
Bisik-bisik semua orang langsung menarik perhatian keempat orang yang duduk saling berhadapan.
Shiro menatap Jessica dan berkata, "kau punya kekasih? Ataukah yang mengirimkan truk makanan itu adalah Ayah dari anak-anakmu?"
🐾🐾🐾
Mendengar itu kaum aja sih Kak tersenyum, "ya, mungkin saja dia," ucap Jessica dan tiba-tiba saat itu ponsel yang berada di sakunya berdering.
Drriingg...!! Drriingg...!! Drriingg...!!
Drriingg...!! Drriingg...!! Drriingg...!!
Drriingg...!! Drriingg...!! Drriingg...!!
Jessica yang melihat nomor pemanggil itu langsung mengerutkan keningnya karena dia tidak ingat kapan dia menyimpan nomor itu ke ponselnya.
LEO💕
Shiro yang mengintip layar ponsel Jessica langsung tersenyum, "Tidak diragukan lagi, itu pasti orang yang sama dengan yang mengirim truk makanan itu karena gambar hati yang ada di belakangnya persis sama. Selamat ya,,,," ucap pria itu membuat Jessica tersenyum kikuk.
__ADS_1
Perempuan itu melihat dua orang di depannya yang menatapnya dengan sangat aneh.
"Aku angkat telpon ini dulu, kau suruhlah semua orang untuk makan siang," ucap Jessica pada Shiro lalu berjalan pergi.
Shiro yang mendapat perintah langsung berdiri dan bertepuk tangan, "semuanya, itu adalah makan siang di yang dikirimkan oleh suami Jessica, silakan dinikmati semuanya....." Ucap pria itu langsung membuat semua orang terkejut menutup mulut mereka.
"Suami?"
"Suami Jessica?"
Mereka semua mengetahui bahwa Jessica belumlah menikah jadi semuanya sangat terkejut mendengar kata suami yang dikatakan oleh Shiro.
Semua orang kemudian menatap ke arah Jessica yang telah berjalan ke pojok sembari menerima telepon.
"Apa kau suka hadiah yang kukirimkan?" Tanya seorang pria dari seberang telepon dengan nada suara pria itu terdengar sangat bahagia.
Jessica mau tidak mau merasa bahagia dengan hal itu dan pipinya terasa merona karena sepanjang hari dia sudah diperlihatkan kemesraan Baron dan Clara yang bertujuan untuk membuatnya cemburu.
Tapi Siapa yang sangka, pria yang baru saja menjadi kekasihnya selama satu malam itu malam mengirimkan sebuah truk makanan yang langsung membuat raut wajah kedua orang itu berubah menjadi masam.
__ADS_1
"Itu,, aku menyukainya, dan terima kasih sudah mengirimnya. Aku akan usahakan pulang cepat nanti supaya bisa memasak makan malam untukmu." Ucap Jessica sembari menahan desiran hatinya dan debaran jantungnya menghadapi pria yang sudah mengisi hatinya.
"Itu, sebenarnya aku ingin bilang kalau nanti malam aku akan menjemputmu karena kita akan makan malam di rumah orang tuaku. Sekaligus memperkenalkanmu juga pada mereka," ucap Leo langsung membuat Jessica menjadi gelisah karena perempuan itu takut bila saja kedua orang tua Leo tidak menerimanya.
Bagaimanapun, keluarga Leo meskipun terlihat sangat baik namun tentu saja keluarga bangsawan seperti mereka mengharapkan pasangan hidup anak-anak mereka juga berasal dari keluarga bangsawan.
Sementara dirinya, dia hanya anak dari seorang petani di desa yang kemudian diangkat anak oleh keluarga Baron.
Bagaimana bisa disandingkan dengan seorang pria yang berasal dari keluarga besar seperti keluarga Zaki.
"Itu,, ini terlalu tiba-tiba, jadi aku,,,, aku merasa,,"
"Jangan khawatir, aku akan menggenggam erat tanganmu supaya kau tidak gugup." Ucap Leo dari seberang telepon kembali membuat jantung Jessica seolah ingin melompat keluar dari tempatnya.
Menggenggam erat tangan,,, itu adalah kata-kata yang begitu luar biasa yang didengar oleh Jessica.
@ interaksi
__ADS_1
3 babnya yang lain ketahan sama editor. dan otor perkirakan bakal terbit di hari selasa siang. maaf atas ketidaknyamanannya. 🤕