Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing

Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing
135.


__ADS_3

Setelah selesai makan siang, Jessica kemudian bersiap-siap untuk pergi bekerja, sebab sore itu dia memiliki jadwal pemotretan, jadi dia kemudian meninggalkan rumah bersamaan dengan Leo yang juga meninggalkan rumah untuk pergi ke kantor melanjutkan pekerjaannya.


Di tengah perjalanan, Jessica duduk sambil membuka-buka ponselnya dan terkejut melihat berita penangkapan seorang penyanyi yang ternyata menggunakan obat-obatan terlarang.


Dan yang lebih mengejutkan lagi ketika Jessica melihat bahwa ternyata penyanyi tersebut adalah Revan.


"Astaga,,, dia ternyata memakai obat-obatan," ucap Jessica yang tak habis pikir dengan pria itu.


Jadi diam-diam dalam hatinya Jessica merasa bersyukur karena kemarin dia menolak untuk berfoto bersama dengan pria, karena kalau foto mereka saat ini sudah terupload, maka bisa jadi dia juga akan terseret skandal pria itu.


Jadi setelah membaca berita panas tersebut Jessica kemudian kembali ke beranda utama dan terkejut ketika dia kembali melihat bahwa manajernya yang adalah Devania, ternyata sudah diumumkan bahwa perempuan itu telah keluar dari agensi karena pelanggaran kode etik agency.

__ADS_1


Bahkan tak berhenti di situ, agensi juga akan menuntut Devania atas kerugian perusahaan yang disebabkan olehnya.


"Kenapa dua berita ini tiba-tiba sekali?" Ucap Jessica yang merasa bahwa kedua berita itu benar-benar sangat aneh bila muncul secara bersamaan seperti itu.


Dika yang menjadi dengar ucapan Nyonya mudanya hanya bisa tersenyum sambil berkata dalam hati, 'tentu saja bisa seperti itu, semuanya karena diatur oleh tuan muda untuk melindungi nyonya.'


Maka sembari mobil terus berjalan ke agensi, Jessica terus memikirkan masalah itu dan tidak menemukan jawabannya.


Ketika mereka tiba di agensi, seorang manajer baru sudah menyambut Jessica yang mana manajer itu terlihat sangatlah ramah dan tidak seperti dengan Devania.


Jadi Tentu saja dia tidak mau bernasib sama dengan Devania.

__ADS_1


"Duduklah," kata Yohana menyambut perempuan itu lalu menyuruh asistennya untuk membawakan minuman bagi Jessica.


"Perkenalkan namaku Yohana, mulai hari ini aku akan menjadi manajer mu, dan semua pekerjaan yang sudah dijadwalkan akan aku tinjau ulang. Oya, ini adalah beberapa tawaran pekerjaan dari partner kerjasama kita, jadi aku ingin kau memilih tiga pekerjaan yang bisa kau dalam lakukan 2 minggu lagi." Ucap Yohana sembari menyerahkan beberapa berkas yg langsung diambil oleh Jessica dan membacanya secara sekilas.


"Pemotretanmu sore nanti sudah aku undur menjadi besok pagi, jadi kau boleh istirahat saja hari ini sembari melihat naskah itu dan memberitahukannya padaku kalau kau sudah memilih tiga yang akan kau kerjakan." Ucap Yohana membuat Jessica kaget.


"Itu, tapi saya baik-baik saja kalau hari ini saya tetap menjalankan pemotretannya." Ucap Jessica yang tidak mau membebani semua orang karena jika pemotretannya diundur maka ada banyak orang yang harus menyesuaikan jadwal mereka.


Yohana tersenyum, "Sebenarnya pemotretannya juga bukan diundur hanya karena permintaan kita saja, tetapi karena fotografernya tiba-tiba saja mendapat musibah, jadi dia tidak bisa bekerja untuk proyek ini sehingga pihak JK mencari pengganti fotografernya.


'Jadi mungkin saja jadwal untuk jam 08.00 besok juga masih akan diundur jika mereka belum mendapatkan fotografer yang sesuai." Ucap Yohana langsung membuat Jessica mengangguk.

__ADS_1


Maka, setelah menagernya diganti, Jessica menjadi lebih tenang dan apalagi Yohana adalah orang yang mudah diajak untuk berdiskusi jadi Jessica mendiskusikan banyak hal dengan manajer itu.


Pekerjaan pun berjalan dengan lancar, karena akhirnya tidak ada lagi orang yang berniat buruk padanya kecuali salah seorang perempuan yang sedang berada di apartemennya menyusun berita yang akan ia terbitkan tepat di hari tayang perdana film 'ibu'.


__ADS_2