
Saat itu, pada malam hari ketika Jessica sudah tertidur, Leo baru saja pulang karena hari itu dia lembur bekerja.
Hanya menyuruh seorang sopir untuk menjemput Jessica dan mengantar perempuan itu kembali ke rumah.
Begitu tiba, pria itu langsung membersihkan tubuhnya Lalu naik ke tempat tidur sambil memeluk Jessica dengan erat.
Dia hendak memejamkan matanya ketika ponsel yang diletakkan di atas nakas tiba-tiba saja bergetar.
Drrtt.... Drrtt.... Drrtt....
Pria itu melepaskan pelukannya pada Jessica lalu dia berbalik mendapatkan ponselnya karena suara ponsel itu sangat mengganggu tidurnya.
Awalnya dia hanya ingin men-silent ponsel itu agar tidak mengganggu mereka, tetapi kemudian dia melihat layar bagian atas ponsel, sebuah kiriman yang berbentuk foto dan terlihat itu seperti fotonya dan Jessica.
Jadi pria itu mengklik pesan itu dan melihat beberapa foto yang dikirim ialah fotonya ketika dia menjemput ataupun mengantar Jessica ke lokasi syuting.
__ADS_1
*Perempuan bernama Jessica ini memiliki banyak kekasih, hampir setiap hari selalu bergantian orang yang datang menjemput dan mengantarnya. Sebaiknya Tuan hati-hati terhadap dia.*
Leo yang membaca pesan itu merasa sangat geli dengan orang yang hendak menghasutnya.
'Orang ini benar-benar bodoh, jelas-jelas Jessica tidak memiliki banyak pria tetapi prianyalah yang memiliki banyak mobil!!!' ucap Leo dalam hati yang merasa amat konyol pada orang yang mengirim pesan itu.
Jadi dia segera membalas pesan itu, *Terima kasih sudah mengambil foto-foto yang cantik itu. Semoga hari Anda menyenangkan.*
Setelah menekan tombol kirim pada layar ponsel, Leo kemudian meletakkan ponsel itu dan kembali memeluk Jessica yang masih terlelap dalam tidurnya.
'Orang ini benar-benar berbahaya. Bagaimana kalau nanti dia merusak karir istriku?' ucap Leo dalam hati lalu pria itu segera mengatur untuk menangkap orang yang sudah memata-matai istrinya.
Setelah itu, dia kemudian tertidur bersama dengan Jessica.
Pada keesokan paginya ketika Jessica dan Leo keluar dari rumah, ponsel Jessica tiba-tiba berdering.
__ADS_1
"Kau mengganti ponselmu?" Tanya Leo ketika melihat ponsel yang ada di tangan Jessica adalah ponsel yang baru.
"Hm, aku menggantinya karena takut jika aku membawa ponsel yang lama, beberapa orang mungkin memiliki niat buruk dan mengambil beberapa foto dari galeri." Jawab Jessica langsung membuat Leo mengangguk, lalu dia membiarkan perempuan itu menjawab panggilan yang masuk.
"Halo," ucap Jessica pada orang di seberang telepon.
"Selamat pagi Nona, perkenalkan nama saya Dika, saya adalah asisten yang disiapkan perusahaan untuk Nona. Mulai hari ini saya akan mengantar jemput Nona dan membantu Nona dalam segala pekerjaan nona.
"Dan sekarang saya sedang menuju ke apartemen Nona untuk menjemput nona." Ucap pria dari seberang telepon langsung membuat Jessica menoleh ke arah Leo lalu tatapan mereka berdua bertemu, karena Jessica memang mengatur panggilan itu dalam mode pengeras suara.
"Itu,, Sebenarnya sekarang aku sudah dalam perjalanan menuju lokasi syuting jadi sebaiknya kita bertemu di sana saja." Ucap Jessica pada orang di seberang telepon lalu dia kemudian mengakhiri panggilan itu dan menatap Leo.
"Bagaimana ini? Mulai sekarang aku tidak bisa lagi pulang pergi bersamamu," ucap Jessica yang kini merasa khawatir dan juga tidak tega jika waktunya bersama dengan Leo semakin terkuras hanya karena mereka tidak bisa lagi pergi dan berangkat bersama.
"Jangan khawatir, pria itu adalah salah satu pengawalku. Aku sengaja menyuruhnya untuk mendaftar sebagai asisten," ucap Leo langsung membuat Jessica tersenyum senang karena ternyata itu adalah pengaturan suaminya, jadi dia merasa sangat senang.
__ADS_1
Melihat istrinya yang tidak keberatan, maka Leo merasa lega dalam hatinya karena dia sebenarnya mengatur semua itu supaya Dika bisa melindungi Jessica.