
Bunga yang ditinggalkan Jessica sambil menangis, ia begitu cemas akan perempuan itu, dan dia berjalan-jalan di sekitar kamar Leo untuk menunggu orang keluar dari kamar tersebut.
Setelah beberapa saat, beliau keluar dan memanggil pelayan.
"Kakak,, Biar aku saja, apa yang kakak butuhkan?" Tanya Bunga dengan cemas.
"Buatkan teh hangat," ucap pria itu langsung membuat Bunga mengangguk mengerti.
Bunga kemudian berlari ke lantai bawah dan segera membuatkan teh hangat untuk Jessica.
Setelah itu, dia hendak membawanya ke lantai atas saat ponselnya berdering memperlihatkan nama pemanggil adalah Clara.
Perempuan itu mengerutkan keningnya lalu dia memanggil pelayan dan menyuruh pelayan itu yang membawa minumannya ke atas.
"Dari mana perempuan ini mengetahui nomorku?" Ucap Bunga dalam hati yang memang dia menyimpan nomor Clara yang ia dapatkan dari seorang detektif swasta, tetapi dia tidak pernah menghubungi perempuan itu.
Namun, karena dia penasaran dengan apa yang akan dikatakan Clara, maka perempuan itu dengan cepat mengangkat panggilannya.
__ADS_1
"Ada apa?!" Tanya Bunga dengan ketus, dia sangat marah pada perempuan itu, jadi dia tidak bisa menyembunyikan perasaan marahnya.
Clara yang ada di seberang telepon begitu terkejut mendengar suara Jessica yang ketus dan membentak, Tetapi beberapa detik kemudian dia tertawa, "Ha ha ha... Jadi kau sudah tahu bahwa ini nomor ponselku? Wah wah, Ternyata kau benar-benar perempuan yang luar biasa. Sampai-sampai mengoleksi nomor ponselku di dalam telepon mu, tapi itu tidak penting.
"Aku hanya ingin bertanya bahwa Apakah Jessica sudah tahu kalau kau yang membunuh kedua orang tuanya dan juga kau yang menjebaknya 6 tahun yang lalu agar dia tidur bersama perempuan asing sehingga memiliki dua orang anak?" Tanya perempuan itu dari seberang telepon langsung membuat Bunga mengepal erat tangannya.
Tentu saja Jessica sudah tahu, tetapi karena dia penasaran dengan apa lagi yang akan dikatakan oleh perempuan itu, maka Bunga hanya menggertakan giginya.
Dia kemudian menekan tombol rekan pada ponsel itu lalu mengembalikan ponselnya ke telinganya.
"Apa yang kau inginkan?!!" Tanya Bunga kini dengan suara yang lebih tenang.
"Aku tidak bisa melakukannya!!!" Tegas Bunga kembali membuat perempuan di seberang telepon tertawa terbahak-bahak.
"Ha ha ha.... Kalau begitu, kau harusnya sudah siap untuk menanggung konsekuensi jika semua rahasiamu terbongkar? Kejadian 6 tahun yang lalu saat itu ketika Jessica dijebak tidur bersama seorang pria, bukankah kau juga ambil bagian dalam perkejaan itu?" Ucap Clara dengan suara yang begitu mengejek.
"Kau yang mengancamku dan memaksaku untuk melakukannya!!!" Teriak Bunga kembali membuat orang di seberang telepon tertawa terbahak-bahak.
__ADS_1
"Ha ha ha... Aku memang memaksamu melakukannya, tapi bukankah kau juga melakukannya karena kau ingin menyembunyikan sebuah rahasia? Tapi aku sangat berterima kasih karena hal itu aku bisa menjebak Jessica sehingga dia diusir dari rumah dan juga aku bisa membuat Kak Baron jatuh ke pelukanku.
"Saat ini aku sedang sangat bahagia Tetapi kebahagiaanku belum lengkap saat melihat Jessica masih berkeliaran di industri hiburan. Jadi aku ingin menyebarkan foto-foto anaknya bersama dengan Jessica, dan terlebih lagi kalau kau bisa memberiku salah satu foto kekasih Jessica maka aku akan sangat berterima kasih. Dan aku janji, ini yang terakhir kalinya aku meminta bantuan padamu. Setelah itu,,"
Tut tut Tut...
Bunga langsung mereject panggilan itu karena dia sudah merasa sangat kesal dan dia sudah mendengar semua yang harusnya dikatakan oleh Clara untuk ia rekam.
Maka dengan cepat, ia mengirim rekaman itu pada Jessica dan berharap rekaman itu bisa memperbaiki semuanya dan membersihkan nama baik Jessica.
Sementara perempuan yang baru saja berteleponan dengan Bunga, Clara sangat terkejut mendengar nada sambungan yang diputuskan secara sepihak.
"Sialan!! Perempuan ini benar-benar Sialan, apakah dia berpikir aku akan diam saja? Lihat saja nanti, aku akan mengirimkan semua bukti kejahatanmu pada Jessica, agar hubungan kalian menjadi retak!! Bukan hanya itu saja, aku juga akan mengirimkan semuanya pada keluarga Zaki agar semua orang tahu kelakuan nya!!!" Geram Clara yang sangat marah.
@interaksi
__ADS_1
novel ini persiapan untuk tamat, jadi otor sedang mikir-mikir gimana bagusnya buat tamat. dan lagi, ini adalah akhir bulan jadi otor kepepet banget buat ngejar semua novel supaya bulan depan alias besok kita bisa membaca cerita yang lebih fresh lagi!!! supaya otor nggak dijuluki sebagai otor yang memberikan novel ikan terbang atau yang membuat kalian pusing tujuh keliling seperti badai tornado yang melanda samudra Pasifik karena terlalu banyak konflik!!!! So, Maaf ya buat kalian menunggu lama.