
Bunga bernafas lega setelah pembicaraannya dengan Nanta, dan pria kecil itu tidak pernah lagi meminta untuk dipertemukan dengan Leo.
Sementara Jessica, perempuan itu pada pagi hari berpamit pada semua orang, karena dia akan menghadiri pertemuan seluruh pemain untuk film 'Ibu' di sebuah gedung yang berjarak 40 menit menggunakan mobil dari villa mereka.
"Ibu harus semangat!! Karena aku tidak sabar untuk menonton ibu di bioskop!!" Seru Nita mencium pipi ibunya lalu melepaskan perempuan itu meninggalkan Villa mereka.
Dan setelah tiba di tempat pertemuan, Jessica benar-benar terkejut, karena dia memang bertemu dengan Clara yang merupakan mantan saudara angkatnya.
Dan yang lebih membuatnya mengepalkan tangannya ialah, perempuan itu masih diantar oleh Baron yang sudah menjadi tunangan Clara.
"Hai Jessica," ucap Shiro yang juga menjadi salah satu pemeran dalam film 'Ibu.'
"Hai kak Shiro," ucap Jessica langsung memeluk pria itu, lalu mereka berbincang-bincang bersama tentang film kemarin yang mereka syuting bersama.
__ADS_1
Perbincangan kedua orang itu tak luput dari perhatian Baron dan Clara yang sedang berdiri di sebuah sudut, tak jauh dari mereka.
Hal itu membuat Baron merasakan desiran hatinya yang tidak karuan, sementara Clara yang ada di sana langsung tersenyum dan berkata, "sepertinya Jessica akrab dengan pria itu."
Baron yang mendengarnya berusaha menahan diri dan memperbaiki moodnya, lalu dia menatap Clara sambil berkata, "tidak ada hunungannya dengan kita, lagi pula dia tidak mau kita dekati. Ayo kita duduk."
Melihat Baron yang sudah tidak peduli pada Jessica langsung membuat Clara menganggukkan kepalanya, lalu kedua orang itu segera berjalan ke kursi yang ada di depan dan duduk bersama.
Shiro pun mengajak Jessica untuk duduk, jadi sebagai peran pendukung, mereka duduk di kursi kedua sambil kembali berbincang-bincang.
"Bagaimana kabar kedua anakmu?" Tanya Siro yang penasaran akan kedua anak kembar yang pernah Jessica bawa ke tempat syuting saat Bunga pergi ke luar negeri.
Jessica mengangguk tersenyum, "mereka baik-baik saja, mereka tinggal bersama tante mereka di villa. Oh ya, hadiah yang kau kirim kemarin itu benar-benar disukai oleh mereka. Aku sangat berterima kasih padamu," ucap Jessica langsung diangguki oleh Shiro.
__ADS_1
Jessica memang tidak menyembunyikan anak-anaknya dari orang-orang yang ia kenal sejak 6 tahun terakhir, tetapi dari orang-orang yang kenal di masa lalu, dia berharap tidak ada yang mengetahui kedua anaknya.
Karena dia sangat takut jika ada orang yang membocorkan tentang kejadian 6 tahun yang lalu pada kedua anaknya,
hingga akan mempengaruhi anak-anaknya.
"Bagus sekali, oya, tapi postinganmu di internet itu, kenapa tidak ada ayah dari putra dan putrimu? Apakah dia sibuk lagi di luar negeri?" Tanya Shiro langsung membuat Jessica mengepal kan tangannya sembari melirik dua orang yang sedang duduk dengan tenang di hadapannya.
Dia tahu bahwa kedua orang itu tetap diam dan sedang mendengarkan pembicaraan mereka, jadi Jessica dengan hati-hati berkata, "hm,, ya, dia hanya mengirim hadiah saja."
"Ah,, begitu, mereka pasti sangat senang mendapatkan hadiah dari ayah mereka." Ucap Shiro tersenyum.
Jessica yang mendengar itu hanya menganggukkan kepalanya sembari menoleh ke arah dua orang di depannya.
__ADS_1
'Mereka pasti mendengarkan semuanya, Tapi aku harap mereka tidak akan membongkar semuanya. Bagaimanapun, akan sangat menakutkan bagi anak-anakku kalau mereka tahu bahwa aku pun sebagai ibu mereka tidak mengetahui siapa ayah mereka.' ucap Jessica dalam hati sambil menelan air liurnya yang terasa pahit.