Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing

Dijebak Satu Malam Bersama Pria Asing
99.


__ADS_3

Jika di dua bab yang otor up tadi siang ada kesalahan, maka bisa kembali baca ya, soalnya udah diperbaiki. Atau kalau gak ada bisa abaikan info iniπŸ™πŸ™πŸ™


***Happy reading πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


🌟🌟🌟***


Setelah mengendara sekitar 30 menit akhirnya mereka tiba di kediaman keluarga Zaki.


Jantung Jessica berdegup amat kencang dan dia begitu gugup memasuki kediaman itu, tetapi ketika dia turun dari mobil dia terkejut ketika Leo langsung menggenggam tangannya dengan erat.


"Jangan khawatir, aku ada di sini." Ucap pria itu sembari tersenyum memandang Jessica membuat jantung Jessica semakin berpacu kuat.


Namun begitu, dia merasa hatinya menjadi sangat hangat mendengar ucapan pria itu, jadi dia menganggukkan kepalanya dan berjalan dengan langkah yang santai memasuki kediaman keluarga Zaki.


Begitu pintu terbuka, dua orang anak kecil langsung melihat ke arah mereka, lalu Nita dan Nanta langsung berlari ke arah kedua orang itu.


"Ibu!!!" Teriak Nita yang begitu merindukan ibunya, jadi perempuan itu langsung meminta gendongan pada ibunya.


Jessica yang senang melihat putrinya langsung membawa gadis kecil itu ke gendongannya dan mengecup puncak kepalanya dengan hangat.

__ADS_1


Sementara Nanta, dia juga meminta gendong pada ayahnya, sebab Dia tidak mau membuat ibunya terbebani. Tentu saja berat badannya jauh lebih berat daripada Nita, karena dia adalah seorang pria!!!


"Ini,," Nyonya Zaki dan juga suaminya begitu terkejut melihat kedatangan Jessica dan sangat terkejut melihat kedua cucunya ternyata memanggil Jessica dengan sebutan ibu.


"Iya, jadi Jessica adalah ibu kandung dari Nanta dan Nita." Ucap Bunga langsung mengejutkan dua orang yang duduk di sofa panjang.


Sementara itu, Leo sudah kembali menggenggam erat tangan Jessica dan menarik perempuan itu mendekat ke arah ayah dan ibunya yang sedang menatap lekat ke arah mereka.


Setelah semua orang duduk di sofa, akhirnya Nita menatap kakek dan neneknya sambil berseru, "Kakek, Nenek,, perkenalkan dia adalah ibuku!!!"


"Halo Bibi, dan Paman," ucap Jessica memberi salam pada kedua orang itu karena sebelumnya mereka memang sudah akrab.


Tetapi sekarang, dia merasa canggung lagi pada kedua orang itu karena selain sudah tidak bertemu selama 6 tahun, posisi dia juga saat ini membuatnya sangat canggung.


"Jadi selama ini kalian menyembunyikan fakta seperti ini dari kami berdua?!!" Akhirnya Tuan Zaki lah yang berbicara mewakili istrinya yang sudah tergagap karena rasa tak percayanya.


Bunga yang mendengar itu langsung gemetar di tempatnya karena dia tahu bahwa Sudah saatnya dia mengakui semuanya pada Ayah dan Ibunya dan ketakutan terbesarnya ialah jika kedua orang tua itu tidak bisa memaafkannya.


Apalagi jika mereka tidak bisa menerima Jessica, maka dia akan menjadi orang yang paling bersalah dan tidak bisa memaafkan dirinya sendiri.

__ADS_1


Tetapi ketika perempuan itu hendak mengatakan sesuatu, Leo lebih dulu berbicara.


"Maaf, Ini semua salahku. Di 6 tahun yang lalu kami berada di sebuah pesta bersama-sama dan saat itu aku mabuk dan semuanya terjadi begitu saja karena aku memaksa Jessica. Tapi ayah dan ibu harus tahu kalau sebelum itu terjadi, aku memang sudah menyukai Jessica, kami berdua sudah saling menyukai.


"Tapi kami takut ayah dan ibu akan terkejut. Jadi kami memutuskan untuk merahasiakan semua ini." Ucap Leo langsung membuat mata Bunga berkaca-kaca dan Jessica memeluk erat putrinya.


Bunga benar-benar tak percaya bahwa kakaknya akan mengatakan hal seperti itu untuk menolongnya.


Padahal, selama ini dia sangat takut pada kakaknya dan berusaha menghindari pria itu.


Sementara Jessica, dia begitu takut akan reaksi kedua orang yang ada di depannya.


"Apa?!!!" Tuan besar berbicara dengan nada yang ditekan karena dia benar-benar tak percaya dengan ucapan putranya.


Tak percaya bahwa kejadian seperti itu benar-benar akan terjadi!!!


"Ayah, saat ini, di sini ada Nanta dan Nita, Aku tidak ingin anak-anakku mendengar Ayah menjadi marah, jadi bisakah kita membicarakan masalah ini nanti saja? Lagi pula aku dan Jessica sudah lelah bekerja, sebaiknya kita makan malam dulu." Ucap Leo langsung membuat Tuan Zaki menggertakkan giginya.


"Baiklah,, Ayo kita makan malam." Kata pria itu segera berdiri dan mendahului semua orang untuk berjalan ke meja makan.

__ADS_1


Jessica yang melihat itu merasa begitu takut dalam hatinya, karena dia takut hubungan mereka tidak direstui, dan dia lebih takut lagi jika dia dan anak-anaknya harus dipisahkan seperti dalam film-film yang banyak yang nonton.


Orang kaya mengambil cucu mereka dari ibunya karena tidak mau menerima Ibu dari cucu-cucu mereka yang merupakan perempuan yang berasal dari keluarga miskin.


__ADS_2