
Setelah mandi dan bersiap-siap Rani pun membawa keluar kue yang sudah dia siapkan. Dia akan memesan ojek online untuk menuju ke rumah Bu Anya. Karena memang tidak terlalu jauh dan ongkosnya pun tidak mahal.
"Beres! Tinggal tunggu ojek." seru Rani sambil duduk di teras.
Dia sudah memastikan penampilannya yang sederhana tetapi tidak memalukan untuk berkunjung ke rumah orang. Rani kali ini memakai dress selutut berwarna navy dengan lengan yang tidak terlalu pendek dan dengan kerah yang cukup sopan. Dan memakai snakers yang sederhana juga tas selempang kecil yang hanya berisi dompet serta ponselnya saja.
Setelah memastikan pintu terkunci bersamaan dengan itu ojek yang dia pesan sudah datang dan menunggu di gang depan kostnya. Rani pun segera membawa paper bag yang berisi dua cake yang sudah dia buat sendiri dan menuju ke gang depan.
"Dengan Mbak Rani?" tanya sopir ojek online yang bernama Rudi tersebut sambil memberikan helm berwarna hijau khas ojek online.
"Iya Mas." jawab Rani sambil menerima helm dan memakainya.
"Sesuai aplikasi ya Mbak?" tanya Rudi begitu Rani bersiap akan naik ke motornya.
"Betul Mas." jawab Rani.
Tidak berapa lama Rani pun sudah sampai di rumah mewah dengan pagar yang tinggi menjulang.
"Bener ini kan Mbak rumahnya yang sesuai aplikasi?" tanya tukang ojek online ketika melihat Rani turun dan melepas helm nya.
Rani pun tidak menoleh ke arah tukang ojek dia terus menatap rumah mewah didepannya.
"Iya kali Mas." jawab Rani sambil menyerahkan helm bahkan tanpa menoleh.
__ADS_1
"Lah gimana sih, dia yang pergi kog gak tahu." gumam tukang ojek.
"Saya pergi ya Mbak, bayarnya uda pakai go*** kan." lanjut Rudi sambil bersiap untuk pergi.
Rani tidak menjawabnya bahkan dia tidak mendengar perkataan tukang ojek tersebut, karena saat ini dia sedang fokus melihat kartu nama ditangannya untuk mencocokkan apakah benar rumah didepannya sama dengan alamat yang tertera di kartu nama tersebut.
"Bener ini alamatnya. Wuihh keren juga ya, kapan gue bisa punya rumah kayak gini!" seru Rani takjub.
Kemudian setelah sedikit merapikan penampilannya dan memastikan benar itu rumah yang dia tuju, Rani pun berjalan menghampiri pintu gerbang.
Tanpa menunggu lama pintu gerbang tersebut dibuka dan ada seorang satpam yang menyambutnya.
"Permisi. Malam Pak." sapa Rani dengan sopan.
"Non Rani ya?" tanya Pak Kodir.
"Lah, tahu nama gue." batin Rani.
"I-iya Pak." jawab Rani ragu.
"Mari silahkan Non sudah ditunggu sama Bapak dan Ibu." ucap Pak Kodir seraya memberi jalan kepada Rani supaya bisa masuk ke dalam rumah.
Rani pun diantar menuju pintu masuk dan disana sudah ada Mbak Minah.
__ADS_1
"Mari Non, Bapak sama Ibu sudah menunggu di ruang keluarga." ucap Mbak Minah sopan.
Rani pun hanya menganggukkan kepala sambil tersenyum dengan sopan dan mengikuti asisten rumah tangga di rumah tersebut.
Dan benar saja ketika sampai di ruang keluarga disana terlihat sepasang suami istri yang sedang duduk santai.
"Permisi Pak, Bu. Ini Non Rani nya sudah datang." ucap Mbak Minah.
Pak Bagas dan Bu Anya pun menoleh ke arah dimana Mbak Minah dan Rani berada.
Bu Anya pun tersenyum kemudian bangkit berdiri dan menghampiri Rani.
"Mbak tolong siapkan makan malamnya sekarang ya." ucap Bu Anya kepada Mbak Minah.
"Baik Bu." jawab Mbak Minah kemudian segera berlalu menuju ruang makan untuk melakukan perintah majikannya.
...****************...
Tetap semangat 💪
Like, komen dan hadiahnya jangan lupa kak 🙏
Sebenernya uda up dari jam 6 pagi tapi gak tau kenapa di NT, kog gag lolos-lolos terus 😭
__ADS_1
Sampai aku ulangi terus 😪