Dikira Kurir Paket

Dikira Kurir Paket
Bab 65


__ADS_3

"Boo..." ucap Rani lirih dan dia berusaha melepaskan tangan Dito yang ada dibahunya.


Dan bersamaan dengan itu semua teman-teman Rani keluar dan akan pulang, tetapi mereka juga cukup terkejut karena melihat Rani yang dipeluk oleh Dito.


Tak terkecuali Tuti, dia adalah orang yang sangat kaget karena Dito yang selama ini dia kagumi ternyata memiliki hubungan dengan teman dekatnya sendiri dan dia tidak mengetahui hal itu sama sekali. Tetapi Tuti tidak menjadi marah atau iri dengan Rani, dia justru merasa bahagia.


Rani yang melihat kedatangan teman-temannya pun juga malu karena perlakuan Dito dan juga pasti mereka mendengar semua perkataan Dito tadi.


"Ow ya, sekalian aja mumpung kalian semua ada disini. Saya mau umumkan bahwa mulai malam ini Rani keluar kerja karena satu bulan lagi akan menikah dengan saya." ucap Dito memberi pengumuman.


Tentu saja semua teman-teman Rani kaget seakan tidak percaya karena mereka tidak pernah melihat Rani berduaan dengan Dito.


"Wahh... Selamat ya Ran!" seru hampir semua teman-teman Rani.


Tetapi Rani justru hanya tertunduk saja dan tersenyum kikuk untuk menanggapinya.


"Dan saya mengundang kalian semua untuk menghadiri pernikahan kami berdua. Nanti undangannya menyusul." lanjut Dito.


"Asyiikk... Makan enak nih!" seru karyawan yang bernama Boni, dia yang paling gendut dan terkenal banyak makan.

__ADS_1


"Huuuuuuu.....!" tentu saja perkataan Boni membuat teman-temannya menyorak i dia.


"Sudah..sudah.. Kalian boleh pulang." akhirnya Kelvin pun menyuruh mereka untuk pulang, karena memang jam kerja mereka sudah habis dan cafe pun sudah tutup.


Setelah semua karyawan pulang, hanya tinggal mereka bertiga. Dito yang semula berdiri disamping Rani, dia pindah dengan duduk didepan Kelvin.


"Bro, gak sebaiknya kerja dulu beberapa hari? Sampai gue dapat karyawan baru lagi?" tanya Kelvin, yang mempertimbangkan jika Rani keluar saat itu juga.


"Kenapa? Lu gak bisa cari orang? Trus lu pikir gue mau gitu sebulan lagi merrid trus calon bini gue masih kerja?" tanya balik Dito.


Kelvin pun menghela nafas panjang. Dia cukup tahu bagaimana Dito, dan dia tidak mungkin bisa dibantah.


"Ngapain lu mesti bingung? Soal karyawan lu bisa ambil satu dulu ditempat gue sambil lu dapat yang baru." ucap Dito memberi solusi.


"Beneran bro?" tanya Kelvin meyakinkan, dan tentu saja dia senang karena semua berjalan tanpa ada masalah.


"Tar gue bilang Anton biar dia siapkan orangnya." jawab Dito.


"Ini baru temen gue." ucap Kelvin.

__ADS_1


"Eh by the way, kapan kalian jadian? Perasaan gue juga gak pernah lihat kalian jalan bareng?" tanya Kelvin penuh selidik.


Kelvin sampai melihat Rani dan Dito bergantian seakan meminta jawaban dari mereka.


Tetapi bukannya menjawab, Dito justru bangkit berdiri dan menarik pelan tangan Rani untuk diajaknya berdiri juga.


"Kepo lu!" jawab Dito sambil berlalu meninggalkan Kelvin sendiri yang masih bertanya-tanya.


Bahkan Kelvin memanggilnya pun tidak dihiraukan sama sekali oleh Dito. Rani yang sempat menoleh ke belakang pun dipaksa lihat ke depan lagi oleh Dito. Sehingga mereka benar-benar meninggalkan Kelvin sendiri.


"Dasar teman laknat." gerutu Kelvin.


Akhirnya karena memang sudah sepi, dia juga segera meninggalkan cafe setelah memastikan semuanya terkunci dan tidak ada celah bagi orang jahat yang akan merusak cafe miliknya.


...****************...


Selamat berhari Minggu kak 🥰


Tetap semangat 💪

__ADS_1


Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏


__ADS_2