
Setelah Jessica mendapatkan seorang asisten, maka hari-harinya berjalan dengan sangat lancar karena kemana-mana pria itu membawakan tas miliknya, mengantar jemput dirinya dan dia merasa lebih baik karena tidak perlu lagi menyusahkan Leo.
Setidaknya, saat pria itu lembur, Leo tidak perlu menjamunya sebelum kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaannya.
Jadi dia merasa bersyukur dan membalas kebaikan Leo dengan cara menjalankan syutingnya dengan baik supaya nanti mereka bisa menonton film itu di bioskop.
Dan akhirnya, 1 bulan telah berlalu dan saat itu juga wajah Jessica telah memenuhi banyak sekali siaran TV dan juga majalah karena semenjak bergabung dengan jj entertainment, Dia mendapat banyak sekali pekerjaan untuk iklan produk.
"Ibu!!! Wajah Ibu mucul lagi di televisi!!!" Seru seorang gadis kecil menghampiri Jessica yang sedang berada di dapur membuat jus.
"Benarkah?" Tanya Jessica sembari menata Putri kecilnya yang terlihat begitu bahagia karena melihat wajah ibunya di TV.
"Iya!! Ibu terlihat sangat cantik, aku sangat menyukainya!!!" Ucap Nita dengan semangat menaiki kursi agar dia bisa memperhatikan wajah ibunya lebih dekat.
__ADS_1
"Baguslah," jawab Jessica sembari mengulurkan tangannya mengusap rambut halus putrinya, lalu perempuan itu kembali fokus pada acara membuat jusnya.
"Tapi kenapa Hari ini Ibu tidak pergi lagi bekerja?" Tanya Nita yang merasa aneh karena hari itu ibunya tidak pergi bekerja, sementara hari itu bukanlah hari libur.
"Hm,, syuting filmnya sudah selesai jadi dua minggu lagi filmnya akan ditayangkan di bioskop." Ucap Jessica langsung membuat mata Nita berbinar-binar menatap ibunya.
"Jadi kita sudah bisa pergi ke bioskop untuk menonton film ibu?!!" Tanya gadis kecil itu langsung dijawab anggukan Jessica.
"Setelah dua minggu lagi kita akan pergi," ucap Jessica langsung membuat Nita bersorak kegirangan.
Sementara Jessica, dia terus membuat jus dan merasa hangat dalam hatinya karena anak-anaknya menyukai pekerjaannya.
'Besok aku ada pemotretan untuk iklan kosmetik, jadi sebaiknya Hari ini aku juga merawat wajahku supaya besok tidak tampak pucat,' ucap Jessica dalam hati menu sembari menuangkan jus ke dalam beberapa gelas yang sudah ia siapkan lalu perempuan itu pergi ke depan TV untuk memberikannya pada semua orang.
__ADS_1
"Aku dengar filmmu akan tayang dua minggu lagi?" Tanya Nyonya Zaki yang mana saat itu perempuan itu menemani Nita bermain monopoli.
Jessica meletakkan baki di atas meja sembari menganggukkan kepalanya, lalu dia berkata, "iya, selama dua minggu ini film kami akan memasuki masa promosi lalu ditayangkan."
"Bagus sekali!! Kalau begitu dua minggu lagi kita semua akan pergi untuk menonton film pertamamu. Tapi oya, Apakah sebagai artis kau mempublikasikan hubunganmu dengan Leo?" Tanya Nyonya Zaki yang selama ini tidak pernah melihat berita mengenai hubungan Jessica dan Leo.
Jessica yang mendengar pertanyaan itu langsung duduk dan menatap kedua anak-anaknya, "itu, untuk saat ini belum, kami berencana akan mempublikasikannya nanti setelah karirku sudah mulai stabil." Ucap Jessicca.
Nyonya Zaki menghela nafas, "Hm,, padahal Ibu berharap kalian berdua segera mempublikasikan hubungan kalian. Ibu hanya cemas kalau nanti ada laki-laki yang berniat mendekatimu karena dia tidak tahu kalau kau punya seorang suami." Ucap Nyonya Zaki langsung membuat Jessica mengerjakan matanya beberapa kali.
Dia tak pernah menduga bahwa Ibu mertuanya akan secemas itu akan hubungan mereka, sedangkan Leo sendiri tidak pernah merasa cemas.
"Itu,, Ibu tidak perlu khawatir, aku bukanlah orang yang mudah didekati. Apalagi aku sudah punya suami, Mana mungkin aku membiarkan orang lain mendekatiku?" Kata Jessica.
__ADS_1
"Kalau pada mu Ibu percaya, tapi pada laki-laki lain di luar sana, Ibu hanya takut saja mereka melakukan berbagai cara untuk mendapatkan menantu ibu yang cantik ini." Ucap Nyonya Zaki sambil menghela nafas karena merasa sangat cemas.
Bagaimanapun, dia mengenal putranya sebagai orang yang kaku jadi pikir perempuan itu jika Jessica menemukan seorang pria yang memperlakukannya dengan sangat baik dan hangat, maka dia takut Leo akan kalah saing dengan pria itu.