Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing

Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing
132.


__ADS_3

Jessica yang berada di ruangan semakin gelisah ketika semakin lama pria di depannya kini semakin mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya mereka bahas di tempat itu.


Apalagi ketika pria itu mulai berpindah tempat duduk untuk semakin dekat dengan Jessica semakin membuat Jessica merasa amat kesal Jadi dia dengan cepat menekan tombol panggil pada Dika.


Hal itu membuat Dika yang berada bersama dengan Devania langsung melihat ponselnya lalu dia menatap sang Manager di depannya sambil berkata, "ini panggilan dari keluarga, saya akan mengangkatnya lebih dulu."


Devania yang mendengar itu hanya menganggukkan kepalanya dengan pelan, lalu dia memperhatikan pria yang menjauh darinya sembari menyembunyikan layar ponselnya.


Setelah agak jauh, Dika kemudian menempelkan ponselnya ke telinganya, "Ya Nyonya Muda," jawab pria itu dengan suara yang pelan meski dia tahu bahwa Devania masih berusaha untuk mendengarkan percakapannya.


"Kau ada di mana? Bisakah kau datang ke ruanganku membawakan aku obat yang tertinggal di mobil? Aku sangat membutuhkannya sekarang." Ucap Jessica dari seberang telepon diikuti oleh suara seorang pria yang kemudian membuat Dika mengepal erat tangannya.


"Kau sakit? Bagian mana yang sakit? Biarkan aku memeriksamu." Ucap Tuan Deliono sembari mendekati Jessica untuk menyentuh tubuh Perempuan itu.


Tetapi Jessica dengan cepat menepis tangan pria itu Dan Dia segera berdiri, "Maaf Tuan Deliono, tapi saya tidak terbiasa disentuh oleh pria asing jadi tolong menjauh dari saya." Ucap Jessica yang kini merasa sangat marah.


Sementara Dika yang mendengar itu, dia menggerakkan giginya lalu dengan cepat dia menghubungi Leo untuk meminta tolong.

__ADS_1


'Tuan bilang malam ini dia ada pertemuan penting, tetapi aku tidak punya banyak waktu dan harus mengganggu pertemuan itu!!!' ucap Dika dalam hati sembari menempelkan ponsel ke telinganya dengan tatapan pria itu melihat ke arah depannya yang memperhatikannya dengan teliti.


Hanya di dering pertama, panggilan itu langsung terhubung jadi Dika merasa sangat lega.


"Hal--"


"Tuan muda gawat!! Nyonya berada dalam bahaya tapi saya berada di restoran dan tidak bisa menolong Nyonya." Ucap pria itu dengan sangat cemas langsung membuat panggilan itu ditutup lalu Dika berusaha menenangkan dirinya dan kembali menemui devania.


"Siapa yang kau maksud sebagai tuan muda dan nyonya muda?" Tanya Devania ketika melihat wajah pria di depannya tampak begitu gugup dengan keringat memenuhi sekujur keningnya.


Maka dengan begitu Dika sangat lega, dan dia akhirnya duduk dengan tenang karena berpikir bahwa Jessica akan diselamatkan oleh Leo.


Dan kembali ke ruangan di mana Jessica berada, perempuan itu sudah dipepet ke pojok saat tiba-tiba saja pintu di didobrak dari luar memperlihatkan seorang pria yang memasuki ruangan.


"Sayang!" Ucap Jessica yang keceplosan karena terkejut melihat kedatangan Leo tetapi ketika dia kembali melihat Tuan Deliono, Perempuan itu lebih terkejut lagi saat melihat pria paruh baya itu langsung membungkuk pada Leo.


"Kau baik-baik saja?" Tanya Leo langsung mendekati Jessica membuat perempuan yang ketakutan itu langsung memeluk Leo dengan erat.

__ADS_1


"Hm,,, tapi aku ingin pulang," ucap Jessica yang agak gemetar di dalam pelukan Leo karena dia benar-benar tidak menyangka bahwa Tuan Deliono benar-benar berniat untuk melecehkannya.


"Baiklah, kita akan pulang sekarang," kata Leo langsung menggendong perempuan itu dan meninggalkan ruangan tersebut.


Tuan Deliono yang melihat hal itu karena dia langsung runtuh ke lantai karena tidak percaya bahwa perempuan yang hendak ia jebak itu, ternyata adalah kekasih Leo.


Seorang pria yang menjadi raja bisnis di negara mereka dan paling berpengaruh di dalam seluruh dunia berbisnisan.


Tetapi setelah beberapa saat tumbang di lantai Tuan Deliono berpikir bahwa dia sudah aman dan hanya perlu mengirim permintaan maafnya pada Leo karena dia belum sempat mengapa-ngapakan Jessica.


Namun, pria itu sangat terkejut ketika beberapa orang pria tiba-tiba memasuki ruangan dan melihatnya dengan garang.


"Bawa dia!!" Perintah salah seorang pria membuat beberapa pria yang lainnya langsung menghampiri Tuan Deliono yang ketakutan dan membius pria itu lalu menyeretnya pergi dari sana.


Sementara itu, di dalam mobil Jessica terus memeluk Leo karena dia merasa sangat takut dengan apa yang baru saja terjadi.


"Tenanglah, aku sudah di sini dan semuanya sudah aman." Ucap Leo dengan raut wajah yang berusaha menahan amarahnya agar tak ditampakkan di depan Jessica.

__ADS_1


__ADS_2