Dikira Kurir Paket

Dikira Kurir Paket
Bab 49


__ADS_3

Dito segera melajukan mobilnya menuju cafe miliknya. Karena dia akan mengecek beberapa hal terlebih dahulu sebelum nanti dia akan menemui Rani.


Ternyata sejak semalam Dito mencari tahu tentang Rani yang berkuliah ditempatnya dahulu berkuliah. Dito mengenal beberapa orang yang masih ada dikampus tersebut. Dan kebetulan yang sangat menguntungkan dirinya, bahwa ternyata orang yang dikenal oleh Dito dia juga mengenal Rani.


Dan orang tersebut baru saja memberi informasi kepada Dito bahwa jam terakhir tidak ada dosen sehingga seluruh mahasiswa dikelas tersebut dipulangkan.


Mendapat kabar seperti itu membuat Dito segera menyelesaikan pekerjaannya karena dia akan memberi surprise kepada Rani dengan menjemput Rani dikampusnya dan mengajaknya ke cafe miliknya karena Rani memiliki waktu sebelum nanti dia bekerja di cafe Kelvin.


...----------------...


Dikampus..


Ternyata sebelum jam terakhir, dosen yang mengajar tidak hadir jadi seluruh mahasiswa dipulangkan.


"Gak mungkin juga donk gue pulang lagi. Mendingan gue ke taman kampus aja deh sambil nunggu jam kerja." gumam Rani sambil berjalan menuju taman dekat kampusnya.


Di sepanjang jalan menuju ke taman, Rani membeli minuman cup terlebih dahulu untuk menemani dia menunggu di taman nanti.


Begitu sampai di taman Rani segera memilih tempat duduk yang membuatnya cukup nyaman untuk menunggu jam kerjanya. Rani pun mengeluarkan bukunya untuk sekedar belajar agar ketika menunggu tidak terlalu jenuh.


Dan saat ini Dito pun sudah berada dijalan menuju ke taman, karena dia baru saja mendapatkan kabar dari temannya bahwa Rani berada ditaman sendirian.


Begitu Dito memarkirkan mobilnya, benar saja dia melihat seorang cewek sedang duduk sendirian dari kejauhan dan tentu saja Dito bisa mengenalinya.

__ADS_1


Dito segera berjalan menghampiri Rani dan hal itu tidak Rani sadari sama sekali. Karena dia pikir itu adalah orang lain dan bebas saja orang-orang berada di taman.


"Pulang kuliah bukannya pulang malah nongkrong disini." ucap Dito sambil duduk disamping Rani dan tanpa permisi dia mengambil minuman Rani dan menyesapnya.


Rani pun terkejut karena tiba-tiba saja ada orang yang duduk disebelahnya dan bahkan meminum minumannya tanpa ijin.


"Kak Dito?" tanya Rani tak percaya.


"Iya gue, siapa lagi emangnya yang lu harapin? Gak usah kaget gitu kayak lihat setan aja lu." jawab Dito cuek.


Rani tentu saja tidak percaya ketika Dito tiba-tiba ada disana. Dan menurut Rani, Dito memang selalu ada dimanapun dia berada.


"Emang setan, kan tiba-tiba muncul." lirih Rani yang kembali cuek membaca bukunya lagi.


"Enak aja setan." gerutu Dito.


"Uda yuk cabut." lanjut Dito yang beranjak berdiri sambil mengajak Rani untuk pergi dari situ.


Tetapi Rani hanya melihatnya saja tanpa berniat mengikuti kemana Dito mengajaknya.


"Ayo! Kog malah diem aja sih." ajak Dito lagi, kali ini sambil menarik paksa tangan Rani untuk mengikutinya.


"Kemana Kak?" tanya Rani yang sedikit terpaksa mengikuti Dito.

__ADS_1


"Pokoknya ikut aja." jawab Dito.


"Tapi Rani bentar lagi ada kelas Kak." ucap Rani mencoba bohong karena Rani sudah memiliki firasat bahwa Dito akan menagih jawabannya.


Dito pun berhenti dan berbalik menghadap Rani untuk ditatapnya dalam diam. Mendapat tatapan seperti itu jujur saja membuat Rani takut.


"Iya-iya Rani ikut." ucap Rani pasrah, karena menolak pun dia tidak akan bisa. Lagi pula pasti Dito sudah tahu kalau Rani sudah selesai jam kuliahnya.


"Gitu kan pinter." jawab Dito sambil tersenyum dan mengusak pelan kepala Rani.


Kemudian dia menggandeng tangan Rani dan berjalan menuju parkiran dimana mobilnya berada.


...****************...


Tetap semangat 💪


Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🤭


Ikuti juga cerita aku yang lain ya Kak


Yang masih ongoing juga ada, banyak yang uda end juga


Bakalan seru-seru pokoknya 🥰

__ADS_1


__ADS_2