Dikira Kurir Paket

Dikira Kurir Paket
Bab 68


__ADS_3

Satu bulan kemudian..


Saat ini tepat hari pernikahan Rani dan Dito. Dan sesuai dengan harapan Dito, bahwa ini semua adalah pernikahan impian Rani. Bagaimana tidak, semua hal Rani yang memilihnya sendiri. Mulai dari konsep, acara, souvenir, baju, perhiasan dan semuanya meskipun memang dibantu oleh Bu Anya tetapi Rani lah yang banyak menentukannya.


Rani pun sudah disulap layaknya seorang princess, bahkan Dito pun sampai tidak menyangka Rani berubah begitu drastis. Dito malam ini benar-benar sangat mengagumi Rani. Rani yang memang jarang bermake-up sehingga ketika dirias sedemikian rupa membuatnya bersinar dan hampir tidak dikenali.


Sesuai dengan janji Dito, semua karyawan Kelvin diundang begitu juga dengan karyawan Dito. Mereka juga sangat menikmati pesta karena ketika datang mereka seakan masuk ke negeri impian, dan apalagi ada banyak macam makanan terkenal di seluruh dunia ada di pesta pernikahan Rani dan Dito. Selain itu ada juga tamu undangan dari kolega bisnis Pak Bagas. Jadi malam itu Rani dan Dito menjadi king and queen semalaman.


Meskipun Rani sudah berulang kali mengatakan bahwa ini semua berlebihan, tetapi keluarga Dito tidak mempermasalahkannya sama sekali.


Keduanya sudah sah menjadi suami istri dan sekarang adalah waktu santai untuk menikmati hidangan dan juga memberi selamat serta foto bersama dengan kedua pengantin.


Tuti dan Sasa segera naik menghampiri Rani yang saat itu duduk dipelaminan. Mereka ingin memberikan selamat kepada Rani.


"Ranii.... Aduhhh lu cantik banget sumpah!" seru keduanya bersamaan ketika sudah ada didepan Rani. Sehingga membuat Rani merona merah mendapat pujian seperti itu.


"Kalian juga cantik!" jawab Rani.

__ADS_1


Tentu saja mereka cantik, karena Dito memberi baju dan make-up gratis kepada seluruh karyawannya untuk menghadiri pesta pernikahannya. Begitu juga dengan seluruh karyawan Kelvin, karena bagimanapun cafe Kelvin juga cafenya sehingga Dito tidak membeda-bedakannya.


Tuti dan Sasa pun segera berfoto bersama dan diikuti oleh hampir semua tamu undangan yang ada dipesta tersebut.


Hingga tiba saatnya dipenghujung acara. Sudah banyak tamu yang meninggalkan tempat acara tetapi juga masih ada beberapa yang terlihat menikmati hidangan yang ada.


Rani dan Dito pun diberi kesempatan juga untuk menikmati hidangan. Mereka sudah disiapkan khusus sehingga bisa menikmati tanpa mengganggu tamu undangan yang lain.


"Makasih ya Boo." ucap Rani dengan mata berkaca-kaca dan memegang tangan Dito yang saat itu bertumpu diatas meja.


"Tidak perlu berterima kasih Poo, karena aku yang sangat beruntung menemukan berlian seperti kamu." jawab Dito dengan yakin dan senyum dibibirnya.


"Ya uda ayo makan dulu dari tadi belum makan kan?" tanya Dito.


Rani hanya menjawabnya dengan senyuman dan anggukan.


"Makan yang banyak biar unboxingnya semangat." bisik Dito ditelinga Rani.

__ADS_1


Dan tentu saja Rani tahu apa yang dimaksud oleh Dito, dia segera mendaratkan cubitan dilengan Dito tetapi Dito hanya terkekeh saja dan merangkul Rani untuk dikecup keningnya.


Dan aksi mereka ternyata ditangkap oleh sebagian tamu undangan yang masih ada disana, tentu saja karyawan cafe tidak ketinggalan.


"Sabar-sabar ditahan dulu masih banyak orang nih!" seru Boni berbadan gendut yang saat itu masih asyik menikmati hidangan.


Dan perkataan Boni membuat tamu undangan semakin riuh tertawa untuk mengejek pasangan pengantin baru tersebut. Rani pun semakin merona dia hanya menundukkan wajahnya sedangkan Dito terlihat sangat cuek karena memang jujur saja dia sudah tidak tahan untuk segera mengunboxing Rani dimalam pertamanya nanti.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...TAMAT 💝💝💝...


Hayoo siapa nih yang masih mau kita lanjutin ceritanya Rani dan Dito???


Kita mau bikin sequelnya nih, jadi pantau terus ya kak jangan di unfav dulu nanti bakal ada info-info selanjutnya 🥰


Jangan lupa baca novel ku yang lain yaa, banyak yang uda tamat juga dan ceritanya gak kalah menarik kog 😘

__ADS_1


Sebarin hadiahnya donk...


__ADS_2