara pertemuan pertama, aku melihat Clara itu benar-benar membencimu.


"Aku juga bisa melihat bagaimana dia terus memamerkan hubungannya dengan Baron di depanmu, padahal kau sudah memiliki kekasih yang jauh lebih baik darinya!!!" Ucap Shiro dengan kesal sembari menatap ke arah dua orang yang sedang pergi menjauh.


"Ahh,, aku rasa kau sudah salah paham. Mungkin caranya bersikap pada orang lain memang seperti itu." Ucap Jessica yang tidak mau mengatakan apapun pada Shiro tentang hubungannya dengan Clara dan Baron.


"Ah,, terserah apa saja, yang penting aku sangat berterima kasih padaku. Aku pikir selama kita syuting di tempat ini aku tidak akan pernah makan enak-enak karena kita datang pagi sekali dan pulang malam sekali saat semua restoran telah tutup. Tapi hari ini aku benar-benar menikmati makan siangku!!!" Ucap Shiro dengan lahap menikmati makanan di depannya.


Jessica hanya tersenyum mendengar ucapan pria itu dan diam-diam dalam hatinya dia merasa sangat senang atas apa yang baru saja dilakukan oleh Leo.


'Kenapa pria itu tiba-tiba kepikiran untuk mengirim truk makanan? Apakah dia tahu bahwa aku sedang ditindas di lokasi syuting hingga dia sengaja melakukan ini?' ucap perempuan itu dalam hati.


Ia merasa sangat senang karena sepanjang syuting dia sudah ditindas oleh Clara lewat hal-hal kecil yang dilakukan oleh perempuan itu.

__ADS_1


Tetapi hanya satu hal yang dilakukan oleh Leo bisa membuat perempuan itu terlihat begitu marah dan pergi meninggalkan lokasi syuting.


Jadi Jessica merasa bahwa saat itu Leo benar-benar berada di sisinya dan menggenggam tangannya dengan erat untuk menghadapi orang-orang dari masa lalunya.


__ADS_2